Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : Jurnal Teknik Informatika

Game Based Education : Pengenalan Peristiwa Sejarah Permesta di Minahasa Pangau, Louis Y.D.; Kaunang, Sumenge T.G.; Lumenta, Arie S.M.
Jurnal Teknik Informatika Vol 14, No 2 (2019): Jurnal Teknik Informatika
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jti.14.2.2019.23995

Abstract

Abstract - The history of Permesta in Minahasa is the local content of the Minahasa region. The development of games now has been so advanced, including Game based education that can encourage learning. This study aims to design a Game based education which will be a medium for storytelling learning that explains the historical events of Permesta. From the results of the evaluation the research can help and improve understanding of the material and attract interest and also become a place to introduce local content about the history of Permesta to the general public especially the younger generation.Keywords : Education, Game, History, Minahasa, Permesta Abstrak – Peristiwa sejarah Permesta di Minahasa merupakan konten lokal daerah Minahasa. Perkembangan game sekarang telah begitu maju, termasuk Game based education yang dapat mendorong pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk merancang  Game based education yang akan menjadi media untuk pembelajaran dengan storytelling yang menjelaskan tentang peristiwa sejarah Permesta. Dari hasil evaluasi penelitian dapat membantu dan meningkatkan pemahaman materi serta menarik minat dan juga menjadi tempat untuk memperkenalkan konten lokal tentang sejarah Permesta kepada masyarakat umum terlebih khusus generasi muda.Kata kunci : Edukasi, Game, Minahasa, Permesta, Sejarah
PETA DIGITAL KOTA BITUNG Kaunang, Sumenge; Lumenta, Arie; Ratu, Ferouw R I
Jurnal Teknik Informatika Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Teknik Informatika
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jti.2.1.2013.1987

Abstract

AbstractInternet as a medium for exchange of information globally continues to grow rapidly. These developments include aspects of technology in developing Geographic Information System. With the emergence of what is termed as WebGIS, the Geographic Information System based on the Internet that makes GIS can be accessed from anywhere. We have also occurred changes in the pattern of web-based information systems, where users not only as consumers, but can become producers and distributors. This system is a new option for application developers to create a more interactive GIS with various features and facilities therein. GIS also has become a substitute for Conventional maps that have existed since long, so GIS can also be referred to as the Digital Map. Digital maps can minimize shortages Conventional Map fragile and inflexible. Bitung City Digital Map is designed to respond to the needs of geographic information the community needs of Bitung City. Objects that appear in this system of Government Office, Object Tourism and Public Facilities. This system uses Apache as the web server and TimeMap as the map server.Keywords: Digital Map, Geographic Information System, WebGIS
Learning Application of English Subject for Children with Intellectual Disability Lontoh, Olivia I.J.; Tulenan, Virginia; Kaunang, Sumenge T.G.
Jurnal Teknik Informatika Vol 14, No 3 (2019): Jurnal Teknik Informatika
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jti.14.3.2019.27124

Abstract

 Abstract — English is one of the essential subjects in education. English subject is also included in the special needs education, in this case specifically for children with intellectual disability. Children with intellectual disability generally have difficulties in understanding lesson materials. This application is a solution to help the children in SLB YPAC Manado to learn English. This research uses Multimedia Development Life Cycle (MDLC), a software development method which consists of six stages and this application is equipped with lesson materials, along with sub-features such as sound. The purpose of this application development is to create a more compelling and easy-to-use learning media that can help children with intellectual disability to get a better understanding of English. Keywords — Children with Intellectual Disability, English, Learning Application, MDLC.Abstrak — Mata pelajaran bahasa Inggris merupakan mata pelajaran yang sangat diperhitungkan dalam bidang pendidikan. Penerapannya sampai kepada dunia pendidikan anak tunagrahita. Anak tunagrahita memiliki kesulitan dalam memahami materi akademik. Salah satu upaya adalah pembuatan sebuah media pembelajaran interaktif yang memudahkan anak tunagrahita dalam memahami materi. Aplikasi ini merupakan solusi dalam membantu siswa tunagrahita SLB YPAC Manado dalam mempelajari bahasa Inggris. Multimedia Development Life Cycle (MDLC) merupakan metode pengembangan perangkat lunak yang memiliki 6 tahap dan aplikasinya dilengkapi dengan materi pengajaran serta sub fitur berupa suara. Dengan dibuatnya aplikasi ini diharapkan dapat memudahkan anak tunagrahita dalam memahami materi dan proses  pembelajaran yang menarik dan mudah digunakan.Kata kunci — Aplikasi Pembelajaran, Bahasa Inggris, MDLC, Tunagrahita.
Rancang Bangun Game Edukasi Genre Action Mitigasi Bencana Alam Tsunami Lawento, Geraldo Clieffer; Kaunang, Sumenge T.G.; Tulenan, Virginia
Jurnal Teknik Informatika Vol 16, No 2 (2021): JURNAL TEKNIK INFORMATIKA
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jti.16.2.2021.32974

Abstract

Abstract — Tsunamis are terrible natural disasters. In Indonesia, which is a country with the largest archipelago in the world, is very prone to tsunamis.With the development of times and technology, more and more smartphones and laptops have sprung up, ranging from the most expensive to the cheapest, to provide the possibility for everyone to own a smartphone or laptop. From this, it is increasingly possible for researchers to provide education using visual media in the form of educational games that can be run on existing devices.Therefore, researchers want to conduct research by taking the topic of educational games about tsunamis so that later this research can be developed into a benchmark for tsunami prevention. The game in question is the Tsunami Defense Game. After this application was made, researchers conducted research to find out the results of this study. The results of this educational game application are the initial value, namely before playing the tsunami Defense game, and the final score after playing the tsunami Defense game. Keywords — Game; Education; Tsunami; 2Dimensions; MDLC; Abstrak — Tsunami merupakan bencana alam yang sangat mengerikan. Di Indonesia yang merupakan negara dengan kepulauan terbanyak di dunia sangat rawan terjadinya tsunami.Dengan semakin berkembangnya jaman dan teknologi, maka semakin banyak pula smartphone dan laptop yang bermunculan mulai dari yang paling mahal sampai yang paling murah, hingga memberikan kemungkinan bagi setiap orang untuk memiliki smartphone atau laptop. Dari hal tersebut, maka semakin mungkin bagi para peneliti untuk memberikan edukasi menggunakan media visual berupa game edukasi yang dapat dijalankan pada perangkat-perangkat yang ada pada saat ini.Oleh karena itu peneliti ingin melakukan penelitian dengan mengambil topik game edukasi tentang tsunami agar nantinya penelitian ini bisa di kembangkan menjadi tolak ukur untuk pencegahan tsunami. Game yang dimaksud adalah Game Defense Tsunami. Setelah aplikasi ini dibuat, peneliti melakukan penelitian untuk mengetahui hasil dari penelitian ini. Hasil dari aplikasi game edukasi ini yaitu nilai awal yaitu sebelum memainkan permainan Defense tsunami, dan nilai akhir setelah memainkan permainan Defense tsunami.Kata Kunci — Game; Edukasi; Tsunami; 2 Dimensi; MDLC.
Game Based Education : Shorinji Kempo Paruntu, Gerret Suguru; Kaunang, Sumenge Tangkawarouw Godion; Tulenan, Virginia
Jurnal Teknik Informatika Vol 15, No 2 (2020): JURNAL TEKNIK INFORMATIKA
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jti.15.2.2020.29612

Abstract

Perkembangan game sudah sangat pesat dijaman ini sehingga berbagai macam game mulai dikembangkan dengan tujuan masing-masing, salah satunya adalah Game Based Education yang dikembangkan dengan tujuan untuk membuat sebuah media yang dapat menyampaikan informasi pembelajaran secara menarik dan menyenangkan. Beladiri adalah bentuk olahraga yang jarang diimplementasikan kedalam game, padahal beladiri menarik untuk dipelajari dan memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah beladiri Shorinji Kempo. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun media pembelajaran berupa Game Based Education yang dapat menyampaikan pembelajaran secara menarik dan menyenangkan tentang beladiri Shorinji Kempo menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle. Dari hasil evaluasi penelitian dapat membantu mengenalkan beladiri Shorinji Kempo serta menarik minat masyarakat untuk mempelajari beladiri Shorinji Kempo.
Rancang Bangun Game Edukasi : Trivia Solar System Sajangbati, Dandi Natanael; Kaunang, Sumenge Tangkawarouw Godion; Rumagit, Arthur Mourits
Jurnal Teknik Informatika Vol 17, No 1 (2022): Jurnal Teknik Informatika
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jti.17.1.2022.35856

Abstract

Solar System merupakan kumpulan benda-benda langit yang mengelilingi matahari sebagai pusatnya, yang dimana terdiri dari planet, komet, asteroid, dan benda-benda langit lainnya. Solar System sendiri terdapat dalam mata pelajaran ilmu pengetahuan alam yang biasanya diajarkan di sekolah. Benda-benda langit tersebut berupa planet, asteroid, satelit dan banyak benda langit yang lainnya. Planet tersebut diantaranya adalah Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Dalam hal ini juga cara menyampaikan materi kepada anak-anak tentang tata surya harus menggunakan metode yang bisa membuat menyenangkan agar tidak mudah bosan dan bisa mudah dipahami. Oleh karena itu peneliti ingin melakukan penelitian dengan mengambil topik game edukasi tentang Trivia Solar System dengan memiliki tampilan 3 dimensi (3D), yang bertujuan untuk mengenalkan solar system pada anak-anak. Game ini dibangun dengan menggunakan Multimedia Development Life Cycle, yang dimana memiliki tahapan-tahapan, yaitu concept, design, material collecting, assembly, dan distribution. Dari hasil penelitian tersebut maka dapat membantu memperkenalkan Solar System kepada anak-anak dengan baik.
The Proces Of Making Saguer and Captikus: Proses Pembuatan Saguer dan Captikus Berbasis Animasi 3 Dimensi RUTH WATIMENA; Arthur M. Rumagit; Sumenge T. G. Kaunang
Jurnal Teknik Informatika Vol. 18 No. 4 (2023): Jurnal Teknik Informatika
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jti.v18i4.50635

Abstract

Based on the research objective, which is to create a 3D Animation-based process of making Saguer and Captikus that provides information to ease users in visualizing the manufacturing process. The 3D Animation is generated using Unity and Blender 3D applications. The researcher employs the MDLC (Multimedia Development Life Cycle) method, which consists of 6 stages. This application can be run on the Android platform. Based on the results from Q&A sessions with 20 respondents, 100% of them stated that this application is engaging and helpful in understanding and visualizing the process of making Saguer and Captikus farming. Keywords — Android, Application, 3D Animation, Multimedia Development Life Cycle, Saguer, Captikus
Animasi 3 Dimensi Pembuatan Gula Aren : 3D Animation of Making Palm Sugar Tesalonika Kondoy; Arthur M. Rumagit; Sumenge T.G. Kaunang
Jurnal Teknik Informatika Vol. 18 No. 3 (2023): Jurnal Teknik Informatika
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jti.v18i3.50658

Abstract

Abstract - One way to maintain and develop traditional cultural heritage is to take advantage of available technological advances. Currently, there is no production of three-dimensional animation depicting the process of making palm sugar. The use of this technology allows us to create and design three-dimensional animations which are not only used as a means of entertainment in the film industry, but can also be applied in various contexts. For example, three-dimensional animation can be used as a visual socialization medium that can create new ways of conveying information. With the aim of making a 3-dimensional animation application for making palm sugar to introduce the process of making palm sugar, because currently there are still many people who do not know about how to make palm sugar. By taking advantage of current technological advances, it is hoped that three-dimensional animation can become an attractive and easier-to-understand medium in conveying information. Thus, the public's curiosity about the process of making palm sugar is expected to increase. In this study using the MDLC (Multimedia Development Life Cycle) method. The MDLC method has six stages and these six stages help during the process of making a 3-dimensional animation application for making palm sugar. The making of this application uses Blender, Wondershare Filmora and Unity tools. Keywords: Application, Animation, Multimedia Development Life Cycle, Blender, Wondershare filmora, Unity   Abstrak - Salah satu cara untuk mempertahankan dan mengembangkan warisan budaya tradisional adalah dengan memanfaatkan kemajuan teknologi yang tersedia. Saat ini, belum ada produksi animasi tiga dimensi yang menggambarkan proses pembuatan gula aren. Penggunaan teknologi ini memungkinkan kita untuk membuat dan merancang animasi tiga dimensi yang tidak hanya digunakan sebagai sarana hiburan dalam industri perfilman, tetapi juga dapat diterapkan dalam berbagai konteks. Sebagai contoh, animasi tiga dimensi dapat digunakan sebagai media sosialisasi visual yang dapat menciptakan cara baru dalam menyampaikan informasi. Dengan tujuan pembuatan aplikasi animasi 3 dimensi pembuatan gula aren untuk memperkenalkan proses pembuatan dari gula aren, karena saat ini masih banyak masyarakat yang belum mengetahui tentang cara pembuatan dari gula aren. Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi saat ini, diharapkan animasi tiga dimensi dapat menjadi media yang menarik dan lebih mudah dipahami dalam menyampaikan informasi. Dengan demikian, rasa keingintahuan masyarakat terhadap proses pembuatan gula aren diharapkan dapat meningkat. Pada penelitian ini menggunakan metode MDLC (Multimedia Development Life Cycle). Metode MDLC memiliki enam tahap dan keenam tahapan tersebut membantu selama proses pembuatan aplikasi animasi 3 dimensi pembuatan gula aren. Pembuatan aplikasi ini menggunakan tools Blender, Wondershare Filmora dan Unity. Kata kunci : Aplikasi, Animasi, Multimedia Development Life Cycle , Blender, Wondershare filmora, Unity
Aplikasi Realitas Tertambah untuk 12 Gerakan Pengaturan Lalu Lintas: Augmented Reality Application For 12 Traffic Management Movements I Nyoman Suwira Deva; Nancy Jeane Tuturoong; Sumenge Tangkawarouw Godion Kaunang
Jurnal Teknik Informatika Vol. 18 No. 4 (2023): Jurnal Teknik Informatika
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jti.v18i4.51197

Abstract

In order to guarantee the safety, security, order, and smoothness of traffic, it is necessary to carry out traffic management which includes the activities of planning, regulating, supervising, and controlling traffic. However, learning about traffic science, including the science of traffic control movements, is still very minimal among the public. Meanwhile, knowledge of traffic control movements is important for the public to understand in order to create a safe and orderly atmosphere when driving on the road, and to reduce the potential for traffic accidents. So a research was made that could develop an application for recognizing 12 traffic control movements by applying augmented reality technology to the public in an easy-to-understand way. The application developed uses augmented reality technology with the image target method. Application development is carried out using the Multimedia Life Cycle (MDLC) development method. This research succeeded in producing an application that is able to introduce 12 traffic control movements by applying augmented reality technology to the public in an easy-to-understand way.
Pengembangan Multimedia Interaktif Pembelajaran Bahasa Inggris Sekolah Dasar Kelas 6: Development Of Interactive Multimedia In English Learning For Primary Schools Class 6 Sangian, Frisly Mariany; Kaunang, Sumenge T.G.; Rumagit, Arthur M.
Jurnal Teknik Informatika Vol. 19 No. 03 (2024): Jurnal Teknik Informatika
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jti.v19i3.52582

Abstract

Abstract — English, which is an international language as a language for communicating almost all over the world, must be one of the lessons that must be taught to elementary school students, because the importance of introducing foreign languages from an early age is expected to make it easier for elementary school students to adapt to foreign languages, especially English. Media is a medium for delivering messages by utilizing existing technological devices, learning by using or utilizing technology has changed the paradigm in learning, learning that was initially conventional becomes interactive and fun learning. This research was conducted to develop interactive multimedia learning media which is expected to create a more interesting learning process for students so that they can be more effective in delivering learning when learning English in class and create new ways of learning. Of course it makes it easier for students to learn English. and make it easier for teachers to provide English learning. This learning multimedia application was built using the Multimedia Development Life Cycle (MDLC) which has stages, namely: Concept, Design, Material Collection, Creation, Testing and Distribution.Keywords — Learning, English, Interactive Multimedia, Development, Elementary Schools, MDLC.Abstrak — Bahasa Inggris yang merupakan Bahasa internasional sebagai bahasa untuk berkomunikasi hamper diseluruh dunia harus menjadi salah satu pembelajaran yang wajib diajarkan untuk siswa sekolah dasar, karena pentingnya peneganalan bahasa asing sejak dini diharapkan nantinya akan membuat siswa sekolah dasar untuk lebih mudah beradaptasi dengan bahasa asing khususnya bahasa inggris. Media merupakan media penyalur pesan dengan memanfaatkan perangkat teknologi yang ada, pembelajaran dengan menggunakan atau memanfaatkan teknologi telah merubah paradigma dalam pembelajaran, pembelajaran yang awalnya konvensional menjadi pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Penelitian ini dilakukan agar dapat mengembangkan media pembelajaran multimedia interaktif yang diharapkan dapat menciptakan proses pembelajaran yang lebih menarik bagi siswa sehingga dapat lebih efektif dalam menyampaikan pembelajaran ketika pembelajaran bahasa Inggris di kelas dan menciptakan suasana belajar yang baru. Tentu saja memudahkan siswa dalam belajar bahasa Inggris. dan memudahkan guru dalam memberikan pembelajaran bahasa Inggris yang ada. Aplikasi multimedia pembelajaran ini dibangun dengan menggunakan Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang mempunyai tahapan yaitu: Konsep, Perancangan, Pengumpulan Materi, Penciptaan, Pengujian dan Distribusi .Kata kunci — Pembelajaran, Bahasa Inggris, Multimedia Interaktif, Pengembangan, Sekolah Dasar, MDLC.