Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JAMBURA Journal of Architecture

KARAKTER VISUAL FASADE BANGUNAN BERDASARKAN TEORI HAMID SHIRVANI DAN D.K. CHING (Studi Kasus: Hotel di Kawasan Business on Boulevard Manado) Lintong, Steven; Mandey, Johansen Cruyff; Kalalo, Loudy Moody Barce
JAMBURA Journal of Architecture Vol 7, No 1 (2025): JJoA : Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjoa.v7i1.28349

Abstract

Hamid Shirvani emphasizes the importance of combining contemporary elements with local cultural and historical heritage in architectural design. This is reflected in his work, which often combines modern ideas with traditional elements, creating a harmony between the past and the present in building design. In addition, Shirvani also highlights the importance of social, cultural and economic context in sustainable urban design. Francis D.K. Ching in a famous theory states that it is important to understand the basic principles of formation, space and sequence in architectural design. Through his in-depth approach to the basic elements of architecture, Ching championed concepts such as scale, proportion, negative and positive space, and spatial organization in architectural design. He also highlighted the importance of the use of form, texture and lighting in creating meaningful and functional buildings. This research aims to analyze the visual character of building facades that function as 3 and 4 Star Hotels in the Business on Boulevard area of Manado City, which is located between the junction of Taman/Patung Piere Tendean and Sario Bridge/River. The hotels are Lion hotel, Quality hotel, Big Fish hotel, Four Points hotel and Ibis hotel. This research will focus on the components and architectural composition of the facade design that reflects the desired identity, image and visual character to meet operational needs as a hotel and at the same time attract market interest in the context of business in the area. The research method used is qualitative by involving direct observation of Hotel buildings that are already operating in the research location, as well as interviews with industry players and related stakeholders. From the research results, it was found that Hamid Shirvani's Theory and the rules of D.K. Ching were clearly visualized in the 5 research objects. Most of the components and compositions have been applied to the building facade elements. In general, it can be concluded that the visual character of the building facade in the 5 hotels that became the research sample is very strong and dominantly applies the theory of Hamid Shirvani and D.K. Ching both from the component elements and the composition elements.  Keywords: building, facade, visual character
IMPLEMENTASI PRINSIP BANGUNAN PINTAR PADA BANGUNAN KOMERSIAL DI KOTA MANADO (STUDI KASUS: PUSAT PERBELANJAAN MALL) Lintong, Steven; Mandey, Johansen Cruyff; Supardjo, Surijadi
JAMBURA Journal of Architecture Vol 7, No 2 (2025): JJoA : Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjoa.v7i2.35360

Abstract

Kota Manado, salah satu kota di Indonesia dengan pertumbuhan ekonomi yang signifikan, menghadapi tantangan signifikan seiring dengan meningkatnya urbanisasi dan kebutuhan akan infrastruktur yang efisien. Pertumbuhan populasi dan aktivitas komersial yang pesat menyebabkan tekanan pada sumber daya alam, lahan, dan energi. Dalam konteks ini, konsep bangunan pintar (smart building) muncul sebagai solusi inovatif yang dapat membantu mengatasi berbagai masalah tersebut. Bangunan pintar tidak hanya menawarkan efisiensi energi, tetapi juga meningkatkan kenyamanan pengguna dan mendukung keberlanjutan lingkungan. Prinsip bangunan pintar melibatkan integrasi teknologi informasi dan komunikasi dengan sistem bangunan untuk menciptakan lingkungan yang responsif dan adaptif. Untuk itu, penelitian ini bertujuan melakukan eksplorasi terhadap implementasi prinsip-prinsip bangunan pintar dalam konteks bangunan komersial di Kota Manado. Menurut Prof. Mohammed Ali Berawi, M.Eng.Sc., Ph.D, dkk, dalam Nusantara’s Smart Buildings Guidline (2023) menyatakan bahwa bangunan pintar memiliki 6 prinsip, yaitu otomatisasi, multifungsi, adaptabilitas, interaktivitas, inklusivitas, dan efisiensi. Bangunan pintar dilengkapi beberapa komponen atau fitur yang memungkinkan efisiensi energi, keamanan, dan kenyamanan yang lebih baik. Setiap prinsip memiliki komponen atau fitur yang terintegrasi pada bangunan pintar yang harus memenuhi persyaratan dan spesifikasi fungsional. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, yang bertujuan untuk menggambarkan secara rinci fenomena penerapan bangunan pintar dalam konteks bangunan komersial di Manado. Data diperoleh melalui survei terhadap penghuni bangunan untuk mengukur tingkat kenyamanan dan kepuasan mereka, serta wawancara mendalam dengan arsitek, pengembang, dan pengelola bangunan. Hasil penelitian yang dilakukan pada Manado Town Square dan Mega Mall Manado ditemukan bahwa secara umum dan signifikan ke – 2 objek telah mengimplementasikan prinsip – prinsip Bangunan Pintar.