Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Clustering Tagg Status Facebook Dengan Menggunakan Algoritma K-MEDOIDS Sefia Chandra; Antonius Rachmat Chrismanto; Lucia Dwi Krisnawati
Jurnal Informatika Vol 8, No 1 (2012): Jurnal Informatika
Publisher : Universitas Kristen Duta Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.092 KB) | DOI: 10.21460/inf.2012.81.118

Abstract

This research is implementing K-Medoids algorithm to discover clusters on a friend list of a Facebook user. To find those clusters, the system uses the strongest path which is based on the tag frequency of status update of the facebook user to measure the tie strength from a friend to other friends. The experiments of using 3 clusters, 5 clusters, and 7 clusters, which resulted in average purity score 0.7430. The experiment resulted in rank of highest average purity score, at the first rank is experiment which used 3 clusters with the average score 0.8806, at the second rank is experiment which used 7 clusters with the average score 0.7114, and the third rank is experiment which used 5 clusters with the average score 0.6368.   Keywords: cluster, Dijkstra, Facebook, strongest path, K-Medoids, purity, status update, tag
Pengembangan Website Joy Fellowship Indonesia dengan Metode Uji Usabilitas Anggita Irent Actaviana; Rosa Delima; Lucia Dwi Krisnawati
Techno.Com Vol 21, No 4 (2022): November 2022
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/tc.v21i4.6655

Abstract

Website JOY Indonesia merupakan media untuk mendapatkan informasi terkait kegiatan JOY serta digunakan sebagai media promosi untuk menjangkau anggota baru dan tetap terhubung dengan para-alumni. Salah satu faktor ketertarikan pengguna untuk mengakses website dan menjadi ciri khas adalah antarmuka, namun saat ini website JOY masih jarang diakses dan juga masih terdapat kekurangan pada website terutama pada fungsionalitasnya. Terkait masalah tersebut akan dilakukan pengukuran tingkat usabilitas antarmuka situs web JOY Indonesia dengan metode Usability Testing, kemudian akan dilakukan perancangan purwarupa baru berdasarkan hasil uji usabilitas tersebut. Penelitian ini akan dilakukan dengan menguji empat aspek usabilitas yaitu time on task, task success, error dan efficiency, serta dilakukan wawancara dan observasi terhadap responden untuk mengetahui tingkat kebergunaan situs web JOY Indonesia. Pengujian akhir yang dilakukan pada desain pengembangan memiliki hasil efisiensi sebesar 88.34%, kemudian hasil pengujian time on task pada desain hasil pengembangan total waktu keseluruhannya adalah sebesar 139,8 detik, dan nilai success rate sebesar 94.80%. Hasil tersebut sudah memenuhi rata-rata tingkat keberhasilan serta fungsionalitasnya dapat diakses dengan efisien dan efektif oleh pengguna.
Penerapan Simhash dan Hamming distance dalam Deteksi kemiripan Teks Berita Mayesti Anggelina; Lucia Dwi Krisnawati; Danny Sebastian
Jurnal Terapan Teknologi Informasi Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Terapan Teknologi Informasi
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/jutei.2022.62.216

Abstract

Text reuse is defined as the reuse of existing written sources for creating a new text. The degree of reuse varies from duplicate, near-duplicate to topically similar text. Though some genres of text reuse are acceptable, their existence causes inefficiency of searching and waste of storage. To overcome this problem, a textual similarity detection system is needed. This study focuses on detecting the text similarity by applying the Simhash algorithm. It is used to create document fingerprints which function as document features through which the degree of text similarity can be compared. The similarity of a suspicious text to the source documents are measured then by Hamming Distance. Focusing on the duplicate and near-duplicate detection, the experiments conducted show that the recall of the duplicate detection  reaches 80%, meaning that the system is capable of retrieving the duplicate sources of the suspicious document.
Penggunaan Pemodelan Topik dalam Sistem Temu Kembali Dokumen Termirip Krisnawati, Lucia Dwi; Lim, Joseph F; Virginia, Gloria
Jurnal Linguistik Komputasional Vol 6 No 1 (2023): Vol. 6, NO. 1
Publisher : Indonesia Association of Computational Linguistics (INACL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jlk.v6i1.78

Abstract

Sistem temu kembali didesain untuk menemukan informasi yang relevan dengan kueri pengguna, sedangkan pencarian dan penemuan dokumen termirip secara leksikal maupun sintaksi masuk ranah sistem deteksi plagiasi dan Daur Ulang teks (text reuse) yang membutuhkan sistem temu kembali sebagai salah satu modul di awalnya. Perbedaan keduanya terletak di bentuk kueri, dimana sistem temu kembali menerima kueri dengan jumlah token yang terbatas, sedangkan kueri dalam sistem deteksi plagiasi diolah dari sebuah dokumen input. Penelitian ini mencoba membangun sistem temu kembali untuk menemukan kandidat dokumen termirip yang diperlukan oleh kedua sistem tersebut. Untuk itu, pembentukan kueri dokumen input dihasilkan dengan memanfaatkan sistem Pemodelan Topik Lexikat. Elemen dari kumpulan topik ini kemudian diindek dalam Inverted Index maupun menjadi kueri dari dokumen uji. Metrik kemiripan Cosine digunakan untuk mengukur kemiripan antara kueri dokumen uji dengan dokumen sumber yang telah diindeks. Evaluasi sistem dilakukan dengan menggunakan metrik Macro-Averaged F1 (MAF) dan Break-Even Point (BEP). Eksperimen dilakukan dengan menggunakan 1-50 topik di tiap dokumen uji yang berjumlah 474. Hasil eksperimen dengan 11 skenario pengujian menunjukkan nilai MAF tertinggi mencapai 0.32 – 0.33 saat menggunakan 1 topik sebagai kueri. Nilai ini relatif kecil karena tidak diterapkan nilai ambang dari persamaan Cosine sebagai proses penyaringan (filtering) dokumen yang akan dievaluasi. Jumlah dokumen minimal yang diperlukan untuk mencapai nilai BEP tertinggi adalah 243. Jumlah dokumen ini bisa dijadikan rekomendasi sebagai nilai ambang dalam proses penyaringan dokumen.
Pengembangan Sistem Pemantauan Aduan Kehumasan Kurniani, Kezia Trifena; Krisnawati, Lucia Dwi; Chrismanto, Antonius Rachmat
JUSTIN (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 13, No 4 (2025)
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/justin.v13i4.95650

Abstract

Sistem pemantauan aduan kehumasan merupakan salah satu cara untuk menangani aduan yang selama ini dilakukan secara manual. Pencatatan secara manual menyebabkan aduan tidak terdokumentasi dengan baik dan dapat menghambat evaluasi layanan perguruan tinggi. Untuk mengatasi hal-hal tersebut maka dikembangkan sebuah sistem pemantauan aduan kehumasan yang dirancang sejalan dengan tujuannya yaitu pengelolaan aduan dan mempermudah tindak lanjut secara efektif dan efisien serta mengedepankan kenyamanan pengguna. Pengembangan sistem menggunakan pendekatan Goal-Directed Design (GDD), yang diawali dengan identifikasi kebutuhan pengguna melalui survei atau wawancara terhadap tiga jenis pengguna: pengguna umum, admin unit, dan super admin. Persona dan skenario penggunaan disusun untuk memastikan bahwa fitur yang dibangun sesuai dengan konteks nyata penggunaan. Penentuan kebutuhan sistem dan desain awal akan dievaluasi hingga menjadi mockup sebelum melakukan implementasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berfungsi dengan optimal menggunakan metode Goal-Directed Design, yang dilanjutkan dengan pengujian task scenario dan System Usability Scale (SUS). Pada pengujian task scenario, aspek efektivitas mendapat penilaian "extremely effective", menandakan bahwa pengguna mampu menyelesaikan tugas-tugas utama dengan benar dan tanpa hambatan signifikan. Dari segi efisiensi, sistem menunjukkan kinerja yang tinggi, terlihat dari penyelesaian tugas yang cepat serta minimnya kesalahan oleh pengguna. Sementara itu, hasil pengujian SUS menghasilkan skor 80,66, yang tergolong dalam Grade B dengan penilaian "Good" berdasarkan adjective rating, dan termasuk kategori "Acceptable" menurut standar kelayakan sistem. Ini mengindikasikan bahwa sistem memiliki tingkat kegunaan yang sangat baik.
Pelatihan Algoritma Pemrograman Untuk Persiapan OSN Informatika Siswa SMA Kolose de Britto Yogyakarta Siang, Jong Jek; Krisnawati, Lucia Dwi; Lukito, Yuan; Chrisantyo , Lukas; Santoso, Raden Gunawan
Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025): Volume 5 Nomor 4 Tahun 2025 (Desember 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v5i4.6897

Abstract

The Olimpiade Sains Nasional (OSN) in Informatics is a prestigious competition that demands mastery of programming and problem-solving. SMA Kolese de Britto, located in Yogyakarta, faced a challenge in preparing its students for this event due to a limited number of qualified teachers. To address this problem, a community service program in the form of intensive training was implemented through a collaboration with the Fakultas Teknologi Informasi (FTI) UKDW. The program's execution involved five key stages: partner application, coordination and planning, material preparation, training implementation, and evaluation. The training was conducted in 12 sessions, both online and offline, for five students who were pre-selected by the school. The material focused on algorithms, logic, and C++ programming, all highly relevant to past OSN questions. The results showed that one student successfully advanced to the provincial level of the Olimpiade Sains Nasional. Evaluations from both the school and the participating students revealed very high satisfaction, with an average score of 4.5 to 5 on a 5-point scale. This outcome underscores the training's relevance and effectiveness. The students' initial lack of programming knowledge was also successfully overcome. Both the school and the students highly recommend that a similar training program be held again in the following year.