Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

OPTIMALISASI DARI VENTILASI PENGERINGAN AWAL GREEN BODY HASIL CETAK KERAMIK Rachmat Anggi; Chalillulah Rangkuti; Rosyida Permatasari
Prosiding Seminar Nasional Pakar Prosiding Seminar Nasional Pakar 2018 Buku I
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pakar.v0i0.2669

Abstract

Masalah utama dalam pembuatan keramik seperti closet, wastafel adalah tingkatkekeringan green body setelah dicetak. Hal ini berpengaruh kepada hasil body (closet,wastafel) yang akan menjadi produk. Apabila green body memiliki tingkat kekeringanyang rendah maka akan menimbukan masalah terhadap hasil produk pada prosespembakaran. Masalah ini dapat diatasi dengan proses pengeringan awal green bodyhasil cetak. Penelitian ini mengetahui pola aliran udara pada proses pengeringan awalgreen body hasil cetak. Penelitian dilakukan menggunakan media ruangan terisolasisebagai proses pengeringan awal dengan alat bantu high pressure industrialventilating fan model 25GSC. Media ruangan ini mampu menurunkan kandunganair pada green body dari 22.63 % menjadi 16.45 % selama 24 jam. Hasil analisis CFDuntuk sebaran temperatur di ruang pengering menunjukkan hampir merata antar rakpengering. Temperatur rata-rata simulasi CFD setiap rak kolom I, II, III, IV, V,masing-masing 31.05oC, 31.22oC, 31.39oC, 31.10oC, 31.10oC, dan 31.10oC, hal inidisebabkan tidak adanya penambahan panas pada ruang pengering tersebut.Pengeringan green body dengan metode ventilasi dua kali lebih cepat waktupengeringannya dibandingkan dengan metode alamiah. Hasil penelitian menunjukkanbahwa media ruang pengering dengan sistem ventilasi berpengaruh terhadap efisiensiwaktu, jumlah hasil green body yang dicetak, serta pemanfaatan lahan yang terbatasagar tidak terjadi penumpukan atau antrean green body hasil cetak.
ANALISIS SPIROID WINGLET PADA PESAWAT SUBSONIC DENGAN VARIASI SUDUT SERANG TERHADAP KONSUMSI BAHAN BAKAR MENGGUNAKAN METODE COMPUTATIONAL FLUID DYNAMIC Muhammad Randy Sormin; Rosyida Permatasari
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Vol. 5 No. 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.001 KB) | DOI: 10.25105/pdk.v5i1.6414

Abstract

Winglet merupakan komponen aerodinamika yang digunakan pada sayap pesawat untuk mengurangi induced drag yang terjadi pada sayap pesawat saat terbang. Induced drag merupakan gaya aerodinamik yang terjadi akibat fenomena vortex pada sayap pesawat dikarenakan adanya perpindahan aliran udara pada lapisan batas dari bagian bawah sayap yang bertekanan tinggi ke bagian atas yang bertekanan rendah. Pada penelitian ini dibahas pengaruh bentuk winglet, yaitu spiroid winglet, pada pesawat subsonic yang akan mengurangi induced drag yang terjadi Penelitian dilakukan dengan melakukan simulasi menggunakan metode Computational Fluid Dynamics (CFD) berdasarkan sudut serang (Angle of Attack) pada sayap pesawat yang menghasilkan gaya angkat. Pada spiroid winglet dengan sudut serang 4o menghasilkan rasio koefisien angkat (CL) terhadap koefisien hambat (CD) yang terbesar. Dari analisis data koefisien angkat dan koefisien hambat diketahui terjadi penurunan induced drag sekitar 6% dan efisiensi bahan bakar yang terjadi sebesar 8% saat level terbang jelajah dan pada jarak tempuh maksimum.
PENYULUHAN PENINGKATAN SANITASI LINGKUNGAN, KETAHANANPANGAN DAN PERILAKU HIDUP BERSIH SEHAT UNTUKMENGURANGI STUNTING DI KECAMATAN CIAMBAR, SUKABUMI Hendrawan, Diana; Gita Handayani Tarigan; Rosyida Permatasari; Tri Erri Astoeti; Astri Rinanti; Albihan; Naura Fahriya Shahada Apsari
JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera Volume 6, Nomor 2, Juli 2025
Publisher : Jurusan Teknik Lingkungan Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/xwtnhp49

Abstract

Angka prevalensi kasus stunting di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mencapai 27%. Penyebab stuntingberkaitan dengan 4 faktor utama yaitu penyakit infeksi, praktik menyusui, ketersediaan makanan, sertakondisi lingkungan rumah. Kecamatan Ciambar di Kabupaten Sukabumi memiliki jumlah ibu hamil denganprevalensi stunting dan balita stunting kurang lebih 600 orang. Permasalahan air bersih, belumtermanfaatkannya lahan di sekitar rumah dan kurangnya pemahaman PHBS keluarga menjadi permasalahanprioritas. Tujuan PkM adalah memberikan pemahaman pada masyarakat pentingnya sanitasi terkait sediaanair bersih, memberikan contoh pemanfaatan lahan pekarangan untuk ketahanan pangan dan memberikanpemahaman pada masyarakat untuk menerapkan PHBS keluarga. Metode PkM adalah penyuluhan dandiskusi pada 25 orang yang terdiri dari kader PKK, Tim Percepatan Penanganan Stunting dan ibu-ibu kepaladesa. Hasil peserta memahami bahwa air bersih merupakan hal penting dalam mencegah stunting, bahwalahan pekarangan dapat menjadi sumber pangan keluarga dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehatpada seluruh keluarga dapat mencegah dan mengurangi stunting.