Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : SPEKTRUM INDUSTRI

Analisis Hubungan Produktivitas Dengan Technology Content PadaUsaha Kecil & Menengah (UKM) Mudji Astuti; Hana Catur W; Wiwik Sulistiyowati; Udisubakti C; Putu Dana K
Spektrum Industri Vol. 12 No. 1: April 2014
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/si.v12i1.1646

Abstract

Usaha kecil dan menengah (UKM) merupakan sektor ekonomi penting di Indonesia, sehingga harus dijaga pertumbuhan dan perkembangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengehatui hubungan antara produktivitas dengan technology content, yang terdiri dari technoware (perangkat keras), humanware (sumber daya manusia), infoware (dokumen/ fakta, perangkat informasi), orgaware (kelembagaan/ peraturan). Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 135 sampel UKM di wilayah kab Sidoarjo. Alat analisis yang digunakan adalah stuctural equation modelling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 9 hipotesis yang dirumuskan terdapat 2 hipotesis yang diterima, yaitu: technology content berhubungan positif dengan sumber daya manusia (H3) dan technology content berhubungan positif dengan kepemimpinan (H9). Kata kunci : technology content, technoware, humanware, infoware, orgaware
PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN BAHAN BAKU UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PRODUKSI DENGAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING DAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DI PT. XYZ Muhamad Adi Sungkono; Wiwik Sulistiyowati
Spektrum Industri Vol. 14 No. 1: APRIL 2016
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/si.v14i1.3684

Abstract

Suatu perusahaan sering kali mengalami kesulitan dalam pengendalian bahan baku, diantaranya adalahpersediaan yang terlalu banyak atau terlalu sedikit. Untuk menghindari masalah tersebut perlu dibuatsuatu pemecahan masalah. Perencanaan kebutuhan material dimaksudkan agar dalam pelaksanaanpekerjaan, penggunaan material menjadi efisien dan efektif sehingga tidak terjadi masalah akibat tidaktersedianya material pada saat dibutuhkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk merencanakan danmengendalikan bahan baku dan pemilihan supplier dengan metode Material Requirement Planning(MRP). Perencanaan kebutuhan bahan (Material Requirement Planning) adalah suatu metode untukmenentukan bahan-bahan atau komponen-komponen apa yang harus di buat atau di beli, berapa jumlahyang dibutuhkan dan kapan dibutuhkan. Hasil yang didapatkan dengan melakukan perhitungan denganmetode MRP, di dapatkan metode yang paling baik di pergunakan adalah metode Period Order Quantity(POQ) karena dari perhitungan metode Period Order Quantity didapatkan total biaya yang paling kecilyaitu sebesar Rp. 23.372.166,- . bila dibandingkan dengan perhitungan Lot For Lot yaitu sebesar Rp.28.567.200,- , dan perhitugan Economic Order Quantity yaitu sebesar Rp. 37.209.031,- . karena denganmetode POQ dapat meminimalkan biaya pesan dan biaya simpan sehingga total biaya yang dikeluarkankecil dibandingkan dengan metode EOQ dan L-F-L. sedangkan biaya terbesar adalah metode EOQ,karena pada perhitungan metode EOQ biaya pesan dan biaya simpan sangat besar.Kata Kunci : Perencanaan, Material Requirement Planning, Period Order Quantity, Economy OrderQuantity, Lot for lot.
PENGURANGAN DEFECT PADA PRODUK SEPATU DENGAN MENGINTEGRASIKAN STATISTICAL PROCESS CONTROL (SPC) DAN ROOT CAUSE ANALYSIS (RCA) STUDI KASUS PT. XYZ Moch. Teguh Fajrin; Wiwik Sulistiyowati
Spektrum Industri Vol. 16 No. 1: April 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/si.v16i1.9778

Abstract

PT. XYZ is a foreign capital investment companies are located in one area of town of Sidoarjo which has more than 7000 employees in it and of course want to have a high quality product . PT footwear products. XYZ is the world quality products that promote the quality and comfort of the wearer. Problems that occur in the production process of PT . XYZ of 7 -injection engine that has the most number of engine defect is 5.6 and 7. Quality products at heavily influence the shoe production to consumers. If damaged, then the product can not be distributed to consumers .Therefore , the quality of the shoes must be maintained for the successful marketing of the product. From our previous improvements made in reducing the defect in the production process , but the result is less than optimal , so do research that aims to make improvements again with another method . The method used in this research is to apply the methods of Statistical Processing Control (SPC) and Root Cause Analysis (RCA). The results of the check sheet analysis and Pareto diagram can be seen the frequency of product defects (defects) over roughing most occurred in March 2016 as many as 345 shoes (62%) of the total production of 489 products. Then the second frequency in February 2016 as many as 214 shoes (38%) of the total production of 357 products. And from the image Control Chart P can be concluded that the data are in a state of uncontrolled. Because of all these 50 data, there is one data point that is outside the control limits (out of control), on the 4th point the data has a value of the proportion of 1, beyond the limits Upper Control Limit (UCL) is equal to 0.938. During the dots located within the boundaries of a controller, a process is under controlled conditions, and no action required. However, one point that lies outside the control limit is interpreted as the fact that the quality control in the production process (injection) PT. XYZ uncontrolled or still experiencing irregularities. Whereas the causes of the failure of a critical process in the production process are humans, machines, methods and materials.
MODEL MANAJEMEN KUALITAS MBNQA DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING PRODUK UKM DI KABUPATEN SIDOARJO Billy Yhovizmiaji; Wiwik Sulistiyowati
Spektrum Industri Vol. 16 No. 2: Oktober 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/si.v16i2.11539

Abstract

UKM (Usaha Kecil Menengah) adalah Kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dengan bidang usaha yang secara mayoritas merupakan kegiatan usaha kecil dan perlu dilindungi untuk mencegah dari persaingan usaha yang tidak sehat. Untuk itu diperlukan manajemen kualitas pada UKM (Usaha Kecil Menengah) untuk meningkatkan daya saing produk yang akan dijual.Metode yang digunakan adalah Malcolm Baldridge National Quality Award (MBNQA) yang digunakan untuk menentukan indikator-indikator yang mempengaruhi daya saing produk. Metode tersebut diintegrasikan dengan Structural Equation Modeling (SEM) untuk mengetahui indikator yang terpenting dalam meningkatkan daya saing produk. Hasil dalam penelitian ini telah menunjukkan bahwa kepemimpinan, perencanaan strategi, pengukuran analisa dan manajemen pengetahuan, fokus sumber daya manusia, dan manajemen proses berpengaruh terhadap daya saing produk UKM (Usaha Kecil Menengah) dan semoga hasil penelitian ini bisa memberikan informasi bagi penulis, dan para pelaku UKM (Usaha Kecil Menengah) di Kabupaten Sidoarjo.