Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Ragam Bahasa dalam Interaksi Sosial di Desa Bonto Tala, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar Muhammad Dahlan; Hanana Muliana; Nurfausiah Nurfausiah
BLAZE : Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan Vol. 2 No. 4 (2024): November : Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembanga
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/blaze.v2i4.1963

Abstract

The aim of this research is to explain the forms of language variation used and describe the factors that influence language variation in children's social interactions in BontoTala, Pattallassang District, Takalar Regency. This type of research is qualitative descriptive research which uses data and data sources. The data in this research are variations in the language of children's social interactions in Bonto Tala, Pattallassang District, Takalar Regency and the data source is 20 children taken in BontoTala, Pattallassang District, Takalar Regency. This study included 12 male and female children and 8 female children aged 7-9 years. The results of this research show the forms of language variation used by children in Bonto Tala, Pattallassang District, Takalar Regency. The use of language variations, namely language variations in terms of speakers, language variations in terms of usage, language variations in terms of formality and language variations in terms of means. Factors that influence language variations in children's social interactions in Bonto Tala, Pattallassang District, Takalar Regency. Using language variations is an environmental factor, social status and age factor.
Lambego Language Phonological Interference in Usage Indonesian Language for Students of SMPN 3 Pasimarannu Lambego Village, Pasimarannu District Selayar District Muhammad Dahlan; Hanana Muliana
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 6 No 2 (2022): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v6i2.5179

Abstract

The main problem in this study is the influence of the first and second languages into Indonesian on the denotation of phonemes and consonants. This study aims to determine the form of Lambego language interference, especially in the field of phonology in the use of Indonesian.This research is a descriptive research, this population is all students of class VII, VIII, IX SMPN 3 Pasimarannu. Total population of 58 people. Considering that the population is not too large, this research is a total sample. The data and data sources referred to in this study are phrases and sentences contained in the pronunciation of the Lambego language which have interference with the use of Indonesian, causing these vowel and consonant sounds. Data collection techniques use instruments in collecting research data in the form of verbal and nonverbal. The results of this study indicate that there is interference from Lambego language into Indonesian on verbal and nonverbal, with several groups of phonological changes namely: (1) reduction of consonant symbolism /?/ or also called interference reduction of consonant phoneme /k/, (2) reduction of phoneme symbolism / g/, (3) reduction of the denotation of the phoneme /n/, (4) reduction of the denotation of the phoneme /l/ and phoneme /h/, (5) replacement of the denotation of the phoneme /i/ to the phoneme /y/, (6) replacement of the denotation of the phoneme / é/ becomes the phoneme /o/, (7) replaces the symbol for phoneme /u/ to phoneme /o/, (8) replaces the symbol for phoneme /q/ to phoneme /k/ , (9) replaces the symbol for phoneme /z/ to /j /, (10) changing the symbol of phoneme /f/ to phoneme /p/, (11) changing the symbol of phoneme /b/ to phoneme /p/, (12) changing the symbol of phoneme /v/ to phoneme /b/.
PENGUATAN PENGAJIAN AISYIYAH SEBAGAI WADAH DAKWAH DAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MUHAMMADIYAH DI DESA MONCONGKOMBA Sitti Nurazisa Zainuddin; Fira Fausila; Muhammad Dahlan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan secara mendalam bagaimana proses penguatan pengajian Aisyiyah berfungsi sebagai sarana dakwah sekaligus pemberdayaan perempuan Muhammadiyah di Desa Moncongkomba. Pengajian Aisyiyah memiliki peran penting dalam menumbuhkan kesadaran keagamaan serta meningkatkan kapasitas sosial dan ekonomi perempuan di tingkat komunitas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan telaah dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Temuan menunjukkan bahwa penguatan pengajian dilakukan melalui peningkatan kapasitas kader, pembaruan metode dakwah, serta integrasi kegiatan pemberdayaan sosial dan ekonomi. Pengajian berperan sebagai dakwah bil lisan dan bil hal yang menumbuhkan kemandirian serta partisipasi aktif perempuan. Dengan demikian, pengajian Aisyiyah menjadi bentuk dakwah komunitas yang efektif dalam membentuk perempuan religius dan berdaya.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII UPT SMP Negeri 4 Takalar Muh. Risal; A. Khairah Yukhlifah S; Muhammad Dahlan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2025): Volume 12 No. 01 Maret 2026
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11101

Abstract

Conventional learning often shows ineffectiveness in improving student learning outcomes on the topic of the human respiratory system in grade VIII, mainly due to low student motivation and engagement in the learning process. Therefore, the Problem-Based Learning (PBL) model is proposed as an innovative alternative. This study aims to examine the effect of implementing the PBL model on improving student learning outcomes in grade VIII B of UPT SMP Negeri 4 Takalar. Adopting a quasi-experimental approach with a non-equivalent control group pretest-posttest design, the study involved 26 students who were divided equally into an experimental group (13 students implementing PBL) and a control group (13 students with a conventional approach). Data collection was carried out through learning outcome tests and observations of student activities, then analyzed using a t-test. The findings revealed that the average posttest score of the experimental group reached 85.67, significantly higher than the control group at 75.84, with a p value <0.05 indicating a significant effect of PBL. The research conclusion states that PBL is effective in increasing understanding of the concept of the human respiratory system, in line with the principles of the Independent Curriculum, so it is recommended for widespread application in school environments.
PENGUATAN PENGAJIAN AISYIYAH SEBAGAI WADAH DAKWAH DAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MUHAMMADIYAH DI DESA MONCONGKOMBA Sitti Nurazisa Zainuddin; Fira Fausila; Muhammad Dahlan; Rahmatiah Rahmatiah
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 01 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pengajian Aisyiyah sebagai wahana dakwah komunitas sekaligus sarana pemberdayaan perempuan Muhammadiyah di Desa Moncongkomba. Pengajian diposisikan tidak hanya sebagai forum pembinaan keagamaan, tetapi juga sebagai ruang transformasi sosial yang mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dengan penguatan kapasitas sosial, ekonomi, dan kepemimpinan perempuan. Pendekatan yang digunakan adalah partisipatif-kualitatif dengan desain studi kasus pengabdian, yang menempatkan kader dan jamaah Aisyiyah sebagai subjek aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara informal, diskusi kelompok, serta dokumentasi kegiatan, kemudian dianalisis secara deskriptif-reflektif untuk menggambarkan proses, partisipasi, dan dampak penguatan pengajian. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penguatan pengajian dilakukan melalui pembinaan kader dakwah, pembaruan metode penyampaian materi keagamaan, pemanfaatan media digital sederhana, serta integrasi program pemberdayaan sosial dan ekonomi. Pengajian berfungsi efektif sebagai media dakwah bil lisan dan dakwah bil hal yang mendorong peningkatan kesadaran keagamaan, kemandirian, dan partisipasi aktif perempuan dalam kehidupan bermasyarakat. Faktor pendukung utama meliputi dukungan organisasi Muhammadiyah, tokoh masyarakat, dan keterlibatan jamaah, sementara keterbatasan dana, regenerasi kader muda, serta literasi digital menjadi tantangan yang perlu ditindaklanjuti. Secara keseluruhan, pengajian Aisyiyah terbukti berkontribusi nyata dalam membangun model dakwah berbasis pemberdayaan perempuan yang kontekstual, berkelanjutan, dan relevan dengan dinamika sosial masyarakat lokal.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Siswa dengan Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning SMP Negeri 2 Barru Munadya Putri; Sry Handayani; Muhammad Dahlan
FARABI: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8 No 1 (2025): FARABI: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP UNIVA Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/farabi.v8i1.977

Abstract

This study aims to determine how the influence and improvement of learning outcomes with the application of the Discovery Learning model in mathematics learning of class VIII students of SMP Negeri 2 Barru. The research method used was classroom action-based research (PTK) conducted at SMP Negeri 2 Barru, Barru District, Barru Regency, South Sulawesi Province. The participants or subjects of this study were students of class VIII.3 SMP Negeri 2 Barru. This study was attended by 24 students of class VIII.3 SMP Negeri 2 Barru, consisting of 13 boys and 11 girls. The research was conducted from August to October 2024. The results of cycle I research showed that only 41.67% of the 24 students in the class passed. While from the table of research results of cycle II, 4 people or 16.67% have not been able to meet the completeness, while those who achieve the completeness results are 20 people or 83.33%. Comparison of the results of the two cycles shows the average number (mean) of learning evaluation results increased from 62.92% to 80.83% after improving the shortcomings of the Discovery Learning model implemented. Likewise, the completeness of student learning increased from research cycle I to research cycle II.
Kajian Intertekstual Perempuan dalam Film Penyalin Cahaya Karya Wregas Bhanuteja dan Film Yuni Karya Kamila Andini (Pendekatan Feminisme) Nur Azizah Syam; Ratnawati Ratnawati; Muhammad Dahlan
Cakrawala Indonesia Vol 10 No 2 (2025): Nopember-April
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jci.v10i2.2209

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perempuan dalam film Penyalin Cahaya karya Wregas Bhanuteja dan Yuni karya Kamila Andini melalui pendekatan intertekstual dan teori feminisme eksistensialis Simone de Beauvoir. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan kajian intertekstual. Data yang diperoleh dari film Penyalin Cahaya dan Yuni yang dianalisis berdasarkan adegan, dialog, dan tokoh perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan dokumentasi adegan yang relevan, kemudian dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan kajian intertekstual dan teori feminisme konsep “the Other” dari Simone de Beauvoir. Hasil penelitian dengan jumlah 14 data menunjukkan bahwa kedua film sama-sama menampilkan subordinasi perempuan melalui kekuasaan simbolik, dominasi laki-laki, dan tekanan sosial terhadap perempuan yang menolak tunduk pada norma patriarki. Dalam film Penyalin Cahaya, tokoh Sur mengalami marginalisasi karena berani melawan sistem, sedangkan dalam Yuni, tokoh Yuni ditekan untuk menikah demi menjaga nama baik keluarga. Dapat disimpulkan bahwa film Penyalin Cahaya dan Yuni merepresentasikan perjuangan perempuan untuk mendapatkan otonomi diri dalam struktur sosial yang patriarkal. Kedua film menjadi medium kritik sosial terhadap ketidaksetaraan gender yang masih melekat dalam kehidupan masyarakat Indonesia.
IMPLEMENTASI TERAPI SASTRA TRILOGI SIPAKATAU, SIPAKALEBBI, SIPAKAINGE UNTUK PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER ANTIPERUNDUNGAN DI SEKOLAH DASAR KABUPATEN BARRU: IMPLEMENTASI TERAPI SASTRA TRILOGI SIPAKATAU, SIPAKALEBBI, SIPAKAINGE UNTUK PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER ANTIPERUNDUNGAN DI SEKOLAH DASAR KABUPATEN BARRU Muhammad Saeful; Muhammad Dahlan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 02, Juni 2026 Produce
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.16010

Abstract

Perundungan (bullying) di tingkat sekolah dasar menjadi ancaman serius bagi perkembangan psikologis, akademik, dan sosial anak. Penelitian tindakan kelas (PTK) kolaboratif ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam efektivitas implementasi terapi sastra (biblioterapi) yang diintegrasikan dengan kearifan lokal masyarakat Bugis, yaitu Trilogi Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge, dalam memperkuat karakter antiperundungan siswa sekolah dasar di Kabupaten Barru. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian siswa kelas V salah satu Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Barru yang memiliki tingkat kerentanan konflik interpersonal tinggi. Teknik pengumpulan data komprehensif melibatkan observasi, wawancara, angket skala perilaku perundungan, serta analisis portofolio refleksi sastra siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam ranah emosional dan perilaku sosial siswa. Terjadi penurunan drastis insiden perundungan verbal sebesar 74% dan perundungan relasional sebesar 68% pada akhir siklus II. Berdasarkan temuan tersebut, disimpulkan bahwa terapi sastra berbasis trilogi kearifan lokal sangat efektif sebagai pendekatan restoratif-humanis untuk menekan angka perundungan anak di tingkat sekolah dasar.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN SCRAMBLE TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS III SD NEGERI KALUKUANG KABUPATEN GOWA Kurniawati Kurniawati; Amal Akbar; Muhammad Dahlan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4788

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan model pembelajaran Scramble terhadap kemampuan membaca pemahaman pada siswa kelas III SD Negeri Kalukuang Kabupaten Gowa. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah One Groub Pretest-Posttest, yaitu penelitian yang dilakukan dengan menggunakan tes awal dan tes akhir. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas III A dengan jumlah siswa 29 siswa. Teleknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Cluster Sampling. Instrument penelitian yang digunakan adalah Pretest, Posttest, dan lembar observasi. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini dianalisis menggunakan Teknik analisis deskriptif dan inferensial. Berdasarkan hasil penelitian, sebelum diterapkannya model pembelajaran Scramble, kemampuan membaca pemahaman siswa masih tergolong rendah dengan nilai rata-rata Pretest sebesar 56,72 dengan jumlah siswa, yaitu 29 siswa. Setelah penerapan model pembelajaran Scramble, terjadi perubahan yang signifikan dengan nilai rata-rata Posttest sebesar 84,66 dengan 29 siswa. Selanjutnya, berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000<0,05, sehingga hipotesis H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat efektivitas penggunaan model pembelajran Scramble terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa. Dengan demikian, model pembelajaran Scramble  efektif digunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas III SD Negeri Kalukuang Kabupaten Gowa.