Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Sosio Dialektika

Penyelesaian Konflik Pemilihan Umum Di Republik Afrika Tengah Oleh Dewan Keamanan Pbb Melalui Minusca Tahun 2020-2021 Martin, Ali
SOSIO DIALEKTIKA Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : LP2M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/sd.v9i1.11293

Abstract

Penelitian ini menganalisis tentang konflik dan resolusi konflik oleh organisasi internasional yaitu Dewan Keamanan United Nations yang terjadi di Republik Afrika Tengah ketika diadakan Pemilihan Umum di tahun 2020-2021, dengan lembaga misi perdamaiannya MINUSCA (Multidimentional Integrated Stabilization Mission in The Central African Republic). Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peran apa saja yang dilakukan MINUSCA ketika konflik di Afrika Tengah tersebut terjadi. Dalam menguraikan permasalahan yang terjadi, penulis menggunakan metode penelitian Kualitatif Eksplanatif yang menjelaskan apa dibalik kejadian tersebut serta resolusi konflik yang terjadi di Republik Afrika Tengah, dengan metode pengumpulan data sekunder dan data primer melalui wawancara kepada salah satu anggota satgas KIZI G-37 MINUSCA Indonesia yang bertugas disana, dari beberapa sumber literatur, jurnal, media sosial, berita dan buku. Pada penelitian ini, penulis menemukan beberapa alasan Dewan Keamanan PBB mengirimkan pasukan MINUSCA di Republik Afrika Tengah, salah satunya yaitu untuk melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai organisasi keamanan dan perdamaian internasional.
Ancaman Keamanan Indo-Pasifik Terhadap Keputusan Australia Membangun Kapal Selam Tenaga Nuklir Tahun 2021 Martin, Ali; Safitri, Diva Ayu
SOSIO DIALEKTIKA Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : LP2M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/sd.v9i2.12402

Abstract

Ditengah memanasnya tensi dalam pusaran konflik sengketa Laut China Selatan, AUKUS muncul sebagai aliansi baru di bawah kesepakatan trilateral yang disebut sebagai pakta keamanan. Kehadiran AUKUS dinilai sebagai manuver baru sekutu untuk melawan dominasi China yang semakin agresif di kawasan Indo-Pasifik. Fokus utama aliansi AUKUS yaitu pembangunan kapal selam nuklir untuk Angkatan Laut Australia. Pengumuman kerjasama trilateral ini menjadi latar belakang dari reaksi beragam negara-negara dalam kawasan. Oleh karena itu, penelitian ini memaparkan ancaman keamanan kawasan Indo-Pasifik terhadap keputusan Australia membangun kapal selam tenaga nuklir. Penelitian ini dianalisis mengunakan teori Kompleksitas Keamanan Regional (regional security) dan menggunakan metode kualitatif dalam pengumpulan data dari berbagai sumber dan literatur yang berkaitan. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa kawasan Indo-Pasifik terancam karena adanya aliansi AUKUS dan kerjasama keamanan kapal selam nuklirnya yang dapat memunculkan adu kekuatan negara besar dan perlombaan senjata nuklir yang mana hal ini dapat mengancam kestabilan dan keamanan di kawasan Indo-Pasifik.ABSTRACTIn the midst of heated tensions in the vortex of conflict over the South China Sea dispute, AUKUS emerged as a new alliance under a trilateral agreement known as a security pact. The presence of AUKUS is seen as a new maneuver by allies to counter China's increasingly aggressive dominance in the Indo-Pacific region. The main focus of the AUKUS alliance is the construction of nuclear submarines for the Australian Navy. The announcement of this trilateral cooperation became the background for the reactions of various countries in the region. Therefore, this research explains the security threats in the Indo-Pacific region regarding Australia's decision to build nuclear-powered submarines. This research was analyzed using the Regional Security Complexity theory and used qualitative methods in collecting data from various sources and related literature. The results of the research show that the Indo-Pacific region is threatened because of the AUKUS alliance and its nuclear submarine security cooperation which could give rise to a power struggle between big countries and a nuclear arms race which could threaten stability and security in the Indo-Pacific region.