Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Subchronic Toxicity Test of Indian Almond (Terminalia catappa) Leaves Water Extract on The Liver Histology of Mice (Mus musculus) Nugroho Rudy; Ni Cening Sri Puspa; Retno Aryani; Widha Prahastika; Rudianto Rudianto; Hetty Manurung
BIOEDUSCIENCE Vol 4 No 2 (2020): BIOEDUSCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/j.bes/425173

Abstract

Background: Indian almond (Terminalia catappa) is used as an alternative medicine by the community to treat various diseases. However, limited research has been conducted on the subchronic toxicity of Indian almond water extracts on the liver. Present study aimed to determine the subchronic toxic effects of Indian almond leaf water extract on the liver histology of mice and to evaluate the safe dose of Indian almond leaf water extract with various doses (125, 250, 500, 750 and 1000 mg/kg). Methods: In total of 33 male mice were randomly divided into 11 groups, each group consisting of three mice as replication. For 30 days, mice in five treatment groups were orally treated every day with water extracts of green Indian almond leaf while other five groups were given water extracts of brown Indian almond leaves and compare with control group. At the end of day 30, all mice were sacrificed, and hepar was taken out for histological preparations. The histopathological changes in the liver was observed and assessed based on histological damage in the term of degeneration and necrosis. Results: The administration of green and brown Indian almond water extract at doses of 125, 250, 500, 750 and 1000 mg / kg BB showed a toxic effect on the liver of mice. The toxic effect was due to the high doses, causing a cell swelling damage and increased liver necrosis. Conclusion: Indian almond leaf water extract can cause toxic effects on the liver of mice at the doses implemented.
KETAHANAN PANGAN BERBASIS PETERNAKAN DENGAN PAKAN LOKAL DI BABULU KALIMANTAN TIMUR Rudy Agung Nugroho; Retno Aryani; Julinda Romauli Manulang; Muhammad Fauzi Arif; Rudianto Rudianto; Suhardi Suhardi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.54760

Abstract

Pembangunan Ibukota Negara Nusantara (IKN) yang berpusat di Kalimantan Timur telah mempercepat urbanisasi dan konversi lahan yang berisiko mengancam ketahanan pangan regional. Salah satu dampak yang paling terasa adalah menurunnya produksi peternakan lokal dan meningkatnya ketergantungan pada pakan ternak impor. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peternak di Kecamatan Babulu, Penajam Paser Utara, mengenai ketahanan pangan berbasis peternakan, dengan fokus pada kemandirian pakan ternak dari sumber daya lokal. Metode yang digunakan dalam program pengabdian ini adalah sosialisasi interaktif dan kunjungan lapangan ke unit feed mill. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pentingnya penggunaan pakan lokal untuk mengurangi ketergantungan pada pakan impor serta dampaknya terhadap pengurangan biaya produksi hingga 30-50%. Program ini juga menunjukkan potensi keberlanjutan peternakan lokal melalui optimalisasi limbah pertanian dan hijauan alam sebagai pakan ternak. Peningkatan kapasitas peternak ini sangat penting untuk mendukung ketahanan pangan nasional, terutama di daerah penyangga IKN yang sedang berkembang.
Diseminasi Kombucha Bunga Telang dan Kombucha Teh sebagai Upaya Pemberdayaan Pangan Fungsional Ibu Rumah Tangga di Desa Semayang, Kutai Kartanegara: Pengabdian Aloysia Sri Pujiyanti; Natasha Florenika; Ratna Kusuma; Rudy Agung Nugroho; Hetty Manurung; Retno Aryani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7374

Abstract

Kegiatan pemberdayaan masyarakat di daerah pedesaan membutuhkan pendekatan berbasis inovasi terhadap sumber daya pangan lokal. Kegiatan ini bertujuan mendiseminasikan kombucha bunga telang (Clitoria ternatea) dan kombucha teh sebagai pangan fungsional sekaligus menganalisis preferensi masyarakat di Desa Semayang, Kabupaten Kutai Kartanegara. Metode yang digunakan bersifat edukatif dan partisipatif, melibatkan 20 ibu rumah tangga yang dipilih secara purposif sebagai peserta sekaligus responden. Uji organoleptik dilakukan terhadap enam atribut sensori menggunakan skala hedonik lima poin. Hasil menunjukkan kedua varian dapat diterima. Kombucha teh memperoleh respons positif dominan pada seluruh parameter, dengan keasaman tertinggi (70% menyukai), sedangkan kombucha bunga telang unggul pada warna (45% sangat menyukai, 50% menyukai) dan rasa (70% menyukai). Secara keseluruhan, 55% responden lebih menyukai kombucha teh dan 35% kombucha bunga telang. Temuan ini menunjukkan keseimbangan sensori rasa manis-asam menjadi penentu penerimaan utama. Kegiatan ini meningkatkan pengetahuan mitra dan memberikan dasar pengembangan usaha kombucha bunga telang berbasis sumber daya lokal.
Pembekalan Teknik Ekstraksi, Skrining, dan Uji Antimikrobia Bahan Alam bagi Guru-Guru SMA Di Kota Samarinda Eko Kusumawati; Rudy Agung Nugroho; Retno Aryani; Hetty Manurung; Yanti Puspita Sari
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v6i1.4040

Abstract

Sebagai salah satu faktor penting dalam pendidikan, guru harus meningkatkan pengetahuan, baik teoritis maupun keterampilan, seperti praktik laboratorium, terutama untuk guru biologi. Berdasarkan hal ini, tujuan program pengabdian masyarakat adalah untuk meningkatkan keterampilan teoritis dan praktis guru biologi SMA. Program pengabdian masyarakat ini diikuti oleh 30 guru dari berbagai SMA di Samarinda. Teori tentang ekstraksi, penyaringan, dan teknik uji antimikrobia dari sumber daya alam dilakukan di ruang kelas, sedangkan penggunaan rotary evaporator, freeze drying, skrining uji fitokimia, dan uji antimikrobia dilakukan di laboratorium yang dibantu oleh teknisi laboratorium. Setelah menerima program pengabdian masyarakat ini, nilai rata-rata kepuasan yang diberikan oleh para guru melalui kuisioner yaitu: (skala 5) sebanyak 49%, baik (skala 4) sebanyak 47%, cukup (nilai skala 3) ) sebesar 5% dan lebih kecil (skala nilai 2) sebesar 1%. Kesimpulan, kegiatan pengabdian ini berjalan dengan baik dan mempunyai manfaat baik bagi guru biologi SMA di Samarinda.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Budidaya dan Pemanfaatan Maggot Lalat Tentara Hitam Nova Hariani; Eko Kusumawati; Retno Aryani; Sus Trimurti; Lariman
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 1 (2022): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v7i1.6266

Abstract

After 2 years of pandemic which caused by corona virus and followed by Restrictions Towards Community Activities (PPKM) was issued by government, has caused negative impact on various sector of community life. The impact on economic sector of society was quite large. Hence, community economic wheels which disrupted by laid off / stay home policy, needs to be maintained by offering home business with low budget. One of community empowerment efforts that can be introduced to society is utilization of household waste / small scale / fresh market to keep maggot black soldier fly (BSF). This maggot BSF is kind of clean fly and not classified as disease vector, otherwise it has many benefits as chicken feed, fish feed, substitution for protein feed, bird feed etc. Maggot has become alternative protein as animal feed. After the participant satisfaction test was held, we got participant satisfaction average values, ranged from very good (rated as 5) 60.2 %, good (rated as 4) 38.6%, and fair (rated as 3) 1.2 %. Overall, all participants were greatly satisfied with our presentation about mentioned knowledge and technology.
Pendampingan Masyarakat untuk Ketahanan Pangan Berbasis Peternakan di Wilayah Penyangga Ibukota Negara Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur: Community Assistance for Livestock-Based Food Security in the Capital City Support Area Penajam Paser Utara, East Kalimantan Rudy Agung Nugroho; Retno Aryani; Julinda Romauli Manullang; Muhammad Fauzi Arif; Rudianto Rudianto; Suhardi Suhardi
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 6 (2026): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v11i6.11966

Abstract

The development of the Nusantara Capital City (IKN) in East Kalimantan has led to rapid urbanization and agricultural land conversion in buffer zones such as Penajam Paser Utara (PPU), thereby impacting local food security. This community service program, supported by the INUCOST project, aims to increase the knowledge of livestock farmers, farmers, and stakeholders in sustainable livestock-based food security. The activity was held on November 27, 2025, at the Petung Agricultural Extension Center Building, PPU, using participatory methods, including preparation (surveys and coordination) and implementation (presentations by speakers such as Prof. Rudy Agung Nugroho, Ph.D., Ir.). Andi Trasodiharto, M.Si., drh. Didik, and Ir. Julinda Manulang, MP; interactive discussions; field visits to Sutiman Farm for observations of sheep farming and goat milk production, as well as pre-post test evaluations and Likert questionnaires for around 50 participants from livestock, farming, and government agencies. The results showed an increase in understanding from 86.97 to 98.62 (13.39%) in 33 respondents, with the majority of questionnaire responses ranging from “good” to “very good” (55-82%). The discussion indicates moderate effectiveness due to a high initial knowledge base, but it is lower than that of similar community service programs (e.g., 42.83-55%). The community service program activities carried out strengthen local capacity, diversify animal protein (such as goat milk), and coordinate stakeholders. The benefits of these activities include strengthening regional food security and economic stability in the IKN buffer zone.