Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PEMANFAATAN LIMBAH ANORGANIK DI SMP AR-RAUDLAH SUKORAMBI: CIPTAKAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK LINGKUNGAN SEHAT BEBAS PLASTIK Deavita Oktavianti; Inge Wiliandani Setya Putri; Arik Aguk Wardoyo; Imel Maulidia Yusila; Anis Humairoh; Ramzatul Widad; Lutfi Shofiya; Enrico Rio Putra Pradana; Rido Apriansyah
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 7 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i7.7261

Abstract

Sampah anorganik terutama sampah plastik merupakan salah satu masalah lingkungan yang telah mendapat banyak perhatian dunia, karena sifatnya yang sulit terurai dan diperlukan upaya inovatif untuk proses pengelolaannya. Dalam rangka mengedukasi siswa mengenai pemanfaatan sampah anorganik dan mengintegrasikannya ke dalam pendidikan, sebuah kegiatan sosialisasi diadakan pada satuan pendidikan yaitu SMP Ar Raudlah, Desa Sukorambi. Kegiatan ini memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya pengelolaan sampah anorganik dan memperkenalkan alat peraga matematika yang bernama “PAKAR” (Panduan Kilat KPK dan FPB untuk Pelajar), alat peraga ini dirancang dari sampah anorganik seperti botol plastik dan sedotan. Alat peraga ini digunakan untuk memfasilitasi dan membantu siswa lebih mudah memahami mengenai konsep matematika Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) dan Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) sehingga menjadikan pembelajaran matematika lebih mudah dan menyenangkan. Pembelajaran dengan alat peraga “PAKAR” juga bertujuan untuk mengembangkan kreativitas siswa dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah. Sosialisasi ini diharapkan memberikan pengalaman bermakna bagi siswa, mendorong kepedulian terhadap lingkungan, serta mengasah keterampilan berpikir kritis dan kreatif. Melalui pendekatan ini, diharapkan siswa tidak hanya memahami konsep matematika dengan lebih baik, tetapi juga menjadi agen perubahan dalam menjaga kebersihan lingkungan.
CERDAS DALAM MEMILAH SAMPAH: MENGUBAH KEBIASAAN UNTUK MASA DEPAN YANG LEBIH BERSIH Sagita Trisila Wahyuningtyas; Inge Wiliandani Setya Putri; Arik Aguk Wardoyo; Syalaisyah Zevanya Farabi; Safinaz Zahra; Mochammad Maulana Nur Affandi; Alberta Audreya
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 8 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i8.7337

Abstract

Permasalahan sampah di Indonesia menjadi isu krusial yang berdampak pada lingkungan dan kesehatan masyarakat. Artikel ini membahas program sosialisasi yang dilakukan di SDN Sumbersari 03 Jember untuk meningkatkan kesadaran siswa kelas 4 tentang pentingnya memilah sampah sejak dini. Kegiatan ini dilakukan melalui metode sosialisasi yang interaktif melibatkan presentasi materi, permainan edukatif, dan pemberian reward. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai jenis-jenis sampah serta cara memilahnya, meskipun terdapat kendala berupa keterbatasan waktu dan sarana pendukung ketika sosialisasi berlangsung. Program ini merekomendasikan pengadaan tempat sampah terpisah di sekolah sebagai langkah lanjutan untuk memastikan keberlanjutan kebiasaan memilah sampah. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi sejak dini dapat membentuk kebiasaan positif dan berkontribusi pada pengelolaan sampah yang lebih baik.
PEMANFAATAN SAMPAH ANORGANIK LAYAK DAUR ULANG DI SDN JEMBER LOR 05 Sabilatul Khairin; Inge Wiliandani Setya Putri; Arik Aguk Wardoyo; Aysifa Fauzia Nadi; Ro’ifatun Anisa; Shafa Tasya Kamila; Sulus Faiqotul Himah; Shoffia Indana Lazulfa; Maghfiroh Wulan Pausa
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 9 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i9.7395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan sampah anorganik layak daur ulang di SDN Jember Lor 05, guna mengurangi volume sampah dan meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya daur ulang. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan tahapan identifikasi, pemilahan, pembersihan, dan pembuatan produk dari sampah anorganik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampah seperti plastik, kertas, dan logam dapat diolah menjadi produk fungsional, seperti tempat pensil, bunga, toples, dan kerajinan lainnya yang mendukung kegiatan pemanfaatan sampah anorganik. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran siswa tentang lingkungan dan mengembangkan kreativitas mereka dalam memanfaatkan sampah.
Sosialisasi Pencemaran Alam Demi Generasi Emas di SDN Sumbersari 3 Nurhayati; Inge Wiliandani Setya Putri; Arik Aguk Wardoyo; Ika Nurlaili; Trian Dina Meliyanti Maulida; Chandra Ardana Hidayat; AHMAD RIZKI ROMADONAL FAJRI; IRKHAS DEAR RAHMAN
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 9 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i9.7528

Abstract

Pengetahuan pencemaran dan kerusakan lingkungan tentunya harus diajarkan sejak dini untuk menciptakan sumber daya manusia yang peduli dan dapat menjaga lingkungan mereka. Kurangnya pemahaman terkait pencemaran dan kerusakan lingkungan harus dihindari agar lingkungan tetap bisa memberikan timbal balik yang tetap menguntungkan bagi kehidupan, namun masih dapat ditemui anak-anak yang enggan menjaga lingkungannya. Oleh karenanya kajian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan melalui sosialisasi yang dilakukan pada peserta didik SDN 3 Sumbersari. Metode yang digunakan dalam menjalankan pelayanan ini adalah Participatory Action Research (PAR), dan pengumpulan data menggunakan metode kualitatif yang didapat melalui observasi dan analisis angke. Hasil dari kajian ini menerangkan bahwa sosialisasi ini telah dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman terkait pencegahan pencemaran dan kerusakan lingkungan. Kesimpulan yang diambil adalah adanya peran pendidikan mengenai lingkungan di sekolah dapat meningkatkan kesadaran dalam menjaga lingkungan.
PENERAPAN EKONOMI SIRKULAR UNTUK PENGELOLAAN SAMPAH DI SD NEGERI 2 SUMBERSARI, JEMBER Izam Fahrurrozi; Inge Wiliandani Setya Putri; Arik Aguk Wardoyo; Kurnia Awaluddin Syukroni; Ryandita Firdaus; Muhammad Hoirul Umami; Nabilla Rizqiya Adhisti; Aditya Rachmad
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 10 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i10.7607

Abstract

Pengelolaan sampah di sekolah menjadi tantangan yang penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan nyaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan menurunkan program sosialisasi penerapan ekonomi sirkular dalam pengelolaan sampah di SD Negeri 2 Sumbersari, Jember. Program ini meliputi survei awal, penyampaian materi melalui media visual, dan praktik langsung memilah serta mendaur ulang sampah. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesadaran siswa tentang pentingnya pengelolaan sampah. Para siswa mulai memahami konsep memilah sampah berdasarkan jenisnya dan memanfaatkan limbah untuk membuat produk bernilai ekonomis. Namun, kendala seperti kurangnya fasilitas pendukung, seperti tong sampah dengan klasifikasi jenis, masih menjadi tantangan utama. Rekomendasi dari penelitian ini mencakup peningkatan infrastruktur kebersihan dan penyelenggaraan program serupa secara berkelanjutan. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan sirkular ekonomi di sekolah dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan mendukung pengembangan kesadaran lingkungan siswa sejak dini.
Profil Pemecahan Masalah Higher Order Thinking Skill Ditinjau dari Self-Eficacy Siswa Wulandari, Putri; Lestari, Nurcholif Diah Sri; Setya Putri, Inge Wiliandani; Kurniati, Dian; Hussen, Saddam
Jurnal Tadris Matematika Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21274/jtm.2023.6.1.1-14

Abstract

The phenomenon of students not being used to solving higher order thinking questions often occurred in one of the Islamic Senior High School in Sidoarjo. Therefore, this research aims to describe the profile of students' problem-solving in overcoming HOTS questions based on the self-efficacy. The research subjects were three selected students of XI-IPA class who were categorized into low, moderate, or high self-efficacy based on self-efficacy questionnaires and had good communication skills. The data were collected through tests, triangulated by interviews and analyzed using Polya's problem-solving indicators (unerstanding the problem, devising a plan, carrying the plan, and looking back). The results show that: 1) Students with low self-efficacy able to solve an “analyze” problem eventhough without looking back and solve the “evaluate” problem through all of the stages. Eventhough, he need help to work on the “creative” problem; 2) Students with moderate self-efficacy able to solve an “analyze” problem through all stages. However, while working on evaluate and creative problem, he could only complete the stages of understanding the problem, devise an incomplete plan and never try to carry out the plan; 3) Students with high self-efficacy can solve the problem on analyze, evaluate, and create in a complete stage. Teachers must become accustomed to asking HOTS questions to students in order to increase student self-efficacy and problem-solving abilities.
Students' Critical Thinking Process in Solving Jumping Task According to Gregorc's Thinking Style Hobri Hobri; Samsul Arifin; Randi Pratama Murtikusuma; Ervin Oktavianingtyas; Inge Wiliandani Setya Putri
Didaktik Matematika Vol 8, No 1 (2021): Jurnal Didaktik Matematika
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jdm.v8i1.19776

Abstract

Indonesian students are lacking in critical thinking skills, however, studies analyzing critical thinking processes and their relation to thinking styles are limited. This study aimed to describe students critical thinking processes in solving jumping task problems according to Gregorc's thinking style. The subjects of this present qualitative research were eight Year 7 students. The instruments included a thinking style questionnaire, tests, and interview guidelines. The results showed that concrete sequential subjects tended to write the completion stages sequentially and analyzed them well. Abstract sequential subjects were inclined to solve the problems based on the known concepts without completing the work. Concrete random subjects tended to write information in their own way without completing their work. Meanwhile, abstract random subjects were inclined to write incomplete information and did not complete their work. Generally, based on the IDEALS model, the two sequential subjects were similar in the identity, define, and enumerate steps, while the two random subjects only had similarities in the identity step. This study results imply that jumping tasks can be used as an alternative in developing students critical thinking skills.