Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analytical Network Process (ANP) Model in Priority Scale Determination for the Bike-Sharing System Development Strategy (Jogjabike) Noor Fatmawanti Ahmad; Dewanti Dewanti; Sigit Priyanto
Journal of Civil Engineering and Planning (JCEP) Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Program Studi Sarjana Teknik Sipil Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jcep.v3i2.6358

Abstract

With the restrictions on the activities and travelling, many business and service sectors have been affected by the COVID-19 pandemic, one of those is transportation. This is certainly has an impact on the use of bike-sharing (JogjaBike), that is a transportation service supporting tourism. Thus, the initiation of active transport development has emerged as a response to COVID-19, therefore this research was carried out in developing a bike-sharing development strategy to support active transport in Yogyakarta. The data were collected through interviews with 9 informants with the analytical method using the Analytical Network Process (ANP). The results showed that 42% chose "convenience" as a JogjaBike development strategy with sub-criteria (1) increased application, (2) low cost, (3) improved bicycle quality, and an alternative priority, namely "JogjaBike integrated with public transportation".
Performace and recommendations for The Development of Bicycle Facilities in The Special Region of Yogyakarta Agung Gumelar; Dewanti Dewanti; Sigit Priyanto
Journal of Civil Engineering and Planning (JCEP) Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi Sarjana Teknik Sipil Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jcep.v4i1.7292

Abstract

Selama pandemi Covid-19 terjadi peningkatan tren penggunaan sepeda diberbagai wilayah, tidak terkecuali di Yogyakarta. Untuk mengakomodasi para pengguna sepeda tersebut, pemerintah daerah telah menyediakan berbagai fasilitas sepeda yang tersebar di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Namun beberapa fasilitas yang ditawarkan belum begitu dirasakan secara maksimal oleh masyarakat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui seperti apa kinerja fasilitas sepeda yang terdapat di Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode yang digunakan yaitu observasi yang kemudian diinterpretasi secara deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan, di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta hanya kota Yogyakarta yang memiliki fasilitas sepeda seperti jalur sepeda, bike box, penyeberangan sepeda, rambu lalu lintas sepeda dan tempat parkir sepeda. Penilaian untuk setiap fasilitas beragam, mulai dari baik hingga rusak. Untuk meningkatkan penggunaan sepeda dikalangan masyarakat, maka perlu adanya pengembangan fasilitas sepeda yang berdasarkan aspek kenyamanan, keamanan dan keselamatan pesepeda. Selain itu, kebijakan yang menguntungkan pengguna sepeda juga perlu diterapkan sehingga dapat menarik minat masyarakat untuk menggunakan sepeda.
PENGATURAN POLA ARUS LALU LINTAS DI KAWASAN PLTU KARANGKANDRI CILACAP (Studi Kasus : Ruas Jalan Lingkar Timur Cilacap) Probo Yudha Prasetyo; Sigit Priyanto; Imam Muthohar
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 23 No. 1 (2021): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v23i1.1556

Abstract

Keberadaan PLTU Karangkandri yang berada di Kabupaten Cilacap, tepatnya di ruas Jalan Lingkar Timur memberikan dampak yang cukup besar pada ruas jalan di sekitarnya terutama pada ruas Jalan Raya Soekarno-Hatta yang menjadi salah satu jalur pegiriman batubara dari Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap ke kawasan PLTU Karangkandri. Hal tersebut menjadi salah satu penyebab terjadinya penurunan kinerja jalan di ruas jalan tersebut. Penelitian ini bertujuaan untuk mengetahui pengaruh kegiatan PLTU Karangkandri terhadap kinerja Jalan Raya Soekarno-Hatta dan Jalan Lingkar Timur serta melakukan antisipasi dampak lalu lintas guna meminimalisasi permasalahan lalu lintas di sekitar kawasan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan perhitungan berdasarkan MKJI tahun 1997 untuk mengetahui kinerja ruas jalan dan simpang. Perhitungan tersebut dilakukan dengan skenario perhitungan pada kondisi eksisting, kondisi rekomendasi, kondisi pada tahun rencana serta kondisi pada tahun rencana dengan rekomendasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh kegiatan PLTU Karangkandri khususnya pergerakan kendaraan batubara memberikan pengaruh sebesar sebesar 4-5% dari volume kendaraan pada saat jam puncak di ruas Jalan Lingkar Timur dan Jalan Soekarno-Hatta. Hambatan samping yang tinggi di sepanjang ruas jalan serta kondisi prasarana jalan yang kurang memadai untuk kendaraan batubara manuver sesuai dengan radius yang ditetapkan menyebabkan terjadinya permasalahan di sekitar kawasan tersebut. Antisipasi dampak yang dilakukan adalah dengan menerapkan pengaturan pola arus lalu lintas khususnya pada kendaraan batubara serta melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan tersebut. Kondisi kinerja ruas jalan dan simpang pada skenario rekomendasi berdasarkan hasil penelitian diperoleh peningkatan kinerja ruas jalan dan kinerja simpang.   
Analisis Perencanaan Operasional Angkutan Pemandu Moda Bandara Sentani Jayapura Enzo Scifo Mambay; Sigit Priyanto; Danang Parikesit
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.760

Abstract

Transportasi memegang peranan strategis dalam mendukung mobilitas penduduk serta memperkuat konektivitas antarwilayah. Salah satu elemen penting dalam sistem transportasi adalah layanan angkutan pemadu moda bandara, yang berfungsi menghubungkan bandara dengan pusat kota maupun simpul-simpul transportasi lainnya. Di wilayah Jayapura, keberadaan layanan angkutan pemadu moda menuju Bandara Sentani masih belum berkembang secara optimal. Keterbatasan integrasi dan perencanaan operasional yang belum efisien mengakibatkan pengguna menghadapi sedikit pilihan moda, waktu tempuh yang relatif lama, serta biaya perjalanan yang cukup tinggi. Penelitian ini menggunakan metode Stated Preference dengan model Ordered Probit yang dianalisis menggunakan perangkat lunak LIMDEP. Data penelitian diperoleh melalui survei kuesioner kepada 100 pengguna jasa transportasi di Bandara Sentani. Variabel yang dianalisis meliputi tarif perjalanan, waktu tempuh, jadwal keberangkatan, tipe perjalanan, dan fasilitas pelayanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jadwal keberangkatan yang teratur, waktu perjalanan yang lebih cepat, dan fasilitas pelayanan yang baik menjadi faktor utama yang memengaruhi minat masyarakat. Berdasarkan hasil analisis operasional, pelayanan direncanakan menggunakan 6 unit kendaraan dengan interval keberangkatan 1 jam, dimulai pukul 04.30–16.00 dari Mall Jayapura dan pukul 06.30–18.00 dari Bandara Sentani dengan waktu tempuh rata-rata ±57 menit.