Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Materi Sistem Organisasi Kehidupan Makhluk Hidup melalui Model Problem Based Learning dan Metode Praktikum Rahma Rahma; Alimin Alimin; Martiningsih Martiningsih
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 2, No 1 Apr (2021)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada materi sistem organisasi kehidupan makhluk hidup melalui model pembelajaran Problem Based Learning dan metode praktikum. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas VII G SMPN 2 Galesong Utara yang berjumlah 20 orang. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar yaitu tes pilihan ganda dan uraian. Data yang dikumpul dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan diperoleh skor rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 70,50 siklus II 74,20 dan siklus III 80,75. Ketuntasan hasil belajar secara klasikal pada siklus I sebesar 45%. Pada siklus II dan siklus III terjadi peningkatan yaitu 60%, dan 90%. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dan metode praktikum dapat meningkatkan hasil belajar siswaKata Kunci : Model pembelajaran, Problem Based Learning, metode praktikum, hasil belajar, sistem organisasi kehidupan
Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Problem-Based Learning Siswa Kelas VIIID SMP Datok Sulaiman Palopo Pallawa Rukka; Alimin Alimin; Martiningsih Martiningsih
Jurnal Profesi Kependidikan Vol 2, No 2 Okt (2021)
Publisher : Jurnal Profesi Kependidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada materi getaran, gelombang dan bunyi dengan menggunakan model pembelajaran Problem-Based Learning. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VIIID SMP Datok Sulaiman Palopo pada semester genap tahun pelajaran 2020/2021 dengan jumlah siswa sebanyak 20 orang. Penelitian ini dilakukan dalam tiga siklus. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan observasi dan tes hasil belajar. Data yang dikumpul dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I diperoleh persentase siswa yang termotivasi sebesar 47%, pada siklus II meningkat menjadi 60% dan pada siklus III diperoleh persentase siswa yang termotivasi sebesar 75%. Persentase ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 59%, siklus II meningkat menjadi 70% dan siklus III meningkat menjadi 80%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Problem-Based Learning dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.Kata Kunci : Model Pembelajaran Problem-Based Learning, Motivasi belajar, Hasil belajar.
Melaksanakan penelitian tindakan kelas (ptk) dimasa pandemik covid-19, mungkinkah? Army Auliah; Alimin Alimin; Hardin Hardin
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 3
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.742 KB)

Abstract

Abstrak. SMAN 2 Takalar yang merupakan Mitra Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini memiliki permasalahan, sebagai berikut: (1) Pemahaman tentang pelaksanaan PTK masih belum memadai, (2) Guru-guru di sekolah ini sangat jarang melakukan pengkajian proses pembelajaran sebagai bentuk PTK, (3) Pelaksanaan pembelajaran secara daring selama masa pandemik Covid-19 makin menambah ketidakberdayaan guru-guru dalam melakukan PTK. Sasaran PKM ini adalah guru-guru menyadari perlunya PTK dilakukan dalam pembelajaran sebagai wujud pengkajian proses pembelajaran dalam rangka meningkatkan kualitas proses pembelajaran.  Selain itu, guru diharapkan tidak menganggap pandemik Covid-19 sebagai hambatan dalam melaksanakan PTK. Metode yang digunakan adalah: ceramah, diskusi, tanya jawab, dan pendampingan mitra. Hasil yang dicapai adalah (1) mitra memiliki pengetahuan dalam mendesain rencana pelaksanaan PTK, (2) mitra memiliki keterampilan untuk mengobservasi kelas secara virtual, (3) mitra memiliki kemampuan mengolah data hasil observasi. Kata kunci: PTK, Pandemik Covid-19
PKM Kelompok Guru SMAN 5 Gowa dalam Melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas Alimin Alimin; Army Auliah; Munawarah Munawarah
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat PROSIDING EDISI 1: SEMNAS 2020
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.778 KB)

Abstract

SMAN 5 Gowa merupakan  salah satu sekolah yang berlokasi di Kecamatan Tinggimoncong, tepatnya di kelurahan Malino yang merupakan salah satu  sekolah unggulan di Sulawesi Selatan yang  dahulu dikenal dengan nama SMA Andalan yang dirintis oleh Yayasan Latimojong. Jadi SMA Negeri 5 adalah milik PEMDA Kabupaten Gowa sementara Asrama dan failitas lainnya merupakan milik Yayasan. Jarak kota Malino kurang lebih 60 KM dari Makassar ke arah timur. Sekolah ini memiliki 20 guru (10 guru laki-laki dan 10 guru perempuan), tiga orang tenaga pendidik (2 laki-laki dan 1 perempuan),  23 PTK (sebagai guru sekaligus tendik) dan 301 peserta didik (321 laki-laki dan 155 perempuan) yang tersebar dalam 9 Rombongan Belajar (Rombel). Selain itu, sekolah ini juga memiliki sarana dan prasarana yang cukup memadai yakni 13 ruang kelas, sebuah perpustakaan, lima ruang laboratorium dan dua buah sanitasi untuk peserta didik dan guru. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sering menjadi kendala bagi guru dalam menduduki jenjang kepangkatan yang lebih tinggi, terutama bagi guru yang akan menduduki golongan IV. Guru pada umumnya belum terbiasa melakukan PTK sehingga banyak guru yang mentok golongannya pada golongan III. PKM ini bertujuan untuk mensosialisasi PTK dikalangan guru-guru SMAN 5 Kecamatan Tinggimoncong Kabupaten Gowa. Kegiatan ini meliputi sosialisasi PTK, Simulasi merencanakan PTK dan workshop pembuatan draft PTK. Dengan demikian melalui kegiatan PKM ini diharapkan guru tidak lagi terkendala PTK dalam menaiki jenjang kepangkatan yang lebih tinggi. Selain itu wawancara dan penyebaran angket kepada guru SMAN 5 Kecamatan Tinggimoncong dilakukan sebagai evaluasi keberhasilan kegiatan ini.
Perbedaan Hasil Belajar Siswa yang Diajar Menggunakan Model Pembelajaran Teams Games Tournaments (TGT) dengan Model Pembelajaran Konvensional Di Kelas Xi Mia SMA Negeri 2 Pangkajene (Studi pada Materi Pokok Asam Basa) Nur Wahyuninsih Yunus; Muhammad Anwar; Alimin Alimin
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 18, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.507 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v18i1.4672

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan hasil belajar siswa yang yang diajar menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dengan model pembelajaran konvensional di kelas XI MIA SMA Negeri 2 Pangkajene pada materi pokok asam basa. Penelitian ini merupakan penelitian komparatif dengan desain penelitian “Posttest only control design”. Populasi penelitian adalah kelas XI MIA SMA Negeri 2 Pangkajene yang terdiri atas 5 (Lima) kelas yang berjumlah 150 peserta didik. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dan terpilih kelas XI Pascal sebagai kelas eksperimen I dengan jumlah 30 siswa dan kelas XI Gregor Mendel sebagai kelas eksperimen II yang terdiri atas 30 siswa. Penelitian ini terdiri dari dua variabel. Variabel bebas yaitu, Teams Games Tournament (TGT) dan model pembelajaran konvensional, variabel terikatnya yaitu hasil belajar peseta didik. Pengambilan data dilakukan dengan pemberian tes pilihan ganda sebanyak 20 nomor yang telah divalidasi isi. Data dikumpulkan dengan pemberian posttest. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Nilai rata-rata kelas eksperimen I dan eksperimen II masing-masing sebesar 87,83 dan 79,3 dengan standar deviasi masing-masing secara berturut-turut 8,31 dan 10,26. Persentase ketuntasan untuk masing-masing kelas eksperimen I dan kelas eksperimen II yaitu 80% dan 60%. Data tidak terdistribusi normal dan bersifat homogen. Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji mann-whitney (U-Test) menghasilkan Zhitung > Ztabel = 2,59 > 1,64 pada ═ 0,05. Disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dengan model pembelajaran konvensional di kelas XI MIA SMA Negeri 2 Pangkajene pada materi pokok asam basa.Kata Kunci: Teams Games Tournament (TGT), Hasil Belajar, Model Pembelajaran Konvensional,asam basaABSTRACTThis study aims to determine the differences in learning outcomes of students who were taught by using learning models Teams Games Tournament (TGT) with conventional learning models in class XI SMA MIA 2 Pangkajene in the subject matter acid-base. This study is a comparative research design "posttest only control design". The population of this study was a class XI SMA Negeri 2 Pangkajene MIA that consisting of 5 (five) classes, there was 150 students. Sampling was done randomly and was elected class XI Pascal as the first experimental class with 30 students and the number of class XI Gregor Mendel as an experimental class II consisted of 30 students. This study consisted of two variables, variables namely. Teams Games Tournament (TGT) and conventional learning model as independent variable and result of students as independent the presented. Data collection was performed by administering multiple choice test as many as 20 numbers that have been by content validated. Data were collected by administering the posttest. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. The average value of the experimental class I and experiment II respectively 87.83 and 79.3 with a standard deviation of each respectively 8.31 and 10.26. The percentage of completeness for each experimental class I and class II experiment is 80% and 60%. The data were not normally distributed and homogeneous. Hypothesis testing is done with the Mann-Whitney test (U-test) produces Zhitung> Ztabel = 2.59> 1.64 at α = 0.05. It was concluded that there are differences in learning outcomes of student who were taught by using learning model Teams Games Tournaments (TGT) with conventional learning models in class XI MIA at SMA Negeri 2 Pangkajene in the subject matter acid-base.Keywords: Teams Games Tournament (TGT), Results Learning, Learning Model Conventional, acid-base
Pengaruh Model Pembelejaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI MIA SMA Frater Makassar (Studi pada Materi Pokok Hidrolisis Garam) Santi Palodang; Alimin Alimin; Halimah Husain
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 18, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.12 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v18i2.5902

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh positif pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap   hasil belajar siswa kelas XI MIA SMA Frater Makassar (studi pada materi pokok Hidrolisis Garam). Desain penelitian adalah “Pretest-Posttest Control Group Design”. Variabel dalam penelitian ini  adalah model pembelajaran dan hasil belajar. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pembelajaran kooperatif Jigsaw dan pembelajaran langsung, sedangkan variabel terikatnya adalah hasil belajar siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIA SMA Frater Makassar yang terdiri dari 3 kelas.  Adapun sampel dalam penelitian ini terdiri dari dua kelas yaitu kelas XI MIA3 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIA1sebagai kelas control dengan teknik pengambilan sampel melalui random sampling. Jumlah siswa masing-masing kelas adalah 25 siswa pada kelas XI MIA3  dan 23 siswa pada kelas XI MIA1. Pengambilan data hasil belajar dilakukan dengan pemberian pretest dan posttest yang selanjutnya dikonversi ke skor N-Gain. Data hasil belajar yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis menunjukkan nilai rata-rata kelas eksperimen 78,20 dan kelas kontrol 67,379 dengan standar deviasi berturut-turut adalah 7,511dan 10,70. Ketuntasan kelas sebesar 76% dan 30,34%. Hasil analisis inferensial dengan menggunakan uji-t diperoleh bahwa nilai thitung= > ttabel=1,6775. Oleh karena,  thitung > ttabel ,berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini dapat disimpulkan bahwa model  pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa kelas XI MIA SMA Frater Makasssar pada materi pokok hidrolisis garam.Kata kunci: Jigsaw,  Hasil belajar, Hidrolisis garam ABSTRACTThis study was a quasi-eksperimental research which aim to determine the existence positive effect on the cooperative learning model Jigsaw types to the learning outcomes of students of class XI MIA Senior High School Frater Makassar (studies on the subject matter of Salt Hydrolysis). The study design was “ pretest-postest control group design”. Variables in this study are learning models and learning outcomes.The independent variable in this study is that learning learning model Jigsaw type and direct learning and the dependent variable is students learning outcomes of class XI MIA Senior High School Frater Makassar. The population in this study was class XI MIA of Senior High School Frater Makassar where consist  of 3 classes. The sample in this study consists of two classes  while the sample is class XI MIA3 as experimental class and class XI MIA1as the control class which removal technique by random sampling. The numbers of students in each class are 25 students in class XI MIA3 and 23 students in the class XI MIA­­1­. Data retrievals of learning outcomes were achieved by administering pretest and posttest furthermore converted to a score N-Gain. Learning outcomes data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics. The analysis were showed the average value of the experimental class was 78,20 and control class was 67,379 with a standard deviation are respectively were 7,511 and 10,708  and the grade of completencess were 76% and 30,34%. The result of inferential analysis using t-test showed that tcount > ttabel=1,6775. Therefore, tcount> ttabel, it means that H0 was rejected or H1 was accepted. It can be concluded that the cooperative learning model Jigsaw type was positive effect on students learning outcomes of class XI MIA Senior High School Frater Makassar  the subjet matter of salt hydrolysis..Keywords: Jigsaw, Learning outcomes, Salt Hydrolysis
Pengaruh Permainan Ular Tangga dalam Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Kimia Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Masamba (Studi pada Materi Pokok Struktur Atom dan Tabel Periodik Unsur) Virna Anggraeni; Muharram Muharram; Alimin Alimin
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 19, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (773.14 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v19i1.6654

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini adalah penelitian quasy experiment yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan ular tangga dalam  model pembelajaran kooperatif tipe TGT terhadap motivasi dan hasil belajar kimia siswa kelas X SMA Negeri 1 Masamba (materi pokok struktur atom dan tabel periodik unsur). Desain penelitian yang digunakan adalah pretest-posttest control group design.. Sampel yang terpilih kelas X MIA 4 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIA 5 sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa masing-masing 42 orang dan 43 orang. Kelas eksperimen diajar dengan permainan ular tangga dalam model pembelajaran kooperatif tipe TGT sedangkan kelas kontrol diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe TGT. Teknik pengumpulan data diperoleh dengan memberikan tes hasil belajar dan pengisian angket motivasi kepada siswa. Pengujian hipotesis yang dilakukan dengan uji nonparametrik dengan menggunakan uji mann-withney menghasilkan Zhitung  Ztabel =4,426  > 1,64 untuk motivasi belajar sedangkan hasil belajar menghasilkan Zhitung  Ztabel = 1,661 > 1,64 sehingga disimpulkan permainan ular tangga dalam model pembelajaran kooperatif tipe TGT berpengaruh positif terhadap motivasi dan hasil belajar kimia siswa kelas X SMA Negeri 1 Masamba.Kata Kunci:  Ular Tangga, TGT, Motivasi, Hasil belajar  ABSTRACTThis study is a quasi experimental study that aims to determine the effect of snakes and ladders game in cooperative learning model type TGT to motivation and learning outcomes of students class X SMA Negeri 1 Masamba (atomic structure and periodic table of elements subject matter).  Research desain is pretest-posttest control group design. Samples were selected class X MIA 4 as an experimental class and class X MIA 5 as class control the number of students are 42 and 43 peoples. Experimental class taught by a game of snakes and ladders in cooperative learning model TGT and the control class was taught just by cooperative learning model TGT. Data collection techniques provide the achievment test and learning questionnaires to measure students motivation. The results of pre-requisite test of inferential statistical analysis shown the data were not normally distributed and not homogeneous. So, hypothesis testing is done by using a nonparametric test Mann-Whitney shown Zhitung> Ztabel = 4,426> 1,64 for the learning motivation to and learning outcomes shown Zhitung> Ztabel = 1,661> 1,64. It concluded  the game of snakes and ladders in cooperative learning model TGT positive effect on motivation and learning outcomes of students class X SMA Negeri 1 Masamba.Keywords: Snakes Ladders, TGT, Motivation, Learning Outcomes
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Proyek dalam Model Pembelajaran Berbasis Proyek terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas MS SMAN 3 Lau Maros (Studi pada Materi Pokok Kesetimbangan Kimia) Rabiatul Adawiah; Sumiati Side; Alimin Alimin
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 15, No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.38 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v15i2.4593

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh penilaian kinerja dalam model pembelajaran berbasis proyek terhadap hasil belajar peserta didik kelas MS SMA Negeri 3 Lau Maros. Variabel bebas adalah penilaian kinerja dalam model pembelajaran berbasis proyek, sedangkan variabel terikat adalah hasil belajar peserta didik kelas MS SMA Negeri 3 Lau Maros. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas MS SMA Negeri 3 Lau Maros yang berjumlah 198 siswa yang tersebar dalam 6 kelas. Teknik pengambilan sampel yaitu random sampling. Sampel penelitian terdiri dari 2 kelas yaitu kelas MS1 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 32 orang dan kelas MS3 sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 33 orang. Data hasil penelitian diperoleh dengan memberikan tes hasil belajar pada materi pokok kesetimbangan kimia berupa post-test yang dianalisis menggunakan uji U Mann Whithey. Hasil analisis statistika inferensial diperoleh Zhitung (2,27) lebih besar dari Ztabel (1,64) pada ═ 0,05. Disimpulkan bahwa ada pengaruh penilaian kinerja dalam model pembelajaran berbasis proyek terhadap hasil belajar peserta didik kelas MS SMA Negeri 3 Lau Maros pada materi pokok kesetimbangan kimia.Kata kunci: Penilaian kinerja, Pembelajaran berbasis proyek, Hasil belajar, Kesetimbangan kimiaABSTRACTThe research was a quasi-experimental that aimed to know the effect of performance assessment on project based learning model toward students’ achievement of class MS SMA Negeri 3 Lau Maros. The independent variable is performance assessment on project based learning, than the dependent variable was student’s achievement on chemistry equilibrium subject matter. The population was class MS SMA 2 Lau Maros consisted of 198 students spread out on 6 classes. Taking technique of sample was random sampling. The sample of this research consisted of two classes, namely class MS1 as an experiment class with 32 students and class MS3 as a control class with 33 students. The data of the research were gathered by testing the students’ achievement on chemistry equilibrium subject matter for post-test which were analyzed by using U Mann Whitney test. Results of inferential statistical analysis were Zcalculated (2.27) bigger than Ztable (1.64) on α ═ 0.05. Conclude there is effect of performance assessment on project based learning model toward students’ achievement of class MS SMA Negeri 3 Lau Maros on chemical equilibrium subject matter.Keywords: Performance assessment, Project based leaning, Students’ achievement, Chemistry equilibrium
ANALISIS KANDUNGAN MINERAL PASIR PANTAI LOSARI KOTA MAKASSAR MENGGUNAKAN XRF DAN XRD Alimin Alimin; Maryono Maryono; Suriati Eka Putri
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 17, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.369 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v17i2.4681

Abstract

ABSTRAKTelah dilakukan penelitian yang berjudul analisis kandungan mineral pasir pantai losari kota Makassar menggunakan XRF dan XRD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persentase kandungan mineral dalam pasir pantai Losari kota Makassar.Instrumen yang digunakan adalah XRF dan XRD dimana sampel ditempatkan dalam sample holder kemudian diradiasi dengan sinar X.Berdasarkan hasil analisis kandungan oksida logam dan mineral dalam pasir pantai Losari maka dapat disimpulkan bahwa pasir pantai Losari memiliki potensi untuk dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan material nano silika. Berdasarkan hasil analisis XRF kandungan SiO2 sebesar 63,76 % dan hasil analisis XRD kandungan mineral kristobalit (SiO2) sebesar 20,7 %.ABSTRACTHas been done a research about analysis of mineral on Losari beach sand in Makassar using XRF and XRD. The aim of this study was to determine the percentage of mineral content in Losari beach sand.Instrumen used are XRF and XRD which the sample is placed in the sample holder and then irradiated with X-ray. According the results oxide content analysis of metals and minerals in Losari beach sand, it can be concluded Losari sand have the potential to serve as the manufacture of nano-silica material. Based on the results of XRF analysis SiO2 content of 63.76 % and the results of XRD analysis of the mineral content of cristobalite (SiO2) of 20.7 %.
Penurunan Ion Ca2+ pada Air dari Sumber Mata Air Citta Kabupaten Soppeng dengan Menggunakan Zeolit Alam Toraja (Zeolit Mordenit) Andi Zulfikar Efendy; Netti Herawati; Alimin Alimin
Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Vol 17, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.712 KB) | DOI: 10.35580/chemica.v17i1.4568

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah ionCa2+ pada air dari sumber mata air Citta kabupaten Soppeng dankemampuan zeolit alam Toraja dalam menurunkan jumlah ion Ca2+pada air dari sumber mata air Citta kabupaten Soppeng. Aktivasizeolit menggunakan aktivasi fisika dan kimia. Penentuan jumlahion Ca2+ menggunakan fotometri nyala dan cara untuk menurunkanjumlah ion Ca2+ dengan menggunakan zeolit alam Toraja melaluimetode pertukaran ion yang berlangsung dengan model aliran dariatas ke bawah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah ionCa2+ sebesar 129,53 ppm dan zeolit alam Toraja dapat menurunkanjumlah ion Ca2+ hingga 104,29 ppm pada perbandingan zeolit:air1:200.Kata kunci: Ca2+, Zeolit, FotometriABSTRACTThis research aims to know the amount of Ca2+ ions ofwater from Citta fountain Soppeng district and its ability todecrease Ca2+ ions of water from Citta fountain Soppeng district.Activation of zeolite by physical and chemical activation.Determination of the amount of Ca2+ ions was done by flamephotometry and to decrease of the amount of Ca2+ ions by Torajanatural zeolite with ion exchange method that goes with upflowmodel. The results showed of the amount of Ca2+ ions is 129,53ppm and Toraja natural zeolite can decrease the amount of Ca2+ions up to 104,29 ppm at zeolite:water 1:200 ratio.Keywords: Ca2+, Zeolite, photometry