Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Revitalisasi Ruang UKS untuk Meningkatkan Pelayanan Kesehatan di SDN 2 Sidorejo Kecamatan Sukorejo Galih Ajeng Ullifah; Apdha Triwulan Hafsarini; Alvin Adittya Irawan; Ferry Irawan Febriansyah
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 6 (2023): September
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8379174

Abstract

Secara umum, UKS memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pencapaian belajar peserta didik dengan mengamalkan gaya hidup sehat serta meningkatkan kesehatan peserta didik. Selain itu, UKS juga bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, yang memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan peserta didik secara harmonis dan optimal, dengan tujuan akhir membentuk manusia Indonesia yang berkualitas. Secara khusus, UKS bertujuan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, meningkatkan pengetahuan, mengubah sikap, dan perilaku anggota sekolah yang sehat dan mandiri. Selain itu, UKS bertujuan untuk meningkatkan partisipasi peserta didik dalam usaha peningkatan kesehatan di sekolah, rumah, dan masyarakat, sehingga mereka dapat melindungi diri mereka dari pengaruh buruk lingkungan. Tujuan dari penelitian deskriptif ini adalah untuk memberikan deskripsi yang sistematis, faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat, serta hubungan antar objek yang diteliti. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. UKS sangat penting bagi Sekolah Dasar, dan untuk mencapai tujuan UKS, diperlukan partisipasi dari seluruh elemen yang ada di sekolah dan juga dalam lingkungan masyarakat, termasuk guru, orang tua, dan peserta didik. Semua ini bertujuan untuk membentuk pola hidup sehat yang dapat menjadi teladan dan sikap positif bagi anak-anak.
THE MYSTERY OF THE RED SUITCASE: UNCOVERING THE CRIME OF HEINOUS MURDER WITH MUTILATION Dhevtyana Kartikasari; Yogi Prasetyo; Ferry Irawan Febriansyah
SOSIOEDUKASI Vol 15 No 1 (2026): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v15i1.7262

Abstract

This research focuses on the study of criminal law regulation in the positive legal system in Indonesia, as well as assessing the extent to which these regulations cover the crime of mutilation. In addition, this study also analyzes the application of the provisions of article 340 of the Criminal Code in the case of the "Red Suitcase" in Kediri with Decision Number 67/Pid.B/2025/PN Kdr. This research utilizes a normative juridical approach as the main method, namely a legal research approach that directs its main focus to the study of legal norms, legal principles, legal theories, and current laws and regulations. The results of the study revealed that until now, the crime of mutilation has not been specifically regulated in the Criminal Code. Therefore, prosecutors and judges usually apply article 338 or article 340 depending on the elements contained in the crime of mutilation. In case number 67/Pid.B/2025/PN Kdr, the defendant was tried for murder accompanied by mutilation, and was declared proven to meet all the elements listed in article 340 of the Criminal Code. As a result, the defendant was sentenced to life imprisonment as the maximum sanction other than the death penalty. This research can enrich the study of Indonesian criminal law by analyzing the legal basis of the crime of mutilation through a court decision, in the midst of the absence of special regulations regarding the criminal act.