Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENERAPAN TEKNOLOGI SANITASI LINGKUNGAN PADA KELOMPOK MASYARAKAT BERPENGHASILAN RENDAH DI KELURAHAN MA’RANG KABUPATEN PANGKEP Faizal Amir; Muhammad Ardi; Bakhrani A. Rauf; Anas Arfandi; Hamzah Nur; Alimuddin Sa’ban Miru
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 26, No 4 (2020): OKTOBER-DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v26i4.20566

Abstract

Salah satu lingkungan di Kelurahan Ma’rang Kabupaten Pangkep yang kondisi sanitasi ligkungannya tergolong buruk  adalah Lingkungan Sangale. Lingkungan Sangale dihuni oleh 122 kepala keluarga (KK) yang hampir semuanya berpenghasilan rendah, yakni antara Rp. 2.000.000 sampai Rp 3.000.000 perbulan. Mata pencaharian masyarakat atau kepala keluarga di desa ini adalah: (1) buruh tani, (2) buruh tambak, (2) petani jeruk lahan sempit, (3) buruh konstruksi, (4) buruh harian pada industri semen, (5) buruh tambang, dan (6) pekerja harian yang tidak menentu. Oleh karena itu Mitra PKM ini adalah Kelompok Masyarakat yang berpenghasilan rendah yang diketuai oleh Bapak H. Ridwan. Kondisi sanitasi lingkungan permukiman, yakni sebanyak 70% rumah tangga di Lingkungan Sangale: (1) tidak memiliki jamban keluarga yang sehat, (2) tidak memiliki tempat pembuangan sampah yang aman terhadap lingkungan, (3) tidak memiliki saluran pembuangan air kotor, (4) air bersih sangat sulit, (5) halaman rumah tidak tertata dengan baik.  Kondisi tersebut diperburuk dengan rendahnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat membuat jamban keluarga dan tempat pembuangan sampah. Selain itu juga diperparah dengan rendahnya pendapatan mereka. Tujuan PKM ini adalah sebagai berikut: (1) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Mitra membuat jamban keluarga yang sehat, dan (2) meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Mitra membuat tempat pembuangan sampah yang aman terhadap lingkungan.  Metode yang digunakan ada saat sosialisasi adalah diskusi dan tanya jawab. Pada saat pelatihan adalah ceramah, diskusi, tanya jawab, dan demonstrasi. Pada pelaksanaan monitoring dan evauasi adalah menyaksikan langsung kegiatan yang dilakukan oleh mitra.   Hasil yang dicapai adalah: (1) Mitra memiliki pengetahuan dan keterampilan membuat jamban keluarga yang sehat, (2) Mitra memiliki pengetahuan dan keterampilan membuat tempat pembuangan sampah yang aman terhadap lingkungan, dan (3) masing-masing satu unit jamban keluarga yang sehat dan tempat pembuangan sampah yang aman terhadap lingkungan.Kata Kunci: Jamban sehat;  Lingkungan;  Pembuangan sampah;  Pelatihan;  Sanitas.
Analisis Pengaruh Pemanfaatan Media Digital Marketing Terhadap Pendapatan Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Makassar A. M. Mursalim Bintang; Alimuddin Sa’ban Miru; Muliaty Yantahin
Information Technology Education Journal Vol. 3, No. 2, Mei (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh dari pemanfaatan media digital marketing terhadap pendpatan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu berupa angket. Variabel bebas dari penelitian ini ialah pengaruh pemanfaatan media digital marketing dan variabel terikatanya yaitu pendapatan pelaku UMKM. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Panakkukang Kota makassar yang di mulai pada bulan april hingga juni 2023. Subjek dari penelitian ini adalah para pelaku UMKM yang ada di Kecamatan Panakkukang yang menggunakan media digital sebagai media pemasaran dan promosi produk. Pengambilan sampel menggunakan convenience sampling kemudian diperoleh sebanyak 36 sampel. Data penelitian diperoleh dari angket, kemudian dianalisis menggunakan analisis statistic deskriptif, dan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media digital marketing oleh para pelaku UMKM di Kecamatan panakkukang berada pada kategori sedang, dan ada pengaruh pemanfaatan media digital marketing terhadap pendapatan pelaku UMKM, yang dibuktikan dengan uji regresi linier sedrhana, dimana nilai signifikan lebih kecil dari probabilitas 0,1 atau 0,00 < 0,1, dan uji model summary X terhadap Y dimana nilai korelasi atau hubungan (R) yaitu sebesar 0,828, adapun dari hasil tersebut diperoleh koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,685 yang berarti bahwa pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat adalah sebesar 68,5%.
ANALISIS PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPUTER PADA SMK NEGERI 1 KOLAKA MENGGUNAKAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM) Husna Saleh; Purnamawati; Anas Arfandi; Alimuddin Sa’ban Miru; Abdul Muis Mappalotteng
UNM Journal of Technology and Vocational Volume 7, Issue 2, June (2023)
Publisher : Program Studi S2 Pendidikan Teknologi dan Kejuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ujtv.v7i2.2085

Abstract

This study aims to examine the behavior of using e-learning in terms of: (1) the perception of ease of using e-learning (Perceived Ease of Use), (2) the perception of e-learning usefulness (Perceived Usefulness), (3) attitudes in using e-learning (Attitudes toward Using), (4) behavioral intention of using e-learning (Behavioral Intention to Use), and (5) the e learning implementation (Actual Technology Use) in applying computer-based learning media at SMKN 1 Kolaka using the Technology Acceptance Model (TAM) The type of this study is descriptive research. The results of the study indicate that (1) there is a perception of ease of using e-learning (Perceived of Use) in moderate category, (2) there is a perception of e-learning usefulness (Perceived Usefulness) in moderate category, (3) there is an attitude in using e-learning (Attitudes toward Using) with a higher category than other categories, (4) there is a behavioral intention of using e-learning (Behavioral Intention to Use) with a low category compared to the previous level of category, and(5) there is an e-learning implementation (Actual Technology Use) with a low category comparedto the previous level of category.
Pengembangan E-Task Berbasis Problem-Based Learning Pada Mata Pelajaran Informatika di SMA Athirah Bukit Baruga Makassar Ajul Manabi Tinulu; Yasser Abdul Djawad; Alimuddin Sa’ban Miru
UNM Journal of Technology and Vocational Volume 8, Issue 3, October (2024)
Publisher : Program Studi S2 Pendidikan Teknologi dan Kejuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ujtv.v8i3.3135

Abstract

E-task dibutuhkan oleh SMA Athirah Bukit Baruga untuk membantu proses pembelajaran secara daring, selama ini pembuatan tugas siswa di SMA Athirah Bukit Baruga masih menggunakan buku/kertas dan guru mengalami kesulitan dalam mengelola dan mengarsipkan tugas fisik secara efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-task berbasis problem-based learning pada mata pelajaran Informatika di SMA Islam Athirah Bukit Baruga dan menguji kualitas e-task dengan menggunakan standar ISO/IEC 25010. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development), adapun model pengembangan yang digunakan adalah model prototype yang terdiri dari tujuh tahapan yaitu analisis kebutuhan, membangun prototype, evaluasi prototype, mengkodekan e-task, pengujian e-task, evaluasi e-task, dan menggunakan e-task. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada pengujian e-task yang dikembangkan yaitu wawancara bersama pihak sekolah, angket, dan observasi. E-task dievaluasi menggunakan angket yang diisi oleh 30 responden sebagai pengguna yang terdiri dari 29 orang siswa dan salah satu guru di SMA Islam Athirah Bukit Baruga. Hasil pengujian e-task dinyatakan telah memenuhi semua aspek pengujian berdasarkan standar kualitas perangkat lunak ISO/IEC 25010, sehingga e-task dapat diimplementasikan di SMA Athirah Bukit Baruga.
Pengujian Aplikasi Sistem Monitoring Perkuliahan Menggunakan Standar ISO 25010 Mustari S. Lamada; Alimuddin Sa’ban Miru; Riski Amalia
Jurnal MediaTIK Volume 3 Issue 3, September (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/mediatik.v3i3.1559

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menjamin tingkat kualitas sistem monitoring perkuliaan agar tidak terjadi error serta menjamin fitur dan fugsionalitasnya dengan melakukan pengujian menggunakan standar ISO 25010. Pengujian dilakukan menggunakan 5 karakteristik pada standar ISO 25010 yaitu functional suitability, usability, reliability, performance efficiency, dan maintainability. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner fungsionalitas, USE Questionnaire, stress testing, load testing, dan maintainability index. Hasil dari penelitian ini adalah sistem monitoring perkuliahan telah memenuhi standar ISO 25010 pada karakteristik functional suitability dengan nilai 100% (baik), karakteristik usability sebesar 88,5,3% (sangat layak), karakteristik reliability sebesar 100% (lolos), karakteristik performance efficiency sebesar 4,2 detik (diterima), dan karakteristik maintainability sebesar 100 (sangat mudah dirawat).
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS APLIKASI CANVA PADA MATA PELAJARAN INFORMATIKA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA KABUPATEN GOWA Muhammad Syaiful Yahya; Alimuddin Sa’ban Miru; Udin Sidik Sidin
UNM Journal of Technology and Vocational Volume 10, Issue 1, February (2026)
Publisher : Program Studi S2 Pendidikan Teknologi dan Kejuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/f494xt02

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk pembelajaran berupa e-modul berbasis aplikasi Canva untuk dimanfaatkan oleh peserta didik dan guru dalam pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah R&D (Research and Development) dengan model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE yang meliputi lima tahap: Analisis (analysis), desain (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Model ini dipilih karena mampu memberikan alur sistematis dalam menghasilkan produk pembelajaran yang teruji kualitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul pembelajaran berbasis Canva yang dikembangkan telah memenuhi aspek validitas, kepraktisan, dan efektivitas. Validitas dengan menggunakan skala likert ahli media sebesar 94,4% dan ahli materi sebesar 94,6% menunjukkan bahwa e-modul pembelajaran berbasis canva berada pada kategori sangat valid. Dengan demikian, e-modul pembelajaran informatika dapat diterapkan dalam proses pembelajaran dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Kepraktisan e-modul berdasarkan uji coba kelompok kecil dengan jumlah sampel 10 memperoleh nilai 87,7%, sedangkan pada kelompok besar dengan jumlah 60 orang mencapai nilai 90,7% Hal ini menunjukkan bahwa e-modul berada pada kategori sangat praktis. Keefektifan ditunjukkan melalui hasil posttest dengan persentase sebesar 86,8% yang termasuk dalam kategori sangat efektif, sementara hasil uji N-Gain Score sebesar 0,56 menempatkan peningkatan hasil belajar peserta didik pada kategori sedang. Kemudian pada tahap Disseminate merupakan akhir dalam penelitian dan pengembangan, di mana produk dipublikasikan. Pada tahap ini, peneliti memastikan bahwa e-modul dapat diakses dengan mudah serta digunakan dalam proses pembelajaran sehingga dapat dimanfaatkan lebih luas, tidak hanya di sekolah penelitian tetapi juga di sekolah lain yang membutuhkan. Berdasarkan keseluruhan data, dapat disimpulkan bahwa e-modul pembelajaran Informatika berbasis Canva layak digunakan sebagai bahan ajar di Sekolah Menengah Pertama.