Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Kualitas Pelayanan, Harga dan Kualitas Produk Terhadap Kepuasan Konsumen Pada Rumah Makan Sari Bundo Kabupaten Tanjung Jabung Timur Pramudya, Chinta; Ferawati, Rofiqoh; Kurniyati, Kurniyati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini tentang kepuasan konsumen Rumah Makan Sari Bundo. Fenomena yang terjadi dalam penelitian ini adalah adanya tingkat setuju yang rendah pada hasil survey awal yang disebabkan adanya keluhan dari konsumen yang merasa kualitas produk yang diberikan tidak sesuai atau masih biasa saja, ada beberapa fasilitas yang belum berfungsi sesuai dengan manfaatnya, dan konsumen juga masih mengeluhkan harga yang tidak sesuai dengan manfaat yang dirasakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pengaruh kualitas pelayanan, harga dan kualitas produk terhadap kepuasan konsumen Rumah Makan Sari Bundo, dimana variabel idependen yaitu: Kualitas Pelayanan (X1), Harga (X2), dan Kualitas Produk (X3), variabel dependen yaitu: Kepuasan konsumen (Y). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen Rumah Makan Sari Bundo dengan kriteria yang telah ditentukan. Sampel sebanyak 100 orang responden. Model analisis yang digunakan Regresi Linier Berganda. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner yang telah diisi oleh konsumen Rumah Makan Sari Bundo. Analisis ini meliputi: Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Analisis Regresi Linier Berganda, Uji Asumsi Klasik, Uji Hipotesis melalui Uji T dan Uji F serta Koefisien Determinasi (R2). Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen, harga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen, dan kualitas produk berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen. Kualitas pelayanan, harga dan kualitas produk secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen. Koefisien Determinasi Adjusted R Square menunjukkan sebesar 71,6% variasi kepuasan konsumen dapat dijelaskan oleh ketiga variabel idepeden dan sisanya 28,4%, dipengaruhi oleh faktor variabel lain diluar model penelitian ini, misalnya emosional dan biaya.
Pijat Endorfin Terhadap Nyeri Punggung Bawah Dan Kecemasan Pada Ibu Hamil Trimester III Di Kabupaten Rejang Lebong Kurniyati, Kurniyati; Bakara, Derison Marsinova
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 5, No 2 (2021): JIK-Oktober Volume 5 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v5i2.426

Abstract

Abstrak: Kehamilan trimester III adalah waktu bagi seseorang untuk mempersiapkan secara fisiologis dan psikologis untuk kelahiran dan menyusui bayi. Perubahan psikologis yang dialami seperti merasa tidak nyaman, merasa dirinya jelek, menjadi lebih sensitif dan muncul rasa penolakan bahkan kecemasan. Ibu hamil pada masa kehamilan sering mengalami sakit punggung. Perubahan fisik dan fisiologis yang terjadi selama kehamilan terkait dengan gejala negatif yang terbukti berdampak pada kesejahteraan ibu dan janin. Tujuan Penelitian: menganalisis pengaruh massage endorphine terhadap nyeri punggung bawah dan kecemasan pada ibu hamil trimester III. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimen tanpa kontrol. Pengambilan sampel dilakukan secara consecutive sampling. Hasil Penelitian menunjukan terdapat perbedaan rerata nyeri punggung dan kecemasan. Simpulan terdapat pengaruh yang signifikan endorphin massageterhadap penurunan nyeri punggung bawah dan penurunan tingkat kecemasan pada wanita hamil trimester III. Endorphin massagedapat dilakukan pada ibu hamil trimester III untuk  menurunkan nyeri punggung bawah dan menurunkan tingkat kecemasan.  
Media Flash Card Terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Tentang Perilaku Seksual dalam Upaya Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) Kusrini, Nia Eni; Kurniyati, Kurniyati; Febrina, Lydia
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 8, No 2 (2024): JIK-Oktober Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v8i2.868

Abstract

Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) adalah upaya untuk menurunkan kelahiran total (TFR) dengan meningkatkan usia kawin pertama di kelompok remaja berusia 15 hingga 19 tahun. Pengetahuan mempunyai hubungan dengan sikap remaja tentang risiko perkawinan usia dini dan persepsi tentang perkawinan usia dini, remaja dengan pengatahuan yang baik tentang perkawinan usia dini memiliki perilaku seksual yang rendah dan sebaliknya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh media flash card terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang perilaku seksual dalam upaya pendewasaan usia perkawinan (PUP). Desain penelitian ini menggunakan pre eksperimental dengan desain satu grup pre-test dan post-test dengan melibatkan 127 siswa dari SMPN 21 Kabupaten Rejang Lebong di kelas VII dan VIII dengan pengambilan 62 sampel yang diambil secara proportionate Stratified Random sampling. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon signed rank test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan responden sebelum intervensi (5,89) dan sesudah intervensi (9,39), rata-rata sikap responden sebelum intervensi (26,50) dan sesudah intervensi (29,21), hasil uji statistik didapatkan nilai p value = 0,000  0,05, hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh media Flash Card terhadap pengetahuan dan sikap remaja SMPN 21 Kabupaten Rejang Lebong tentang Perilaku Seksual Dalam Upaya Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP). Diharapkan kartu flash card ini dapat digunakan sebagai alat pembelajaran di kelas untuk memberikan edukasi kesehatan kepada remaja, meningkatkan pengetahuan mereka tentang perilaku seksual dan membantu mencegah pernikahan dini.
EKSAMINASI HUKUM TERHADAP KASUS TINDAK PIDANA KORUPSI DI SEKTOR PERBANKAN: STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 09/PID/TPK/2013/PT.DKI Kurniyati, Kurniyati; Salasatuna, Salasatuna; Harjono, Dhaniswara K.; Yurikosari, Andari
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i2.2170

Abstract

Penelitian ini menggarisbawahi peran penting bank sebagai perantara dalam mendukung perekonomian nasional melalui pemberian kredit untuk kepentingan bisnis. Meskipun UU Perbankan 1998 tidak menyebutkan secara spesifik mengenai korupsi, namun terdapat keterkaitan yang jelas, terutama dalam pemberian kredit. Penelitian yuridis normatif ini menyoroti bagaimana tindak pidana korupsi, akibat hukum dan pencegahan tindak pidana korupsi pada sektor perbankan terkait dengan kasus Putusan Nomor: 09/PID/TPK/2013/PT.DKI dengan menggunakan pendekatan perundang- undangan dan pendekatan analisis. Dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan analitis, studi ini mengkaji keterkaitan antara tindak pidana korupsi, konsekuensi hukum, dan pencegahannya di sektor perbankan, dengan fokus pada Putusan Nomor: 09/PID/TPK/2013/PT.DKI. Kasus ini mengungkapkan transformasi penyimpangan kredit menjadi tindak pidana korupsi, yang menjerat individu seperti Athouf Ibnu Tama. Dalam kasus-kasus perbankan dan korupsi yang terjadi secara bersamaan, pelanggaran SOP dan kerugian keuangan merupakan perbuatan melawan hukum secara formal. Untuk mencegah korupsi, memperkuat kontrol internal, mematuhi standar, dan perilaku etis sangat penting, namun konflik dengan Undang-Undang Perbankan dapat muncul, terutama mengenai kewenangan penyidik pasca pemberian kredit dan potensi dampak terhadap kerahasiaan nasabah.
Optimalisasi Peran Kader Dedi Ceting Mewujudkan Zero Stunting Kecamatan Merigi Kabupaten Kepahiang Sipahutar, Lydia Febrina; kurniyati, Kurniyati; Misniarti, Misniarti; Esmianti, Farida
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i7.20396

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan masalah gizi kronis yang dapat mengganggu pertumbuhan anak karena menyebabkan tinggi badan anak tidak sesuai dengan umurnya atau lebih pendek. Permasalahan yang dapat ditimbulkan dari kondisi stuntingadalah kemampuan kognitif yang lemah dan terhambatnya pertumbuhan psikomotorik, kesulitan dalam menguasai ilmu dan berprestasi dalam olahraga, rentan terkena penyakit degeneratif, dan kualitas sumber daya manusia yang rendah. Peran kader sangat strategis untuk mengatasi permasalahan tersebut. Keuntungan kader kesehatan di masyarakat lebih memudahkan menyampaikan informasi kesehatan karena kedekatan secara psikologis maupun waktu. Penting adanya kegiatan pengabdian masyarakat dengan mendayagunakan kader dalam pencegahan stunting melalui edukasi dan keterampilan deteksi dini. Pencegahan stunting jauh lebih efektif dibandingkan dengan pengobatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa Batu Ampar, Taba Mulan dan Kelurahan Durian Depun dengan mengunakan pendekatan teoritis berupa pemaparan materi, diskusi, simulasi dan tanya jawab. Pendekatan praktik berupa penguasaan teknik deteksi dini stunting, stimulasi tumbuh kembang,  penemuan kasus dan pendampingan bagi kader kesehatan selanjutnya dilakukan advokasi dan sosialisasi. Kegiatan ini berhasil memperkuat peran Kader Dedi Ceting melakukan deteksi dini dan pencegahan stunting di Kecamatan Merigi. Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan pada Pelatihan dan pendampingan yang diberikan, menjadi motivasi bagi kader untuk berkomitmen dalam melakukan edukasi, pemantauan pertumbuhan anak, dan intervensi gizi di tingkat keluarga. Kata Kunci: Pemberdayaan, Kader, Cegah Stunting  ABSTRACTStunting is a chronic nutritional problem that affects children's growth, leading to a height that is below the expected standard for their age. The consequences of stunting include impaired cognitive abilities, hindered psychomotor development, challenges in acquiring knowledge, poor performance in sports, increased susceptibility to degenerative diseases, and a reduction in the quality of human resources. The role of health cadres was crucial in addressing these issues. The presence of health cadres in the community facilitated the dissemination of health information, owing to their close psychological and temporal proximity to the residents. Community service activities that utilized health cadres in the prevention of stunting through education and early detection skills were of significant importance. Preventing stunting had proven to be much more effective than treating it. The community service was conducted in Batu Ampar Village, Taba Mulan, and Durian Depun Sub-districts, using a theoretical approach that included material presentations, discussions, simulations, and Q&A sessions. The practical approach involved mastering early detection techniques for stunting, stimulating growth and development, identifying cases, and providing guidance to health cadres, followed by advocacy and socialization. The community service successfully strengthened the role of health cadre Dedi Ceting in the early detection and prevention of stunting in Merigi Sub-district. The training and mentoring provided enhanced the understanding, skills, and commitment of the cadres in conducting education, monitoring children's growth, and implementing nutritional interventions at the family level. Keywords: Empowerment, Cadres, Preventing Stunting
PEMBERDAYAAN KADER TENTANG PERAWATAN BAYI BARU LAHIR DENGAN MENGOPTIMALKAN PELAYANAN KOMPLEMENTER kurniyati, kurniyati; Febrina, Lydia; Puspita, Yenni
RAMBIDEUN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): Rambideun: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Al Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/pkm.v7i1.2394

Abstract

Newborn babies, especially those less than one month old, are the age group at highest risk of health problems, so they need appropriate supervision and treatment. Cadres play a role as community mobilizers, counseling and monitoring, who directly deal with social problems, including health problems faced by the community, so they play a big role in supporting the success of treatment of the newborns. This community service activity aimed to train the skills of posyandu cadres through empowering the role of posyandu cadres regarding care of newborn babies by optimizing complementary services in Kampung Delima Village, Rejang Lebong Regency. This activity was carried out from July to November 2023 targeting health cadres in Kampung Delima Village, East Curup District. Rejang Lebong Regency. Activities were carried out through training and mentoring of cadres. The results of this activities after training showed an increase in cadres' knowledge and skills regarding newborn care by optimizing complementary services, which include bathing babies and umbilical cord care using topical breast milk, correct breastfeeding techniques and baby massage in Kampung Delima Village.