Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Develop

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR EKOWISATA MANGROVE GUNUNG ANYAR BERBASIS EKONOMI KREATIF UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN Anggraeni Rahmasari; Indah Noviandari
Develop Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/dev.v8i1.7969

Abstract

Sumber daya manusia yang ada di sekitar Ekowisata Mangrove Gunung Anyar adalah masyarakat yang berdomisili di kecamatan Gunung Anyar Surabaya. Mereka sangat antusias dengan adanya Ekowisata Mangrove Gunung Anyar tersebut, karena mereka melihat adanya kesempatan untuk menambah pendapatan dengan menjual makanan dan minuman di tempat wisata tersebut. Dengan pemberdayaan berbasis ekonomi kreatif, masyarakat pesisir Ekowisata Mangrove Gunung Anyar dapat menciptakan nilai tambah dan lebih kreatif untuk meningkatkan pendapatan mereka. Program pemberdayaan masyarakat mempunyai esensi dengan melibatkan partisipasi masyarakat. Masyarakat sebagai pelaksana dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya sosial, SDM dan dan lingkungan alam dalam kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara ekonomi Ekonomi kreatif merupakan konsep ekonomi baru yang memadukan informasi dan kreatifitas yang mengandalkan ide, gagasan, dan pengetahuan dari sumber daya manusia sebagai faktor produksi. Pada dasarnya ekonomi kreatif adalah orang-orang yang memfungsikan potensi yang dimilikinya berupa akal kemudian digunakan untuk berfikir mencari sesuatu atas keterbatasan ekonomi untuk mengentaskan diri sehingga dapat menghidupkan proses kemandirian ekonomi.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Ekowisata Mangrove Gunung Anyar Berbasis Ekonomi Kreatif Untuk Meningkatkan Pendapatan beserta kendala-kendalanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan Teknik Purposive Sampling. Hasil dari penelitian ini adalah Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Ekowisata Mangrove Gunung Anyar Berbasis Ekonomi Kreatif Untuk Meningkatkan Pendapatan dilakukan melalui beberapa tahapan pelatihan. Metode pelatihan diberikan dalam bentuk metode sharing, praktek, demonstrasi dan diskusi.
AKSESIBILITAS KREDIT UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN UMKM SEKTOR PERIKANAN DI JAWA TIMUR Noviandari, Indah; Anggraeni Rahmasari; Siti Fatikha
Develop Vol 9 No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/dev.v9i1.9582

Abstract

Berdasarkan data BPS yang diolah, diketahui bahwa ada 2,2 persen rumah tangga di Indonesia yang memiliki kepala rumah tangga yang bekerja di sektor perikanan. Jumlahnya sekitar 1,4 juta kepala rumah tangga. Jika rata-rata jumlah anggota rumah tangga di Indonesia sekitar empat orang, maka ada sekitar 5,6 juta penduduk Indonesia yang kehidupannya bergantung pada sektor perikanan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Treatment Efffect. Treatment Efffect adalah efek kausal rata-rata dari variabel biner (0–1) atau ukuran yang digunakan untuk membandingkan Treatment dalam eksperimen acak, evaluasi intervensi kebijakan, dan uji medis. Dalam uji coba secara acak, Treatment Efffect dapat diperkirakan dari sampel menggunakan perbandingan hasil rata-rata untuk unit yang di Treatment dan tidak. Namun, Treatment Efffect umumnya dipahami sebagai parameter penyebab (yaitu, perkiraan atau properti populasi) yang ingin diketahui peneliti, didefinisikan tanpa mengacu pada desain penelitian atau prosedur estimasi (Greene, 2002). Implikasi penelitian ini adalah mengenai pengembangan aksesibilitas UMKM sektor perikanan dalam upaya mendukung akselerasi pemulihan ekonomi Jawa Timur. Perlunya peningkatan kapasitas modal yang dimiliki oleh nelayan agar dapat lebih mudah mengakses kredit formal yaitu dengan meningkatkan pendidikan, pengetahuan dan ketrampilan nelayan, selain itu perlunya penjaminan collateral pada nelayan dari pemerintah dan meningkatkan jaringan nelayan dengan penguatan kelembagaan nelayan untuk mewadahi kebutuhan masyarakat pesisir dalam memahami pentingnya aksesibilitas dalam meningkatkan pendapatan.