Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Analisa Koordinasi Isolasi Peralatan di Gardu Induk Teling 70 kV Brando Alexsander; Lily S. Patras; Fielman Lisi
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v7i2.19891

Abstract

Abstract                            Along with the development of the era, the need for electrical energy continues to increase, with the increasing demand for electrical energy, the power system must also be adequate for the reliability of power systems can also grow. In the substation there is a setting of coordination Isolation. The Isolation must be planned and arranged appropriately, so that the isolation coordination within the substation can work optimally.Isolation planning in the Parent Station Teling, aims to create a system whose parts, respectively and each other have an insulation resistance such that in every operational condition the quality of service / supply of electricity can be achieved with a minimum cost possible. This analysis is used to improve high security and economical prices work by limiting the surge of over voltage and discharge to the ground and must be able to drain without making equipment damage. Keywords: arrester, BIL, coordination of isolation, over voltage AbstrakSeiring dengan berkembangnya zaman, kebutuhan akan energy listrik terus meningkat, dengan meningkatnya kebutuhan akan energy listrik maka sistem tenaga listrik juga harus memadai agar kehandalan sistem tenaga listrik juga dapat berkembang. Dalam gardu induk terdapat settingan koordinasi Isolasi. Perhitungan harus direncanakan dan diatur dengan tepat, agar koordinasi isolasi yang berada dalam gardu induk dapat bekerja optimal.                Perhitungan Isolasi di Gardu Induk Teling, bertujuan untuk menciptakan suatu sistem yang bagian-bagiannya,masing-masing dan satu sama lainnya mempunyai ketahanan isolasi yang sedemikian rupa sehingga dalam setiap kondisi operasi kualitas pelayanan/penyedian tenaga listrik dapat dicapai dengan biaya yang seminimum mungkin. Analisa ini digunakan untuk meningkatkan keamanan yang tinggi dan harga yang ekonomis bekerja dengan membatasi surja tegangan lebih dan mengalirkannya (discharge) ketanah dan harus mampu mengalirkan tanpa membuat peralatan mengalami kerusakan.Katakunci : arrester, BIL, koordinasi isolasi, tegangan lebih,
Analisa Jarak Paralel Antara Konduktor Sistem Grounding Grid PLTP Lahendong Unit 5 Dan 6 Rizaldy Diamanis; Hans Tumaliang; Fielman Lisi
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 7 No. 3 (2018): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v7i3.20770

Abstract

Abstract—  To be able to secure and safety the equipment and the workers who work in the power plant area PLTP Lahendong with power capasity 2 x 20 MW, of course, required the earthing system design quality, reliable and efficient whereby the grounding grid resistance, voltage step and touch voltage according to the calculations contained in IEEE Std 80 -2000. This research will discuss the evaluation of system design with respect to the value of earthing resistance grounding grid, mesh voltage and step voltage. Evaluation parameters - parameters according to calculations published in IEEE Std 80-2000. Results from this study system grounding of PLTP Lahendong unit 5 and 6 well the categorized and meet the standart.Keywords: Resistance grounding, step voltage, spacing between parallel conductors, touch voltage,.Abstrak­— Sistem pentanahan yang berkualitas, handal dan efisien adalah merupakan persyaratan utama dalam merancang suatu sistem pentahanan untuk dapat mengamankan peralatan dan para pekerja di area pembangkit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain Grid Pentanahan PLTP Lahendong Unit 5 dan 6 dengan kapasitas daya 2x20 MW berdasarkan metode  IEEE  Std 80-2000. Analisis dilakukan terhadap beberapa parameter berupa luas penampang konduktor, nilai tahanan grid pentanahan tegangan sentuh dan tegangan langkah. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sistem pentanahan pada PLTP Lahendong Unit 5 dan 6 dikategorikan baik dan memenuhi standar. Kata Kunci : Jarak paralel antara konduktor, Tahanan tanah, Tegangan langkah, Tegangan sentuh. 
Analisa Pengaruh Temperatur Terhadap Peletakan Kabel Tanah 20 kV Olivie T.L. Mogot; Lily S. Patras; Fielman Lisi
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 8 No. 1 (2019): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v8i1.23653

Abstract

Abstract —The purpose of this research is to make it easier to determine the correct laying arrangement with the appropriate cables and soil contours so that the calculation of ground wire laying is done so that it can help the selection of the right cable type. The type N2XSY 1x50cm/ 16 is better placed in a horizontal, with a ground resistance of 1 Km / W according to the standard laying of ground cables. The temperature value generated in the trefoil formation is 79 ° C lower than the trefoil formation which is 87 ° C. Keywords — Field Strength; Increase in Temperature; Laying Models; Underground Cable. Abstrak —Tujuan penelitian ini untuk mempermudah dalam menentukan susunan peletakan yang benar dengan jenis kabel dan kontur tanah yang sesuai maka perhitungan peletakan kabel tanah dilakukan agar dapat membantu pemilihan jenis kabel yang tepat, dengan kontur tanah dan model peletakan kabel yang tepat. Berdasarkan analisa data yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa kabel jenis N2XSY 1x50cm/16 lebih baik diletakan dengan formasi mendatar, dengan resistansi tanah 1 K.m/W sesuai standar peletakan kabel tanah. Karena berdasarkan analisa yang dilakukan nilai temperature yang dihasilkan pada formasi trefoil adalah 79°C lebih rendah dibandingkan dengan nilai temperatur yang dihasilkan pada formasi trefoil yaitu 87°C.Kata kunci — Kabel Bawah Tanah; Kenaikan Temperatur; Kuat Medan; Model-Model Peletakan.
Perencanaan Transformator Distribusi 125 kVA Yaved P. Tondok; Lily S. Patras; Fielman Lisi
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v8i2.24895

Abstract

Abstract -- Transformer is an electrical equipment that can move and convert electrical energy from one or more electrical circuits to another electrical circuit. In load transformers, the power coming out of the transformer (transformer output power) is not always 100% because there are losses when channeling to the load, both losses caused by current flowing on the copper wire which results in the output power (output power) of the transformer to the load is not the same as the incoming power (input power) to the transformer. Therefore the transformer is designed so that the power losses that occur will be reduced and the efficiency released by the transformer is close to 100%.Key words: Transformer, Transformer Planning, Power Loss. Abstrak —  Transformator adalah suatu peralatan listrik yang dapat memindahkan dan mengubah energi listrik dari satu atau lebih rangkaian listrik ke rangkaian listrik yang lain. Pada transformator keadaan berbeban, daya yang keluar dari transformator (daya output transformator) tidak selalu 100% karena terdapat rugi-rugi pada saat penyaluran ke beban, baik rugi yang disebabkan arus mengalir pada kawat tembaga yang mengakibatkan daya yang keluar (daya output) dari transformator ke beban tidak sama dengan daya yang masuk (daya input) ke transformator. Oleh karena itu  tansformator di desain agar rugi-rugi daya yang terjadi akan mengecil dan efisiensi yang di keluarkan transformator tersebut mendekati 100%.Kata Kunci : Transformator, Rugi-rugi Daya Perencanaan Transformator.
Studi Perbaikan Kualitas Tegangan Pada Jaringan Distribusi Primer 20 kV di Kota Gorontalo James P. Ulahayanan; Lily S. Patras; Fielman Lisi
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v8i2.24931

Abstract

Abstract -- The purpose of this research is to analyse the quality of voltage improvements in 20kV's primary distribution network in Gorontalo City. The method used in this research is through library studies, field studies, discussion as well as analyzing the quality improvement of voltage in 20 kV primary distribution network in Gorontalo City, the best of IS3. Based on the results of the analysis based on the data calculated on IS3 the value of drop voltage far exceeds the standard of only 14650.136 volts. As for the standard voltage received is ± 10% of the nominal voltage where the nominal voltage is 20000 volt, if the voltage is received at the standard end of 18000 volts.    Key words: Improvements in voltage quality , 20 kV Primary Distribution.Abstrak — Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbaikan kualitas tegangan pada jaringan distribusi primer 20kV di kota Gorontalo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui studi pustaka, studi lapangan, diskusi serta menganalisa perbaikan kualitas tegangan pada jaringan distribusi primer 20 kV di kota Gorontalo, kususnya pada penyulang IS3. Berdasarkan hasil analisis berdasarkan data yang dihitung  pada IS3 didapati nilai tegangan drop jauh melebihi standar yaitu hanya 14650,136 volt. Sedangkan untuk standar  tegangan yang diterima adalah 12±"> 10% dari tegangan nominal dimana tegangan nominal sebesar 20000 volt, jika tegangan yang diterima di ujung standarnya sebesar 18000 volt. KataKunci : Perbaikan kualitas tegangan, Jaringan distribusi primer 20 kV.
Perancangan Pendeteksi Partial Discharge Pada Isolasi Padat Mika Mika; Lily S. Patras; Fielman Lisi
Jurnal Teknik Elektro dan Komputer Vol. 8 No. 3 (2019): Jurnal Teknik Elektro dan Komputer
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jtek.v8i3.26653

Abstract

 Abstract — Ceramic insulation is widely, has been widely used as a part of the voltage to one part with the other voltage. But in fact the use of isolation in both distribution and transmission networks is often found to cause partial discharge failure. This final project makes a device that can detect the existence of partial discharge in solid insulation made from ceramics. Partial discharge can be detected using an RC Detector and High Pass Filter with auxiliary equipment such as a ball and oscilloscope to observe the waves displayed. Tests in this study use two ceramic insulators that are still new and that have already been used. From the tests that have been carried out on the two ceramic insulators, different wave results are obtained on the same test. Keywords: Ceramic insulation; High Pass Filter; Partial Discharge; RC Detector. Abstrak — Isolasi berbahan keramik secara luas, telah banyak digunakan sebagai  penyekat bagian yang bertegangan satu dengan bagian yang bertegangan lainnya. Namun dalam kenyatannya penggunaan isolasi baik pada jaringan distribusi maupun transmisi sering ditemukan partial discharge penyabab terjadinya kegagalan. Penelitian ini membuat suatu alat yang dapat mendeteksi adanya partial discharge pada isolasi padat berbahan keramik. Partial discharge dapat dideteksi menggunakan RC Detector dan High Pass Filter dengan peralatan bantuh seperti selah bola dan osiloskop untuk mengamati gelombang yang ditampilkan. Pengujian dalam penelitian ini menggunakan dua isolator keramik yang masih baru dan yang sudah pernah digunakan. Dari pengujian yang telah dilakukan pada kedua isolator keramik maka diperoleh hasil gelombang yang berbeda pada pengujian yang sama. Kata kunci: Isolasi keramik; High Pass Filter; Partial Discharge;  RC Detector.