Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Penerapan Sistem Manajemen Lingkungan Terhadap Kinerja Lingkungan pada Rumah Sakit di Kota Bandung Faizal Rachman; Nurleli Nurleli; Yuni Rosdiana
Kajian Akuntansi Volume 20, No.1, 2019
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ka.v21i2.4498

Abstract

Abstrak. Sistem manajemen lingkungan merupakan bagian dari struktur manajemen organisasi secara keseluruhan yang mengantisipasi dampak jangka pendek maupun jangka panjang dari produk, layanan, dan proses-proses dari organisasi yang mempengaruhi lingkungan hidup. Organisasi yang menerapkan sistem manajemen lingkungan yang baik akan memiliki kinerja lingkungan yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan sistem manajemen lingkungan, kinerja lingkungan, dan dampak penerapan sistem manajemen lingkungan terhadap kinerja lingkungan pada Rumah Sakit di Kota Bandung. Penelitian ini dilakukan di 3 (tiga) Rumah Sakit peserta PROPER 2015-2016 wilayah Kota Bandung dengan metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui survey kuesioner dan data peringkat PROPER tahun 2015-2016. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan sistem manajemen lingkungan pada rumah sakit di Kota Bandung sudah baik, dan kinerja lingkungan pada 3 (tiga) rumah sakit peserta PROPER 2015-2016 di Kota Bandung termasuk dalam kriteria baik. Penerapan sistem manajemen lingkungan yang baik akan membantu pihak rumah sakit untuk memperoleh kinerja lingkungan yang baik.Kata Kunci: Akuntansi Manajemen, Sistem Manajemen Lingkungan, Kinerja Lingkungan, Rumah Sakit.
Analisis Biaya Kualitas dan Biaya Pemasaran dalam Kaitannya Dengan Tingkat Earning Before Interest and Tax (Ebit) (Studi Kasus pada PT X) Riska Novia; Nurleli Nurleli; Yuni Rosdiana
Kajian Akuntansi Volume 18, No. 2, 2017
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ka.v18i1.3067

Abstract

Abstract. PT X is engaged in engineering technology required to be more competitive in order to maintain its existence amid increasingly tight business competition. One aspect that must be considered is to improve the quality because with good quality then customers will feel satisfied. After controlling the quality, besides that also need to be considered also marketing activity for the purpose of sale of product and service that have been produced. These activities are achieved through a number of costs of quality and marketing costs. The amount of expenditure on these costs need to be controlled so that the implementation of quality improvement and marketing activities can be effective and achieve company goals. This study aims to analyze the application of quality costs and marketing costs in relation to the level of Earning Before Interest and Tax (EBIT) company. The method used is qualitative descriptive method with case study approach. The processed data is the population of all projects undertaken in 2014 - 2016, amounting to 6 projects. Data source is with primary data and secondary data. Data collection techniques in this study are documentation and interviews. The results of the analysis show that the company has not classified the cost of quality and marketing costs separately so that the company does not know exactly how much the cost has been incurred for quality improvement and marketing activities, where it is found that the quality cost incurred by PT X exceeds the tolerance rate 2.5% of sales and expenses incurred for marketing activities are still relatively large as they exceed 50% of sales.Keywords: Quality Cost, Marketing Cost, Sales, Earning Before Interest and Tax (EBIT).Abstrak. PT X yang bergerak dibidang rekayasa teknologi dituntut untuk lebih kompetitif agar tetap dapat mempertahankan eksistensinya ditengah persaingan bisnis yang semakin ketat. Salah satu aspek yang harus diperhatikan adalah dengan meningkatkan kualitas karena dengan kualitas yang baik maka pelanggan akan merasa puas. Setelah melakukan kontrol terhadap kualitas, selain itu perlu diperhatikan juga aktivitas pemasaran guna keperluan penjualan produk dan jasa yang telah dihasilkan. Kegiatan-kegiatan tersebut dicapai melalui sejumlah biaya yaitu biaya kualitas dan biaya pemasaran. Besarnya pengeluaran pada biaya-biaya tersebut perlu dikendalikan agar pelaksanaan kegiatan perbaikan kualitas dan pemasaran tersebut dapat efektif dan mencapai tujuan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan biaya kualitas dan biaya pemasaran dalam kaitannya dengan tingkat Earning Before Interest and Tax (EBIT) perusahaan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data yang diolah adalah populasi dari seluruh proyek yang dikerjakan pada tahun 2014 – 2016 yang berjumlah 6 proyek. Sumber data adalah dengan data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dokumentasi dan wawancara.Hasil analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa perusahaan belum mengklasifikasikan biaya kualitas dan biaya pemasaran secara terpisah sehingga perusahaan tidak mengetahui dengan pasti seberapa besar biaya yang telah dikeluarkan untuk kegiatan peningkatan kualitas dan pemasaran tersebut, dimanadidapat bahwa biaya kualitas yang dikeluarkan oleh PT X melebihi angka toleransi yaitu 2,5% dari penjualan dan biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan pemasaran masih relatif besar karena melebihi 50% dari penjualan.Kata Kunci : Biaya Kualitas, Biaya Pemasaran, Penjualan,  Earning Before Interest and Tax (EBIT).
Studi tentang Perbandingan Penerapan e-Business dalam Meningkatkan Efisiensi Biaya Operasional dan Kaitanya dengan Tingkat Laba Perusahaan (Studi Kasus Penggunaan Layanan e-Toll Card pada PT Jasa Marga Tbk. Cabang Purbaleunyi) Viena Nur'aida Wulandari; Nurleli Nurleli; Rini Lestari
Kajian Akuntansi Volume 20, No.1, 2019
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ka.v21i2.4506

Abstract

Abstrak. Tujuan perusahaan Negara (BUMN) yang bergerak dalam bidang penyelenggaraan, pengelolaan dan pemeliharaan jalan tol selalu berusaha meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan dengan menciptakan produk layanan kreatif, handal & berkualitas, salah satunya adalah penerbitan kartu elektronik (E-Toll Card). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan E-Toll Card dalam meningkatkan efisiensi biaya operasional dan kaitannya dengan tingkat laba perusahaan. Analisis data secara deskriptif dilakukan untuk menggambarkan penerapan E-Toll Card dan laporan keuangan yang berupa anggaran, realisasi biaya operasional dan laba untuk kemudian dilakukan perbandingan saat sebelum dan setelah penerapan. Hasil penelitian yang dilakukan terhadap penerapan E-Toll Card di Cabang Purbaleunyi dapat dikatakan sangat memadai dilihat dari adanya komitmen perusahaan terhadap kebutuhan pelanggan. Perkembangan efisiensi biaya operasional dan kaitannya dengan tingkat laba sebelum adanya penerapan sudah efisien sehingga tingkat laba tercapai. Sedangkan saat setelah penerapan, terjadi inefisiensi akibat adanya peralihan transaksi pembayaran menjadi non tunai. Ini berakibat pada munculnya biaya-biaya diluar anggaran perusahaan, namun berimbas kepada meningkatnya tingkat laba optimal.Kata kunci: Biaya Operasional, Efisiensi, E-Toll Card, Laba
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN TB PARU Rahmi Novita Yusuf; Nurleli Nurleli
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 1, No 1 (2018): November 2018
Publisher : Stikes Syedza Saintika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v1i1.245

Abstract

World Health Organization (WHO) menyatakan Tuberkulosis (TB) sebagai suatu problema  kesehatan masyarakat yang sangat penting dan serius diseluruh dunia dan merupakan penyakit yang menyebabkan kedaruratan global (Global Emergency) karena pada sebagian besar negara di dunia penyakit TB Paru tidak terkendali, ini disebabkan banyaknya penderita yang tidak berhasil disembuhkan, serta sebagai penyebab utama yang diakibatkan oleh penyakit infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi terhadap kejadian TB Paru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua pasien suspek atau diduga TB Paru yang dirata - ratakan dalam sebulan sebanyak 281 orang, dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 50 sampel, pengambilan data dilakukan dengan menggunakan lembaran observasi. Uji statistik adalah Chi Square. Dari hasil penelitian didapatkan hampir separuh 22 (44,0%) memiliki status gizi kurus, dan hampir separuh 20 (40,0%) responden terkena TB Paru. Pada hasil penelitian ini terdapat hubungan antara status gizi dengan kejadian TB Paru dengan p value = 0,006. Berdasarkan hal di atas dapat disimpulkan bahwa status gizi mempengaruhi terhadap kejadian TB Paru. Diharapkan pada masyarakat agar dapat menjaga pola makan yang seimbang dan sehat maksudnya tidak hanya makan nasi atau makanan dari tepung saja tapi lengkap dengan lauk pauk ikan sayur dan buah, dan menjaga kesehatannya dengan cara tidak merokok, istirahat yang cukup dan rutin berolah raga supaya badan menjadi sehat.
Pemanfaatan dan langkah langkah pembuatan surat lamaran kerja dan CV pada MS Word Syahlaa Maulana; Rahma Fahmadina Lubis; Nurleli Nurleli; Nurbaiti Nurbaiti
JIKEM: Jurnal Ilmu Komputer, Ekonomi dan Manajemen Vol 2 No 2 (2022): JIKEM: Jurnal Ilmu Komputer, Ekonomi dan Manajemen
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study attempts to investigate technical advancements in the nation, which cannot be compared to developed nations but has a great deal of potential for natural and human resources. A minimum level of basic knowledge of sophisticated information processing tools has been required for decades, and has even expanded in this century, especially "Computers," in order for human resources to access information sources in the era of globalization. In the modern era, using a computer at work has become a must. In addition to understanding the fundamentals of Microsoft Word, we can use this application to create a job application letter to boost the advantages. enhancing the standard of knowledge
PENGARUH KEGUNAAN DAN KEMUDAHAN PENGGUNAAN TERHADAP MINAT PERILAKU PADA PENGGUNAAN APLIKASI MICROSOFT EXCEL DENGAN SIKAP PENGGUNAAN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA UKM DI KABUPATEN BANYUMAS Nurleli Nurleli; Bambang Setyobudi Irianto; Agus Faturokhman; Permata Ulfah
Jurnal Riset Akuntansi Soedirman (JRAS) Vol 2 No 1 (2023): JURNAL RISET AKUNTANSI SOEDIRMAN (JRAS)
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32424/1.jras.2023.2.1.7852

Abstract

Technology Acceptance Model (TAM) merupakan model penelitian yang bertujuan mengetahui penerimaan dan penggunaan teknologi informasi yang ada di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor apakah yang menyebabkan pelaku UKM berminat menggunakan aplikasi microsoft excel. Faktor yang diuji meliputi faktor kegunaan, kemudahan penggunaan, dan sikap penggunaan. Penelitian ini meneliti penerimaan dan penggunaan aplikasi microsoft excel pada UKM menggunakan pendekatan TAM. Penelitian dilakukan pada 100 UKM yang berada di Kabupaten Banyumas dengan teknik pengambilan sampel berupa convenience sampling. Penelitian menggunakan jenis survei dengan pendekatan kuantitatif. Data penelitian yang diperoleh berupa data primer dengan teknik pengumpulan melalui kuesioner. Data yang sudah terkumpul dianalisis menggunakan SmartPLS 3.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) persepsi kegunaan berpengaruh signifikan terhadap sikap penggunaan pada penggunaan aplikasi microsoft excel; (2) persepsi kemudahan penggunaan berpengaruh signifikan terhadap sikap penggunaan pada penggunaan aplikasi microsoft excel; (3) sikap penggunaan berpengaruh positif terhadap minat perilaku pada penggunaan aplikasi microsoft excel; (4) persepsi kegunaan berpengaruh signifikan terhadap minat perilaku pada penggunaan aplikasi microsoft excel; (5) persepsi kemudahan penggunaan berpengaruh signifikan terhadap minat perilaku pada penggunaan aplikasi microsoft excel; (6) sikap penggunaan tidak memediasi pengaruh kegunaan terhadap minat perilaku pada penggunaan aplikasi microsoft excel; (7) sikap penggunaan memediasi pengaruh kemudahan penggunaan terhadap minat perilaku pada penggunaan aplikasi microsoft excel. Implikasi yang diperoleh dari penelitian ini yaitu supaya mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi minat perilaku menggunakan aplikasi microsoft excel dan penelitian ini dapat dijadikan referensi untuk penelitian selanjutnya.