Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Dakwah Islam Aswaja pada Generasi Muda di Era Digital Imam Khoirul Ulumuddin; Ma’as Shobirin; Ali Martin
Kifah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Mafapress Institut Pesantren Mathali'ul Falah Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35878/kifah.v1i2.533

Abstract

Belum optimalnya keterlibatan generasi muda Nahdlatul Ulama dalam melakukan syiar Ahlussunnah wal jama’ah di media sosial. Kecenderungan mereka masih sebagai penikmat, pendengar dan penonton dari kajian keislaman yang tersaji di youtube, Instagram dan beberapa aplikasi media sosial lainnya, dan belum sampai pada upaya untuk menghasilkan sebuah kontek dakwah. Meski memiliki kemampuan cukup, namun perlunya dorongan dan pembinaan bagi mereka untuk lebih berani dalam menghasilkan konten positif. Program pengabdian ini bertujuan untuk melatih peserta dalam mengembangkan kompetensi dan keterampilan dalam menghasilkan produk atau konten dakwah Islam sebagai ikhtiar dalam melakukan syiar Islam ruang digital. Di sisi lain, upaya ini juga memberikan ruang dan memberdayakan generasi muda dalam mengaktualisasikan kemampuan dalam berdakwah, baik secara lisan maupun tulisan. Desain kegiatan berupa pelatihan yang ditujukan bagi 20 dan peserta merupakan mahasiswa Universitas Wahid Hasyim yang tergabung dalam komunitas Pegiat Muda Aswaja (PMA). Kegiatan dilaksanakan bulan Juni – November 2022 yang bertempat di laboratorium Aswaja Universitas Wahid Hasyim. Program melibatkan dosen dan praktisi yang memiliki keahlian di bidangnya. Materi yang diisajikan berupa keislaman, konten kreatif, pemanfaatan media sosial dan beberapa materi relevan lain. Diskusi, mentoring, penugasan menjadi bagian metode yang dilakukan dalam pelaksanaan program. Hasil dari pengadian antara lain, 1) konten penulisan; 2) Konten pemberitaan; dan 3) Konten video keislaman.
PENDIDIKAN ETIKA SEBAGAI FONDASI PEMBENTUKAN KARAKTER DI ERA GLOBAL Farinka Nurrahmah Azizah; Kustiarini; Ma’as Shobirin; Bayu Wijayama; Eko Handoyo; Tri Joko Raharjo
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.14405

Abstract

Globalisasi telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk nilai-nilai moral dan etika masyarakat. Dalam konteks ini, pendidikan etika menjadi semakin penting sebagai fondasi pembentukan karakter individu yang mampu menghadapi tantangan global. Artikel ini mengkaji penerapan berbagai aliran filsafat etika dalam pendidikan di sekolah dasar, dengan fokus pada etika kebajikan Aristoteles, deontologi Kant, utilitarianisme Mill, dan etika diskursif Habermas. Melalui pendekatan ini, pendidikan etika dapat membantu siswa mengembangkan penalaran moral, integritas, empati, dan keterampilan komunikasi. Dengan guru sebagai teladan dan lingkungan belajar yang mendukung, implementasi pendidikan etika yang komprehensif bertujuan menumbuhkan generasi bertanggung jawab, berintegritas, dan berkontribusi positif bagi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif library research untuk mengumpulkan data dari literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi filsafat etika dalam pendidikan dapat menciptakan individu yang berkarakter kuat dan siap menghadapi dinamika global.