Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

PENGELOLAAN KEUANGAN DESA PAYA GELI TAHUN 2024: ANALISIS DESKRIPTIF ALOKASI PENDAPATAN DAN BELANJA UNTUK MENDUKUNG PEMBANGUNAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Evi Aiswara Rai; Olivia Nauli Stevani Purba; Teresia Situmeang; Putri Kemala Dewi Lubis; Khairani Alawiyah Matondang
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57142

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan keuangan Desa Paya Geli pada tahun 2024, khususnya alokasi pendapatan dan pengeluaran dalam mendukung pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan menggunakan data yang diperoleh melalui wawancara dengan pejabat desa, dokumentasi Anggaran Desa (APBDes), dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total anggaran pengeluaran desa sebesar Rp 2.588.417.147 dialokasikan ke lima sektor utama: tata kelola desa (31,82%), pembangunan desa (40,24%), pengembangan masyarakat (3,27%), pemberdayaan masyarakat (14,53%), dan penanggulangan bencana/darurat (10,14%). Pengelolaan keuangan desa dilakukan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, administrasi, pelaporan, dan akuntabilitas, yang didukung oleh sistem akuntansi desa (Siskeudes). Laporan keuangan desa memberikan informasi yang akurat dan transparan tentang pendapatan, pengeluaran, dan efektivitas penggunaan dana. Kesimpulannya, pengelolaan keuangan Desa Paya Geli menerapkan prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat, sehingga mendukung pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat, dan meningkatkan kepercayaan publik.
Analisis Kelayakan Bisnis Barkode Rice Bowl & Grill di Medan Baru: Pendekatan Makro, SWOT, dan Keuangan Tri Febriani Sipayung; Trivena Kezia Br Silaban; Solagratia Raya Manalu; Putri Kemala Dewi Lubis; Irma Siagian
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 1 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Riset ini bertujuan untuk menilai kelayakan Barkode Rice Bowl & Grill, sebuah kafe yang menyajikan menu rice bowl dan berlokasi di wilayah Medan Baru, Kota Medan. Kajian kelayakan bisnis ini mencakup berbagai dimensi penting, yaitu analisis makro ekonomi (aspek ekonomi, kependudukan, sosial budaya, regulasi, dan teknologi), analisis SWOT, strategi pemasaran (segmentasi, target pasar, posisi merek, serta bauran pemasaran), pengelolaan sumber daya manusia, proses produksi dan operasional, serta kondisi keuangan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap supervisor dan observasi langsung di lokasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keunggulan utama Barkode Rice Bowl & Grill terletak pada lokasi yang sangat strategis, penerapan konsep open kitchen, serta struktur organisasi yang luwes. Di sisi lain, kelemahan yang teridentifikasi meliputi minimnya dokumentasi manajemen, sistem upah yang masih berada di bawah Upah Minimum Regional (UMR), serta rendahnya pemanfaatan teknologi digital. Dari perspektif keuangan, usaha ini mampu menghasilkan laba bersih rata-rata Rp50–60 juta per bulan, yang mencerminkan kinerja sehat meskipun belum memiliki sistem pembukuan yang baku. Secara keseluruhan, Barkode Rice Bowl & Grill dinyatakan layak untuk dioperasikan dan dikembangkan, dengan catatan diperlukan peningkatan strategis, khususnya dalam digitalisasi pemasaran, penataan laporan keuangan, serta penyesuaian terhadap standar ketenagakerjaan
ANALISIS KELAYAKAN BISNIS KAFE KEKINIAN DI ERA DIGITAL: STUDI KASUS PADA PINK CHILLING MEDAN Putri Alechia Simbolon; Yulce Ketrina Karubuy; Suriyani Ginting; Putri Kemala Dewi Lubis
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.12646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan bisnis café kekinian berbasis digital dengan studi kasus Pink Chilling Medan. Metode yang digunakan adalah literatur review sistematis, dengan sumber data terdiri dari jurnal nasional, jurnal internasional, buku/teori klasik, serta regulasi resmi seperti OSS RBA dan UU Cipta Kerja. Analisis dilakukan terhadap aspek pasar, teknis, manajemen, finansial, hukum, dan teknologi, serta dilengkapi dengan sintesis literatur yang menghubungkan fenomena lokal dengan teori global. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pink Chilling layak dikembangkan sebagai café kekinian karena segmentasi pasar yang jelas pada usia 18–35 tahun dengan daya beli sesuai, lokasi strategis di kawasan Pancing, fasilitas modern, serta tenaga kerja muda yang adaptif. Legalitas usaha melalui OSS RBA dan kepatuhan terhadap regulasi pajak serta ketenagakerjaan memperkuat keberlanjutan usaha. Pemanfaatan teknologi digital melalui Instagram, TikTok, sistem kasir digital, dan rencana layanan online menjadi faktor kunci dalam membangun brand awareness dan loyalitas pelanggan. Aspek finansial menunjukkan proyeksi penjualan yang stabil, arus kas positif, dan kemampuan mencapai titik impas dalam waktu relatif singkat. Analisis SWOT menegaskan kekuatan Pink Chilling pada lokasi strategis dan produk variatif, peluang dari tren kuliner anak muda dan dukungan UMKM, serta ancaman berupa persaingan ketat dan fluktuasi harga bahan baku. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan Pink Chilling ditentukan oleh kombinasi digital marketing dan legalitas OSS RBA, serta merekomendasikan diversifikasi produk, penguatan branding digital, optimalisasi OSS RBA, dan kolaborasi dengan komunitas kampus serta UMKM lokal.
Analisis Kelayakan Finansial dan Strategi Pengembangan Usaha Kuliner (Studi Kasus pada Warung Bakso Mas Ronggo di Medan) Hanifah Hanum; Christina Hotma Tondini Turnip; Krisna Sarinauli Lumban Siantar; Putri Kemala Dewi Lubis; Irma Siagian
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.12681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai kelayakan finansial secara komprehensif dan merumuskan strategi pengembangan usaha mikro kuliner, dengan studi kasus pada Warung Bakso Mas Ronggo di Medan. Pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain studi kasus digunakan. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pemilik, dan dokumentasi, serta dilengkapi data sekunder dari BPS Medan dan literatur terkait. Analisis kelayakan finansial menggunakan Net Present Value (NPV), Profitability Index (PI), Payback Period (PP), dan Break-Even Point (BEP), sedangkan analisis strategis menggunakan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan seluruh indikator finansial melampaui batas kelayakan: PI sebesar 2,39 (>1), Payback Period sekitar 5,02 bulan (<1 tahun), laba bersih bulanan Rp49.777.500, dan BEP sekitar Rp56.400.000 per bulan, jauh di bawah proyeksi pendapatan Rp139.500.000. Analisis SWOT mengungkap kekuatan strategis pada lokasi, harga, dan konsistensi produk. Disimpulkan bahwa Warung Bakso Mas Ronggo layak secara finansial dan layak dijalankan. Rekomendasi utama meliputi optimalisasi pemasaran digital melalui media sosial dan platform pesan-antar, penambahan variasi menu secara berkala, serta penerapan sistem manajemen keuangan digital yang terstruktur
Tinjauan Implementasi Sistem Penganggaran di Daerah: Studi Kasus Kelurahan Lubuk Pakam: Penelitian Triwira Samosir; Tiara Anggrini Siregar; Clarissya Shatala Revi; Putri Kemala Dewi Lubis; Khairani Alawiyah Matondang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5961

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Performance-Based Budgeting (PBB) dan Line Item Budgeting (LIB) dalam pengelolaan anggaran di tingkat kelurahan. Penelitian dilakukan di Kantor Kelurahan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data yang digunakan terdiri dari data primer melalui wawancara semi-terstruktur dan data sekunder melalui studi literatur dengan metode Systematic Literature Review (SLR). Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan anggaran dilaksanakan secara terintegrasi dalam sistem APBD, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban. Sistem penganggaran yang diterapkan merupakan kombinasi antara PBB yang berorientasi pada kinerja dan LIB menekankan pengendalian administratif. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan hybrid mampu meningkatkan akuntabilitas, efisiensi, transparansi, serta efektivitas pengelolaan anggaran di tingkat kelurahan secara optimal, berkelanjutan, serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat secara luas dan berkesinambungan secara signifikan dan berkelanjutan.
Analisis Pendapatan Dan Belanja Daerah: Penelitian Meilani Putri; Siti Fatimah; Salwa Lailani; Putri Kemala Dewi Lubis; Khairani Alawiyah Matondang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6115

Abstract

Pendapatan dan belanja daerah merupakan komponen utama dalam pengelolaan keuangan pemerintah daerah yang memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pendapatan daerah berfungsi sebagai sumber utama pembiayaan kegiatan pemerintahan yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana transfer dari pemerintah pusat, serta lain-lain pendapatan yang sah, sedangkan belanja daerah digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan dan pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan dan belanja daerah serta mengkaji hubungan keduanya dalam mendukung pembangunan daerah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari buku dan jurnal ilmiah yang relevan. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mengkaji, membandingkan, dan menginterpretasikan berbagai teori serta hasil penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemandirian fiskal daerah masih menjadi tantangan, yang ditandai dengan rendahnya kontribusi Pendapatan Asli Daerah dan tingginya ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat. Selain itu, struktur belanja daerah yang masih didominasi oleh belanja operasional menunjukkan bahwa alokasi anggaran belum sepenuhnya optimal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan pendapatan dan belanja daerah yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel guna meningkatkan kinerja keuangan pemerintah daerah serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan
GOOD CORPORATE GOVERNANCE, AUDITOR QUALITY AND AUDITOR OPINION ON EARNING PERSISTENCY Arfan Ikhsan; Putri Kemala Dewi Lubis; Tiolina Evi; Syahrijal Hidayat; Ratih Kumala
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 7 No 3 (2023): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/j25485024.y2023.v7.i3.5750

Abstract

Research tries to test good corporate governance (GCG), auditor quality (AQ), and audit opinion (AO) on earning persistence (EP). Earning quality are earning persistent, in this case the earning owned are permanent and not transitory or temporary. Eanring persistence is profit that has the ability to be an indicator of profit for the future period that is generated by the company repeatedly. Research uses GCG, AQ, and AO as independent variables and EP is dependent variable. Research population all publicly traded companies using purposive sampling technique. Research sample is 989 public enterprise registered on Indonesia Stock Exchage (ISX) 2017-2021. This research also test some variables control include absolute accrual value, cash flow volatility (CFV) and sales volatility (SV). The results are: (1) Board commissioner’s independence, institutional ownership, auditor opinion, and auditor quality have a positive effect on earnings persistence. (2) Audit committee meetings don’t affect earnings persistence. (3) For control variables: leverage, cash flow volatility (CFV), and sales volatility (SV) don’t affect earnings persistence (EP).
ANALISIS KELAYAKAN USAHA DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA BOUQET DITINJAU DARI ASPEK PEMASARAN (STUDI KASUS PADA UMKM HLN BOUQET JALAN LETDA SUJONO, PERCUT SEI TUAN, DELI SERDANG) Putri Kemala Dewi Lubis; Firman Saputra; Laura Magdalena Tambunan; Maria Audina Rumapea
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.40643

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha dan strategi pengembangan UMKM HLN Bouqet di Jalan Letda Sujono, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, dengan fokus pada aspek pemasaran. Metode yang digunakan meliputi analisis kualitatif dan kuantitatif untuk mengevaluasi potensi pasar, strategi pemasaran, serta aspek finansial usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha ini memiliki peluang yang baik dengan permintaan bunga yang terus meningkat. Strategi pemasaran yang diusulkan mencakup pemanfaatan media sosial dan promosi langsung untuk meningkatkan visibilitas produk. Kesimpulan dari studi ini adalah bahwa HLN Bouqet layak untuk dikembangkan lebih lanjut dengan penerapan strategi pemasaran yang efektif guna meningkatkan daya saing di pasar.
Pengaruh Dividend Payout terhadap Harga Saham Perusahaan Perbankan KBMI 4 di BEI Periode 2020-2025 Septy Idola Simamora; Indi Paska Simamora; Emi Debora Sinaga; Putri Kemala Dewi Lubis
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v4i2.1919

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dividend Payout Ratio (DPR) terhadap harga saham perusahaan perbankan KBMI 4 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2025. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal dan data panel yang dianalisis menggunakan aplikasi E-Views. Data penelitian berupa data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan data harga saham perusahaan perbankan KBMI 4. Teknik analisis menggunakan regresi data panel melalui pengujian Common Effect Model (CEM), Fixed Effect Model (FEM), dan Random Effect Model (REM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dividend Payout Ratio (DPR) tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham perusahaan perbankan KBMI 4 periode 2020–2025. Hal ini menunjukkan bahwa investor lebih mempertimbangkan faktor fundamental lain dibandingkan kebijakan dividen dalam menentukan keputusan investasi.
Identifikasi Saham Undervalued Sektor Makanan dan Minuman Berbasis PER dan PBV (BEI 2021–2025) Rani Selfia Sipayung; Dhea Yurike Silaban; Ruhama Girsang; Putri Kemala Dewi Lubis
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 2 (2026): April : JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jise.v4i2.1825

Abstract

Shares trading below their intrinsic value present compelling return opportunities, particularly for long‑term investors. This study aims to assess the valuation of eight food‑and‑beverage issuers listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) over the 2021–2025 period using two market‑based valuation instruments: the Price to Earnings Ratio (PER) and the Price to Book Value (PBV). A quantitative descriptive design was employed, and a purposive sampling technique selected eight issuers: INDF, ICBP, MYOR, ROTI, GOOD, CLEO, CMRY, and CAMP. The sectoral benchmarks obtained were an average industry PER of 22.64 times and an average industry PBV of 3.45 times. Comparative analysis reveals that INDF (PER 7.38x; PBV 0.59x), ICBP (PER 17.60x; PBV 1.83x), ROTI (PER 18.86x; PBV 2.47x), and CAMP (PER 16.59x; PBV 1.78x) are undervalued relative to the industry average and therefore merit consideration as buy candidates, while MYOR, GOOD, CLEO, and CMRY are overvalued. INDF emerges as the most attractive investment candidate because its PBV remained consistently below 1.00 throughout the observation window, a condition recognized in value‑investing literature as deeply undervalued. The findings reinforce the argument that combining PER and PBV serves as a reliable tool for identifying high‑potential stocks from a fundamental analysis perspective.
Co-Authors Adinda Ulina Barus Afina Charolin Ageng Jihan Faradilla Andri Hasmawi Harahap Avis Raja Satya Purba Boy Sitompul Christella Miranda Josephine Simbolon Christina Hotma Tondini Turnip Cindy Amellia Putri Cindy Andriani Clarissya Shatala Revi Debora Tarigas Marpaung Desry R Tarigan Dhea Yurike Silaban Dina Lestari Egi Malemta Gunana Sebayang Eliza Putri Ella Aristha Emi Angelina Sinambel Emi Debora Sinaga Erni Susilawati Purba Ester Carolina Simanuhuruk Evi Aiswara Rai Fauzan Zuhri Siahaan Febriana Krisdayanti Barus Firman Saputra Hanifah Hanum Hawarul Ain Nisrina Henny Mawarta Siregar Hotman Siboro Ikhsan, Arfan Indi Paska Simamora Irma Siagian Jeane Alisya Kezia Frygita Simbolon Khairani Alawiyah Matondang Krisna Sarinauli Lumban Siantar Kristian Ronaldo Tampubolon Kristin Margaretha Simarmata Kumala, Ratih Laura Magdalena Tambunan Maria Audina Rumapea Maynisa Naomi Marpaung Meilani Putri Melissa Angelina Multi Silalahi Muhammad Nazly Azrai Nabila Lubis Nur Indah Melani Aruan Nurita Pasaribu Olivia Nauli Stevani Purba Putri Alechia Simbolon Putri Gabryela Br. Simatupang Rafli Rafli Rani P. Sari Hutabarat Rani Selfia Sipayung Raysa Putri Nabila Hasibuan Renny Juliadi Rio Ricardo Damanik Ripqi Fauji Risya Nabila Fitri Rosianna Dorepa Gultom Rouli Milenia Qwint Siboro Ruhama Girsang Salsa Zuhriana Nasution Salwa Lailani Samuel Sianturi Samuel Tobing Septy Idola Simamora Shafdana Mora Ritonga Siti Fatimah Sofiah Nurlianti Solagratia Raya Manalu Sonia Hapsari Marbun Suriyani Ginting Syahrijal Hidayat Teresia Situmeang Tiara Anggrini Siregar Tiolina Evi Tri Febriani Sipayung Tri Kurnia Triannanda Siahaan Trivena Kezia Br Silaban Triwira Samosir Tsaqifa ’Aziza Siregar Tuahna Sari Nasution Wintasya Manullang Yohanna Dwi Simare-mare Yulce Ketrina Karubuy Yusrina Arfah Lubis Zenia Aliefia Ermawan