Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENINGKATAN PEREKONOMIAN HASIL PRODUKSI KERUPUK IKAN BANDENG MELALUI PEMASARAN E-COMMERCE DI DESA KUALA LEUEGE PEREULAK ACEH TIMUR Rahmatul Fajri; Ulil Amna; Fajriani Fajriani; Afrahun Naziah; Fitriani Fitriani; Yulida Amri; Rachmad Almi Putra; Beni Al Fajar
Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (Mardika) Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (MARDIKA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/mardika.v1i1.8152

Abstract

The community service that has been carried out aims to improve the economy of the Kuala Leuge Pereulak village community in East Aceh through marketing local community products with e-commerse marketing techniques. The method of implementing the service carried out is through socialization or education regarding the effective use of marine products through the production of milkfish crackers which are marketed e-commerse. The results of the service activities that have been carried out have a positive impact on the community in Kuala Leuge village, namely being able to increase community creativity in processing existing resources to improve the economy, not only that through training from activities carried out by the community it is easier to market production results online in e-commerce. From the results of the activities carried out, it shows that there is an increase in the number of products sold every month.
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR DARI LIMBAH RUMAH TANGGA MENGGUNAKAN DEKOMPOSER ALAMI DI DESA MATANG PANYANG, LANGSA TIMUR Ulil Amna; Tisna Harmawan; Rahmawati; Halimatussakdiah; Rahmatul Fajri
Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (Mardika) Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (MARDIKA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/mardika.v1i2.8675

Abstract

Limbah rumah tangga merupakan permasalahan umum yang dialami oleh hampir semua masyarakat, termasuk masyarakat di Desa Matang Panyang, Langsa Timur. Masyarakat berharap adanya solusi untuk mencegah penyebaran limbah rumah tangga yang berdampak buruk bagi kesehatan. Berdasarkan situasi tersebut, tim Pengabdian Masyarakat (PKM) dari Universitas Samudra menawarkan solusi mudah dan murah untuk upaya penanggulangan limbah tersebut, yaitu mengubah limbah rumah tangga menjadi pupuk organik cair yang berkualitas. Proses pembuatan pupuk menggunakan bahan-bahan yang terdapat di sekitar warga. Pupuk yang dihasilkan dapat langsung diaplikasikan dalam aktivitas pertanian warga. Kegiatan PKM ini dilaksanakan dalam 4 tahapan, yaitu tahapan pertama persiapan, yaitu mencakup persiapan alat dan bahan serta diskusi jadwal kegiatan Bersama masyarakat. Tahap kedua adalah sosiaslisasi berupa ceramah yg dilakukan dengan diskusi ringan bersama warga dan aparatur desa. Tahapan ketiga adalah praktik lapangan berupa pelatihan langsung pembuatan pupuk organik cair yang dilakukan Bersama warga. Tahapan keempat adalah monitoring yang dilakukan selama kegiatan berlangsung sehingga diperoleh produk pupuk organik cair yang sesuai. Produk organik cair yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik dan dapat diaplikasi langsung dalam aktivitas pertanian warga.
PEMANFAATAN TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT SEBAGAI MEDIA FILTER DALAM UPAYA PENYEDIAAN AIR BERSIH DI DESA PONDOK PABRIK, LANGSA LAMA Devi Ramayanti; Dinny Kartika; Irwan Saputra Harahap; Ulil Amna; Puji Wahyuningsih
Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (Mardika) Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (MARDIKA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/mardika.v1i2.8706

Abstract

.
PKM MELALUI PENINGKATAN DAYA TAHAN PINTU AIR DENGAN BETON HYBRID RAMAH LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PETANI TAMBAK Muhammad Riswandy; Haikal Fajri; Liza Fitria; Siti Komariah; Defry Basrin; Ulil Amna; Irwansyah Irwansyah; Shafira Salsabila; Zulfadhli Zulfadhli; Faiz Isma
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 3 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i3.999-1007

Abstract

Udang vaname ( Litopenaeus vannamei ) merupakan komoditas perikanan ekspor unggulan Indonesia yang memiliki tingkat permintaan tinggi di pasar internasional. Keunggulan komoditas ini antara lain laju pertumbuhan yang relatif cepat, toleransi yang baik terhadap fluktuasi lingkungan, serta kemampuan untuk dibudidayakan dengan kepadatan tinggi, sehingga menjadikannya pilihan utama dalam usaha perikanan budidaya. Meskipun demikian, kegiatan budidaya udang vaname masih menghadapi sejumlah permasalahan, khususnya pada aspek infrastruktur tambak. Pintu air tambak yang umumnya terbuat dari bahan kayu rentan mengalami kerusakan akibat paparan air asin dalam jangka waktu lama, sehingga berdampak pada menurunnya efisiensi dan keberlanjutan operasional tambak. Selain itu, dari sisi pemasaran, hasil produksi udang masih terbatas pada penjualan di tingkat lokal dan pasar tradisional, tanpa pemanfaatan platform digital atau e-commerce, yang menyebabkan potensi perluasan pasar belum dapat dimaksimalkan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, kegiatan Pengabdian Kemitraan Masyarakat ini menghadirkan penerapan teknologi tepat guna melalui pengembangan pintu air beton hybrid berbahan campuran limbah sawit serta pintu air berbahan stainless steel. Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan daya tahan dan umur pakai infrastruktur tambak. Di samping itu, kegiatan ini juga memberikan pendampingan dalam aspek pemasaran berbasis digital guna membantu mitra dalam memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan nilai tambah produk udang vaname
PENGELOLAAN DAN PENINGKATAN NILAI GUNA LIMBAH IKAN MENJADI KECAP IKAN DENGAN TEKNOLOGI FERMENTASI ENZIM PAPAIN DI DESA KUALA LANGSA Halimatussakdiah Halimatussakdiah; Rahmatul Fajri; Fitra Muliani; Ulil Amna
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 10 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i10.3538-3545

Abstract

Kuala Langsa merupakan salah satu desa di Kecamatan Langsa Barat yang terletak bagian barat pesisir Kota Langsa, Provinsi Aceh. Mayoritas masyarakat desa tersebut berprofesi sebagai nelayan. Hasil tangkapan nelayan dan hasil tambak dipasarkan di pasar tradisional di Kota Langsa, namun limbah ikan yang dihasilkan dibuang begitu saja tanpa pengolahan sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan. Selain itu, ikan hasil tangkapan jaring pinggir juga sering melimpah, jenis ikan yang beraneka ragam  dengan ukuran yang kecil kurang diminati konsumen sehingga sering melimpah. Disisi lain, para ibu-ibu warga desa Kuala Langsa tidak memiliki keterampilan dalam menciptakan produk bernilai guna untuk membantu perekonomian mereka, sehingga mereka hanya berfokus sebagai ibu rumah tangga. Oleh karena itu, tim pelaksana PKM Universitas Samudra melaksanakan pelatihan pengolahan limbah ikan menjadi kecap ikan dengan metode fermentasi enzim papain. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat desa Kuala Langsa, yaitu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang menjaga lingkungan yang bersih, meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah ikan menjadi kecap ikan, meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memasarkan produk, dan meningkatkan perekonomian masyarakat dengan menciptakan produk kecap ikan yang bernilai komersial. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi empat tahapan utama, yaitu survey lapangan, sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan untuk memonitoring dan mengevaluasi perkembangan hasil kegiatan. Hasil kegiatan ini menghasilkan produk kecap ikan dengan rasa yang gurih khas ikan dan aroma sedap yang dihasilkan dari perpaduan ikan dan bumbu rempah. Selain itu, keterampilan masyarakat desa Kuala Langsa juga meningkat dalam mengolah dan meningkatkan nilai guna limbah ikan menjadi kecap ikan, sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.