Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Buhuts Al Athfal

HAKIKAT PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MENINGKATKAN KUALITAS DIRI PADA ANAK USIA DINI Silva Ardiyanti; Dina Khairiah
BUHUTS AL-ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.981 KB) | DOI: 10.24952/alathfal.v1i2.3024

Abstract

Pendidikan karakter merupakan suatu usaha sadar yang dilakukan guru kepada siswanya guna terbentuknya kepribadian seseorang melalui pelatihan dan pembiasaan yang berlandasan al-Quran dan hadist. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hakikat pendidikan karakter dan pada saat usia berapa dapat menanamkan nila-nilai karakter dalam meningkatkan kualitas diri pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat liberary reseach. Penelitian ini memakai sumber data primer berupa buku karya Thomas Lickona “Education for Character: Mendidik untuk Membentuk Karakter. Bagaimana Sekolah Dapat Mengajarkan Sikap Hormat dan Tanggung Jawab,” serta menggunakan beberapa buku, jurnal dan artikel yang terkait guna menyempurnakan penelitian ini. Penelitian ini menggunakan teknik analisi berupa “content analisis.”Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa dalam membentuk pendidikan karakter dan meningkatkan kualitas diri hal yang perlu diperhatikan pertama adalah mengetahui tahap perkembangan anak-anaknya, kedua dibutukannya strategi dan pembiasaan yang bersifat holistic-integratif yang berkesinambungan sehingga nilai-nilai baik yang diberikan diharapkan dapat melekat dalam diri anak. Karena untuk menjadi manusia yang insan kamil pengetahuan umum tidaklah cukup, maka dibutukannya pendidikan karakter dalam kehidupan anak sehingga dapat bersosial dan mengarahkan dirinya ke hal-hal yang benar sesuai yang diharapkan Bangsa, Negara dan Agama. Serta dibutuhkan pendidik yang teladan dalam membina dan membentuk karakter anak sejak usia dini.
FILSAFAT PAUD: KAJIAN AKHLAK MENURUT IBNU MISKAWAIH Dina Khairiah; Ali Wardhana Manalu
BUHUTS AL-ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.805 KB) | DOI: 10.24952/alathfal.v1i1.3863

Abstract

Abu Ali Al-Khozin Ahmad Ibnu bin Muhammad Bin Ya’qub lebih dikenal dengan nama Ibnu Masakawih. Beliau lahir di Ray pada tahun 320 Hijriah, menetap di Isfahan dan meninggal dunia di kota ini pada tahun 421 Hijriah bertepatan dengan tahun 1030 Masehi. Menekuni bidang kimia, fisafat dan logika untuk masa yang cukup lama. Kemudian menonjol dalam bidang satra, sejarah dan kepengarangan. Pengaruhnya sangat besar sekali di Ray, beliau dengan julukan Al- Khazin  (pustakawan), karena dipercaya untuk menangani buku Ibnu Al-Amid dan Adhua Al Daulah bin Suwaihi.Menurut Ahmad Amin semua karya Ibnu Miskawaih tersebut tidak luput dari kepentingan filsafat etika. Ajaran Pokok Etika Islam Ibnu Miskawaih yakni Teori Fadlail (Keutamaan), Teori Kamal (kesempurnaan), Teori Sa’adah (kebahagiaan), Teori khairat (Kebaikan), Teori Mahabbah. Menurut Ibnu Miskawaih tujuan pendidikan ialah terwujudnya sikap batin yang mendorong secara spontan untuk melahirkan semua perbuatan yang bernilai baik, sehingga mencapai kesempurnaan dan memperoleh kebahagiaan sejati dan sempurna Pendidik sejati yang dimaksudkan Ibnu Miskawaih adalah manusia ideal sepeti terdapat pada konsepsinya tentang manusia yang ideal. Hal demikian terlihat jelas, karena ia menjajarkan posisi mereka sama dengan posisi nabi, terutama dalam hal cinta kasih.
MODEL PEMBELAJARAN SENTRA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI KB AL – FALAH KOTA GUNUNGSITOLI Dina Khairiah; Dinta Ismayana Kurinci
BUHUTS AL-ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/alathfal.v2i1.5289

Abstract

Pendekatan BCCT merupakan sebuah penghampiran penyelenggaraan  dalam forum PAUD yang tertuju dalam anak pada mana proses pembelajaran dilakukan pada aktivitas pusat–pusat main dan ruang lingkup memakai empat jenis pijakan (scaffolding) buat menstimulasi perkembangan anak. Proses pembelajaran pusat mencakup penempatan lingkungan main, penyambutan anak, main pembukaan, transisi, aktivitas inti dimasing-masing grup yang mencakup pijakan sebelum main, pijakan selama main, pijakan selesainya main, makan bekal bersama, dan aktivitas epilog buat menuntaskan segala aktivitas yang sudah dilakukan. Ancangan ini dilaksanakan menggunakan memakai pendekatan kualitatif dan jenis penelitian studi masalah turun eksklusif pada lapangan. Data yang terkumpul berupa data kualitatif berupa warta yang dihasilkan berdasarkan asal-asal informan pada sekolah tersebut. Hasil berdasarkan penelitian grup ini menerangkan bahwa sekolah melakukan pusat-pusat dalam setiap aktivitas, sebagai akibatnya anak eksklusif mencicipi aktivitas pusat tersebut. Dari apa yang sudah dihasilkan proses pembelajaran menggunakan cara ini sangat mudah dan, sebagai akibatnya anak usia dini sanggup menempatkan diri dalam posisi yang benar.
Early Children's Language Development Through Storying Method Fasiha Shah; Annizhofazul Fitria Najla Sembiring; Dina Khairiah
BUHUTS AL ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/alathfal.v2i2.6159

Abstract

The development of early childhood language through the storytelling method in kindergarten is the development of children in acquiring words effectively orally and in writing. Its purpose as a means of communication, broaden horizons and knowledge. It helps children to interact well with their social environment. The storytelling method is one of the efforts in developing language development in early childhood. For this reason, the problem raised in this study is how the language development of children after an early age through the storytelling method is used, to answer the research problem, a qualitative research type with a descriptive approach is used. The research subjects were teachers and students, the data collection techniques were observation, interviews and documentation. The result of the research is that the development of the storytelling method has developed for early childhood language development. In the implementation of the teacher has been optimal in using the storytelling method. Qualitative data analysis is inductive, namely an analysis based on the data obtained, then developed.
Pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini pada Kurikulum Merdeka di RA Aisyiyah Jintap Ponorogo Muhammad Azam Muttaqin; Dina Khairiah; Maghfur Hasbullah
BUHUTS AL ATHFAL: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/alathfal.v3i1.5258

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengelolaan pembelajaran PAUD pada kurikulum Merdeka di  RA Aisyiyah Jintap Ponorogo, implementasi pembelajaran, dan penilaian pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi wawancara, dan dokumentasi lalu diuji keabsahannya setelah itu penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah (1) Silabus pembelajaran PAUD dituangkan dalam bentuk perencanaan semester, perencanaan mingguan, dan perencanaan harian. (2) Pelaksanaan pembelajaran di RA Aisyiyah Jintap dimulai dengan happy morning, kegiatan pembiasaan, transisi, pijakan lingkungan, pijakan sebelum main, pijakan selama main, pengenalan salat, dan penutup. (3) Asesmen pembelajaran di RA Aisyiyah Jintap dilakukan melalui pengamatan, pencatatan anekdot, dan portofolio