Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Integrasi RTH Produktif: Solusi Ekonomi Kreatif dan Kesehatan Lingkungan Indra Maryam; Malikuddin Surgani Wahid; Rusman S; Hendrik Hendrik; Nurkalbih Ramadhani Yusuf; Winny Angraini Ashari; Ahmad Hunain Supyan; Wahyu Hidayat; Muhammad Iqbal Padli
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/b77wy663

Abstract

Pembangunan perkotaan yang pesat sering kali memicu degradasi lingkungan dan hilangnya lahan hijau, yang berdampak pada penurunan kesejahteraan masyarakat. Masalah utama di RW 04 Kelurahan Rampoang adalah banyaknya lahan tidur yang tidak terkelola dan hanya menjadi tempat pembuangan sampah liar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengintegrasikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Produktif sebagai solusi ekonomi kreatif dan kesehatan lingkungan. Metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Technology Development (PTD) yang melibatkan warga sebagai mitra aktif melalui tahapan observasi, edukasi, implementasi wall gardening, serta monitoring. Hasil pengabdian menunjukkan adanya transformasi kognitif yang signifikan, di mana pemahaman warga mengenai RTH Produktif meningkat drastis dari rata-rata 45% menjadi 85%. Secara fisik, lahan marginal telah berhasil diubah menjadi area produktif yang dikelola secara mandiri oleh Kelompok Wanita Tani (KWT). Kesimpulannya, integrasi RTH produktif tidak hanya memperbaiki estetika dan kesehatan lingkungan, tetapi juga memperkuat resiliensi ekonomi dan kemandirian pangan lokal masyarakat perkotaan. Keberhasilan program ini membuktikan bahwa sinergi antara akademisi dan komunitas mampu menciptakan solusi praktis bagi tantangan lingkungan masa depan
Spatial Modeling of Coastal Flood Vulnerability Driven by Land Subsidence and Sea Level Rise Based on Altimetry and Geospatial Data Wahyu Hidayat
Structures, Infrastructure, Planning, Implementation, and Legislation Vol. 2 No. 1 (2026): April,2026
Publisher : CV. Get Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69855/sipil.v2i1.480

Abstract

Coastal regions in Indonesia are currently facing unprecedented risks from the convergence of global climatic shifts and localized geological instability. This study investigates the intensifying vulnerability of the Jakarta-Bekasi coastal corridor, highlighting it as a critical zone within the broader context of regional climate adaptation. The objective is to evaluate the synergistic impact of eustatic sea-level rise and aggressive land subsidence on permanent inundation projections through 2030. Utilizing a quantitative geospatial design, the research integrates satellite altimetry from the Sentinel-6 mission with terrestrial geodetic data from 12 Continuous Operating Reference Stations (CORS) across a 12,500-hectare study area. Key variables include vertical land motion rates and sea surface height anomalies, processed through high-resolution Digital Elevation Models (DEMNAS). Results indicate that localized land subsidence, peaking at 11.2 cm per year, is the primary driver of flood risk, rendering Relative Sea Level Rise () significantly more destructive than global eustatic averages. Statistical analysis confirms that subsidence accounts for 82% of the variance in coastal inundation expansion, with critical hotspots in the Penjaringan and Muara Gembong sectors. These findings imply that current coastal defense structures are nearing functional failure due to the rapid erosion of operational freeboards. Consequently, the study concludes that regional resilience necessitates a shift from static engineering to adaptive water management and the implementation of Nature-based Solutions. Future research should prioritize AI-driven predictive modeling and volumetric building load analysis to enhance long-term mitigation strategies.