Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Evaluasi Performa Produksi Ayam Petelur Sistem Closed House di UD. Supermama Farm Banyuwangi Hasanah, Niswatin; Kustiawan, Erfan; Nurkholis, Nurkholis; Prasetyo, Budi; Amalia, Rizki; Bahri, Abdul; Haryuni, Nining
Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia Vol 8 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Fillia Cendekia
Publisher : Universitas Islam Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32503/fillia.v8i2.3791

Abstract

Secara umum ayam petelur asli Indonesia berasal dari hutan liar yang dipelihara untuk diambil kebutuhan telurnya. Ayam petelur merupakan ternak yang dikhususkan untuk menghasilkan telur konsumsi. Performa produksi telur dapat berproduksi secara maksimal dengan memperhatikan aspek- aspek pokok dan menerapkannya dengan baik. Aspek yang perlu diperhatikan yaitu manajemen pemeliharaan yang baik, sistem perkandangan yang baik, manajemen pakan dan nutrisi yang mencukupi, manajemen air dan program kesehatan. Tujuan dari pengamatan ini adalah Mengevaluasi performa produksi ayam petelur pada kandang closed house di UD. Supermama Farm Banyuwangi. Pelaksanaan pengamatan dilakukan selama 2 bulan mulai tanggal 1 oktober 2022 sampai dengan 30 November 2022. Lokasi pengamatan dilaksanakan di peternakan ayam petelur sistem kandang closed house UD. Supermama Farm Banyuwangi di Dusun Mojoroto Desa Tegalsari Kecamatan Tegalsari RT 04 RW 02 Kabupaten Banyuwangi. Alat yang digunakan yaitu kandang closed house, recording, tempat pakan, tempat air minum, tandong, gerobak dorong untuk mengangkut telur, pakan, timbangan, dan alat tulis. Bahan yang digunakan adalah ayam petelur fase layer strain Lohman Brown berumur 24 minggu sampai dengan 30 minggu sebanyak 2311 ekor dari total populasi kandang satu sebanyak 4.000 ekor dan total populasi keseluruhan 62.000 ekor. Hasil dari pengamatan yang dilakukan yaitu rata-rata konsumsi pakan yaitu sebesar 117,0 gram/butir. Hen Day Production yaitu sebesar 90,06%. Egg Weight yaitu 58,75 gram/butir. Feed Egg Ratio (FER) sebesar 2,2. Mortalitas atau tingkat kematian rata-rata sebesar 0,6%. Dapat disimpulkan bahwa manajemen pemeliharaan sudah tergolong baik dan penggunaan kandang closed house dapat meningkatkan tingkat performa dengan menjaga manajemen dan memperhatikan faktor-faktor pemeliharaan dengan baik.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN EKSTRAK DAUN SINGKONG (Manihot esculenta cranz) TERHADAP PENAMPILAN REPRODUKSI PUYUH BETINA (Coturnix-coturnix japonica) Hudori, Huda Ahmad; Hertamawati, Rosa Tri; Kustiawan, Erfan
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 12 No. 4 (2024): October: Ilmu Pertanian dan Bidang Terkait
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Burung puyuh betina (Coturnix-coturnix japonica) merupakan salah satu jenis unggas yang memiliki potensi besar dalam industri peternakan, terutama dalam produksi telur. Namun, salah satu tantangan utama dalam budidaya burung puyuh adalah mempertahankan performa reproduksi yang optimal, terutama dalam hal penampilan reproduksi dan produksi telur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun singkong terhadap penampilan reproduksi burung puyuh betina yang meliputi: umur dewasa kelamin, bobot badan dewasa kelamin, bobot telur pertama, konsumsi pakan, dan pertambahan bobot badan. Penelitian ini dilaksanakan di peternakan unggas UPT Pertanian dan Peternakan untuk kegiatan pemeliharaan burung puyuh dan di Laboratorium Biosains Politeknik Negeri Jember untuk pembuatan ekstrak daun singkong. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Setiap ulangan terdiri dari 10 ekor burung puyuh. Apabila analisis statistik menunjukkan perbedaan yang nyata, maka akan dilanjutkan dengan uji lanjut berdasarkan hasil koefisien variasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak daun singkong tidak berpengaruh nyata terhadap performa reproduksi burung puyuh yang meliputi perkembangan sistem organ reproduksi, performa saat dewasa kelamin, konsumsi pakan dan pertambahan bobot badan burung puyuh.
Diseminasi UMB Berbasis Limbah Tembakau dengan Teknologi Hidraulik Press di Kelompok Ternak Agrapana Sejahtera Andriani, Mira; Syahniar, Theo Mahiseta; Nurkholis, Nurkholis; Kustiawan, Erfan; Lestari, Datik
SEJAGAT : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): June
Publisher : P3M Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/sejagat.v2i1.5832

Abstract

Urea Molasses Block (UMB) is an animal feed supplement that contains micro nutrients which function to improve feed digestibility, provide energy and increase appetite. Based on research results, giving 5% tobacco waste is able to eradicate worms in livestock. Worms are parasites in the digestive tract of livestock. Infected livestock will usually be disturbed in the digestive process, so that in the end it will have an impact on performance in the form of low body weight gain. In general, making UMB is still done manually and traditionally, partners also have not yet got the right formula for making it, which has an impact on the performance of beef cattle. in the Agrapana Sejahtera livestock group. The dissemination of making UMB based on tobacco waste using hydraulic press technology aims to enable farmers who are members of group partners to be able to independently make UMB based on tobacco waste using hydraulic press technology to facilitate and apply the making of UMB to provide supplements that can improve the performance of beef cattle. The output of this activity is an increase in farmers' understanding of producing UMB for the success of beef cattle, increasing knowledge and skills in processing tobacco waste-based feed using hydraulic press technology, and improving the performance of beef cattle.
Pendapatan Usaha Penetasan Telur Itik Skala Kecil di Kabupaten Jember : Income of Small-Scale Duck Egg Hatchery Enterprises in Jember Regency Subagja, Hariadi; Kustiawan, Erfan; Hasanah, Niswatin; Laksito Rukmi, Dyah; Supriadi Saleh, Anang
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 25 No 3 (2025): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v25i3.6617

Abstract

This study aims to analyze the income efficiency level of small-scale duck egg hatching businesses with an incubator capacity of 1,000 eggs in Jember Regency in 2025. The analysis focuses on financial aspects, including production costs, revenue, income, profitability, the revenue-cost ratio (R/C ratio), and the Break-Even Point (BEP). Data were collected through field observations and direct interviews with hatchery farmers in Jember, East Java. The results showed that the average production cost per period was IDR 5,500,000 with a total revenue of IDR 5,600,000, resulting in a net income of IDR 100,000 per period. The BEP value was 786 units with a BEP price of IDR 6,875 per duckling, while the R/C ratio was 1.02 and profitability was 1.82%. Although the profit margin is relatively low, duck egg hatching businesses in Jember remain feasible to operate with improved management efficiency, particularly in feed cost control and hatchability optimization.