Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal INFOTEL

Analisis Jaringan VPN Menggunakan PPTP dan L2TP Syariful Ikhwan; Ahya Amalina
JURNAL INFOTEL Vol 9 No 3 (2017): August 2017
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v9i3.274

Abstract

VPN adalah teknologi yang membuat jaringan private (pribadi) dengan menggunakan jaringan publik agar proses pertukaran data menjadi aman. Teknologi VPN biasanya diterapkan untuk koneksi antara kantor pusat dan kantor cabang. Dinhubkominfo Kabupaten Banyumas sebagai tempat penelitian memiliki beberapa kantor cabang (SKPD). Data yang dipertukarkan antar kantor cabang pada Dinhubkominfo terdiri dari beberapa jenis, namun pada penelitian ini hanya difokuskan pada pertukaran layanan FTP. Teknologi vpn yang saat ini digunakan pada jaringan Dinhubkominfo adalah PPTP. Akan tetapi, penggunaan teknologi tersebut belum tersebut masih belum diketahui tingkat performansi jaringan dibandingkan dengan penggunaan teknologi vpn yang lain. Pada penelitian ini akan dibandingkan penggunaan dua teknologi vpn yang berbeda yaitu antara PPTP dan L2TP, dimana parameter yang digunakan adalah throughput, delay, jitter, dan packet loss. Proses pengambilan data dilakukan dengan menambahkan beban trafik sebesar 512 kbps, 1024 kbps, dan 2048 kbps. Dari hasil penelitian diperoleh data bahwa, rata-rata nilai Delay pada L2TP lebih besar hingga 41% dibanding saat menggunakan PPTP, rata-rata Throughput PPTP naik hingga 34% dibandingkan L2TP, Rata-rata Jitter pada PPTP lebih besar hingga 44% dibandingkan L2TP, sedangkan packet loss yang terjadi pada masing-masing layanan vpn adalah 0
Implementasi Intrusion Prevention System (IPS) Untuk Menganalisis Triad CIA Terhadap Serangan Keamanan Jaringan Pada Web Server Amilia Anggraeni; Jafaruddin Gusti Amri Ginting; Syariful Ikhwan
JURNAL INFOTEL Vol 14 No 4 (2022): November 2022
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v14i4.813

Abstract

Computer networks are built to achieve the main goal of communicating with each other . During the transmission process, it is expected that information can be conveyed quickly, efficiently and safely. Network security serves to avoid damage or even data loss caused by attacker activities during the communication process. Security aspects that need to be maintained in data information are Confidentiality, Integrity and Availability. Intrusion Prevention System is a solution that can maintain network security from various attacks. The Intrusion Prevention System will act as a protector on the network by detecting and preventing suspicious traffic on nodes in a network. The Intrusion Prevention System in its implementation has several tools which are used in this study, namely Snort and IPTables. Testing is done by performing attacks on the Web Server. The attacks carried out are Port Scanning, DDoS attacks and Brute Force. The results of this study are based on the CIA Triad with the three attacks having different characteristics in terms of cause and effect. On the defense side, Port Scanning and Brute Force can be easily prevented by IPS, but in DDoS attacks there are differences in results between drop and reject rule. In a DDoS attack with an action drop rule, it can recover the web server in 160 seconds while the action reject rule can be restored at 145 seconds which normally can be recovered in a DDoS attack in 165 seconds. The IPS server can also reduce resources when there is a DDoS attack by 9.2% .