Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Constraints in writing an essay: agriculture students’ voices Prasetianto, Mushoffan; Maharddhika, Rizkiana
Journal of Education and Learning (EduLearn) Vol 19, No 2: May 2025
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/edulearn.v19i2.21179

Abstract

Responding to the pivotal role of English nowadays, higher education institutions require every student to take an English course. In higher education, teaching English focuses more on the specific discipline of the students. It helps students to have good English capabilities within their field of study. Writing skill is demanded because the students are required to publish an article as a graduation requirement. In order to find suitable teaching strategies for writing, it is necessary to know the writing difficulty the students encounter. Therefore, the present study aimed to investigate the agriculture students’ difficulty in writing essays. A descriptive qualitative method was employed in this study. The data was obtained from the interviews and students' essays. The result of the study showed that generating ideas, vocabulary, and grammar are the constraints the students faced. This study concludes that the students need a guidance on those constraints.
Online Learning at Early Pandemic Situation: Grassroots Voices Prasetianto, Mushoffan; Maharddhika, Rizkiana; Ruminar, Hafida; Prasetyaningrum, Dian Islami
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 10 No 3 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.859 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v10i3.29561

Abstract

The advent of the COVID-19 pandemic reconfigured several aspects of life, one of which is education. A study on grassroots voices on online learning is a dearth of. Therefore, a present study was addressed to uncover teachers’ and students’ voices in online learning. Questionnaires and interviews were employed to garner data. 233 students and 30 teachers’ responses from questionnaires were obtained. The interviews were conducted to obtain in-depth data. The data were interpreted descriptively. The results showcased that students’ voices on the ease of GC and GC performance were positive, yet institution support was not maximally implemented. Simultaneously, the teachers’ voices on the ease of GC, the performance of GC, and the supports of institution were positive. In a nutshell, teachers and students have a positive impression of online learning. Their positive impression comes from the ease of the online platform operation, the online platform’s good performance, but student views that the institutional support is not maximally implemented. The ease of using online platforms should be considered in choosing one of the various online platforms available. The online platform features are not complicated for students and teachers to easily operationalize the online platform and support teaching and learning activities such as delivering materials, assigning tasks, submitting a task, and assessing tasks.
Peningkatan Keterampilan Pelafalan Bahasa Inggris Guru Pra-Sekolah Dasar Melalui Pelatihan TEVYL Maharddhika, Rizkiana
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 10, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v10i1.6449

Abstract

 Pelatihan Teaching English for Very Young Learners (TEVYL) ini dilaksanakan bekerja sama dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya di Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru-guru pra-sekolah dasar dalam mengajarkan bahasa Inggris kepada siswa usia dini. Selama dua bulan, kegiatan yang dilakukan meliputi observasi, wawancara, dan pelatihan, dirancang untuk mengidentifikasi tantangan dan kebutuhan para guru. Pelatihan ini berfokus pada penyediaan teori pengajaran, metode, dan pengembangan media pengajaran bahasa Inggris yang kreatif dan tepat untuk anak-anak. Para guru berpartisipasi dalam sesi latihan pengucapan dan berbagi tantangan mereka dalam mengajar bahasa Inggris untuk siswa usia dini. Dosen bahasa Inggris dan mahasiswa KKN secara aktif berperan dalam kegiatan tersebut, memberikan bimbingan dan umpan balik yang membangun. Evaluasi program dilakukan melalui wawancara informal kepada para guru setelah pelatihan untuk menilai efektivitasnya. Hasil dari program ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mengajar bahasa Inggris para guru di lingkungan pendidikan pra-sekolah dasar.
Pelatihan Persiapan Dan Simulasi TOEFL Untuk Mendukung Pemetaan Kompetensi Bahasa Inggris Akademik Prasetianto, Mushoffan; Ruminar, Hafida; Maharddhika, Rizkiana; Prasetyaningrum, Dian Islami
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v9i1.5199

Abstract

Salah satu media berkomunikasi antar negara yaitu melalui bahasa Inggris. Dengan kata lain, sangat penting untuk mengetahui bahasa Inggris di dunia modern. Tes TOEFL adalah salah satu cara untuk menunjukkan bahwa Anda tahu cara berbicara bahasa Inggris dengan baik. TOEFL yang merupakan singkatan dari “Test of English as a Foreign Language” merupakan jenis tes yang sering digunakan untuk mengukur seberapa baik seseorang dapat berbicara dan memahami bahasa Inggris. Mayoritas institusi juga akan meminta sertifikat TOEFL sebagai persyaratan, seperti untuk mengikuti ujian akhir atau mendaftar kuliah di dalam atau luar negeri. Seringkali institusi meminta sertifikat TOEFL dengan skor minimal 450 atau 500 sebagai persyaratan. Namun mendapatkan angka 450 atau 500 merupakan hal yang dikhawatirkan dan bahkan ditakuti oleh mahasiswa karena terkesan sulit untuk dilakukan. Sebagian besar orang merasa kesulitan untuk mendapatkan skor TOEFL yang dibutuhkan. Oleh karena itu, tujuan pelatihan ini adalah untuk membantu para pelajar dan masyarakat pada umumnya yang membutuhkan atau meningkatkan nilai TOEFL sebagai syarat sekolah. Kegiatan ini berlangsung secara live melalui platform Zoom Meeting. Pelaksanakan kegiatan ini terdiri dari persiapan, pelaksanaan, dan peninjauan atau pemantauan. Kegiatan ini memakan waktu sekitar tiga bulan, dan mencakup materi pelatihan, mendapatkan pelatihan TOEFL intensif, dan mengikuti tes TOEFL sebelum dan sesudah. Setelah melakukan kegiatan ini, diketahui peserta lebih memahami materi dan jenis-jenis soal TOEFL. Selain itu, terdapat peningkatan skor pre-test dan post-test yang mana skor post-test lebih baik dibandingkan dengan skor pre-test di akhir kegiatan ini.
The digital-mediated extensive reading on English Language learning of agriculture students Prasetianto, Mushoffan; Maharddhika, Rizkiana; Trimus, Syakilla Eka Putri Lestari
Journal of Education and Learning (EduLearn) Vol 18, No 1: February 2024
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/edulearn.v18i1.21176

Abstract

Reading is a skill that is initially taught in schools. Students are introduced to the alphabet and later learn to read texts. Reading Foreign languages is also introduced when students learn a foreign language. The student requires reading activities that include vocabulary learning. Extensive reading is one of the practical activities of reading. Nowadays, extensive reading activities include reading printed and digital text in e-books, journals, and internet and social media articles. In addition, digital extensive reading research on university students of agriculture is still rare. Thus, research on digital-mediated extensive reading in agricultural students’ needs to be conducted to investigate whether it improves their reading comprehension. This study involved 84 agricultural students majoring Agroecotechnology study program. The participants take an English course. The data for this study was taken from the pre-test and post-test scores and questionnaire. The data will be analyzed using descriptive and inferential statistics. The results of the study shows that the digital-mediated extensive reading effectively enhances the student's reading comprehension in English as academic purposes (EAP) setting, and the students express that the digital-mediated extensive reading provides flexibility, technology utilization, and reading.