Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Penerapan Teknologi Augmented Reality sebagai Media Pembelajaran Bencana Tanah Longsor untuk Siswa Sekolah Dasar Ricky Sadewa; Desi Andreswari; Aan Erlansari
Rekursif: Jurnal Informatika Vol 7, No 2 (2019): Volume 7 Nomor 2 November 2019
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.169 KB) | DOI: 10.33369/rekursif.v7i2.9025

Abstract

Penanggulangan bencana yang baik harus terintegrasi ke dalam sektor pendidikan, karena pendidikan menjadi salah satu faktor penentu dalam kegiatan pengurangan risiko bencana. Menerapkan teknologi augmented reality sebagai media pembelajaran bencana tanah longsor merupakan alternatif media pembelajaran yang dapat menunjang proses pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan teknologi augmented reality sebagai media pembelajaran bencana tanah longsor dengan cara yang lebih menarik dan menyenangkan serta mengetahui ada tidaknya pengaruh aplikasi ini terhadap aspek pemahaman akan bencana longsor. Aplikasi ini menyediakan interaksi dari teknologi augmented reality yang dapat menunjang pembelajaran bencana tanah longsor serta menyediakan soal-soal evaluasi pembelajaran.Kata Kunci : Bencana Tanah Longsor, Augmented Reality, ARLONG, Android, Media Pembelajaran, Sekolah Dasar.
APLIKASI TES BUTA WARNA DENGAN METODE ISHIHARA PADA SMARTPHONE ANDROID Randy Viyata Dhika; Ernawati Ernawati; Desi Andreswari
Jurnal Pseudocode Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (910.827 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.1.1.51-59

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membangun suatu aplikasi tes buta warna dengan metode Ishihara pada smartphone android yang dapat digunakan oleh pengguna untuk pemeriksaan sejak dini. Penentuan jenis buta warna dilakukan dengan menghitung jumlah nilai benar yang mengimplementasikan metode Ishihara. Metode Ishihara masih menjadi salah satu pilihan utama hampir di semua negara untuk mengidentifikasi seseorang yang mengalami buta warna. Aplikasi ini dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman Java for Android dengan IDE Eclipse 3.5. Metode pengembangan sistem yang digunakan untuk membangun aplikasi ini adalah model sekuensial linier dan Unified Modeling Langauge (UML) sebagai perancangan sistem. Pengujian Stratified Sampling dilakukan pada user acak baik buta warna maupun berpenglihatan normal. Hasil akhir dari penelitian ini adalah terciptanya sebuah aplikasi tes buta warna yang sesuai dengan metode Ishihara yang dapat digunakan pada smartphone android dengan tingkat keberhasilan pengenalan 100%.Kata Kunci: Android Environment, Buta Warna, Ishihara, Java, UML.
Model Prediksi Kesesuaian Lahan Budidaya Tanaman Pangan Dengan Backpropagation Neural Network (Studi Kasus : Sub-DAS Bengkulu Hilir) Ernawati Ernawati; Desi Andreswari; Tommy Alexander
Jurnal Pseudocode Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Februari 2020
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.566 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.7.1.35-40

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini dilakukan yaitu untuk membuat Sistem Pendukung Keputusan Bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Pada Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Bengkulu. Tempat penelitian dilaksanakan di Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Bengkulu. Kelompok Usaha Bersama (KUBE) merupakan media dan sekaligus metode dalam penanggulangan kemiskinan perkotaan. KUBE ini diarahkan untuk terciptanya aktifitas sosial dan ekonomi guna meningkatkan kesejahteraan sosial mereka.Dalam proses pemberian bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) pada Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Bengkulu tidak melakukan seleksi yang terlalu ketat dalam hal menindak lanjuti siapa yang berhak mendapatkan bantuan atau yang tidak berhak mendapatkan bantuan. Terkadang bantuan diberikan karena masih ada hubungan keluarga. Hal ini justru menimbulkan suatu masalah bagi masyarakat yang harusnya menerima bantuan, tapi malah tidak menerima bantuan, sehingga kesenjangan sosial pun terjadi. Untuk mengatasi hal tersebut, penulis membuat suatu sistem pendukung keputusan yang dapat menentukan siapa saja yang layak mendapatkan bantuan dan tidak layak mendapatkan bantuan berdasarkan kriteria-kriteria penilaian yang telah ditetapkan oleh Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Bengkulu. Sistem pendukung keputusan bantuan kelompok usaha bersama (KUBE) Pada Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Bengkulu merupakan aplikasi yang dapat membantu dalam mengambil keputusan kelayakan pemberian bantuan kepada masing-masing Kelompok Usaha Bersama (KUBE). Aplikasi ini telah menyediakan 18 (delapan belas) kriteria penilaian yang dinilai pada masing-masing KUBE. Hasil dari penilaian tersebut diproses menggunakan metode Weighted Product (WP), kemudian melakukan perankingan berdasarkan nilai WP yang paling tinggi.Kata Kunci: Sistem, Pendukung, Keputusan, KUBE, Dinas, Kesejahteraan, Sosial, Bengkulu. 
Sistem Pakar Menentukan Kekurangan Unsur Hara Dan Penggunaan Pupuk Pada Tanaman Jagung Pasca Penanaman Menggunakan Metode Forward Chaining (FC) Ahmad Fauzi; Desi Andreswari; Bambang Gonggo Murcitro
Jurnal Pseudocode Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 September 2019
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1138.487 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.6.2.104-113

Abstract

Jagung merupakan salah satu tanaman  pangan yang banyak dibudidayakan di dunia. Indonesia salah satu negara yang memiliki potensi yang sangat besar dalam sektor Pertanian, maka diperlukan berbagai upaya untuk meningkatkan hasil panen salah satunya dengan melakukan pemupukan yang baik dan benar. tanaman jagung sangat rentan dengan kekurangan unsur hara, Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Sistem pakar menentukan kekurangan unsur hara dan penggunaan pupuk pada tanam jagung pasca penanaman menggunakan metode forward chaining (FC). Gejala yang terdapat pada sistem sebanyak 32 gejala dari seluruh gejala yang ada baik pada daun, batang, akar dan tongkol jagung. Sistem pakar ini dibuat menggunakan MySQL sebagai database, PHP (Hypertext Preprocessor) untuk bahasa pemrograman dan UML (Unified Modeling Languange ) sebagai pemodelan perancangan perangkat lunak (software). Pengujian sistem dilakukan dengan dua tahap yaitu Black Box Testing dan White Box Testing, sedangkan untuk pengujian kelayakan sistem menggunakan Skala Liker dan Probabiltas Klasik. Jumlah responden yang diajukan sebanyak 31 orang, kuesioner terdiri atas 8 pertanyaan. 4 tentang tampilan sistem dan 4 tentang kemudahan menggunakan sistem. perolehan yang didapat untuk tampilan sistem dengan rata-rata persentase 90,49 % termasuk ke dalam interval “Sangat Baik”, kemudahan menggunakan aplikasi dengan rata-rata persentase sebesar 82,67 % termasuk ke dalam interval “Baik” dan  hasil dari  uji kelayakan diperoleh presentase sebesar 53,12  jadi sistem dapat dikatakan Layak.Kata Kunci: Forward Chaining, MySQL, PHP, Unsur Hara, Tanaman Pangan.
Ekstraksi Fitur Warna dan Tekstur Untuk Temu Kembali Citra Batik Besurek Endina Putri Purwandari; Desi Andreswari; Ulva Faraditha
Jurnal Pseudocode Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Februari 2020
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.723 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.7.1.17-25

Abstract

Abstrak: Batik Besurek merupakan warisan budaya Bengkulu yang mempunyai ciri khas berupa motif huruf Arab gundul yang dipadukan dengan motif bunga Raflesia Arnoldi. Penelitian ini bertujuan mendesain aplikasi temu kembali citra Batik Besurek menggunakan ekstraksi fitur Color Histogram, Gray Level Co-occurrence Matrix, dan Moment Invariant. Citra yang menjadi dataset yaitu citra Batik Besurek yang terdiri dari 5 motif seperti Kaligrafi, Bunga Raflesia, Burung Kuau, Relung Paku, dan Motif Rembulan. Banyaknya macam citra Batik Besurek yang digunakan sebagai database sesuai dengan banyaknya motif Batik Besurek yang ada di Bengkulu dengan jumlah citra yang ada di database adalah 100 citra training, 30 citra uji database, 30 citra uji luar database, 5 citra uji dari internet. Hasil pencarian citra adalah citra yang memiliki kemiripan mendekati citra uji. Semakin kecil selisih kemiripan maka citra training semakin mirip dengan citra uji. Berdasarkan hasil eksperimen menunjukkan tingkat akurasi aplikasi ini mencapai 75% untuk citra tanpa serangan, 77% untuk citra rotasi 90 derajat, 67% untuk citra Blur Gaussian 1, 68% untuk citra dengan noise, dan 67% untuk citra dengan perubahan warna.Kata Kunci: batik besurek, temu kembali citra, tekstur, warna,  Gray Level Co-occurrence Matrix
APLIKASI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN TANAMAN OBAT HERBAL UNTUK BERBAGAI PENYAKIT DENGAN METODE ROC (RANK ORDER CENTROID) DAN METODE ORESTE BERBASIS MOBILE WEB Nella Astiani; Desi Andreswari; Yudi Setiawan
Jurnal Informatika Vol 12, No 2 (2016): Jurnal Teknologi Komputer dan Informatika
Publisher : Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9307.083 KB) | DOI: 10.21460/inf.2016.122.486

Abstract

Herbal medicinal plant is a traditional medicinal plant that is used to cure a disease. Most of modern people did not know yet the benefits that will be gotten from herbal plants for the health. This research developed a supporting decision application system of herbal medicinal plants for various diseases. ROC (Rank Order Centroid) method was used to count the total number of criteria value and Oreste method was used to rank the alternative herbal medicinal plants with criteria which influence it, namely disease, blood pressure, tall, weight, user’s condition (other diseases), age, kinds of plants, substance and efficacy of plants themselves. Final result of this system was that there were some alternative herbal medicinal plants which were appropriate to user’s disease. In this research, the researcher conducted white box testing by using path base testing to make complex logical estimates to define current action and conducted black box testing by using equivalence partitioning technique which divided domain input, decided testing case by explaining kinds of mistakes. The results of proper test for the system which were done by using questionnaire were gotten 86.75% for testing of functional system, 87% for interface and accessing testing, and 87.33% for testing of advantages system.
Pengelompokkan dan Pemetaan Derajat Kesehatan Masyarakat Pada Tingkat Kelurahan Kota Lubuklinggau Dengan Metode FUZZY C-MEANS Rusdi Efendi; Desi Andreswari; Andiran Mukhtadin
Rekursif: Jurnal Informatika Vol 10 No 2 (2022): Volume 10 Nomor 2 November 2022
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/rekursif.v10i2.21692

Abstract

Derajat kesehatan masyarakat adalah gambaran tentang kondisi kesehatan yang terjadi secara umum di masyarakat. Situasi derajat kesehatan suatu kota dipaparkan dalam profil kesehatan yang disusun setiap tahunnya. Kota Lubuklinggau terus berusaha meningkatkan derajat kesehatan masyarakatnya yang kemudian dipaparkan pada profil kesehatan Kota Lubuklinggau. Belum terdapat penjelasan mengenai pengelompokkan derajat kesehatan secara umum dari setiap daerah sesuai dengan nilai indikator-indikatornya. Pada penelitian ini dihasilkan pengelompokkan derajat kesehatan masyarakat kedalam 3 kategori, yaitu derajat kesehatan tertinggi, menengah, dan terendah. Fuzzy C-Means yang merupakan metode pengelompokkan data digunakan untuk mengelompokkan derajat kesehatan masyarakat. Pengelompokkan dilakukan menggunakan indikator derajat kesehatan masyarakat yang dipaparkan pada profil kesehatan sehingga menghasilkan kelompok-kelompok kelurahan berdasarkan derajat kesehatannya. Pada profil kesehatan, kondisi derajat kesehatan dijelaskan ditiap-tiap indikator tanpa mengetahui kondisi dari keseluruhan indikator-indikator tersebut. Setelah dilakukan pengelompokkan derajat kesehatan masyarakat pada tahun 2019, dari total 72 kelurahan diketahui terdapat 35 kelurahan termasuk kedalam kelompok menengah, 21 kelurahan termasuk kedalam kelompok tertinggi, dan 16 kelurahan termasuk kedalam kelompok terendah. Penelitian ini dapat membantu mengamati kondisi derajat kesehatan masyarakat pada tingkat kelurahan kota Lubuklinggau. Sehingga dapat memudahkan Dinas Kesehatan Kota Lubuklinggau dalam berupaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kota Lubuklinggau.
Pengembangan Media Interaktif Sexual Education For Children berbasis Android Sebagai Bekal Perlindungan Diri Dari Sexual Abuse Nanda Satriawan; Desi Andreswari; Nurmukaromatis Saleha
Rekursif: Jurnal Informatika Vol 10 No 2 (2022): Volume 10 Nomor 2 November 2022
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Edukasi terhadap anak mengenai pendidikan seksual dan cara melindungi diri dari kekerasan seksual harus diintegrasikan ke dalam sektor pendidikan, karena pendidikan menjadi faktor utama dalam menunjang tingkat pemahaman anak terhadap edukasi seksual. Menggunakan teknologi smartphone sebagai media edukasi seksual untuk anak  merupakan pilihan alternatif media edukasi yang dapat menunjang proses edukasi di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi smartphone sebagai media edukasi seksual untuk anak dengan cara yang lebih menarik dan menyenangkan serta mengetahui ada tidaknya pengaruh aplikasi ini terhadap aspek pemahaman cara melindungi diri dari kekerasan seksual. Aplikasi ini menyediakan interaksi  dari media video animasi dan materi-materi edukasi yang dapat menunjang pembelajaran mengenai edukasi seksual anak dan cara melindungi diri dari kekerasan seksual, aplikasi ini juga menyediakan kuis evaluasi pembelajaran. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, hasil pre-tes dan post-tes t_tabel = 1,990 dan nilai t = -4,72 maka H_0 ditolak dan H_1 diterima, menunjukkan bahwa Pengembangan Media Interaktif Sexual Education For Children Berbasis Android Sebagai Bekal Perlindungan Diri Dari Sexual Abuse berpengaruh terhadap aspek pemahaman anak mengenai pembelajaran melindungi diri dari kejahatan seksual. Hasil yang diperoleh dari uji kelayakan aplikasi termasuk dalam kategori “SANGAT BAIK” dengan rata-rata persentase pengoperasian aplikasi sebesar 76,25%, tampilan 47% dan isi tampilan 65,63%.
Analisis Perbandingan Metode Case Base Reasoning (CBR) dan Certainty Factor (CF) Pada Sistem Pakar Diagnosis Hama Pengganggu dan Penyakit Pada Tanaman Padi (Studi Kasus Kota Bengkulu) Desi Andreswari; Julia Purnama Sari; Syofian Irwanda
Rekursif: Jurnal Informatika Vol 10 No 2 (2022): Volume 10 Nomor 2 November 2022
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/rekursif.v10i2.23276

Abstract

Padi merupakan salah satu tanaman pangan yang sangat penting di dunia setelah gandum dan jagung. Padi dikonsumsi sebagai makanan pokok bagi sebagian besar penduduk dunia terutama Asia sampai dengan sekarang. Akan tetapi, padi juga tidak luput dari serangan hama maupun penyakit. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah sistem yang dapat mengidentifikasi hama dan penyakit pada tanaman padi yaitu sistem pakar. Adapun tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk mendeteksi hama dan penyakit yang mengganggu kualitas maupun kuantitas dari tanaman padi, dengan membandingkan metode Case Base Reasoning dan Certainty Factor yang diimplementasikan kedalam sistem. Hasil dari penelitian ini berdasarkan pengujian fungsional sistem melalui Black Box Testing didapatkan akurasi 100%. Selain itu berdasarkan pengujian yang telah dilakukan dengan menggunakan 48 data uji dan 48 data latih diperoleh 43 kesamaan pada metode Case Base Reasoning dan 40 kesamaan pada metode Certainty Factor. Pada pengujian efektivitas menggunakan confusion matrix didapatkan bahwa metode Case Base Reasoning lebih unggul dari pada metode Certainty Factor, dengan akurasi yang didapatkan pada metode Case Base Reasoning sebesar  89,40% dan Certainty Factor sebesar 83,48%.
Clustering Data Rekam Medis Untuk Penentuan Penyakit Endemi di Daerah Kabupaten Bengkulu Selatan Dengan Mengimplementasikan Metode Fuzzy C-Means (Studi kasus Puskesmas Kabupaten Bengkulu Selatan) Desi Andreswari; Rusdi Efendi; Krisna Prastio
Rekursif: Jurnal Informatika Vol 11 No 1 (2023): Volume 11 Nomor 1 Maret 2023
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/rekursif.v11i1.23274

Abstract

Rekam medis adalah riwayat pengobatan pasien yang dirawat di rumah sakit atau klinik. Bahasa medis yang biasa digunakan oleh dokter untuk mendiagnosa dan kemudian bertindak atas penyakit pasien. Proses pencatatan rekam medis didaerah Bengkulu Selatan masih menggunakan cara yang konvensional, yaitu dengan menulis pada kertas sehingga data yang ada pada rekam medis hanya bisa digunakan untuk melihat riwayat kesehatan pasien. Salah satu cara untuk mengelompokkan data adalah dengan clustering yang merupakan salah satu teknik data mining yaitu algoritma clustering. Aplikasi Clustering data rekam medis untuk penentuan penyakit endemi di daerah Kabupaten Bengkulu Selatan dibangun dengan mengimplementasikan metode Fuzzy C-Means berbasis website dengan framework codeigniter. Jumlah data yang digunakan adalah 110 data yang terdiri dari 11 data kecamatan yang terdiri dari nama kecamatan, luas wilayah, jumlah penduduk dan 10 data penyakit yaitu nama penyakit dan jumlah pasien. Aplikasi dapat mengelompokkan kecamatan berdasarkan potensi penyakit endemi dengan metode Fuzzy C-Means clustering dalam bentuk tabel. Penggunakan metode Fuzzy C-Means clustering dapat menghasilkan kelompok data dalam 3 cluster tetapi mengguakan nilai random sebagai nilai awal sehingga hasil perhitungan bisa sedikit berubah tergantung besar data dan jumlah data.