Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PEMBERDAYAAN OB KAMPUS MELALUI BLENDED WORSHOP PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK MENJADI KOMPOS Muriani Nur Hayati; Bayu Widiyanto; Fahmi Fatkhomi; Yuni Arfiani; M. Aji Fatkhurrohman; Mobinta Kusuma; Isrotun Ngesti Utami; Muhammad Misbakhul Anam
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i2.7055

Abstract

ABSTRAKKampus sebagai tempat lahirnya para intelektual muda, diharapkan dapat memberikan solusi atas permasalahan yang terjadi dewasa ini, khususnya masalah sampah. Aktivitas yang dilakukan oleh civitas akademika di sekitar kampus membuat jumlah sampah meningkat sepanjang tahun, akan tetapi kurang diimbangi dengan pengolahan sampah di sekitar kampus. Terlebih lagi, para tenaga kebersihan kampus (OB) kurang dibekali tentang cara pengolahan sampah, misalnya sampah organik. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan kepada para OB melalui workshop pengolahan sampah organik menjadi kompos di wilayah sekitar kampus.  Metode yang digunakan adalah POA (Planning of Action), serta metode survey untuk mengevaluasi keberhasilan kegiatan. Pelaksanaan kegiatan secara blended mengingat PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat). Worshop online dilakukan saat paparan materi teori oleh narasumber, dan offline saat praktek dengan jumlah peserta terbatas. Hasil pengabdian ditunjukkan dengan respon antusiasme tinggi dari partisipan yang hadir secara langsung (offline) maupun tak langsung (online). Sebagian besar partisipan menginginkan ada rencana tindak lanjut dari kegiatan ini. Kata kunci: pemberdayaan; blended workshop; sampah organik; kompos ABSTRACTCampus as the birthplace of young intellectuals, is expected to be able to provide solutions to the problems that occur today, especially the waste problem. Activities carried out by the academic community around the campus make the amount of waste increase throughout the year, but it is not balanced with waste processing around the campus. What's more, the campus cleaning staff (CS) are not equipped with how to process waste, such as organic waste. The purpose of this service is to provide training to OBs through workshops on processing organic waste into compost in the area around campus. The method used is POA (Planning of Action), as well as a survey method to evaluate the success of the activity. The implementation of the activities is blended considering the PPKM (Enforcement of Restrictions on Community Activities). Online workshops are carried out during exposure to theoretical material by resource persons, and offline during practice with a limited number of participants. The results of the service are shown by high enthusiasm responses from participants who attend directly (offline) and indirectly (online). Most of the participants wanted a follow-up plan for this activity Keywords: empowerment; blended workshop; organic waste; compost
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Melalui Model Pembelajaran Stad dengan Peta Konsep Materi Pencemaran Air di SMP N 3 Slawi Indri Puspita Sari; Antonius Tri Widodo; Muriani Nur Hayati
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 14 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (772.448 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v14i1.233

Abstract

This study aims to improve cognitive learning outcomes, critical thinking skills, and determine students' responses to the STAD type cooperative model with the concept map media. The study uses a Pre Test Post Test Comparation Group Quation Experiment Design. The sampling technique using Cluster Random Sampling, obtained 2 sample classes namely control class 32 experimental class 32. Data collection techniques using questionnaires, documentation, and tests. The research instrument was tested for validity and reliability. The data analysis technique uses Independent Sample T Test. The results showed a significant difference from the critical thinking skills and learning outcomes, namely the average value of the Post Test critical thinking ability of the experimental class 74.94 higher than the average value of the Post Test control class 65.78 and the average value of the Post Test learning outcomes cognitive experimental class 82.97 higher than the average value of the control class Post Test 66.75. There is an increase in the average N-Gain critical thinking of the experimental class 0.47 the moderate category is greater than the control class 0.2 the low category, while the cognitive learning outcomes of the experimental class 0.65 the medium category is greater than the control class 0.29 the low category. The results of students 'responses differed significantly between the experimental class and the control class, where the STAD learning model with concept maps can improve cognitive learning outcomes and students' critical thinking abilities.
Implementasi Model Pembelajaran Group Investigation berbantuan Media “Exploding Box” untuk Meningkatkan Critical Thinking Peserta Didik Mega Aghnes Rizkya; M Aji Fatkhurrohman; Muriani Nur Hayati
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti) Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v6i2.26

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) kondisi awal critical thingking peserta didik, (2) perbedaan peningkatan critical thingking peserta didik. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain pretest and posttest group design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik SMP N 3 Adiwerna pada tahun pelajaran 2019/2020. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Adapun data diambil dengan teknik dokumentasi, tes dan wawancara. Data dianalisis dengan uji N-Gain dan independent sample t-test. Sebelumnya data dilakukan uji prasyarat berupa uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kemampuan awal peserta didik ditunjukkan dari hasil pre-test dari kelas eksperimen dan kelas kontrol bahwa nilai yang diperoleh masih dibawah KKM. (2) Terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran group investigationberbantuan media exploding box dengan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran group investigation. (3) Model pembelajaran group investigation berbantuan media exploding box lebih efektif daripada model pembelajaran group investigation. (4) Respon peserta didik terhadap model pembelajaran group investigation berbantuan media exploding box lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran group investigation
Model Pbl Berbantuan Modul Socio-Scientific Issues Dalam Meningkatkan Literasi Sains Siswa SMP Dwi Anisa Putri; Muriani Nur Hayati; Yuni Arfiani
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti) Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v6i2.36

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model problem based learning berbantuan modul socio-scientific issues terhadap peningkatan literasi sains siswa dan perbedaan peningkatan literasi sains siswa antara menggunakan model problem based learning berbantuan modul socio-scientific issues dengan model problem based learning tanpa berbantuan modul socio-scientific issues. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen quasi, dengan design pretest-postest control group. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII di SMP Pondok Al-qur’an Zaenudin tahun ajaran 2020/2021. Sampel penelitian ini adalah peserta didik Kelas VII B sebagai kelas eksperimen dan kelas VII A sebagai kelas kontrol. Analisis data menggunakan uji N-Gain dan ujit t. Hasil uji N-Gain menunjukkan penggunaan model problem based learning berbantuan modul socio-scientific issues cukup efektif dalam meningkatkan literasi sains siswa pada materi pemanasan global dengan nilai persentase rata-rata sebesar 58,79%. Dan terdapat perbedaan peningkatan literasi sains siswa yaitu nilai uji t sebesar 0,011 atau lebih kecil dari 0,05.
Problematika Penerapan Kurikulum Merdeka dalam Mata Pelajaran IPA di Sekolah Penggerak Kota Tegal Farah Ghina Shafa Athaya; Purwo Susongko; Muriani Nur Hayati
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti) Vol 7 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v7i1.37

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui: (1) problematika perencanaan proses pembelajaran kurikulum merdeka di Sekolah Penggerak Kota Tegal pada mata pelajaran IPA, (2) problematika implementasi projek penguatan profil pelajar Pancasila di Sekolah Penggerak Kota Tegal pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dilaksanakan di SMP Negeri 1 Tegal dan SMP THHK Tegal. Penelitian ini mengambil 4 responden yang terdiri dari waka kurikulum dan guru pendidikan IPA. Dalam pengambilan data digunakan teknik wawancara, observasi di lapangan serta dokumentasi. Hasil penelitian meliputi: (1) Guru menghadapi tantangan perubahan Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka: mengubah mindset, adaptasi perangkat ajar, waktu terbatas, belajar TIK, dan membuat assessment diagnostik. Diperlukan peningkatan keterampilan dan fleksibilitas untuk pembelajaran efektif bagi siswa. (2) Siswa malas mengerjakan soal-soal IPA, guru kesulitan berkomunikasi di media sosial, tetapi berusaha menyesuaikan pembelajaran dengan karakteristik siswa dan menciptakan lingkungan inklusif untuk hasil belajar IPA yang lebih baik.
Implementasi Model Pembelajaran Group Investigation Berbasis Lesson Study Terhadap Hasil Belajar dan Motivasi Peserta Didik Suci Wahyuningsih; M. Aji Fatkurrohman; Muriani Nur Hayati
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti) Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v6i2.38

Abstract

Tujuan riset ini untuk mengetahui: (1) perbedaan hasil belajar dengan model pembelajaran group investigation berbasis lesson study dengan pembelajaran ekspositori dan (2) motivasi belajar peserta didik dengan model pembelajaran group investigation berbasis lesson study. Jenis dari penelitian adalah penelitian quasi eksperimen dengan design pretest-posttest control group. Sampel diambil dengan purposive sampling Menggunakan instrumen berupa soal dan angket motivasi peserta didik. Analisis data yang dilakukan yaitu uji independent t-test dan uji N-Gain. Penelitian ini menujukan hasil bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar dibuktikan dengan perolehan nilai uji-t sebesar 0,000 dan tingkat efektivitas model pembelajaran group investigation berbasis lesson study cukup efektif dengan perolehan N-Gain sebesar 64,55 dan (2) motivasi belajar peserta didik pada kelas eksperimen ditunjukkan nilai rata-rata 82,75 termasuk dalam kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat diketahui jika model pembelajaran investigation berbasis lesson study berpengaruh terhadap hasil belajar dan motivasi belajar peserta didik.