Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Phytochemicals analysis and antibacterial activity of the leaf of red meranti, Shorea leprosula (Dipterocarpaceae Sudrajat Sudrajat; Dwi Susanto; Rudi Kartika
REPOSITORY KIMIA Dr. Rudi Kartika, M.Si
Publisher : REPOSITORY KIMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

-
Estimation of Above Ground Carbon Sequestration in Trembesi (Albizia saman) and Johar (Senna siamea) at PT Multi Harapan Utama, East Kalimantan Widya Fajariani; Medi Hendra; Dwi Susanto
Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology Vol 5, No 2 (2020): August
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jtbb.43381

Abstract

The open-pit mining method has a very large ecological impact. It causes the loss of forest vegetation which decreases CO2 absorption. Measuring the amount of carbon stored in plant biomass can represent the amount of CO2 that can be absorbed in the atmosphere. The objective of this research is to determine the carbon sequestration of Albizia saman and Senna siamea in different age classes at PT MHU Busang Jonggon Block, Kukar, East Kalimantan. Estimation of carbon sequestration in the stands of A. saman and S. siamea was carried out by non-destructive methods using biomass allometric equations while in understorey and litter using the destruction sampling. The results showed that the highest carbon absorption value of A. saman was 314.28 tons/ha which appear at six years old stands and the lowest value was 193.31 tons/ha at three years old stands while the highest carbon absorption value of S. siamea was 113.65 tons/ha which appear at nine years old stands and the lowest value was 24.64 tons/ha at three years old stands. A. saman could be more promising plant species than S. siamea according to its higher level of carbon sequestration and their high adaptation level. All data from this study could suggest several information for increasing carbon sequestration level in forest ecosystem as well as achieving forest rehabilitation purpose.
Workshop Daring Peralatan Fisiologi Hewan Penunjang Penelitian dan Praktikum Bagi Guru Sains Rudy Nugroho; Fatmawati Patang; Yanti Puspita Sari; Linda Oktavianingsih; Dwi Susanto; Samsurianto Samsurianto; Rudianto Rudianto; Widha Prahastika; Maya Dewi Norani; Nadhifa Aurelia Wirawan; Nawwar Mardianto
Jurnal SOLMA Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v10i2.6703

Abstract

Background: Aktivitas riset dan praktikum di bidang fisiologi hewan membutuhkan beberapa peralatan yang menunjang kelancaran dan keberhasilan kegiatan tersebut. Pengetahuan tentang alat-alat terkait bidang fisiologi hewan, termasuk teknik menggunakan mutlak diketahui dan dipahami. Tujuan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk workshop daring ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan guru sains SMP/SMA setingkat dan muridnya dalam mengetahui dan memahami peralatan-peralatan yang terkait bidang fisiologi hewan baik untuk keperluan penelitian atau praktikum. Sasaran kegiatan ini adalah guru sains dan siswa dari beberapa daerah di Indonesia. Metode: Kegiatan diadakan melalui media zoom meeting, video demo penggunaan alat dan diskusi interaktif yang diikuti oleh 60 peserta, terdiri dari guru dan murid. Materi yang disampaikan adalah alat-alat penunjang penelitian dan praktikum bidang fisiologi, teknik penggunaan, serta video demo live serta diskusi interaktif. Hasil: Untuk mengukur keberhasilan program pengabdian ini, peserta workshop daring melakukan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan rata-rata 52,91 (pre-test) dan 72,86 (post-test). Terdapat peningkatan pengetahuan dan wawasan peserta workshop daring peralatan fisiologi hewan sebesar 19,95 poin. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian ini berkontribusi meningkatkan pengetahuan dan wawasan peserta workshop daring tentang peralatan fisiologi hewan untuk menunjang penelitian dan praktikum.
Kadar Besi (Fe) pada Tanaman Bayam Cabut (Amaranthus tricolor L.) yang Ditanam pada Beberapa Media Tanah Bekas Galian Tambang Batubara di Samarinda Annisa Annisa; Dwi Susanto; Sudrajat Sudrajat
BIOPROSPEK: Jurnal Ilmiah Biologi Vol 11 No 1 (2016): Bioprospek: Journal Ilmiah Biologi. Volume 11 Number 1 2016
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.447 KB) | DOI: 10.30872/bp.v11i1.125

Abstract

This research aims to find out if there is a correlation between the availability of Fe on the soil of an excavated coal mine with Fe levels in spinach. This research out by experiment Completely Randomized Design consists of 5 treatment is P0 (soil media in Kebun Raya Unmul Samarinda), P1(soil media in Sambutan ), P2 (soil media in Batu Besaung ), P3 (soil media in Loa Bakung) and P4 (soil main excavated + soil media in Kebun Raya Unmul Samarinda with comparison 1:1) with repotition 4 unit polybag and each units consists of 10 seeds of spinach. The Plants maintained for 5 weeks and parameters measured is growth of plant height, leaf number, leaf colour, Fe content in the spinach and Fe content in this soil media. The results showed that the mine excavated soil with the average levels of Fe contains for 39,9598 µg/mL; 30,9458 µg/mL; 31,2599 µg/mL dan 28,502 µg/mL, consecutive to the origin of former soil mine samples is soil main excavated in Sambutan, Batu besaung, Loa bakung and soil mixture of all mines with the ground control (Kebun Raya Unmul). Soil main excavated is not good be used as a growing medium with the addition of fertilizer NPK. The availability of Fe elements in the soil followed by increased Fe levels in the spinach by the equation of guess regression y = 0,004x + 0,139 and value r = 0,902 on the significant levels 0,005.
Uji Kandungan Metabolit Sekunder dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Lai (Durio kutejensis) (Hassk.) (Becc.) dengan Metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) Hetty Manurung; Dwi Susanto; Rika Zulia Hapsari
EduBiologia: Biological Science and Education Journal Vol 3, No 2 (2023): EduBiologia: Biological Science and Education Journal
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/edubiologia.v3i2.18431

Abstract

Lai (Durio kutejensis Hassk. Becc) merupakan tumbuhan endemik di wilayah pulau Kalimantan. Daun lai memiliki kandungan metabolit sekunder dan secara tradisional digunakan sebagai bahan obat dan kosmetik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder (Fitokimia) apa saja yang terdapat dalam ekstrak etanol daun lai serta uji aktivitas antioksidannya. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Fisiologi dan Perkembangan Tumbuhan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Mulawarman. Uji kandungan fitokimia secara kualitatif dilakukan terhadap alkaloid, fenolik, flavonoid, saponin, tannin, kuinom, steroid-triterpenoid, dan glikosida. Uji fitokimia secara kuantitatif dilakukan terhadap kandungan total fenol dan flavonoid. Biokativitas antioksidan  menggunakan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl). Hasil penelitian menunjukkan senyawa metabolit sekunder yang terkandung pada ekstrak etanol daun lai adalah alkaloid, triterpenoid, fenolik, flavonoid, kuinon, dan tanin. Kandungan total fenol (TPC) ekstrak daun lai sebesar 911,50 µg Gallic Acid Equivalent (GAE)/g ekstrak dan kandungan total flavonoid sebesar 1.190,50 µg Quercetin Equivalent (QE)/g ekstrak. Nilai inhibisi tertinggi terdapat pada konsentrasi ekstrak 100 ppm sebesar 43,14%. Bioaktivitas Antioksidan adalah kategori sedang dengan nilai IC50 sebesar 115,472 ppm.
Pengembangan Vertikultur Solusi Budidaya Tanaman Vertikal Di Lahan Sempit (Upaya Pemberdayaan Ibu-Ibu Rumah Tangga Di Kelurahan Gunung Kelua-Samarinda) Hetty Manurung; Ratna Kusuma; Samsurianto Samsurianto; Lariman Lariman; Dwi Susanto
ABDIKU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Mulawarman Vol. 2 No. 1 (2023): ABDIKU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Mulawarman
Publisher : Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Tropis, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/abdiku.v2i1.535

Abstract

ABSTRAK Wilayah Kelurahan Gunung Kelua Samarinda merupakan wilayah dengan pertumbuhan jumlah penduduk yang semakin meningkat setiap tahunnya. Kebutuhan lahan pemukiman semakin meningkat pula dan mengakibatkan terjadinya alih fungsi lahan dari lahan pertanian menjadi lahan pemukiman guna memenuhi kebutuhan primer yaitu papan (rumah). Kebutuhan akan pangan otomatis semakin meningkat pula, dan minim nya ketersediaan lahan terbuka menjadi pemikiran dalam mengupayakan pemanfaatan area sempit menjadi lahan tanam untuk bercocok tanam, melalui salah satu cara yang dapat diterapkan yaitu Vertikultur. Pelatihan Vertikultur Tanaman ini bertujuan membekali peserta dengan pengetahuan dasar yang sederhana dan mudah dipahami melalui bagaimana memperbanyak tanaman dengan memanfaatkan lahan yang tersisa dari halaman rumah tempat tinggal. Dalam upaya meningkatkan keterampilan, ibu ibu di lingkungan kelurahan Gunung Kelua samarinda diberikan materi, dengan berbagai praktek di lapangan mengenai teknik vertikultur tanaman. Program pengabdian masyarakat ini berlangsung dengan baik dan efektif, meliputi teori dan praktik lapangan dengan persentase 25% teori dan 75% praktik. Kegiatan diikuti oleh 30 orang ibu ibu yang tergabung dalan kegiatan PKK dan kampong KB Suwandi Mandiri. Hasil pelatihan tersebut peserta dapat mempraktekkan dan mengaplikasikan teknik vertikultur pada budidaya bahan pangan sehari hari di sekitar tempat tinggal masing-masing.