Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pendekatan Resiliensi Terhadap Bencana dalam Pengembangan Kawasan Permukiman Atas Air Balikpapan Fadhlurrahman Nur Ramadhani; Sarah Cahyadini
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 5 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i5.99570

Abstract

Fenomena bencana yang terjadi di sekitar kita tidak akan pernah lepas dari kehidupan manusia. Pertumbuhan penduduk yang tak terkendali juga menjadi salah satu penyebab munculnya bencana seperti banjir, longsor, dan kebakaran. Kawasan Kampung Atas Air Margasari merupakan sebuah kampung di pesisir barat kota Balikpapan, berseberangan langsung dengan kilang minyak Pertamina. Letaknya yang berada di kawasan perairan, tidak menghindarkan kampung ini dari potensi terjadinya bahaya kebakaran. Bahkan tercatat pernah terjadi kebakaran besar di kawasan ini yang menghanguskan sebagian besar rumah. Oleh karena itu perlu dikaji bagaimana memanfaatkan potensi kawasan perairan untuk bisa menanggulangi terjadinya potensi bahaya kebakaran melalui pendekatan resiliensi terhadap bencana. Penerapan metode urban acupunture juga akan membantu untuk menyelesaikan permasalahan dengan melihat dimana potensi terbaik dari kampung ini yang bisa dikembangkan sehingga dampak yang akan diberikan dapat dirasakan oleh skala yang lebih luas lagi. Dari metode tadi akan dihasilkan sebuah titik yang nantinya akan diolah dari segi optimalisasi bentuk dan fungsi ruang pada kampung ini. Sehingga dari hal tesebut menghasilkan sebuah rancangan yang mengolah ruang luar agar nantinya dapat meningkatkan resiliensi di kawasan ini tanpa menghilangkan kekhasannya sebagai kawasan kampung di atas air.
Pendekatan Ephemeral Architecture pada Apartement Pasca Pandemi saat Kondisi Darurat Muhammad Syahrizal Anwar; Sarah Cahyadini
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i4.99584

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang terkena dampak dari wabah pandemi COVID-19 pada akhir tahun 2019. Wabah tersebut membawa dampak yang cukup serius pada tatanan kesehatan, perekonomian, dan sosial di Indonesia. Salah satu permasalahan yang muncul akibat pandemi tersebut ialah membludaknya populasi pasien pada fasilitas kesehatan sehingga tidak dapat menampung pasien lagi, khususnya pada kota-kota besar seperti di Surabaya. Karena hal tersebut terjadi kebijakan pemerintahan untuk menggunakan bangunan umum sebagai fasilitas kesehatan untuk menampung jumlah pasien yang berlebih tersebut, seperti wisma atlet, hotel, dan bahkan sekolah. Dari permasalahan tersebut penulis mencoba menghadirkan sistem pada suatu rancangan yang membuatnya dapat menyediakan fasilitas layanan kesehatan dalam kondisi darurat dengan pendekatan ephemeral architecture. Konsep sistem ephemeral pada rancangan akan dibuat pada bangunan tipe high-rise building dengan memanfaatkan serta menggunakan ruang dan fungsi pada koridor bangunan apartemen agar dapat menjadi suatu ruang yang lain pada waktu dan kondisi yang berbeda. Rancangan tetap memiliki fungsinya sendiri di awal dan tidak perlu menambah volume serta bentuk ruang yang baru, karena dengan adanya sistem ephemeral ini sebuah ruangan dapat digunakan dengan kondisi tertentu. Penerapan sistem ephemeral architecture ini perlu memperhatikan sistem sirkulasi dan penataan ruang pada rancangan agar terbentuk fleksibilitas dari sisi sirkulasi maupun fungsi pada ruang.
Media Pembelajaran Rumah Sehat Anak Melalui Kegiatan Kreatif dan Buku Aktivitas Adinda Sih Pinasti Retno Utami; Tanti Satriana Rosary Nasution; Sarah Cahyadini; Happy Ratna Soemartinah; Purwanita Setijanti; Dewi Septanti; Wahyu Setyawan
Sewagati Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (989.229 KB)

Abstract

Pada masa pandemi ini, konsep rumah sehat dan perilaku hidup sehat kembali menjadi isu yang diperbincangkan. Banyak penyakit yang bersumber dari kurang sehatnya kebiasaan manusia sehari-hari dan berakibat pada kurang sehatnya hunian. Anak-anak pada masa emasnya, memiliki kelebihan untuk menyerap berbagai hal dengan baik yang dapat mempengaruhi kebiasaan dan sikap ke depannya. Penanaman pentingnya rumah sehat dan PHBS pada anak dapat mendorong terciptanya rumah sehat dan PHBS sedari dini. Mensosialisasikan prinsip rumah sehat dan perilaku hidup sehat kepada anak-anak melalui ceramah akan dirasa kurang efektif. Salah satu alternatif cara mempromosikan prinsip rumah sehat dan PHBS untuk anak-anak adalah menggunakan buku aktifitas. Buku aktivitas saat ini banyak dipakai oleh anak-anak di sekolahnya dan juga secara mandiri di rumah. Selain mengajarkan topiknya, buku aktivitas juga disusun untuk dapat melatih kemampuan motorik dan sensorik anak. Dari penggunaan buku aktifitas pada anak-anak, menjadikan anak-anak memiliki aktivitas bermain dan belajar tentang rumah sehat.
Penilaian Pengaruh Aspek Place Identity Familiarity dan Attachment terhadap Daya Tarik Ruang Publik di Surabaya Utara Nisrina Aulia Rahma; Bambang Soemardiono; Sarah Cahyadini
Jurnal Penataan Ruang Vol 18, No 1 (2023): Jurnal Penataan Ruang 2023
Publisher : Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2716179X.v18i1.15955

Abstract

Saat ini, banyak kota di Indonesia yang berlomba- lomba menciptakan citra dan identitasnya sendiri terkait peningkatan sektor pariwisata yang berkelanjutan. Selain itu, identitas kota telah menjadi isu penting di sektor perencanaan dan desain kota saat ini. Banyak dari kota-kota ini menjadikan identitas mereka terkait dengan warisan budaya penting untuk kegiatan branding kota mereka. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan keberlanjutan pariwisata, serta mendorong dan menumbuhkan ekonomi lokal. Penelitian ini membahas bagaimana penilaian kualitas ruang publik khususnya dari aspek attachment dan familiarity dalam teori place identity berperan dalam meningkatkan daya tarik menurut masyarakat. Penelitian ini menggunakan strategi gabungan yaitu kualitatif dalam mengambil interpretasi dari responden dan korelasional dengan kuantitatif untuk memvalidasi hasil kualitatif. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa aspek familiarity memiliki pengaruh positif lebih dominan dan signifikan terhadap daya tarik ruang publik dari perspektif pengunjung. Sementara dari sudut pandang masyarakat sekitar, aspek attachment justru memiliki pengaruh lebih dominan terhadap daya tarik ruang publik. Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa perbaikan atau peningkatan pada aspek familiarity dan attachment akan meningkatkan daya tarik pariwisata pada ruang publik di kawasan Surabaya Utara.
Strategi Pelestarian Bangunan-Bangunan Lama pada Koridor Heerenstraat Probolinggo Sayyidah Rafi Dianya Shabri; Bambang Soemardiono; Sarah Cahyadini
Arsitektura : Jurnal Ilmiah Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 22, No 2 (2024): Arsitektura: Jurnal Ilmiah Arsitektur dan Lingkungan Binaan
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/arst.v22i2.87960

Abstract

One of the Dutch legacies in Probolinggo is the Heerenstraat Corridor. Despite having high historical value, the buildings along this corridor face major challenges in terms of preservation, mainly due to changes that change the characteristics of the corridor as a Dutch heritage. Therefore, this study aims to develop an effective preservation strategy for old buildings on Jalan Suroyo or the Heerenstraat corridor. The research method is to analyze the condition of the building, identify preservation constraints, and formulate a preservation strategy to ensure the sustainability of the buildings and corridor. This study highlights the lack of awareness, changes in building functions, and the absence of detailed regulations that cause problems in building preservation in Heerenstraat Probolinggo. Physical protection is needed to maintain and restore buildings. Various preservation approaches such as preservation, conservation, reconstruction, and adaptation are proposed as steps to preserve old buildings in the Heerenstraat corridor.
LIVING IN A BOARDING HOUSE: A PRIVACY MECHANISM IN ARCHITECTURE STUDENT’S PRIVATE STUDY ROOM Setijanti, Purwanita; Cahyadini, Sarah; Narida, Tisya Surya
Journal of Architecture&ENVIRONMENT Vol 22, No 2 (2023)
Publisher : Department of Architecture, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j2355262x.v22i2.a17971

Abstract

Boarding houses, as a type of substitute residence, function not only to ensure the continuity of daily domestic activities, but also as a comfortable learning place for students as residents. The Multimodal learning methods, which is used in architectural studio learning, through design simulations making study mock-ups, requires the use of more than one strategy in the learning process. Because it requires a different concentration compared to unimodal students, learning privacy is not only needed for individual learning process, but also needed for group learning study activities. This research explores the privacy mechanism that occurs in boarding rooms as private workspaces for architecture students. Phenomenological qualitative methods are used, with data collection techniques through observation, interviews, and documents readings. The results of the study show that architecture students tend to organize to optimize space by modifying the spatial attributes. This is executed to provide the widest possible space for learning privacy, so that it’s multimodal learning activities could run as optimally as possible.
Exploring Community Engagement: Neighbourhood Infrastructure Evolution in Sentani's Vernacular Settlements Sarah Cahyadini; Deasy Widyastomo; Purwanita Setijanti; Arina Hayati; Happy R. Sumartinah
Jurnal Penataan Ruang Vol. 19 (2024): Special Edition : Jurnal Penataan Ruang 2024
Publisher : Jurnal Penataan Ruang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the era of rapid development, enhancing vernacular settlements is crucial for sustainability, particularly in preserving cultural integrity. The Sentani Tribe exemplifies this challenge with its distinctive cultural heritage deeply rooted in the shores of Lake Sentani. Originally fishermen, the tribe has transitioned to farming, prompting shifts in their settlements and infrastructure. This study focuses on Kehiran villages, where such shifts have necessitated settlement improvements. It investigates opportunities for enhancing vernacular settlements through community engagement, considering cultural adaptations resulting from these infrastructure changes. Through empirical research and analysis, the study follows the identified seven key habitus changes impacting the Sentani Tribe's habitat, influencing infrastructure like worship spaces, schools, roads, and public areas. These findings underscore the potential for participatory improvements in vernacular settlements amidst evolving cultural landscape.