Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pendidikan dan Pelatihan Mindfulness Spiritual Islam pada Penghuni LAPAS Banyuwangi Tahun 2019: Spiritual Mindfulness Education and Training in Residents of the Banyuwangi Field in 2019 fahmi, akhmad yanuar; rudiyanto; annisa nur nazmi; badrul munif
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2019): JPM | September 2019
Publisher : UPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.734 KB) | DOI: 10.33023/jpm.v5i2.490

Abstract

Lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan Negara (rutan) secara “alami” adalah tempatyang stressfull atau menekan.Terminology stress megacu pada keadaan internal (individu) yang disebabkankarena adanya sesuatu yang secara fisik berpengaruh pada tubuh (penyakit, perubahan temperature, dansebagainya) atau oleh lingkungan dan situasi sosial yang di nilai mengancam atau membahayakan. Keadaan fisik,lingkungan social dan situasi sosial yang mengakibatkan stress disebut stressorPemanfaatan mindfulness Spritual belum pernah dilakukan oleh pihak pengelola LAPAS Banyuwangi,sehingga tim Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi memberikan pendidikan dan pelatihan MindfulnessSpritual kepada penghuni LAPAS sebagai realisasi dan keberlanjutan hasil – hasil penelitian yang pernahdilakukan. Dengan Minfulness Spritual para penghuni LAPAS akan memiliki coping diri yang baik dan mampumencegah bahkan mampu menerapi secara mandiri stress / gangguan psikososial yang dialami
Studi Korelasional Kondisi Lingkungan Kerja dengan Stres Kerja pada Perawat di Ruang Isolasi Khusus Covid 19 Erik Toga; Rudiyanto Rudiyanto; Akhmad Yanuar Fahmi; Zaki Al-Ghani
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.3.2021.621-628

Abstract

Pelayanan keperawatan di Rumah Sakit sangat dipengaruhi kondisi psikologis perawat salah satunya adalah stres. Faktor stres yang sering dialami perawat yakni berada dalam lingkungan kerja yang kacau dan tidak baik, sehingga berdampak terhadah kinerja dan performance selama bekerja. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan lingkungan kerja dengan stres kerja pada perawat ruang isolasi khusus covid-19. Penelitian ini merupakan jenis penelitian korelasional dengan rancangan cross sectional. Sample penelitian ialah perawat ruang isolasi khusus covid 19 RSI Fatimah Banyuwangi berjumlah 31 responden dipilih dengan teknik total sampling. Data penelitian peroleh dengan menggunakan lembar kusioner lingkungan kerja dan lembar kusioner instrument pengkajian dengan occupational stres inventory revised edition (OSI-R). Hasil penelitian didapatkan bahwa responden dengan kategori lingkungan kerja cukup sebanyak 23 responden (74,2%) dan responden dengan kategori stres kerja sedang sebanyak 19 responden (61,3%). Hasil perhitungan diperoleh nilai sig. (2-tailed) untuk lingkungan kerja = 0,017 dimana nilai ? > 0,05, yang bermakna bahwa hipotesis penelitian diterima yakni ada hubungan yang signifikan antara kondisi sekitar tempat kerja dengan perawat yang mengalami stres kerja di ruang isolasi khusus (RIK) covid-19. Secara ilmiah terbukti bahwa stres kerja perawat ruang isolasi khusus covid 19 berkaitan kondisi sekitar tempat kerja.
Terapi Akupresur pada Tekanan Darah Penderita Hipertensi: Studi Literatur Nur Dina Kamelia; Anita Dwi Ariyani; Rudiyanto Rudiyanto
Nursing Information Journal Vol 1 No 1 (2021): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.563 KB) | DOI: 10.54832/nij.v1i1.162

Abstract

Latar Belakang: Salah satu penyebab kematian nomor satu di dunia setiap tahun dan faktor risiko ketiga kematian dini adalah hipertensi. Pengobatan untuk hipertensi dapat diberikan melalui terapi non farmakologi salah satunya yaitu dengan terapi akupresur. Tujuan dari literature review untuk mengetahui pengaruh terapi akupresur terhadap tekanan darah pada pasien dengan hipertensi. Metode: Study ini menggunakan literature review dengan metode pencarian artikel menggunakan PICOTT question pada database Trip, PubMed, dan Google Scholar. Penelusuran dibatasi pada artikel teks lengkap, penelitian asli, jurnal nasional dan internasional, yang diterbitkan pada tahun 2015-2020. Ditemukan 84 artikel dari semua basis data, 63 artikel Google scholar, 17 artikel PubMed, 4 artikel Trip. Hasil: Peneliti menemukan 10 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil literature review menunjukkan hasil dari setiap artikel yaitu terdapat pengaruh terapi akupresur terhadap tekanan darah pasien dengan hipertensi di dalam 8 artikel, sedangkan ada 2 artikel yang tidak ada pengaruh terapi akupresur terhadap tekanan darah pasien dengan hipertensi. Kesimpulan: Terapi akupresur sebagai salah satu terapi komplementer diharapkan mampu untuk diaplikasikan perawat dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Efektivitas Terapi Bekam pada Penderita Hipertensi: Studi Literatur Zahara Syifa Annisa; Rudiyanto Rudiyanto; Sholihin Sholihin
Nursing Information Journal Vol 1 No 1 (2021): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.212 KB) | DOI: 10.54832/nij.v1i1.166

Abstract

Latar Belakang: : Hipertensi merupakan penyakit silent killer yang dapat terjadi tanpa gejala dan dapat menyebabkan komplikasi apabila tidak ditangani dengan cepat. Hipertensi dapat terjadi karena gaya hidup, obesitas, alkohol, merokok, stress, faktor usia, hingga faktor genetik. Pengobatan untuk hipertensi dapat dilakukan secara non-farmakologi yaitu dengan terapi bekam. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh terapi bekam pada penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Metode: : Pencarian Literature Review ini menggunakan analisis PICOT, dengan database Google Scholar, dan Garuda lalu dipilih artikel yang menggunakan metode quasy eksperimen serta artikel berbahasa indonesia dan bahasa inggris. Ditemukan 240 artikel, Selanjutnya di screening dan diambil artikel terbitan tahun 2015-2020 didapatkan 52 artikel. Berdasarkan jurnal akhir yang dianalisa sesuai kriteria inklusi dan ekslusi didapatkan 13 artikel. Kemudian di tinjau kembali berdasarkan artikel Nasional dan didapatkan hasil akhir 10 artikel yang ditelaah. Hasil: Hasil literature review menunjukkan adanya pengaruh sebelum dan sesudah dilakukan terapi bekam. Hasil tekanan darah sebelum dilakukan terapi bekam berada dalam kategori hipertensi tingkat 1 (ringan) 60% dan hipertensi tingkat 2 (sedang) sebanyak 40%, setelah dilakukan terapi bekam berubah menjadi normal 20%, normal tinggi sebanyak 20%, dan hipertensi tingkat 1 (ringan) sebanyak 60% . Kesimpulan: Pemberian terapi bekam sebagai salah satu terapi non-farmakologi mampu untuk diaplikasikan dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Kombinasi Pijat Endorphin dan Auditori Murottal Terhadap Kualitas Nyeri Persalinan Kala I: Literature Review Rudiyanto Rudiyanto; Indah Cristiana; Sintia Taubatul Fitri
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v2i2.153

Abstract

Abstract Introduction: The process of labor physiologically causes the mother feeling pain. Heavy painful labor that cannot be tolerated by the mother can cause complications in labor. Labor pain can be overcome with non-pharmacological therapy including endorphin massage therapy and Al-Quran Murottal. The purpose of this literature review was to determine the effectiveness of combination of endorphin massage with murottal auditory on stage I labor pain. Method: This study was a literature review by searching articles method using PICOT question on Google Scholar and Garuda Portal database. Searches were limited to full text articles, in Indonesia and English, which were published in 2010-2020 and found 192 articles and were identified and screened.Result: Researcher found 20 articles that in accordance with the inclusion and exclusion criteria. 12 articles used endorphin massage therapy and 8 articles used Al-Quran murottal. The entire journal articles proved that endorphin massage therapy and Al-Quran murottal can affect the quality of stage I labor pain. Conclusion: Endorphin massage and Al-Quran murottal can be used as an alternative therapy for labor pain, so both of them can be collaborated to produce more effective therapy.
Analisis Korelasi Faktor Resiko Kematian Di Ruang Isolasi Covid-19 Hirdes Harlan Yuanto; Ida Srisurani Wiji Astuti; Rudiyanto Rudiyanto
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 3 No 1 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v3i1.184

Abstract

Health workers and various other sectors are currently busy with handling world health cases of the Sars Cov-2 virus pandemic. The transmission of COVID-19 is very easy and dangerous, which is the cause of the increasing number of deaths. The large percentage of mortality rates for COVID-19 sufferers can be caused by internal factors and external factors. The purpose of this study was to analyze various factors that caused the death of COVID-19 sufferers. This scientific report uses observational analytics with a retrospective study design. The research target of Covid-19 patients in the isolation room of the Graha Medika hospital in August - December 2020 was 437 respondents. The research sample amounted to 305 respondents who were selected with simple random sampling technique. The instruments that the researchers used in data collection were writing instruments and medical records of patients in the COVID-19 isolation room. Most of the respondents were female, namely 161 respondents (52.8%), Almost half of the respondents aged >60 years, namely 119 respondents (39%), Almost all respondents underwent treatment for 1-5 days, namely 251 respondents (82.3% ), and most of the respondents had comorbidities, namely 228 respondents (74.8%). Factors of age, sex, comorbidities, had a statistical value (p<0.05) while the length of treatment was not related to the value (p>0.05). The most comorbid disease experienced by respondents was diabetes mellitus, and contributed to the death rate of 72 respondents (23.6%). Immediate handling and appropriate intervention for elderly COVID-19 sufferers of various genders and especially those with comorbidities to minimize the mortality rate of COVID-19 sufferers.
INTENSITAS NYERI DAN KECEMASAN PASIEN PASCA OPERASI Ahmad Rosuli; Agnes Murindra Prasetyo; Rudiyanto Rudiyanto; Rani Diana Balqis
Jurnal Penelitian Vol 4, No 2 (2022): JURNAL PENELITIAN
Publisher : Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47710/jp.v4i2.184

Abstract

Introduction: The pain experienced by pascaoperative patients is subjective, where each patient has a different level of pain. The level of pain arises causing pascaoperative patients to feel increased anxiety. This study aims to analyze the relationship of pain intensity with anxiety in pascaoperative patients in the treatment room of AL HUDA Tile Hospital by 2021. Method: correlational with cross sectional approach. Accidental sampling technique consists of 66 pascaoperative patient respondents. Rank Spearman's statistical test. The data collection used questionnaires on NRS to measure pain intensity and HARS questionnaires to measure anxiety levels in pascaoperative patients. Results: of statistical test calculation Rank Spearman SPSS version 16 obtained correlation Coefficient 0.640 and sig (2 tailed) = 0.000 0.05 level (2-tailed) there is a relationship of pain intensity with anxiety in pascaoperative patients in the treatment room al HUDA Tile Hospital in 2021, resulting in a correlation coefficient of 0.640 strong objection level between pain intensity and anxiety levels in patients pasca surgery. Analysis: Results from the intensity of pascaoperative patient pain most pascaoperative patients experienced severe pain, which was 38 respondents (57.6%). While in the results of anxiety in pascaoperative patients almost as close as pascaoperative patients experience severe anxiety, which is a number of 32 respondents (48.5%). Conclusion: Pascaoperative patients will feel pain from the effects of surgery performed so that it can cause anxiety effects, perform implementation to reduce pain and provide clear information related to actions taken against patients properly to reduce anxiety in pascaoperative patients.
Spirituality and Anxiety In Elderly With Hypertension Yusuf Waliyyun Arifuddin; Whisky Fredika; rudiyanto rudiyanto; Fany Anitarini
Jurnal Penelitian Vol 4, No 2 (2022): JURNAL PENELITIAN
Publisher : Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47710/jp.v4i2.175

Abstract

Anxiety is an emotional condition that causes discomfort which is characterized by feelings of worry, anxiety and fear so that it can interfere with life. One of the factors that cause anxiety in the elderly is spiritual activity. The higher the spiritual level of the elderly, the lower the level of anxiety will be. This study aimed to determine the correlation between spiritual level and anxiety in the hypertensive elderly. The design of this study was correlational with a cross sectional approach. The sample was 31 respondents. The sampling technique used was purposive sampling and the statistical test used was Rank Spearman. The measuring instruments used were the Daily Spiritual Experience Scale (DSES) and Geriatric Anxiety Scale (GAS) questionnaires. The research results showed that most of the respondents were at a moderate spiritual level (58.1%) and most of the respondents were at a moderate level of anxiety (71.0%). The Spearman Rank test result showed a Significance (2-tailed) result of 0.000 (ρ 0.05). So, it can be concluded that there was a significant correlation between Spiritual and Anxiety Level with a very strong relationship. The higher the spiritual level, the lower the level of anxiety felt. Therefore, spiritual activities such as getting closer to God, participating in studies, reading holy books or holy Qur’an that are believed to be, and having a good relationship with the surrounding environment are very beneficial for the elderly to control their anxiety, especially for the elderly who have chronic diseases. 
Spiritualitas dan Kecemasan Pada Lansia Yang Tidak Mempunyai Pasangan Hidup Rudiyanto Rudiyanto; Enika Damai Asmayanti; Rani Diana Balqis; Yunita Ayu Puspita Sari
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v6i2.2504

Abstract

Kehilangan pasangan hidup merupakan stressor kuat yang dialami lansia. Lansia yang tidak siap menghadapi perubahan ini, jika tidak ditangani dengan baik dapat berdampak pada kualitas hidupnya yang semakin menurun seperti kesehatan fisik dan mental. Seseorang akan mengalami kelelahan dan bahkan kematian apabila mengalami ansietas tentang kehidupannya. Dengan pendekatan spiritual menjadikan stressor lansia akan berubah menjadi positif. Hal ini yang dapat meningkatkan kualitas kesehatan lansia akan meningkat. Tujuan penelitian adalah teranalisisnya korelasi antara tingkat spiritualitas dan kecemasan pada lansia yang tidak mempunyai pasangan hidup. Desain penelitian yang digunakan adalah korelasi dengan rancangan Cross sectional. Dengan jumlah sampel 70 responden, dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan DSES untuk mengukur tingkat spiritual dan HARS untuk mengukur kecemasan dan dianalisis menggunakan uji rank spearman dengan SPSS for windows 26 dengan nilai p0,05. Penelitian memaparkan hasil bahwa tingkat spiritualitas responden kategori tinggi n=45 (64,3%) dan tingkat kecemasan kategori tidak cemas n=46  (65,7%). Hasil uji statistik menggunakan uji rank spearman diperoleh p=0,001 (p0,05) dan nilai r = -0,396, artinya ada hubungan negatif dengan kekuatan rendah antara tingkat spiritualitas dan kecemasan pada lansia yang tidak mempunyai pasangan hidup. Melihat hasil penelitian ini, diharapkan keluarga dapat memotivasi lansia agar lebih giat mengikuti kegiatan keagamaan untuk mencegah kecemasan.
Efektivitas Terapi Holistik “Foot Massage” terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Hemodialisa: Studi Literatur Rudiyanto Rudiyanto; Ni Kadek Manik Dewani; Ivan Rachmawan
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 10, No 3 (2022): Agustus 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.10.3.2022.557-564

Abstract

Perkembangan teknologi di jaman modern ini merubah gaya hidup masyarakat, sehingga menkonsumsi makanan yang tidak sehat mengakibatkan munculnya penyakit kronis yaitu Gagal Ginjal Kronik. Pasien dengan gagal ginjal kronik akan melaksanakan sebuah terapi yakni terapi hemodialisa sepanjang usianya yang tentu akan berdampak pada kecemasan pasien. Kecemasan pasien dapat diatasi dengan terapi non farmakologi yaitu terapi foot massage. Tujuan dari literature review ini yakni guna melihat efektivitas terapi holistik foot massage terhadap tingkat kecemasan pada pasien hemodialisa. Literature review dengan metode pencarian artikel memakai PICOT question pada database Google Scholar merupakan study yang dipakai didalam penelitian ini. Pada artikel teks lengkap, berbahasa Indonesia serta Inggris diberikan batasan pada penelusurannya, tetapi batasan penelusuran tersebut berlaku hanya untuk artikel yang diterbitkan di tahun 2016 sampai 2020. Dari batasan penelusuran tersebut diperoleh 10 artikel yang kemudian dilaksanakan identifikasi serta screening. Peneliti memperoleh 6 artikel yang relevan terhadap standar inklusi serta eksklusi. 5 artikel menggunakan terapi Foot Massage terhadap tingkat kecemasan, 1 artikel mengenai foot massage terhadap perubahan kualitas tidur. Keseluruhan artikel jurnal tersebut membuktikan bahwa terapi foot massage dapat mempengaruhi penurunan tingkat kecemasan dan meningkatkan kualitas tidur. Terapi Foot massage dapat digunakan sebagai terapi alternatif non farmakologi didalam mengurangi tingkat kecemasan pada seseorang yang sedang melakukan Hemodialisa.