Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Optimalisasi Peran Kader Dedi Ceting Mewujudkan Zero Stunting Kecamatan Merigi Kabupaten Kepahiang Sipahutar, Lydia Febrina; kurniyati, Kurniyati; Misniarti, Misniarti; Esmianti, Farida
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i7.20396

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan masalah gizi kronis yang dapat mengganggu pertumbuhan anak karena menyebabkan tinggi badan anak tidak sesuai dengan umurnya atau lebih pendek. Permasalahan yang dapat ditimbulkan dari kondisi stuntingadalah kemampuan kognitif yang lemah dan terhambatnya pertumbuhan psikomotorik, kesulitan dalam menguasai ilmu dan berprestasi dalam olahraga, rentan terkena penyakit degeneratif, dan kualitas sumber daya manusia yang rendah. Peran kader sangat strategis untuk mengatasi permasalahan tersebut. Keuntungan kader kesehatan di masyarakat lebih memudahkan menyampaikan informasi kesehatan karena kedekatan secara psikologis maupun waktu. Penting adanya kegiatan pengabdian masyarakat dengan mendayagunakan kader dalam pencegahan stunting melalui edukasi dan keterampilan deteksi dini. Pencegahan stunting jauh lebih efektif dibandingkan dengan pengobatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa Batu Ampar, Taba Mulan dan Kelurahan Durian Depun dengan mengunakan pendekatan teoritis berupa pemaparan materi, diskusi, simulasi dan tanya jawab. Pendekatan praktik berupa penguasaan teknik deteksi dini stunting, stimulasi tumbuh kembang,  penemuan kasus dan pendampingan bagi kader kesehatan selanjutnya dilakukan advokasi dan sosialisasi. Kegiatan ini berhasil memperkuat peran Kader Dedi Ceting melakukan deteksi dini dan pencegahan stunting di Kecamatan Merigi. Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan pada Pelatihan dan pendampingan yang diberikan, menjadi motivasi bagi kader untuk berkomitmen dalam melakukan edukasi, pemantauan pertumbuhan anak, dan intervensi gizi di tingkat keluarga. Kata Kunci: Pemberdayaan, Kader, Cegah Stunting  ABSTRACTStunting is a chronic nutritional problem that affects children's growth, leading to a height that is below the expected standard for their age. The consequences of stunting include impaired cognitive abilities, hindered psychomotor development, challenges in acquiring knowledge, poor performance in sports, increased susceptibility to degenerative diseases, and a reduction in the quality of human resources. The role of health cadres was crucial in addressing these issues. The presence of health cadres in the community facilitated the dissemination of health information, owing to their close psychological and temporal proximity to the residents. Community service activities that utilized health cadres in the prevention of stunting through education and early detection skills were of significant importance. Preventing stunting had proven to be much more effective than treating it. The community service was conducted in Batu Ampar Village, Taba Mulan, and Durian Depun Sub-districts, using a theoretical approach that included material presentations, discussions, simulations, and Q&A sessions. The practical approach involved mastering early detection techniques for stunting, stimulating growth and development, identifying cases, and providing guidance to health cadres, followed by advocacy and socialization. The community service successfully strengthened the role of health cadre Dedi Ceting in the early detection and prevention of stunting in Merigi Sub-district. The training and mentoring provided enhanced the understanding, skills, and commitment of the cadres in conducting education, monitoring children's growth, and implementing nutritional interventions at the family level. Keywords: Empowerment, Cadres, Preventing Stunting
PEMBERDAYAAN KADER TENTANG PERAWATAN BAYI BARU LAHIR DENGAN MENGOPTIMALKAN PELAYANAN KOMPLEMENTER kurniyati, kurniyati; Febrina, Lydia; Puspita, Yenni
RAMBIDEUN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): Rambideun: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Al Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/pkm.v7i1.2394

Abstract

Newborn babies, especially those less than one month old, are the age group at highest risk of health problems, so they need appropriate supervision and treatment. Cadres play a role as community mobilizers, counseling and monitoring, who directly deal with social problems, including health problems faced by the community, so they play a big role in supporting the success of treatment of the newborns. This community service activity aimed to train the skills of posyandu cadres through empowering the role of posyandu cadres regarding care of newborn babies by optimizing complementary services in Kampung Delima Village, Rejang Lebong Regency. This activity was carried out from July to November 2023 targeting health cadres in Kampung Delima Village, East Curup District. Rejang Lebong Regency. Activities were carried out through training and mentoring of cadres. The results of this activities after training showed an increase in cadres' knowledge and skills regarding newborn care by optimizing complementary services, which include bathing babies and umbilical cord care using topical breast milk, correct breastfeeding techniques and baby massage in Kampung Delima Village.
ANALISIS PENERAPAN AKUNTANSI SYARIAH BERDASARKAN PSAK 407 PADA PEMBIAYAAN IJARAH MULTIJASA DI BMT BINA INSAN SEJAHTERA KOTA JAMBI Nisa Rara Aulia; Khairiyani, Khairiyani; Kurniyati, Kurniyati
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 9 (2026): Nusantara Hasana Journal, February 2026
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i9.1908

Abstract

Multi-service ijarah financing is one of the financing products at BMT that requires accounting records referring to PSAK 407. However, the implementation of this standard has not been fully optimal due to limited understanding of managers. This study aims to determine the accounting recording practices of multi-service ijarah financing at BMT Bina Insan Sejahtera, Jambi City, assess its compliance with PSAK 407, and determine the reasons for the suboptimal implementation. This study uses a qualitative approach with case study methods and field research. Data were collected through interviews, documentation, and observation, then analyzed through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the recording of multi-service ijarah financing has been carried out in an orderly manner, with the recognition of ijarah receivables and the separation of principal, service income (fees), and alms. However, this practice is not fully compliant with PSAK 407, particularly in the presentation and disclosure aspects of financial statements. This discrepancy is influenced by limited understanding, lack of training, and the non-physical nature of the contract. This study concludes that the implementation of multi-service ijarah accounting at the BMT is quite good, however, improvements are still needed to align with PSAK 407 through training and mentoring from relevant agencies.
Pengaruh Beban Operasional dan Pendapatan Terhadap Laba Bersih Perusahaan Sub Sektor Food And Beverages Yang Terdaftar Issi Tahun 2019-2024 Pratama, Dimas; Arsa, Arsa; Kurniyati, Kurniyati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7046

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membuktikan secara empiris pengaruh beban operasional dan pendapatan terhadap laba bersih pada perusahaan sub sektor food and beverages yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) periode 2019–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena ketidak konsistenan antara teori dan kondisi empiris, di mana peningkatan pendapatan tidak selalu diikuti oleh kenaikan laba bersih, serta peningkatan beban operasional pada beberapa perusahaan justru disertai peningkatan laba bersih. Kondisi ini menunjukkan adanya dinamika dalam pengelolaan keuangan perusahaan yang perlu dikaji lebih mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode verifikatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan selama enam tahun pengamatan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sehingga diperoleh tujuh perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan melalui tahapan uji pemilihan model terbaik, uji asumsi klasik, uji koefisien determinasi, uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial beban operasional berpengaruh signifikan terhadap laba bersih. Pendapatan juga berpengaruh signifikan terhadap laba bersih. Secara simultan, beban operasional dan pendapatan berpengaruh signifikan terhadap laba bersih perusahaan sub sektor food and beverages yang terdaftar di ISSI periode 2019–2024. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan pendapatan dan efisiensi biaya operasional dalam meningkatkan profitabilitas perusahaan.