Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

KOMUNIKASI IBU DAN ANAK DENGAN DEPRESI PADA REMAJA Ariza Cilvia Nora; Erlina Listyanti Widuri
HUMANITAS: Indonesian Psychological Journal Vol 8, No 1: Januari 2011
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.566 KB) | DOI: 10.26555/humanitas.v8i1.457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komunikasiibu dan anak dengan depresi pada remaja. Sampel penelitian ini adalahsiswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 02 Depok (Sleman),Yogyakarta yang berusia 17-18 tahun dan tinggal bersama orang tua (ibubapak). Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 90 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Metodepengumpulan data yang digunakan adalah metode kuantitatif, data berupaskor diperoleh dengan menggunakan skala depresi pada remaja dan skalakomunikasi ibu dan anak. Teknik analisis data yang digunakan adalahanalisis korelasi product moment dari pearson dengan bantuan komputasistatistik program SPSS 16,0 for Windows. Hasil analisis menunjukkanadanya hubungan negatif yang sangat signifikan antara komunikasi ibu dananak dengan depresi pada remaja, dengan koefisien korelasi (r) = -0,325dengan (p) = 0,002 (p < 0,01). Variabel komunikasi ibu dan remajamemberikan sumbangan efektif sebesar 10,5 % dalam mempengaruhidepresi pada remaja. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, penelitimenyimpulkan bahwa ada hubungan negatif yang sangat signifikan antarakomunikasi ibu dan anak dengan depresi pada remaja. Semakin baikkomunikasi yang dilakukan ibu pada anak maka semakin kecil terjadinyadepresi pada remaja, sebaliknya semakin kurang komunikasi ibu padaanak maka semakin besar terjadinya depresi pada remaja.
REGULASI EMOSI DAN RESILIENSI PADA MAHASISWA TAHUN PERTAMA Erlina Listyanti Widuri
HUMANITAS: Indonesian Psychological Journal Vol 9, No 2: Agustus 2012
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.322 KB) | DOI: 10.26555/humanitas.v9i2.341

Abstract

AbstractThis study aims to determine the relationship between emotionregulation and resilience of the first year student at Ahmad Dahlan University. The number of subjects in this research to were 75 students. Pearson product moment correlation was used t analysis the data. The results of this study indicated that there was a significant positive relationship between emotion regulation and resilience.Keywords:college student, emotion regulation, resilienc
VICARIOUS TRAUMA PADA RELAWAN BENCANA ALAM Siti Nur Halimah; Erlina Listyanti Widuri
HUMANITAS: Indonesian Psychological Journal Vol 9, No 1: Januari 2012
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.318 KB) | DOI: 10.26555/humanitas.v9i1.349

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gejala-gejala vicarioustrauma -dan dampaknya dalam kehidupan relawan, faktor-faktor penyebabvicarious trauma, serta harapan-harapan relawan bagi instansi danpemerintah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodepenelitian kualitatif yang berlandaskan fenomenologi karena dapatmengungkap makna dari suatu peristiwa.Berdasarkan hasil analisis penelitimelalui wawancara dan observasi, menunjukkan bahwa relawan yangkembali dari tugasnya mengalami vicarious trauma sebagai dampak dariinteraksi dengan beberapa korban trauma. Ada dua faktor utama penyebab terjadinya vicarious trauma pada relawan yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal termasuk di dalamnya karakteristik dan dayatahan yang dimiliki serta bagaimana kinerja relawan tersebut, sedangkanfaktor eksternal seperti jenis korban, lingkungan sosial dan iklim pekerjaanyang banyak memakan waktu dengan segala jenis permasalahan yang ada.
KONSELING KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI SOSIAL BAGI SISWA PUTRI KELAS VII SMP MUHAMMADIYAH BOARDING SCHOOL (MBS) PLERET, SMP MUHAMMADIYAH IMOGIRI DAN SMP MUHAMAMDIYAH PLERET BANTUL Alfi Purnamasari; Erlina Listyanti Widuri; Siti Mulyani
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v2i3.473

Abstract

Kegiatan konseling kelompok dilakukan untuk siswa putri kelas VII SMP Muhammadiyah Boarding School (MBS) Pleret, SMP Muhammadiyah Pleret dan SMP Muhamamdiyah Imogiri,Bantul. Sebelum dilakukan konseling kelompok dilakukan seleksi dengan menggunakan Skala Kompetensi Sosial. Peserta konseling kelompok adalah siswa putri yang memiliki skor kompetensi sosial yang rendah.Konseling kelompok di SMP Muhammadiyah Imogiri dilakukan pada tanggal 25 dan 26 Maret 2018 yang melibatkan 7 orang siswa dalam 1 kelompok. Konseling kelompok di SMP Muhammadiyah Pleret dilaksanakan pada tanggal 27 dan 28 Maret 2018 yang melibatkan 7 orang siswa dalam 1 kelompok. Konseling kelompok di SMP MBS Pleret dilaksanakan pada tanggal 29 dan 30 Maret 2018 yang melibatkan 20 orang siswa dalam 3 kelompok. Konseling kelompok terdiri dari sesi pembentukan kelompok, tahap involvement, tahap transisi, tahap terapi dan tahap akhir.Hasil evaluasi dengan menggunakan Skala Kompetensi Sosial menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mengalami peningkatan dalam kompetensi sosial setelah mengikuti kegiatan konseling kelompok. Selain itu setelah mengikuti konseling kelompok para siswa merasa lega saat mengungkapkan permasalahannya, mampu mengenali dan mengekspresikan emosinya serta mendapatkan pengetahuan tentang cara mengelola emosi, cara mengenali emosi diri serta bersikap asertif.Kesimpulan dari kegiatan yang telah dilakukan adalah konseling kelompok mampu meningkatkan kompetensi sosial pada siswa putri. Kata kunci : konseling kelompok, siswa putri  GROUP COUNSELING  FOR  SEVEN GRADE FEMALE STUDENTS OFSMP MBS PLERET, SMP MUHAMMADIYAH PLERETAND SMP MUHAMMADIYAH IMOGIRI  Alfi Purnamasari, Erlina Listyanti Widuri, Siti MulyaniFakultas Psikologi Universitas Ahmad Dahlan alfi_purnamasari@yahoo.com Group counseling activities were conducted for seventh grade female students of Pleret Middle School Muhammadiyah Boarding (MBS), Muhammadiyah Pleret Middle School and Imogiri Muhamamdiyah Middle School, Bantul. Before group counseling is carried out selection by using the Social Competency Scale. Participants in group counseling were female students who had low social competency scores.Group counseling at Muhammadiyah Middle School Imogiri was conducted on March 25 and 26 in 2018 involving 7 students in 1 group. Group counseling at Muhammadiyah Middle School Pleret was held on March 27 and 28 in 2018 which involved 7 students in 1 group. Group counseling at the MBS Pleret Middle School was held on March 29 and 30 in 2018 which involved 20 students in 3 groups. Group counseling consists of group formation sessions, involvement stage, transition phase, therapy stage and final stage.The evaluation results using the Social Competence Scale showed that most participants experienced an increase in social competence after participating in group counseling activities. In addition, after following the counseling the groups of students were relieved when expressing their problems, being able to recognize and express their emotions and gain knowledge about how to manage emotions, how to recognize emotions and be assertive.The conclusion of the activities that have been carried out is group counseling capable of increasing social competence in female students. Keywords: group counseling, female students
PENGARUH PROGRAM PSIKOEDUKASI “KELUARGA HARMONIS” TERHADAP RESILIENSI KELUARGA Amalia Laili Barokah; Diny Sri Marini; Erlina Listyanti Widuri; Erny Hidayati
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 6, No 1 (2023): Maret
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/alisyraq.v6i1.259

Abstract

Resiliensi keluarga adalah keberfungsian keluarga sebagai suatu sistem dalam menghadapi kesulitan. Keluarga dianggap mampu melewati kondisi sulit bersama dan setiap anggota keluarga memiliki peran dalam melewati kondisi tersebut Setiap keluarga tentu memiliki masa sulit masing-masing, terlebih ketika pandemi COVID-19 melanda. Studi mengenai resiliensi keluarga ketika pandemi COVID-19 cukup banyak dilakukan oleh peneliti sebelumnya, tak terkecuali dengan penelitian ini. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh program psikoedukasi “Keluarga Harmonis” terhadap resiliensi keluarga. Program psikoedukasi “Keluarga Harmonis” ini dilakukan selama 3 minggu dan diikuti oleh 27 keluarga sebagai kelompok eksperimen.  Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terdapat pengaruh yang positif dan sangat signifikan dari program psikoedukasi “Keluarga Harmonis” terhadap peningkatan resiliensi keluarga. Hal ini menunjukan bahwa hipotesis penelitian yang menyatakan bahwa program psikoedukasi “Keluarga Harmonis” memiliki pengaruh positif terhadap resiliensi keluarga diterima. Hal tersebut diketahui dari hasil analisis yang diperoleh, yaitu sebesar nilai t sebesar 6.578 dan probabilitas sebesar 0,000.
Pelatihan Regulasi Emosi untuk Menurunkan Kecemasan pada Ibu Hamil di Puskesmas Gondokusuman II Yogyakarta Dwiyani, Baiq Fira; Widuri, Erlina Listyanti
Empowerment Vol. 5 No. 03 (2022): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v5i03.6446

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of emotional regulation therapy to reduce anxiety in pregnant women, especially in the area of the Gondokusuman II Yogyakarta Public Health Center. The subjects in this study were eight pregnant women who experienced anxiety in the medium and high categories. The data collection method used in this research uses the method of observation, interviews, group discussion forums, and measurements are carried out using quantitative methods, namely by measuring pre and post-test using an anxiety scale in pregnant women. The data analysis technique used a mix of methods, namely quantitative and qualitative methods. Data analysis with quantitative methods was carried out by giving pre and post-tests, while qualitative methods were carried out based on the therapeutic process carried out. The results showed a decrease in the level of anxiety both quantitatively and qualitatively. The qualitative results show that the research subjects are able to recognize the emotions they feel, are able to manage their emotions and control the anxiety they experience by applying relaxation techniques. While the quantitative results show a value of -2.521 with a significance level of 0.012 (<0.05), which means that there is a significant change in the anxiety level score before and after being given training on emotion regulation and relaxation techniques. Based on the results of the study, it can be concluded that emotional regulation training can reduce anxiety levels in pregnant women in the Gondokusuman II Health Center area.
Positive Thinking as a Mediator in the Relationship Faith and Resilience in Students Who Are Working on a Thesis Muslimin, Zidni Immawan; Pihasniwati, Pihasniwati; Widuri, Erlina Listyanti; Anilon, Basir Jarah
International Journal of Islamic Educational Psychology Vol. 6 No. 1 (2025): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ijiep.v6i1.25059

Abstract

Students who are working on a thesis include individuals who are vulnerable to experiencing mental disorders due to the heavy burden and demands of the thesis. In facing these challenges, students need resilience skills to complete the thesis process successfully. This correlational study aims to determine the relationship between faith and resilience in students completing a thesis, with positive thinking as a mediator. The subjects of this research were undergraduate students at universities in the Special Region of Yogyakarta who were preparing a thesis with a study period of more than 7 semesters, totaling 99 respondents. In this study, three scales were used: the scale of faith, whose aspects were taken from Al Banna, with a reliability coefficient of 0.927; the positive thinking scale, which refers to the aspects of Albercht's opinion, with a reliability coefficient of 0.949, and the resilience scale, which refers to the aspects of Grotberg, with a reliability coefficient of 0.944. Hypothesis testing was conducted using mediation regression analysis with the Jamovi program (version 2.3). The results showed that aqeedah (faith) positively affected positive thinking in students completing their thesis. Positive thinking had a significant positive effect on resilience. Directly, aqeedah positively affected resilience, indicating that positive thinking could partially mediate the relationship between faith and resilience.