Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENINGKATAN PEREKONOMIAN HASIL PRODUKSI KERUPUK IKAN BANDENG MELALUI PEMASARAN E-COMMERCE DI DESA KUALA LEUEGE PEREULAK ACEH TIMUR Rahmatul Fajri; Ulil Amna; Fajriani Fajriani; Afrahun Naziah; Fitriani Fitriani; Yulida Amri; Rachmad Almi Putra; Beni Al Fajar
Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (Mardika) Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (MARDIKA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/mardika.v1i1.8152

Abstract

The community service that has been carried out aims to improve the economy of the Kuala Leuge Pereulak village community in East Aceh through marketing local community products with e-commerse marketing techniques. The method of implementing the service carried out is through socialization or education regarding the effective use of marine products through the production of milkfish crackers which are marketed e-commerse. The results of the service activities that have been carried out have a positive impact on the community in Kuala Leuge village, namely being able to increase community creativity in processing existing resources to improve the economy, not only that through training from activities carried out by the community it is easier to market production results online in e-commerce. From the results of the activities carried out, it shows that there is an increase in the number of products sold every month.
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR DARI LIMBAH RUMAH TANGGA MENGGUNAKAN DEKOMPOSER ALAMI DI DESA MATANG PANYANG, LANGSA TIMUR Ulil Amna; Tisna Harmawan; Rahmawati; Halimatussakdiah; Rahmatul Fajri
Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (Mardika) Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (MARDIKA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/mardika.v1i2.8675

Abstract

Limbah rumah tangga merupakan permasalahan umum yang dialami oleh hampir semua masyarakat, termasuk masyarakat di Desa Matang Panyang, Langsa Timur. Masyarakat berharap adanya solusi untuk mencegah penyebaran limbah rumah tangga yang berdampak buruk bagi kesehatan. Berdasarkan situasi tersebut, tim Pengabdian Masyarakat (PKM) dari Universitas Samudra menawarkan solusi mudah dan murah untuk upaya penanggulangan limbah tersebut, yaitu mengubah limbah rumah tangga menjadi pupuk organik cair yang berkualitas. Proses pembuatan pupuk menggunakan bahan-bahan yang terdapat di sekitar warga. Pupuk yang dihasilkan dapat langsung diaplikasikan dalam aktivitas pertanian warga. Kegiatan PKM ini dilaksanakan dalam 4 tahapan, yaitu tahapan pertama persiapan, yaitu mencakup persiapan alat dan bahan serta diskusi jadwal kegiatan Bersama masyarakat. Tahap kedua adalah sosiaslisasi berupa ceramah yg dilakukan dengan diskusi ringan bersama warga dan aparatur desa. Tahapan ketiga adalah praktik lapangan berupa pelatihan langsung pembuatan pupuk organik cair yang dilakukan Bersama warga. Tahapan keempat adalah monitoring yang dilakukan selama kegiatan berlangsung sehingga diperoleh produk pupuk organik cair yang sesuai. Produk organik cair yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik dan dapat diaplikasi langsung dalam aktivitas pertanian warga.
PEMANFAATAN TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT SEBAGAI MEDIA FILTER DALAM UPAYA PENYEDIAAN AIR BERSIH DI DESA PONDOK PABRIK, LANGSA LAMA Devi Ramayanti; Dinny Kartika; Irwan Saputra Harahap; Ulil Amna; Puji Wahyuningsih
Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (Mardika) Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (MARDIKA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/mardika.v1i2.8706

Abstract

.
PENGELOLAAN DAN PENINGKATAN NILAI GUNA LIMBAH IKAN MENJADI KECAP IKAN DENGAN TEKNOLOGI FERMENTASI ENZIM PAPAIN DI DESA KUALA LANGSA Halimatussakdiah Halimatussakdiah; Rahmatul Fajri; Fitra Muliani; Ulil Amna
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i10.3538-3545

Abstract

Kuala Langsa merupakan salah satu desa di Kecamatan Langsa Barat yang terletak bagian barat pesisir Kota Langsa, Provinsi Aceh. Mayoritas masyarakat desa tersebut berprofesi sebagai nelayan. Hasil tangkapan nelayan dan hasil tambak dipasarkan di pasar tradisional di Kota Langsa, namun limbah ikan yang dihasilkan dibuang begitu saja tanpa pengolahan sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan. Selain itu, ikan hasil tangkapan jaring pinggir juga sering melimpah, jenis ikan yang beraneka ragam  dengan ukuran yang kecil kurang diminati konsumen sehingga sering melimpah. Disisi lain, para ibu-ibu warga desa Kuala Langsa tidak memiliki keterampilan dalam menciptakan produk bernilai guna untuk membantu perekonomian mereka, sehingga mereka hanya berfokus sebagai ibu rumah tangga. Oleh karena itu, tim pelaksana PKM Universitas Samudra melaksanakan pelatihan pengolahan limbah ikan menjadi kecap ikan dengan metode fermentasi enzim papain. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat desa Kuala Langsa, yaitu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang menjaga lingkungan yang bersih, meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah ikan menjadi kecap ikan, meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memasarkan produk, dan meningkatkan perekonomian masyarakat dengan menciptakan produk kecap ikan yang bernilai komersial. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi empat tahapan utama, yaitu survey lapangan, sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan untuk memonitoring dan mengevaluasi perkembangan hasil kegiatan. Hasil kegiatan ini menghasilkan produk kecap ikan dengan rasa yang gurih khas ikan dan aroma sedap yang dihasilkan dari perpaduan ikan dan bumbu rempah. Selain itu, keterampilan masyarakat desa Kuala Langsa juga meningkat dalam mengolah dan meningkatkan nilai guna limbah ikan menjadi kecap ikan, sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.
Evaluation of Antioxidant Activities From Ethyl Acetate Fraction of Curry Leaf Using DPPH Method Ulil Amna; Halimatussakdiah Halimatussakdiah; Furqan Nur Ihsan; Puji Wahyuningsih
Elkawnie Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Faculty of Science and Technology Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v7i1.8059

Abstract

Abstract: Curry Plant (Murraya koenigii (Linn.) Spreng) is one of the plants that thrive in Indonesia. Curry contains secondary metabolites of alkaloids and flavonoids that have the potential as antioxidants. Antioxidants can reduce the activity of free radicals that can cause degenerative diseases such as cancer, coronary heart disease, and premature ageing of body cells by donating the protons to free radical compounds. This study aimed to determine the antioxidant activity and identify the active compound class of ethyl acetate fraction from curry leaves. Separation of secondary metabolites of ethyl acetate extracts was carried out by column chromatography method, which obtained 5 different fractions. The antioxidant activity of fractions A, B, C, D, and E was tested using the DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) method with variations concentrations of 25, 50, 100, 200, and 400 ppm, and ascorbic acid was used as a comparison which measured at a wavelength of 517 nm. The results showed that fractions A and E have weak antioxidant activities, while fractions B, C, and D showed moderate antioxidant activities. The highest antioxidant activity was found in fraction B with an IC50 value of 341.38 ppm, where the fraction showed the presence of secondary metabolites of alkaloids and terpenoids.Abstrak: Tanaman kari ((Murraya koenigii (Linn.) Spreng) merupakan salah satu tanaman yang tersebar di Indonesia. Kari mengandung senyawa metabolit sekunder alkaloid dan flavonoid yang memiliki potensi sebagai antioksidan. Antioksidan dapat mengurangi aktivitas radikal bebas yang dapat menyebabkan penyakit degeneratif seperti kanker, penyakit jantung coroner dan penuaan sel dengan cara menyumbangkan proton pada senyawa radikal bebas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan aktivitas antioksidan dan mengidentifikasi kelas senyawa aktif fraksi etil asetat dari daun kari. Pemisahan metabolit sekunder dari ekstrak etil asetat dilakukan menggunakan metode kromatografi kolom dengan menghasilkan 5 fraksi yang berbeda. Aktivitas antioksidan dari fraksi A, B, C ,D ,dan E dilakukan menggunakan metode DPPH (1,1-diphenil-2-pikrilhydrazil) dengan variasi konsentrasi 25, 50, 100, 200, dan 400 ppm dan asam askorbat digunakan sebagai perbandingan yang diukur pada panjang gelombang 517 nm. Hasil menunjukkan bahwa fraksi A dan E memiliki aktivitas antioksidan yang lemah, sedangkan fraksi B, C, dan D menunjukkan aktivitas antioksidan sedang. Aktivitas antioksidan yang paling tinggi ditemukan pada fraksi B dengan IC50 341,38 ppm. Fraksi tersebut menunjukkan adanya kandungan senyawa metabolit sekunder alkaloid dan terpenoid. 
Peningkatan literasi dan kreativitas anak melalui program “Cerdas Bersama” berbasis taman literasi di Kabupaten Gayo Lues Ulil Amna; Tisna Harmawan; Vivi Mardina; Fachrizal Fachrizal; Intan Sari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.38911

Abstract

Abstrak Kabupaten Gayo Lues merupakan salah satu wilayah di Provinsi Aceh yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas pendidikan dan bahan bacaan anak, sehingga berdampak pada rendahnya minat baca dan pengembangan kreativitas anak. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan kreativitas anak melalui Program “Cerdas Bersama” berbasis taman literasi. Mitra dalam kegiatan ini adalah masyarakat dan aparatur Desa Gumpang Pekan dengan sasaran utama anak-anak desa yang berjumlah sekitar 30 orang. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu survei lapangan dan analisis kebutuhan, sosialisasi program, penyediaan fasilitas taman literasi, serta pendampingan kegiatan literasi dan kreativitas anak selama satu bulan. Program ini melibatkan mahasiswa KKN sebagai fasilitator yang melaksanakan berbagai aktivitas edukatif seperti bimbingan belajar, lomba menggambar dan mewarnai, serta kegiatan literasi kreatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keberadaan taman literasi dan kegiatan pendampingan mampu meningkatkan minat baca dan partisipasi anak dalam kegiatan belajar kreatif. Selain itu, tingkat kehadiran peserta menunjukkan peningkatan selama pelaksanaan program. Program ini juga mendapatkan dukungan dari masyarakat dan aparatur desa sehingga diharapkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan sebagai sarana pembelajaran bagi anak-anak di Desa Gumpang Pekan, Kabupaten Gayo Lues. Kata kunci: literasi anak; kreativitas anak; taman literasi; program cerdas bersama; gayo lues. AbstractGayo Lues Regency is one of the regions in Aceh Province that has limited access to educational facilities and children's reading materials, which affects the low level of reading interest and creativity development among children. Therefore, this community service program (PKM) aims to improve children's literacy and creativity through the "Cerdas Bersama" literacy park-based program. The partners in this activity were the community and village officials of Gumpang Pekan Village, with the main target being approximately 30 children. The program was implemented through several stages, including field surveys and needs analysis, program socialization, provision of literacy park facilities, and assistance in literacy and creative activities for one month. This program involved university students participating in community service (KKN) as facilitators who conducted various educational activities such as tutoring sessions, drawing and coloring competitions, and creative literacy activities. The results showed that the existence of the literacy park and mentoring activities increased children's reading interest and participation in creative learning activities. In addition, the level of participant attendance showed improvement during the program implementation. The program also received support from the community and village authorities and is expected to be sustainably utilized as a learning facility for children in Gumpang Pekan Village, Gayo Lues Regency. Keywords: children’s literacy; children’s creativity; literacy park; ”cerdas bersama” program; gayo lues.
Transformasi limbah organik batok kelapa menjadi sabun colek berbasis arang aktif sebagai upaya meningkatkan keterampilan masyarakat Rahmawati Rahmawati; Ulil Amna; Ida Ratna nila; Nirmala Sari; Teuku Andi Fadlly; Fitriani Fitriani; Wilda Jerohmita; Muhammad Fatah Firdaus
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Mei
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i2.3276

Abstract

Limbah batok kelapa yang banyak terbuang di Desa Penggalangan, Kecamatan Blang Kejeren, Aceh, merupakan sumber daya lokal potensial sebagai bahan baku arang aktif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk memanfaatkan limbah sekaligus meningkatkan keterampilan masyarakat. Tujuan kegiatan adalah memperkenalkan cara mengolah batok kelapa menjadi sabun colek berbasis arang aktif sehingga limbah organik dimanfaatkan dan bernilai ekonomis. Metode pelatihan ini bersifat partisipatif, dimulai dengan pemaparan teori arang aktif dan pengelolaan limbah rumah tangga. Selanjutnya, peserta mempraktikkan pengolahan batok kelapa menjadi arang aktif dan pembuatan sabun colek. Tahapan pembuatan sabun meliputi pencampuran bahan dan pencetakan produk. Mahasiswa KKN mendampingi setiap tahap sehingga pelatihan berjalan interaktif dan aplikatif. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya keterampilan warga dalam membuat sabun colek berbahan arang aktif serta terciptanya produk sabun ramah lingkungan bernilai jual. Warga antusias mengikuti pelatihan dan tertarik mengembangkan produksi sabun secara mandiri. Pengolahan batok kelapa menjadi produk berguna berhasil mengurangi volume limbah organik. Transformasi limbah batok kelapa menjadi sabun colek berbasis arang aktif memberikan dampak positif secara lingkungan dan sosial. Secara ekologis, limbah berkurang dan produk baru ramah lingkungan dihasilkan. Secara sosial, masyarakat memperoleh keterampilan ekonomi baru yang meningkatkan kemandirian. Pendekatan inovatif ini mendukung prinsip pembangunan berkelanjutan di tingkat desa.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN DIGITALISASI MARKETING UMKM DI DESA GUMPANG PEKAN, KABUPATEN GAYO LUES Fahrul Razi Gultom; Ulil Amna; Tisna Harmawan; Fachrizal
Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (Mardika) Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (MARDIKA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital memberikan peluang baru bagi pelaku usaha untuk meningkatkan efektivitas pemasaran produk dan jasa. Namun, sebagian besar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masih belum memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam memanfaatkan digital marketing, khususnya melalui penentuan titik lokasi usaha pada platform peta digital seperti Google Maps. Kegiatan dilaksanakan di Desa Gumpang Pekan, Kabupaten Gayo Lues dengan metode sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan langsung kepada pelaku UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu membuat dan menambahkan lokasi usaha mereka pada platform peta digital dan meningkatkan visibilitas usaha.
PENINGKATAN LITERASI DIGITAL DAN KEAMANAN DATA PRIBADI PADA MASYARAKAT DESA MELOAK SEPAKAT, KABUPATEN GAYO LUES Rahyul Amin; Ulil Amna; Fachrizal; Tisna Harmawan
Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (Mardika) Vol 3 No 4 (2025): Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (MARDIKA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid development of digital technology requires society to possess digital literacy skills and awareness of personal data security. However, many people still do not understand how to use technology safely. This community service activity aims to improve the understanding of the residents of Meloak Sepakat Village regarding digital literacy and personal data protection. The methods used include socialization, demonstration, and hands-on practice in setting privacy on devices and digital applications such as Google Chrome. The target participants are the general public, particularly teenagers, students, and village officials.The results of the activity indicate an increase in public awareness of the importance of protecting personal data, as well as basic skills in managing digital account privacy settings. In addition, small community groups were formed to act as digital literacy agents, disseminating information on digital security in a sustainable manner within the village.