Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peran Kepuasan, Loyalitas dan Kepercayaan Pelanggan Dalam Meningkatkan Word of Mouth: Sebuah Pembelajaran dari Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Ade Permata Surya
Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis Vol 5, No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jimb.v5i3.6934

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh kepuasan pelanggan, loyalitas pelanggan dan kepercayaan terhadap word of mouth (WOM) di lembaga pelatihan dan kursus. Sebuah pelajaran dari Speak Project Academy, sebuah startup spesialis training untuk public speaking dan softskill lainnya di Indonesia dari perspektif konsumen. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan eksperimen konklusif, dalam tipe kasual, dengan metode kuantitatif dan survei. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah probability sampling dan data dianalisis dengan SEM-PLS dengan WarpPLS 6.0. Data diambil dengan memberikan kuesioner online kepada responden melalui email. Responden adalah para alumni Speak Project. 128 kuesioner online dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan pelanggan berpengaruh positif signifikan terhadap loyalitas dan kepercayaan pelanggan, selanjutnya loyalitas dan kepercayaan pelanggan mempengaruhi WOM secara positif dan signifikan. Di sisi lain, kepuasan pelanggan tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap WOM. Koefisien Adjusted R-squared WOM adalah 0,561 yang berarti 56% WOM dapat dibuat dengan kepuasan, loyalitas, dan kepercayaan pelanggan.
CUSTOMER LOYALTY FROM PERSPECTIVE OF MARKETING MIX STRATEGY AND CUSTOMER SATISFACTION A study from Grab - Online Transportation in Era of Industrial Revolution 4.0 Ade Permata Surya
MIX: JURNAL ILMIAH MANAJEMEN Vol 9, No 3 (2019): MIX: Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.101 KB) | DOI: 10.22441/mix.2019.v9i3.001

Abstract

ABSTRACT. This study aims to examine and analyze the influence of marketing mix 7P (product, price, promotion, place, people, physical evidence, and process) on costumer loyalty with the mediating role of customer satisfaction. A lesson from case of overlapping online transportation user base in Indonesia, specificly from Grab’s Consumer perspective. The research was design by using conclusive experiment, in casual type, with quantitative and survey methods. The sampling method used is sampling judgmental and the data was analized by SEM-PLS with WarpPLS 6.0. Data was taken by giving questionaire to 406 respondents. Respondents are Grab’s consumer. The result shows that the variable such as price, promotion, place, people, and process were significantly positif give effect to customer satisfaction, and customer satisfaction affected customer loyalty positifly and significantly.  In other hand, product and physical evidence were not significantly give effect. Adjusted R-squared coefficients of customer satisfaction and customer loyalty were 0,540 and 0,512 which means 54% of customer satisafction can be made by marketing mix variables and 51,2% of customer loyalty can be made by customer satisfaction. The future research in the same topic can use probability sampling method, especially stratified random sampling, and researcher can compare to another ASEAN countries’ data to enhance the more meaningful insight.Key words: marketing mix, customer satisfaction, customer loyalty, online transportation. ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh bauran pemasaran 7P (product, price, promotion, place, people, physical evidence, and process) terhadap loyalitas pelanggan dengan peran mediasi kepuasan pelanggan. Pelajaran dari kasus tumpang tindih basis pengguna transportasi online di Indonesia, khususnya dari perspektif konsumen Grab. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan eksperimen konklusif, dalam tipe kasual, dengan metode kuantitatif dan survei. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling judgmental dan data dianalisis dengan SEM-PLS menggunakan bantuan WarpPLS 6.0. Data diambil dengan memberikan kuesioner kepada 406 responden. Responden adalah konsumen Grab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel seperti price, promotion, place, people, dan process berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan pelanggan, dan kepuasan pelanggan mempengaruhi loyalitas pelanggan secara positif dan signifikan. Di sisi lain, product dan physical evidence tidak berpengaruh signifikan. Koefisien Adjusted R-squared pada kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan adalah 0,540 dan 0,512 yang berarti 54% dari kepuasan pelanggan dapat dibuat oleh variabel bauran pemasaran dan 51,2% dari loyalitas pelanggan dapat dibentuk oleh kepuasan pelanggan. Penelitian di masa depan dalam topik yang sama dapat menggunakan metode sampling probabilitas, khususnya pengambilan sampel bertingkat, dan peneliti dapat membandingkan dengan data negara-negara ASEAN lainnya untuk meningkatkan masukan yang lebih bermakna.Kata kunci: Kepuasan pelanggan, Kualitas layanan, loyalitas pelanggan, transportasi online. 
Adoption of Artificial Intelligence (AI) in Small and Medium Enterprise E-Commerce to Improve Marketing Performance Rahmani, Shinta; Surya, Ade Permata; Rifqi, Muhammad; Setiawan, Sigit; Gunawan, Arien Arianti
Journal of Economics and Management Scienties Volume 8 No. 1, December 2025
Publisher : SAFE-Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/jems.v8i1.255

Abstract

This study investigates the key determinants influencing the adoption of Artificial Intelligence (AI) by Small and Medium Enterprises (SMEs) in the e-commerce sector and examines its impact on marketing performance. The research integrates the Technology–Organization–Environment (TOE) framework and the Technology Acceptance Model (TAM) to explain the relationships among technological readiness, organizational support, environmental pressure, perceived usefulness (PU), perceived ease of use (PEOU), and AI adoption level. A quantitative approach employing Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) was conducted on 155 e-commerce SMEs operating in Jakarta, Indonesia. Empirical results reveal that technology, organization, and environment significantly affect perceived usefulness, which in turn strongly drives AI adoption. Perceived usefulness is identified as the most powerful determinant of adoption, whereas perceived ease of use exerts an indirect influence via usefulness perception. Furthermore, AI adoption has a positive and significant effect on marketing performance, particularly in enhancing digital campaign effectiveness, product innovation, and customer loyalty. The findings emphasize that internal readiness and external competitive pressures jointly foster AI-driven digital transformation within SMEs. The study provides both theoretical validation of the TOE–TAM integration and practical guidance for policymakers and business owners to design effective, ethical, and sustainable AI adoption strategies.
Pengembangan Literasi Gizi Berbasis Pengabdian Masyarakat sebagai Fondasi Pembangunan Berkelanjutan Fauzi, Firman; Ade Permata Surya; Septiani Juniarti; Isfandiari M. Bahanan
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i1.11937

Abstract

Literasi gizi memegang peran penting dalam pembangunan masyarakat berkelanjutan, karena kontribusinya tidak hanya meningkatkan kesehatan individu, tetapi juga mempengaruhi produktivitas tenaga kerja dan efisiensi ekonomi. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi gizi di Kelurahan Meruya Selatan, dengan fokus pada ibu rumah tangga dan pelaku usaha kuliner. Program ini melibatkan pelatihan, serta pendampingan usaha untuk mengembangkan produk pangan sehat yang memiliki nilai gizi tinggi. Melalui pendekatan berbasis ekonomi, masyarakat diharapkan dapat memahami hubungan antara pola makan sehat dan pengelolaan keuangan rumah tangga yang efisien. Hasil dari program ini menunjukkan adanya perubahan dalam pola konsumsi pangan masyarakat yang lebih bergizi dan selektif dalam memilih bahan makanan. Selain itu, pelaku usaha kuliner menunjukkan peningkatan dalam penerapan standar gizi dan inovasi produk pangan sehat yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Program ini tidak hanya memberikan dampak pada kesehatan individu, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup dan daya saing ekonomi lokal, yang pada gilirannya berkontribusi pada pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Evaluasi yang dilakukan melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan mengenai literasi gizi di kalangan peserta, serta perubahan positif dalam kebiasaan konsumsi dan pengelolaan pangan sehat
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Kompensasi, dan Motivasi terhadap Kepuasan Kerja dan Kinerja Karyawan pada PT. Pariwara Kreasi Radika Indonesia Octa, Mochammad Bayhaqi; Surya, Ade Permata
Journal of Fundamental Management (JFM) Vol 5, No 3 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jfm.v5i3.23805

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Kompensasi, dan Motivasi terhadap Kepuasan Kerja dan Kinerja Karyawan pada PT. Pariwara Kreasi Radika Indonesia Cilandak Jakarta Selatan. Metode pengumpulan data menggunakan metode survey, dengan instrumen penelitian adalah kuesioner. Metode analisis data menggunakan Partial Least Square dengan aplikasi SmartPLS 3. Populasi yang terdapat dalam penelitian adalah 107 karyawan. Teknik sampling yang digunakan adalah sampel jenuh, sehingga jumlah sampel adalah sebanyak 107 orang. Penelitian ini membuktikan bahwa Kepemimpinan transformasional berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja. Kompensasi berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja. Motivasi kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja. Selanjutnya Kepemimpinan transformasional tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja. Kompensasi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja. Motivasi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja. Serta Kepuasan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja.