Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PEMANFAATAN TANAMAN OBAT SUKU DAYAK BAKATI DI KAWASAN HUTAN ADAT DESA GUA KECAMATAN SANGGAU LEDO Mustika Sari; Iqbal Maulana
KLOROFIL: Jurnal Ilmu Biologi dan Terapan Vol 7, No 1 (2023): KLOROFIL: JURNAL ILMU BIOLOGI DAN TERAPAN
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/kfl:jibt.v7i1.14814

Abstract

West Kalimantan is an area with a distribution of tropical rain forest in Indonesia which has a fairly hight diversity so that it is estimated to store various types of plants that have the potential as medicinal ingredients. Most of the Dayak Bakati people who live in customary forests in gua village Bengkayang Regency still use medicinal plants as raw materials for traditional medicines which have been passed down from generation to generation and have been going on for a long time. The purpose of this research is to find out the types, parts and ways of processing medicinal plants used by the Dayak Bakati tribe in the customary forest area of Gua Village, Sanggau Ledo District, Bengkayang Regency. Based on the results of interviews and identification in the field with communities living in customary forest areas in Sanggau Ledo District, Bengkayang Regency, there are 28 species and 24 plant families that are used as medicinal plants by the community. 
Hepatoprotektif Ekstrak Batang Bajakah (Spatholobus littoralis Hassk) Induksi Tetraclorida (CCL4) Mustika Sari; Nawawi Nawawi
BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Vol 6 No 2 (2023): BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/bioedusains.v6i2.5895

Abstract

This study aims to explore the benefits of bajakah (Spatholobus littoralis Hassk) through the study of its utilization as a hepatoprotector. This research method is quantitative. Bajakah stem extract was made using 96% ethanol solvent using the maceration method. Analysis was carried out using liver histology preparations to determine the HAI (Histology Activity Index) Knodel Score. The treatment group consisted of 5 groups, namely, a) negative control (K1) treated with toxic doses of CCL4; b) positive control, namely vitamin E 46.8 mg/KgBW; c) P1 (treatment 1) was 750 mg/KgBW of Bajakah stem extract; d) P2 (treatment two) was 1200 mg/KgBW of pirated stem extract; e) P3 (treatment of three) was extract of the stem of Bajakah 1500 mg/KgBB. The results showed that the post hoc LSD test results in the P1 group had a histopathological picture of damaged liver, there was a significant difference with the K and P3 groups (p <0.05), but there was no significant difference when compared with the P2 group. Meanwhile, the P3 group had significant differences when compared to all groups (p <0.05). In conclusion, the administration of extract of pirated stems at a dose of 1,500 mg/Kg has a significant effect on the HAI value on the average number of hepatocytes with parenchymatous degeneration and necrosis after CCL4 induced Keywords: Bajakah, CCL4, Hepatoprotective
PELATIHAN PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEKOLAH DALAM PEMBUATAN BIOPLASTIK RESIN SEBAGAI WUJUD KREATIVITAS BERWAWASAN LINGKUNGAN PADA SISWA SMA Mustika Sari; Ivan Eldes Dafrita; Eka Trisianawati; Nawawi Nawawi; Herditiya Herditiya; Tesa Manisa; Novi Nurmayanti
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 10 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Oktober 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i10.869

Abstract

SMA Negeri 3 Sungai Raya berdasarkan nilai akreditasi sekolah masih berada pada akreditasi C dan perlu adanya upaya untuk meningkatkan standar mutu pendidikan di sekolah tersebut salah satunya dengan meningkatkan kapasitas siswa disekolah. Keanekaragaman biodidiversitas dilingkungan sekolah dapat dijadikan sebagai bahan pembelajaran biologi dan model laboratorium . Pemanfaatan potensi alam sekitar sekolah dilakukan secara optimal sehingga siswa belum terampil dan kreatif dalam mengembangkan potensinya. Berdasarkan permasalahan yang terdapat pada sekolah mitra maka perlu adanya upaya untuk meningkatkan kemampuan kapasitas diri siswa melalui pengenalan dan pemanfaatan potensi sumber daya yang berwawasan lingkungan sebagai sumber belajar dengan melakukan kegiatan pelatihan pemanfaatan potensi alam melalui bioplastik. Berdasarkan hasil kegiatan PKM maka kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sejalan dengan road map pengabdian Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, yaitu pelatihan pengembangan minat, bakat, dan pembentukan karakter, soft skill dan hard skill siswa dalam pembelajaran di sekolah. Berdasarkan analisis angket respon kegiatan maka indikator ketercapaian kegiatan yang ditentukan telah terpenuhi, yaitu: Ada peningkatan pemahaman peserta pelatihan tentang teknik pembuatan bioplastik dari resin Adanya peningkatan keterampilan peserta pelatihan dalam memanfaatkan keanekaragaman flora dan fauna dilingkungan sekitar sebagai bahan belajar dan produk wirausaha dalam bentuk bioplastik resin.
Pengembangan Booklet Inventarisasi Pteridophyta Hutan Ranyai Tengah sebagai Sumber Belajar Biologi di SMAN 01 Seberuang Kristina Fitria; Ivan Eldes Dafrita; Mustika Sari
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 11, No 2 (2023): Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpb.v11i2.11311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan, keefektifan dan kepraktisan booklet inventarisasi tumbuhan paku sebagai sumber belajar sub materi Pteridophyta di SMAN 01 Seberuang yang teruji kevalidan, kepraktisan, dan keefetifannya. Penelitian ini merupakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang menggunakan rancangan penelitian ADDIE dengan langkah-langkah yaitu; (1) analisis (analyze), (2) perencanaan (design), (3) pengembangan (depelovment), (4) implementasi (implementation), (5) evaluasi (evaluation). Subjek penelitian ini ada 3 validator subjek pengembangan dan 30 subjek penelitian. Instrument yang digunakan pada penelitian ini adalah validasi, angket, dan soal posttest. Berdasarkan hasil penelitian pengembangan Booklet Inventarisasi Tumbuhan Paku Di Hutan Kawasan Dusun Ranyai Tengah yaitu; (1) Tingkat kevalidan Booklet Inventarisasi Tumbuhan Paku Di Hutan Kawasan Dusun Ranyai Tengah diperoleh hasil 83,10% dengan kriteria valid, (2) Tingkat kepraktisan Booklet Inventarisasi Tumbuhan Paku Di Hutan Kawasan Dusun Ranyai Tengah diperoleh hasil 82,66% dengan kriteria sangat praktis, (3) Tingkat keefektifan Booklet Inventarisasi Tumbuhan Paku Di Hutan Kawasan Dusun Ranyai Tengah diperoleh hasil nilai rata-rata siswa 80 dengan presentase 76,67% dengan kriteria efektif.
Pemanfaatan Minyak Jelantah Dalam Pembuatan Lilin Aromatherapi Untuk Melatih Biointerprenuership Siswa SMAN 1 Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya Herditiya Herditiya; Ivan Eldes Dafrita; Eka Trisianawati; Nawawi Nawawi; Mustika Sari; Novi Nurmayanti; Tesa Manisa
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2023): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v2i4.866

Abstract

SMA Negeri 1 Sungai Kakap terletak di Kabupaten Kubu Raya. SMA Negeri 1 Sungai Sungai Kakap telah menjalankan proses pendidikan dan pengajaran dengan baik. Namun, dalam pembelajaran terutama di mata pelajaran IPA, belum optimal memanfaatkan potensi limbah rumah tangga sekitar sebagai sumber belajar. Guru belum mampu merancang sebuah pembelajaran yang dapat meningkatkan kewirausahaan siswa sehingga siswa belum mengetahui pentingnya untuk belajar tentang kewirausahaan. Salah satu bahan tidak terpakai yang dapat dimanfaatkan kembali adalah minyak jelantah, yaitu minyak bekas menggoreng yang bisa didapat dari limbah rumah tangga. Limbah rumah tangga berupa minyak jelantah tersebut dapat diolah mejadi lilin aromatherapi dan dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar khususnya menumbuhkan minat belajar kewirausahaan bagi siswa. Pembuatan lilin aromatherapi untuk melatih biointerprenuership siswa merupakan salah satu cara untuk memberikan pengalaman tentang kewirausahaan secara langsung kepada siswa di sekolah. Pengalaman-pengalaman tentang kewirausahaan perlu dilatih sedini mungkin terutama di lingkungan sekolah sehingga kedepannya siswa dapat membuka peluang usaha yang kreatif dan inovatif dalam pengolahan minyak jelantah untuk meningkatkan ekonomi dan kesadaran kebersihan, kesehatan lingkungan dan bahaya pengunaan minyak goreng secara berulang. Kegiatan yang dilakukan dilaksanakan selama dua hari. Kegiatan di hari pertama yakni pemberian materi mengenai dasar pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah. Hari kedua yakni praktik pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah beserta evaluasi kegiatan dengan pemberian angket kepada peserta. Hasil yang diperoleh berupa lilin aromaterapi dengan berbagai bentuk, aroma, serta warna yang menarik. Hasil analisis angket menunjukkan jika kegiatan yang dilaksanakan berjalan dengan baik dengan perolehan skor sebesar 3,6.
PELATIHAN PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEKOLAH DALAM PEMBUATAN BIOPLASTIK RESIN SEBAGAI WUJUD KREATIVITAS BERWAWASAN LINGKUNGAN PADA SISWA SMA Mustika Sari; Ivan Eldes Dafrita; Eka Trisianawati; Nawawi Nawawi; Herditiya Herditiya; Tesa Manisa; Novi Nurmayanti
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 10 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Oktober 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i10.869

Abstract

SMA Negeri 3 Sungai Raya berdasarkan nilai akreditasi sekolah masih berada pada akreditasi C dan perlu adanya upaya untuk meningkatkan standar mutu pendidikan di sekolah tersebut salah satunya dengan meningkatkan kapasitas siswa disekolah. Keanekaragaman biodidiversitas dilingkungan sekolah dapat dijadikan sebagai bahan pembelajaran biologi dan model laboratorium . Pemanfaatan potensi alam sekitar sekolah dilakukan secara optimal sehingga siswa belum terampil dan kreatif dalam mengembangkan potensinya. Berdasarkan permasalahan yang terdapat pada sekolah mitra maka perlu adanya upaya untuk meningkatkan kemampuan kapasitas diri siswa melalui pengenalan dan pemanfaatan potensi sumber daya yang berwawasan lingkungan sebagai sumber belajar dengan melakukan kegiatan pelatihan pemanfaatan potensi alam melalui bioplastik. Berdasarkan hasil kegiatan PKM maka kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sejalan dengan road map pengabdian Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, yaitu pelatihan pengembangan minat, bakat, dan pembentukan karakter, soft skill dan hard skill siswa dalam pembelajaran di sekolah. Berdasarkan analisis angket respon kegiatan maka indikator ketercapaian kegiatan yang ditentukan telah terpenuhi, yaitu: Ada peningkatan pemahaman peserta pelatihan tentang teknik pembuatan bioplastik dari resin Adanya peningkatan keterampilan peserta pelatihan dalam memanfaatkan keanekaragaman flora dan fauna dilingkungan sekitar sebagai bahan belajar dan produk wirausaha dalam bentuk bioplastik resin.
Pengembangan Modul Praktikum Anatomi dan Fisiologi Hewan Berbasis Inquiry Terbimbing untuk Keterampilan Kerja Ilmiah: (Development of Animal Anatomy and Fisiology Prakticum Module on Guided Inqury Based for Scientific Work Skills) Mustika Sari; Herditiya Herditiya
BIODIK Vol. 8 No. 1 (2022): March 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v8i1.16060

Abstract

The purpose of this research is to develop a guided inquiry-based animal anatomy physiology practicum module to complement the previous practicum module, and to become one that can provide information to practitioners, and can improve students' scientific work attitude in carrying out practicals. The formulation of the problem that can be taken is knowing the validity of the module and the readability of the practicum module. This research uses the ADDIE development model, which consists of five stages, namely analyzing, designing, developing, implementing, and evaluating. The results of the validation of the practicum module by experts to have a percentage of 83.84%, and the readability of the module by 85.20%, so it can be concluded that the guided inquiry-based animal anatomy and physiology practicum module are feasible to use and can be implemented according to students' scientific work. In conclusion, the guided inquiry-based animal anatomy and physiology practicum module can be used and implemented in practical activities in accordance with scientific work principles. Key words: Practice module , Anatomi fisiologi hewan,Guide inquiry   Abstrak. Tujuan dari penelitian ini ialah mengembangkan modul praktikum anatomi fisiologi hewan berbasis inquiry terbimbing untuk melengkapi modul praktikum sebelumnya, dan menjadi yang dapat memberikan informasi kepada praktikan, serta dapat meningkatkan sikap kerja ilmiah mahasiswa dalam pelaksanaan praktikum. Rumusan masalah yang dapat diambil yakni mengetahui validitas modul dan keterbacaanmodul praktikum,  Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas lima tahap, yaitu menganalisis, merancang, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil validasi modul praktikum oleh ahli memiliki persentase sebasar 83,84%, dan keterbacaan modul sebesar 85,20%, sehingga dapat disimpulkan modul praktikum anatomi fisiologi hewan berbasis inquiry terbimbing layak digunakan dan dapatdi implemetasikan sesuai kerja ilmiah mahasiswa. Kesimpulannya modul praktikum anatomi fisiologi hewan berbasis inquiry terbimbing dapat digunakan dan diimplementasi pada kegiatan praktikum sesuai dengan kaidah kerja ilmiah. Kata kunci: Modul Praktikum, Antanomi fisiologi hewan, Inquiry terbimbing