Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search
Journal : JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL

Efektifitas Diabetes Self Management Education (DSME) terhadap Kepatuhan Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 pada Masa Pandemi Covid-19 Muzaeyanatul Azizah; Husnul Khotimah; Kholisotin Kholisotin
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 2 (2022): Mei 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i2.833

Abstract

Diabetes Self Management Education (DSME) Pada Pasien DM merupakan salah satu aspek yang memegang peranan penting dalam penatalaksanaan DM tipe 2 adalah edukasi. Penelitian bertujuan Efektifitas Diabetes Self Management Education Terhadap Kepatuhan Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Puskesmas Wonosari Kabupaten Bondowoso. Penelitian berlangsung di oktober 2021. Rancangan dalam penelitian ini dengan metode pendekatan cross-Sectional. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 22 responden dan tehnik pengambilan sampling secara accidental sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner sebagai evaluasi pelaksanaan DSME dan kuesioner Morinsky Medication Adherence Scale (MMAS) untuk mengukur kepatuhan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Univariat dan Bivariat dengan uji chi square dengan derajat kepercayaan 95% sehingga jika nilai p ≤ 0,05. Didapatkan p-value 0,002 yang berarti Ho ditolak dan H1 diterima maka, Ada Hubungan Diabetes Self Management Education Terhadap Kepatuhan Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Pada Pandemi Covid-19 Di Puskesmas Wonosari Kabupaten Bondowoso.
Hubungan Indeks Masa Tubuh dan Rasio Lingka Pinggang Panggul dengan Kadar Gula Darah dan Kolesterol pada Klien Diabetes Mellitus di Instalasi Rawat Jalan Ringga Aditya Dewi; Handono Fatkhur Rahman; Husnul Khotimah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 3 (2022): Agustus 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i3.878

Abstract

Diabetes melitus didefinisikan sebagai suatu penyakit atau gangguan metabolisme kronis dengan multi etiologi yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid, dan protein yang dapat menyebabkan terganggunya kestabilan Indeks Massa Tubuh, Rasio Lingkar Pinggang Panggul, Kadar Gula Darah dan kolesterol. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh dan rasio lingkar pinggang panggul dengan kadar gula darah dan kolesterol pada klien diabetes mellitus. Penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dengan menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara indeks masa tubuh dan rasio lingkar pinggang panggul dengan kadar gula darah dan kolesterol dengan nilai pearson correlation 0,64 dengan Sig. (2-tailed) 0,00 atau p value <0,005. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa, semakin tinggi IMT dan RLPP klien Diabetes Mellitus maka semakin tinggi pula kadar gula darah dan kolesterol. Disarankan agar IMT dan RLPP dapat dijadikan sebagai alat atau cara yang sederhana untuk memantau gizi orang dewasa, khususnya yang berkaitan dengan kekurangan dan kelebihan berat badan.
Peningkatan Kepatuhan Pengobatan Hipertensi melalui Konseling Berbasis Humanistik Ivan Khidlir; Husnul khotimah; Bagus Supriyadi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 1 No 1 (2019): November 2019, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.78 KB) | DOI: 10.37287/jppp.v1i1.19

Abstract

Orang dengan hipertensi wajib patuh dalam pengobatan hipertensi agar terhindar dari komplikasi yaitu kerusakan pada ginjal, jantung, dan otak. Tujuan penelitian ini melalui konseling berbasis humanistik adalah untuk mengetahui peningkatkan kepatuhan pengobatan hipertensi melalui konseling berbasis humanistik. Metode penelitian ini jenis kuantitatif yaitu Quasi Experimental Design bentuk Nonequivalent Control Group Design dengan 50 sample responden, 25 kelompok kontrol dan 25 kelompok perlakuan. Waktu penelitian ini dilakukan pada bulan April sampai dengan Mei tahun 2019 di posyandu lansia nuri I Desa Sumber Kemuning Kecamatan Tamanan Kabupaten Bondowoso. Penelitian eksperimen dengan uji wilcoxon signed rank testpre-test. Didapatkan pada kelompok kontrol p-value = 0,257 > 0,05 dan pada kelompok perlakuan p-value = 0,001 < 0,05. Uji mann-whitney nilai p-value = 0,018. Kesimpulan: pemberian konseling menggunakan metode berbasis humanistik yang dapat meningkatkan kepatuhan pengobatan hipertensi sehingga tidak terjadi komplikasi akibat hipertensi. Kata kunci : hipertensi, humanistik, kepatuhan, konseling EFFECTIVENESS OF GIVING COUNSELING BASED ON HUMANISTIC AND COUNSELING WITHOUT APPROACH TOWARD OBEDIENCE OF MEDICAL HYPERTENSION ABSTRACT People with hypertension are required to comply with they hypertension treatment, in order to be saved from complication. There are kidney, hearth disease, and brain. The purpose of this study is effort to know effectiveness of giving counseling based on humanistic and counseling without approach toward obedience of medical hypertension. This research method is quantities type, namely quasi experimental design. There is non equivalent control group design with 50 sample respondence, 25 of group control and 25 of group treatment. This research do in april till may 2019 in elderly posyandu nuri I Sumber Kemuning village Tamanan sub district in Bondowoso regency. Research experimental with test of Wilcoxon signed rank test pre-test, available in group control p-value = 0.257 > 0.05 and in group experiment p-value = 0.001 < 0.05 test of mann-whitney nilai p-value = 0.018. The result is there is a differences of effectiveness that significant toward giving counseling based on humanistic with giving counseling without approach. Hopefully to the medical officially to use counseling method based on humanistic. So that can increase the obedience of medical hypertension. So the obedience of medical hypertension can increase and nothing complication caused by hypertension. Keywords: counceling, humanistic, hypertension, obedience
Peraturan Desa dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat pada Open Defecation Free Denni Kurniawan; Husnul khotimah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 1 No 1 (2019): November 2019, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.967 KB) | DOI: 10.37287/jppp.v1i1.20

Abstract

Open Defecation Free atau ODF dapat dikendalikan dengan pengelolaan yang tepat, beberapa cara yang dapat digunakan adalah melibatkan desa untuk membuat Peraturan Desa dan mengaktifkan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Penerapan Peraturan Desa dan Pengaktifan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat di Dusun Krajan Desa Nogosari Kecamatan Sukosari yang bertujuan untuk merubah kebiasaan masyarakat buang air terbuka menjadi buang air tertutup sehingga dapat tercapai desa ODF. Populasi yang diteliti adalah masyarakat yang berjumlah 114 orang, dengan jumlah sampel 71 sampel. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan koesioner dan observasi. Hasil uji analisa dengan menggunakan uji Spearman Rho didapatkan bahwa p-value 0,000 <0,05 maka penerapan Peraturan Desa dan pengaktifan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat dapat membantu mewujudkan tercapainya Open Defecation Free. Kata kunci: peraturan desa, sanitasi total berbasis masyarakat, open defecation free COMMUNITY BASED VILLAGE AND SANITATION REGULATIONS ON OPEN DEFECATION FREE ABSTRACT Open Defecation Free or ODF can manage properly, some of the methods used is to make Village Regulations and activate Community Based Total Sanitation (STBM). Application of Village Regulations and Community Based Total Sanitation. Activation in Krajan Hamlet, Nogosari Village, Sukosari District, Bondowoso District which aims to change the habits of the community to open defecation into closed defecation so that an ODF Village can be reached. The population that was released was the community that issued 114 people, with a sample of 71 samples. Sampling technique using purposive sampling. The instruments used were questionnaires and observations. The results of the analysis test using the Spearman Rho test obtained that the p-value 0,000 <_05, hence the application of Village Regulations and activation of Community-Based Total Sanitation can help realize the achievement of Open Defection Free. Keywords: village regulations, community based total sanitation, open defecation free
Layanan Keperawatan Berhubungan dengan Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Inap dengan Covid-19 Kukuh Bekti Bintoro; Husnul Khotimah; Joko Pranoto
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 1 (2022): Februari 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i1.818

Abstract

Kualitas layanan keperawatan merupakan salah satu faktor penentu baik atau buruknya institusi pelayanan kesehatan di mata masyarakat. Hal ini dapat terjadi karena layanan keperawatan merupakan profesi pelayanan kesehatan dengan jumlah terbanyak, paling depan dan terdekat dengan penderitaan, kesakitan, serta kesengsaraan yang di alami oleh pasien dan keluarganya. Salah satu indikator dari layanan keperawatan itu adalah apakah layanan keperawatan yang telah diberikan itu dapat memuaskan pasien atau tidak. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan layanan keperawatan dengan kepuasan pasien rawat inap dengan Covid-19 di Puskesmas Tamanan Kabupaten Bondowoso. Jenis penelitian adalah kuantitatif dan desain penelitiannya adalah deskriftif korelatif menggunakan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini mulai dilakukan pada tanggal 22 Oktober – 22 November 2021 di Puskesmas Tamanan, quesioner penelitian disebarkan kepada dengan menggunakan total sampling yaitu sebanyak 32 responden yang kemudian direkap dan dianalisa dengan menggunakan metode penelitian SPSS. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan data bahwa sebagian besar pasien dan keluarga menilai kualitas layanan keperawatan pasien rawat inap dengan covid-19 di Puskesmas Tamanan dalam kategori kurang baik 26 responden (81,25%). Sebagian besar tingkat kepuasan pasien dan keluatga dalam kategori kurang puas 25 responden (78,13%). Dari data diatas maka dapat peneliti dapat menyimpulkan bahwa ada hubungan antara Layanan Keperawatan dengan Tingkat Kepuasan Pasien rawat Inap dengan Covid – 19 di Puskesmas Tamanan Kabupaten Bondowoso. Dimana didapatkan data bahwa Kurang baiknya layanan keperawatan dalam segi Empaty layanan keperawatan dapat menyebabkan ketidakpuasan pasien terhadap prosedur layanan keperawatan.
Pengaruh Konseling tentang Tuberkulosis terhadap Pengetahuan dan Kepatuhan Penderita Tuberkulosis Paru Romelia Aprilianti; Husnul Khotimah; Kholisotin Kholisotin; Joko Susanto
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 1 (2022): Februari 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i1.834

Abstract

Konseling tentang berartinya kepatuhan penyembuhan, motivasi serta support keluarga kepada penderita agar menuntaskan terapinya hingga sembuh. Informasi dalam pengobatan TB Paru bisa diperoleh dari penjelasan petugas kesehatan. Penelitian bertujuan menganalisa Pengaruh Konseling Terhadap Pengetahuan Serta Kepatuhan Penderita Tuberkulosis Di Kabupaten Bondowoso. Tipe rancangan riset One Group Pretest- Posttest Design. Jumlah responden dalam riset ini sebanyak 30 dengan tehnik pengambilan sampling secara Total Sampling. Dalam pemberian konseling memakai Standart Operasional Prosedur Konseling TB PARU Puskesmas Wonosari dengan alat ukur kuesioner pengetahuan dan Morinsky Medication Adherence Scale(MMAS) yang berikutnya akan dianalisis dengan Wilcoxon Signed Rank Test. Pemberian konseling kesehatan oleh pengamat dilakukan secara tatap muka secara langsung dengan senantiasa mengikuti protokol kesehatan.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Hipertensi dengan Kepatuhan Pasien dalam Tata Laksana Hipertensi Nanik Istyowati; Husnul Khotimah; Kholisotin Kholisotin
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 1 (2022): Februari 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i1.835

Abstract

Pengendalian hipertensi bertujuan untuk menghindari serta mengurangi probabilitas kesakitan, komplikasi, serta kematian. aspek yang pengaruhi ketidakpatuhan berobat pengidap hipertensi. Riset mengenai tingkat kepatuhan minum obat antihipertensi yang sudah dicoba tadinya memperoleh hasil yang cenderung berbeda utamanya pada aspek pengetahuan. Riset bertujuan untuk menganalisa hubungan jenjang pengetahuan tentang hipertensi terhadap kepatuhan penderita dalam tata laksana hipertensi di Desa Sumber Kalong Kecamatan Wonosari Kabupaten Bondowoso. Riset dicoba pada bulan september 2021. Kategori rancangan riset prosedur kuantitatif dengan metode studi cross- Sectional. Jumlah responden dalam riset sebanyak 83 dengan tehnik pengambilan sampling secara simple random sampling. Alat ukur dalam riset ini merupakan kuesioner baku untuk mengukur pengetahuan tentang hipertensi digunakan Hypertension Knowledge- Level Scale( HK- LS) serta kuesioner baku Morinsky Medication Adherence Scale( MMAS) untuk mengukur kepatuhan. Prosedur analisis yang digunakan dalam riset ini merupakan Univariat serta Bivariat dengan uji chi square dengan derajat keyakinan 95% sehingga bila nilai p≤ 0, 05. Didapatkan p value 0, 001 yang berarti Ho ditolak dan H1 diterima sehingga, Terdapat Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Kepatuhan Pasien Dalam Tata Laksana Hipertensi Di Desa Sumber Kalong Kecamatan Wonosari Kabupaten Bondowoso. Dapat disimpulkan jika pengetahuan pengidap hipertensi dapat menjadi guru yang baik untuk dirinya, dengan pengetahuan yang dipunyai akan pengaruhi kepatuhan pengidap hipertensi tersebut dalam menjalani penyembuhan. Pengidap yang memiliki pengetahuan besar cenderung lebih patuh berobat daripada pengidap yang berpengetahuan rendah.
Peningkatan Kepatuhan Pengobatan Hipertensi melalui Konseling Berbasis Humanistik Ivan Khidlir; Husnul khotimah; Bagus Supriyadi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 1 No 1 (2019): November 2019, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v1i1.19

Abstract

Orang dengan hipertensi wajib patuh dalam pengobatan hipertensi agar terhindar dari komplikasi yaitu kerusakan pada ginjal, jantung, dan otak. Tujuan penelitian ini melalui konseling berbasis humanistik adalah untuk mengetahui peningkatkan kepatuhan pengobatan hipertensi melalui konseling berbasis humanistik. Metode penelitian ini jenis kuantitatif yaitu Quasi Experimental Design bentuk Nonequivalent Control Group Design dengan 50 sample responden, 25 kelompok kontrol dan 25 kelompok perlakuan. Waktu penelitian ini dilakukan pada bulan April sampai dengan Mei tahun 2019 di posyandu lansia nuri I Desa Sumber Kemuning Kecamatan Tamanan Kabupaten Bondowoso. Penelitian eksperimen dengan uji wilcoxon signed rank testpre-test. Didapatkan pada kelompok kontrol p-value = 0,257 > 0,05 dan pada kelompok perlakuan p-value = 0,001 < 0,05. Uji mann-whitney nilai p-value = 0,018. Kesimpulan: pemberian konseling menggunakan metode berbasis humanistik yang dapat meningkatkan kepatuhan pengobatan hipertensi sehingga tidak terjadi komplikasi akibat hipertensi. Kata kunci : hipertensi, humanistik, kepatuhan, konseling EFFECTIVENESS OF GIVING COUNSELING BASED ON HUMANISTIC AND COUNSELING WITHOUT APPROACH TOWARD OBEDIENCE OF MEDICAL HYPERTENSION ABSTRACT People with hypertension are required to comply with they hypertension treatment, in order to be saved from complication. There are kidney, hearth disease, and brain. The purpose of this study is effort to know effectiveness of giving counseling based on humanistic and counseling without approach toward obedience of medical hypertension. This research method is quantities type, namely quasi experimental design. There is non equivalent control group design with 50 sample respondence, 25 of group control and 25 of group treatment. This research do in april till may 2019 in elderly posyandu nuri I Sumber Kemuning village Tamanan sub district in Bondowoso regency. Research experimental with test of Wilcoxon signed rank test pre-test, available in group control p-value = 0.257 > 0.05 and in group experiment p-value = 0.001 < 0.05 test of mann-whitney nilai p-value = 0.018. The result is there is a differences of effectiveness that significant toward giving counseling based on humanistic with giving counseling without approach. Hopefully to the medical officially to use counseling method based on humanistic. So that can increase the obedience of medical hypertension. So the obedience of medical hypertension can increase and nothing complication caused by hypertension. Keywords: counceling, humanistic, hypertension, obedience
Peraturan Desa dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat pada Open Defecation Free Denni Kurniawan; Husnul khotimah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 1 No 1 (2019): November 2019, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v1i1.20

Abstract

Open Defecation Free atau ODF dapat dikendalikan dengan pengelolaan yang tepat, beberapa cara yang dapat digunakan adalah melibatkan desa untuk membuat Peraturan Desa dan mengaktifkan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Penerapan Peraturan Desa dan Pengaktifan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat di Dusun Krajan Desa Nogosari Kecamatan Sukosari yang bertujuan untuk merubah kebiasaan masyarakat buang air terbuka menjadi buang air tertutup sehingga dapat tercapai desa ODF. Populasi yang diteliti adalah masyarakat yang berjumlah 114 orang, dengan jumlah sampel 71 sampel. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan koesioner dan observasi. Hasil uji analisa dengan menggunakan uji Spearman Rho didapatkan bahwa p-value 0,000 <0,05 maka penerapan Peraturan Desa dan pengaktifan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat dapat membantu mewujudkan tercapainya Open Defecation Free. Kata kunci: peraturan desa, sanitasi total berbasis masyarakat, open defecation free COMMUNITY BASED VILLAGE AND SANITATION REGULATIONS ON OPEN DEFECATION FREE ABSTRACT Open Defecation Free or ODF can manage properly, some of the methods used is to make Village Regulations and activate Community Based Total Sanitation (STBM). Application of Village Regulations and Community Based Total Sanitation. Activation in Krajan Hamlet, Nogosari Village, Sukosari District, Bondowoso District which aims to change the habits of the community to open defecation into closed defecation so that an ODF Village can be reached. The population that was released was the community that issued 114 people, with a sample of 71 samples. Sampling technique using purposive sampling. The instruments used were questionnaires and observations. The results of the analysis test using the Spearman Rho test obtained that the p-value 0,000 <_05, hence the application of Village Regulations and activation of Community-Based Total Sanitation can help realize the achievement of Open Defection Free. Keywords: village regulations, community based total sanitation, open defecation free
Layanan Keperawatan Berhubungan dengan Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Inap dengan Covid-19 Kukuh Bekti Bintoro; Husnul Khotimah; Joko Pranoto
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 4 No 1 (2022): Februari 2022, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v4i1.818

Abstract

Kualitas layanan keperawatan merupakan salah satu faktor penentu baik atau buruknya institusi pelayanan kesehatan di mata masyarakat. Hal ini dapat terjadi karena layanan keperawatan merupakan profesi pelayanan kesehatan dengan jumlah terbanyak, paling depan dan terdekat dengan penderitaan, kesakitan, serta kesengsaraan yang di alami oleh pasien dan keluarganya. Salah satu indikator dari layanan keperawatan itu adalah apakah layanan keperawatan yang telah diberikan itu dapat memuaskan pasien atau tidak. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan layanan keperawatan dengan kepuasan pasien rawat inap dengan Covid-19 di Puskesmas Tamanan Kabupaten Bondowoso. Jenis penelitian adalah kuantitatif dan desain penelitiannya adalah deskriftif korelatif menggunakan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini mulai dilakukan pada tanggal 22 Oktober – 22 November 2021 di Puskesmas Tamanan, quesioner penelitian disebarkan kepada dengan menggunakan total sampling yaitu sebanyak 32 responden yang kemudian direkap dan dianalisa dengan menggunakan metode penelitian SPSS. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan data bahwa sebagian besar pasien dan keluarga menilai kualitas layanan keperawatan pasien rawat inap dengan covid-19 di Puskesmas Tamanan dalam kategori kurang baik 26 responden (81,25%). Sebagian besar tingkat kepuasan pasien dan keluatga dalam kategori kurang puas 25 responden (78,13%). Dari data diatas maka dapat peneliti dapat menyimpulkan bahwa ada hubungan antara Layanan Keperawatan dengan Tingkat Kepuasan Pasien rawat Inap dengan Covid – 19 di Puskesmas Tamanan Kabupaten Bondowoso. Dimana didapatkan data bahwa Kurang baiknya layanan keperawatan dalam segi Empaty layanan keperawatan dapat menyebabkan ketidakpuasan pasien terhadap prosedur layanan keperawatan.