Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor Penting Penyebab Masalah Penambahan Biaya Pada Proyek Jalan Kabupaten Klaten Sahid, Muhammad Nur; Setianingsih, Ika; Solikhin, Mochamad; Mulyono, Gatot Slamet; Rahman, Burhan Fauzan Nur
Media Teknik Sipil Vol 17, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.169 KB) | DOI: 10.22219/jmts.v17i2.9745

Abstract

Penambahan biaya pada proyek sering kali terjadi di luar rencana anggaran biaya yang telah dibuat, tak terkecuali penambahan biaya pada proyek jalan. Hal ini disebabkan ketika biaya aktual melebihi biaya yang telah dianggarkan sebelumnya. Berdasarkan hal tersebut, maka dilakukan penelitian tentang penambahan biaya pada proyek jalan APBD Kabupaten Klaten tahun 2017 sampai 2018 yang dilakukan oleh kontraktor. Dari hasil pengisian kuesioner didapat 99 kuesioner yang telah diisi oleh kontraktor dan selanjutnya data tersebut diolah menggunakan program SPSS (Statistical Package for Social Science) versi 25. Dari hasil penelitian didapatkan faktor-faktor yang menjadi penyebab masalah penambahan biaya, yaitu Estimasi Biaya, Pelaksanaan dan Hubungan Kerja, Aspek Dokumen, Material, Tenaga Kerja, Peralatan, Keuangan Proyek, dan Waktu Pelaksanaan. Faktor dominan yang menjadi penyebab penambahan  biaya pada proyek jalan APBD Kabupaten Klaten tahun 2017 sampai 2018 adalah faktor Peralatan. Besarnya potensi penambahan biaya oleh kontraktor pada proyek jalan APBD Kabupaten Klaten tahun 2017 dan 2018 yaitu, 77 responden menjawab 1-5%, 14 responden menjawab 6-10%, 3 responden menjawab 11-15%, dan 3 responden lain menjawab 16-20%, serta 2 responden menjawab lebih besar dari 20%. 
Evaluasi Pengendalian Waktu dan Produktivitas Tenaga Kerja Pelaksanaan Proyek Pembangunan Gedung Parkir Menggunakan Metode Jaringan Kerja Critical Path Methode (CPM) (Studi Kasus : Gedung Parkir Balai Kota Semarang) Sahid, Muhammad Nur; Mulyono, Gotot Slamet; Nuryanto, Aziz Singgih Jati; Abdurrosyid, Jaji
Dinamika Teknik Sipil: Majalah Ilmiah Teknik Sipil Vol. 13/No.2/Desember 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (951.943 KB) | DOI: 10.23917/dts.v13i2.13057

Abstract

Seiring dengan peningkatan pertumbuhan penduduk dan perkembangan dalam dunia konstruksi membawa sebuah dampak dalam sistem perekonomian dan di berbagai sektor. Kemajuan teknologi membuat proyek berkembang dan beraneka ragam sesuai dengan kemajuan jaman. Hal ini memerlukan teknik  perencanaan yang sistematis, efisien dan efektif dalam pengelolaan pelaksanaan pembangunan bidang manajemen proyek agar tercapai hasil yang optimum. Tujuan Penelitian ini  untuk melakukan evaluasi pelaksanaan pembangunan proyek gedung parkir balai kota Semarang sudah sesuai rencana atau belum, ditinjau dari waktu serta penjadwalan ulang kegiatan dengan menggunakan metode CPM (Critical Path Methode).  Pengendalian waktu kerja digunakan dengan pedoman   sisa waktu yang ada   dengan  cara mempercepat (crashing) untuk mencari waktu paling optimum  pada  pekerjan tersebut. Waktu kritis  pada lintasan yang ada gambar CPM.. Waktu kritis  dan lintasan yang dipilih pada gambar  CPM adalah  kegiatan kritis  pekerjaan pondasi, pekerjaan bata plesteran, pekerjaan plafon, pekerjaan pasang lantai, pekerjaan kusen, pekerjaan sanitasi, pekerjaan mekanikal elektrikal   pekerjaan cat.. Selanjutnya dilakukan beberapa percobaan  percepatan sampai didapat waktu optimum menjadi 45 hari dan efisiensi biaya sebesar  Rp. 5.647.916, dari total nilai kontrak sebesar Rp 8.240.175.437.
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB PEMBENGKAKAN BIAYA OLEH KONTRAKTOR PROYEK JALAN KOTA SOLO Bariq Al Salam; Muhammad Nur Sahid; Ika Setiyaningsih; Mochamad Solikhin
Jurnal Litbang Sukowati : Media Penelitian dan Pengembangan Vol 4 No 1 (2020): Vol. 4 No. 1, November 2020
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Sragen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.401 KB) | DOI: 10.32630/sukowati.v4i1.117

Abstract

Nowadays there are some problems caused from the cost overruns that impact to losses in the implementation of road construction project. The cost overruns is very depends on several factors, both internal and external factors of the project. Thus, a high level of expertise, knowledge, and experience is needed to estimate costs from project costs to cash flow management during the implementation phase. This is done so that, in the future there will be no cost overrun that can disserve the contractors. The data that obtained from questionnaires are grouped and arranged based on thing that will be examined, to simplify and accelerate the research process. Furthermore, the data that has been grouped is processed using the SPSS program to test its feasibility as seen from the validity test, reliability test, normality test, multicollinearity test, heteroscedasticity test, and multiple linear regression test. The results of the analysis show that the dominant factors of cost overruns on road construction projects in Solo for the fiscal year 2017-2018 is the implementation time factor (X8). 
EVALUASI FAKTOR-FAKTOR PENTING PENYEBAB PENAMBAHAN BIAYA PROYEK JALAN APBD KABUPATEN SRAGEN TAHUN 2017 DAN 2018 Devi Cahyaningtyas; Muhammad Nur Sahid; Anto Budi L; Abdul Rochman
Jurnal Litbang Sukowati : Media Penelitian dan Pengembangan Vol 3 No 1 (2019): Vol. 3 No. 1, November 2019
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Sragen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.07 KB) | DOI: 10.32630/sukowati.v3i1.118

Abstract

The development of a country can be known by the expansion of its transportation facilities. Looking at the importance of roads for a region, there are many improvements and additions to these facilities and infrastructure. In the process of repairing the roads, some risks could be possibly causing failures such as time delay and cost overrun. The purpose of this study is to determine the important and the dominant factors that lead to the overrun cost to the road projects in Sragen Regency in 2017 and 2018. The data were obtained by distributing the questionnaires to the contractors who had handled the road projects in Sragen Regency. The results of the questionnaires survey collected 98 questionnaires of 55 contractors. The data analysis is using the program SPSS (Statistical Package for Social Science) Ver 25.0. The results of this study are the factors that cause overrun cost to the road projects in Sragen Regency in 2017 and 2018, are the implementation and the relationship of work and equipment, and the dominant factors that cause overrun cost to road projects in Sragen Regency in 2017 and 2018 is the implementation and the relationship of work.
Analisis Faktor-Faktor Penting Penyebab Masalah Penambahan Biaya Pada Proyek Jalan Kabupaten Klaten Muhammad Nur Sahid; Ika Setianingsih; Mochamad Solikhin; Gatot Slamet Mulyono; Burhan Fauzan Nur Rahman
Media Teknik Sipil Vol. 17 No. 2 (2019): Agustus
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v17i2.9745

Abstract

Penambahan biaya pada proyek sering kali terjadi di luar rencana anggaran biaya yang telah dibuat, tak terkecuali penambahan biaya pada proyek jalan. Hal ini disebabkan ketika biaya aktual melebihi biaya yang telah dianggarkan sebelumnya. Berdasarkan hal tersebut, maka dilakukan penelitian tentang penambahan biaya pada proyek jalan APBD Kabupaten Klaten tahun 2017 sampai 2018 yang dilakukan oleh kontraktor. Dari hasil pengisian kuesioner didapat 99 kuesioner yang telah diisi oleh kontraktor dan selanjutnya data tersebut diolah menggunakan program SPSS (Statistical Package for Social Science) versi 25. Dari hasil penelitian didapatkan faktor-faktor yang menjadi penyebab masalah penambahan biaya, yaitu Estimasi Biaya, Pelaksanaan dan Hubungan Kerja, Aspek Dokumen, Material, Tenaga Kerja, Peralatan, Keuangan Proyek, dan Waktu Pelaksanaan. Faktor dominan yang menjadi penyebab penambahan  biaya pada proyek jalan APBD Kabupaten Klaten tahun 2017 sampai 2018 adalah faktor Peralatan. Besarnya potensi penambahan biaya oleh kontraktor pada proyek jalan APBD Kabupaten Klaten tahun 2017 dan 2018 yaitu, 77 responden menjawab 1-5%, 14 responden menjawab 6-10%, 3 responden menjawab 11-15%, dan 3 responden lain menjawab 16-20%, serta 2 responden menjawab lebih besar dari 20%. 
Kajian Produktivitas Alat Berat Terhadap Waktu Pelaksanaan Proyek Bendungan Bendo Muhammad Nur Sahid; Anto Budi Listyawan; Mochamad Solikhin; Siti Masithoh
Media Teknik Sipil Vol. 19 No. 1 (2021): Februari 2021
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v18i2.12379

Abstract

Produktivitas adalah rasio antara hasil yang dicapai (output) dengan sumber daya yang digunakan (input). Dengan kata lain, keefektifan mengacu pada pencapaian pekerjaan maksimal dengan penggunaannya atau bagaimana pekerjaan itu dilakukan. Salah satu hal yang memengaruhi produktivitas kerja adalah pemilihan dan penggunaan alat berat yang sesuai. Berdasarkan hal tersebut akan dibahas analisis waktu rencana terhadap waktu pelaksanaan dan analisis produktivitas alat berat terhadap waktu pelaksanaan pekerjaan pada bendungan utama proyek bendungan Bendo, Ponorogo dengan membandingkan produktivitas yang mengacu pada PUPR dan pabrikasi agar diketahui alat berat yang lebih produktif dengan menggunakan studi lapangan (Field Research) dan studi kepustakaan (Literature Study). Dalam penelitian ini, alat berat yang dianalisis adalah Excavator, Bulldozer dan Vibratory Roller. Berdasarkan data lapangan Excavator 1 pada bulan Agustus menghasilkan 50.586,4 m3 dan berdasarkan pabrikasi adalah 55.224,8 m3. Berdasarkan analisis hasil perhitungan produktivitas lebih sesuai apabila mengacu pada PUPR daripada pabrikasi, karena perbedaan volume hanya sedikit. Menurut analisis kurva S yang direncanakan dengan kurva S realisasi, volume yang dihasilkan melebihi target yang direncanakan, yang berarti penggunaan alat berat seperti yang diharapkan. Pada kurva S, rencana ditargetkan untuk bobot sebesar 2,18% dan hasil kurva S diperoleh 4,08%.
MANAJEMEN BAHAYA DAN RISIKO PADA PEKERJA GONDOLA PROYEK APARTEMEN MENARA ONE (Studi Kasus : Menara One Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah) Muhammad Nur Sahid; Aprilia Dana Eliska
Neo Teknika Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Neo Teknika Vol 5 No.1 Juni 2019
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.653 KB) | DOI: 10.37760/neoteknika.v5i1.1381

Abstract

Apartemen Menara One termasuk konstruksi bangunan tingkat tinggi. Kegiatan konstruksipada bangunan tingkat tinggi membutuhkan alat yang cukup beragam, salah satunya adalahGondola. Gondola merupakan pesawat angkat yang biasanya digunakan pada pekerjaanfinishing, seperti pengecatan dinding luar, repair dinding luar, pemasangan ACP, dan lainlain. Pengoperasian gondola di ketinggian sangat membutuhkan kestabilan. Oleh karena itu,dilakukan manajemen risiko untuk meminimalisir risiko dalam pekerjaan. Tujuan penelitianini untuk mengetahui potensi bahaya dan risiko, penilaian risiko, pengendalian risiko, sertaantisipasi risiko. Hasil identifikasi bahaya yaitu, ceroboh saat merakit tiang dan lenganpenggantung, panik saat sling macet, dan pengaruh angin. Hasil identifikasi risiko yaitutangan terjepit, pekerja terjatuh dari ketinggian, dan mata pekerja kemasukan debu. Padapenilaian risiko terdapat risiko berperingkat ekstrim, yaitu tangan terjepit, terjepit tali sling,mata pekerja kemasukan debu, pekerja terjatuh dari ketinggian, dan pekerja panik sehinggameloncat ke bawah dari ketinggian. Pengendalian risiko yang dapat dilakukan yaitu, perakitanstandar berdasarkan manual book dan dirakit oleh pekerja yang sudah berkompetensi dibidang gondola, dilakukan pengecekan sling sebelum dioperasikan, dan pekerja gondola harusmemiliki Surat Ijin Operator, serta pekerja harus berbadan sehat menurut keterangan dokter.Antisipasi risiko yang dapat dilakukan seperti penggunaan tali safety personal, pengecekanbaut sambungan keranjang gondola, trial pada tombol power naik-turun sebelum dioperasikanoleh pekerja, pemasangan police line disekitar area kerja, dan pekerja wajib menggunakanAPD.Kata kunci : apartemen, gondola, manajemen bahaya dan risiko
Analisis Faktor Dominan yang Mengakibatkan Pembengkakan Biaya oleh Kontraktor pada Proyek Jalan Kabupaten Wonogiri APBD Tahun 2017 dan 2018 Muhammad Nur Sahid; Anto Budi Listyawan; Abdul Rochman; Rim Dzaky Haidar Rim
Cantilever: Jurnal Penelitian dan Kajian Bidang Teknik Sipil Vol 8 No 2 (2019): Cantilever
Publisher : Department of Civil Engineering and Planning, Faculty of Engineering, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.561 KB) | DOI: 10.35139/cantilever.v8i2.8

Abstract

The implementation of the road project in Wonogiri Regency was often different between the planning with has be held that making problem for contractor like as late work and cost overrun. Therefore, the purpose of this research is knowing what is cost overrun factors and also amount of cost overruns of the road project in Wonogiri Regency which used APBD 2017 and 2018 experienced by contractor. This research was conducted by asking questions to the contractor who worked on the road project in 2017 and 2018. The analysis of this research has using the SPSS program. Based on the analysis has been done, field regulation become dominant of cost overrun. The lack of provision of field support facilities and the limited size of the project area are the reasons why field regulation factors can be a major factor causing cost overruns on road projects in Wonogiri Regency. Based on the answers from respondents it can be concluded that the contractors who experienced a swelling cost of 1% -5% there were 44 respondents, then for the cost swelling of 6% -10% there were 28 respondents, and 11% -15% there were 2 respondents, and 16% -20% only 1 respondent.
Evaluasi Pengendalian Waktu dan Produktivitas Tenaga Kerja Pelaksanaan Proyek Pembangunan Gedung Parkir Menggunakan Metode Jaringan Kerja Critical Path Methode (CPM) (Studi Kasus : Gedung Parkir Balai Kota Semarang) Muhammad Nur Sahid; Gotot Slamet Mulyono; Aziz Singgih Jati Nuryanto; Jaji Abdurrosyid
Dinamika Teknik Sipil: Majalah Ilmiah Teknik Sipil Vol. 13/No.2/Desember 2020
Publisher : Departement of Civil Engineering, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (951.943 KB) | DOI: 10.23917/dts.v13i2.13057

Abstract

Seiring dengan peningkatan pertumbuhan penduduk dan perkembangan dalam dunia konstruksi membawa sebuah dampak dalam sistem perekonomian dan di berbagai sektor. Kemajuan teknologi membuat proyek berkembang dan beraneka ragam sesuai dengan kemajuan jaman. Hal ini memerlukan teknik  perencanaan yang sistematis, efisien dan efektif dalam pengelolaan pelaksanaan pembangunan bidang manajemen proyek agar tercapai hasil yang optimum. Tujuan Penelitian ini  untuk melakukan evaluasi pelaksanaan pembangunan proyek gedung parkir balai kota Semarang sudah sesuai rencana atau belum, ditinjau dari waktu serta penjadwalan ulang kegiatan dengan menggunakan metode CPM (Critical Path Methode).  Pengendalian waktu kerja digunakan dengan pedoman   sisa waktu yang ada   dengan  cara mempercepat (crashing) untuk mencari waktu paling optimum  pada  pekerjan tersebut. Waktu kritis  pada lintasan yang ada gambar CPM.. Waktu kritis  dan lintasan yang dipilih pada gambar  CPM adalah  kegiatan kritis  pekerjaan pondasi, pekerjaan bata plesteran, pekerjaan plafon, pekerjaan pasang lantai, pekerjaan kusen, pekerjaan sanitasi, pekerjaan mekanikal elektrikal   pekerjaan cat.. Selanjutnya dilakukan beberapa percobaan  percepatan sampai didapat waktu optimum menjadi 45 hari dan efisiensi biaya sebesar  Rp. 5.647.916, dari total nilai kontrak sebesar Rp 8.240.175.437.
Analisis Produktivitas Alat Berat Dan Biaya Pekerjaan Pemindahan Tanah Pada Pembangunan RSUD Pondok Aren Tangerang Selatan Anto Budi Listyawan; Muhammad Nur Sahid; Gotot Slamet Mulyono; Hanry Khairurizal Fadhlullah
Dinamika Teknik Sipil: Majalah Ilmiah Teknik Sipil Vol. 14/No.1/Juli 2021
Publisher : Departement of Civil Engineering, Faculty of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.865 KB) | DOI: 10.23917/dts.v14i1.15272

Abstract

Proyek pembangunan RSUD Pondok Aren menggunakan alat-alat berat pada dalam pekerjaan tanahnya. Untuk mengetahui kemampuan alat berat dalam setiap pekerjaan perlu dilakukan analisis alat berat excavator Komatsu PC50, excavator Hitachi Zx 210-5, three wheel roller Sakai KD7610 dan dump truck Colt FE SHD yang digunakan sehingga dapat mengetahui jumlah produktivitas dan biaya alat berat. Dalam penelitian ini dilakukan analisis untuk mendapatkan besarnya produktivitas, waktu, dan biaya alat berat berdasarkan data rencana dan data saat pelaksanaan untuk dilakukan perbandingan antara saat perencanaan dan pelaksanaan. Berdasarkan hasil analisis didapatkan produktivitas alat berat berdasarkan data pabrikasi lebih besar dibandingkan dengan saat pelaksanaan sehingga pada pelaksanaan dibutuhkan waktu 95 hari lebih lama dibandingkan waktu rencana. Besarnya biaya yang dikeluarkan pada pelaksanaan sebesar Rp 205.800.000 sedangkan pada perencanaan sebesar Rp.559.397.556 dengan selisih biaya pelaksanaan dan biaya perencanaan sebesar Rp 353.597.556 dimana biaya pada pelaksanaan lebih murah dibandingkan dengan perencanaan.