Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Desain dan Implementasi Modul Bipolar Third Harmonic Injection Pulse Width Modulation (THPWM) untuk Inverter Tiga Fasa Fani Prasetya Wahyudin; Nanang Mulyono; Dwi Septiyanto
Rekayasa Hijau : Jurnal Teknologi Ramah Lingkungan Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/jrh.v7i3.263-276

Abstract

ABSTRAKPemanfaatan sumber energi terbarukan sedang dimaksimalkan penggunaannya dalam rangka menjaga ketersediaan energi listrik. Berdasarkan bentuk gelombangnya energi yang dihasilkan salah satunya berupa tegangan arus searah (DC). Sedangkan penggunaan energi listrik baik skala rumah tangga maupun industri menggunakan tegangan DC atau arus bulak-balik (AC). Tegangan DC tersebut dapat dikonversi menjadi tegangan AC menggunakan inverter. Penggunan inverter menyebabkan nilai harmonisa tegangan yang tinggi pada jaringan listrik. Teknik switching yang tepat dapat mengurangi nilai harmonisa tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul yang dapat mengeluarkan sinyal untukmemicu inverter tiga fasa. Metode switching yang digunakan yaitu THPWM. Pembuatan desain hingga pengimplementasian modul THPWM dilakuakan dengan cara pengolahan sinyal analog. THPWM tersebut bekerja dengan cara membandingkan sinyal carrier dan referensi. Sinyal referensi dibentuk seperti sinyal fundamental dan memiliki frekuensi lebih besar tiga kali dari sinyal fundamentalnya. Pada penelitian ini dihasilkan modul THPWM untuk inverter 3 fasa, memiliki output 6 sinyal THPWM, dengan frekuensi sinyal referensi dan carrier yang dapat divariasikan dengan eror < 5%, sinyal THPWM yang dihasilkan dapat diatur dari 50-1500 Hz dengan tegangan kerja 12 Volt DC.Kata kunci: Frekuensi, Inverter, Polaritas, THPWM, ABSTRACTUtilization of renewable energy sources is being maximized in order to maintain the availability of electrical energy. Based on the waveform, the energy produced is one of them in the form of direct current (DC) voltage. While the use of electrical energy both on a household and industrial scale uses DC voltage or alternating current (AC). This DC voltage can be converted to AC voltage using an inverter. The use of inverters causes high voltage harmonic values in the power grid. Appropriate switching techniques can reduce the value of these harmonics. This study aims to produce a module that can output a signal to trigger a three-phase inverter. The switching method used is THPWM. Making the design to implementing the THPWM module is done by means of analog signal processing. The THPWM works by comparing carrier and reference signals. The reference signal is formed like a fundamental signal and has a frequency three times greater than the fundamental signal. In this study, a THPWM module was produced for a 3-phase inverter, which has an output of 6 THPWM signals, with a reference and carrier signal frequency that can be varied with an error < 5%, the resulting THPWM signal can be adjusted from 50-1500 Hz with a working voltage of 12 Volt DC.Keywords: Frequency, Inverter, Polarity, THIPWM
Rancang Bangun Inverter Fasa Tunggal Variabel Frekuensi Berbasis Bipolar Sinusoidal Pulse Width Modulation Fadihilah, Laili; Mulyono, Nanang; Suyanto; Septiyanto, Dwi
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 13 No. 01 (2022): Vol 13 (2022): Prosiding 13th Industrial Research Workshop and National Semin
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (739.973 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v13i01.4165

Abstract

Inverter merupakan perangkat elekronika yang berfungsi mengubah input listrik DC menjadi output listrik AC. Mesin proses produksi di industri sangat beragam baik ditinjau secara mekanik maupun elektrik. Keberagaman tersebut mempengaruhi dalam penyediaan energi listrik, seperti frekuensi dan tegangan efektifnya. Tujuan dari penelitian ini untuk menghasilkan inverter satu fasa dengan frekuensi yang dapat divariasikan. Teknik switching yang digunakan yaitu SPWM (Sinusoidal Pulse Width Modulation). SPWM terdiri dari sinyal referensi berbentuk sinusoidal dengan frekuensi yang dapat divariasikan, begitu juga dengan sinyal carriernya yang berbentuk segitiga. Kedua sinyal tersebut dibangkitkan berbasis rangkaian analog. Sinyal tersebut dibandingkan dan dipisahkan polaritasnya. Hasil proses tersebut digunakan untuk pensaklaran MOSFET dengan konfigurasi full bridge. Inverter yang dibuat menghasilkan keluaran 220 VAC dengan error kurang dari 0,16% dan frekuensi dapat bervariasi 40-60 Hz.
Sistem Kendali Pemilihan Kecepatan pada Motor Stepper Menggunakan Metode Fuzzy Mamdani Berbasis PLC Alwi, Muhamad; Tohir, Toto; Mulyono, Nanang
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 14 No. 1 (2023): Vol 14 (2023): Prosiding 14th Industrial Research Workshop and National Semina
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v14i1.5361

Abstract

Dalam industri logistik, pengendalian berbagai variabel seperti kecepatan motor, akurasi motor, dan efisiensi proses menjadi tantangan utama. Tujuan utamanya adalah menjaga variabel-variabel tersebut bekerja pada titik yang telah ditentukan. Proses pengendalian dimulai dengan menggunakan masukan berupa Berat dan Banyaknya Barang yang diperoleh dari sensor Loadcell dan Proximity. Kemudian, dilakukan pencarian derajat keanggotaan dan dilakukan operasi AND serta inferensi menggunakan metode Mamdani. Hasil inferensi berupa nilai fuzzy yang kemudian dijalani proses defuzzifikasi. Nilai keluaran yang diperoleh digunakan dalam pengambilan keputusan untuk menentukan pemilihan kecepatan pulse/s motor stepper.Penggunaan kendali fuzzy mempermudah sistem dalam menentukan nilai kecepatan yang sesuai dengan input. Analisis hasil percobaan menunjukkan bahwa error posisi dari target tidak melebihi 1% atau 2 mm. Hal ini membuktikan bahwa sistem dapat berjalan sesuai dengan perancangan yang diinginkan berdasarkan hasil dari 10 percobaan yang dilakukan. Berdasarkan pengujian dan analisis sistem, sistem pemilihan kecepatan motor stepper dapat diimplementasikan dengan hasil error posisi yang tidak melebihi 1% pada berbagai kecepatan yang dipilih sesuai dengan keluaran fuzzy. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan logika fuzzy mempermudah sistem dalam menyesuaikan keluaran yang diinginkan, sejalan dengan hasil percobaan yang telah dilakukan.
Rancang Bangun Alat Kalibrasi PFC Berbasis Variabel Arus dan Beda Fasa Heryanto, Pingkan Aryani; Mulyono, Nanang; Septiyanto, Dwi
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 14 No. 1 (2023): Vol 14 (2023): Prosiding 14th Industrial Research Workshop and National Semina
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v14i1.5415

Abstract

Nilai faktor daya di suatu industri sangat berpengaruh baik pada system produksi maupun dari sisi finansial. Dalam regulasi SPLN bahwa faktor daya yang diperkenankan minimal adalah 0,85, jika kurang dari nilai tersebut akan dikenakan penalti. Maka dari itu, diperlukan sistem yang dapat digunakan untuk mengontrol faktor daya yaitu Power Factor Controller (PFC). Untuk menyakinkan PFC yang dipasang berfungsi dengan baik maka diperlukan alat uji PFC. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan alat kalibrasi PFC. Alat tersebut dapat menghasilkan nilai besaran arus yang bervariasi baik amplitudo maupun sudut fasanya dengan sudut fasa tegangan. Sudut fasa arus tersebut dirancang tertinggal dari sudut fasa tegangan. Selain itu, amplitudo tegangan dipertahankan bernilai tetap sesuai dengan tegangan jala. Adapun metode yang digunakan dalam rancang bangun kali ini yaitu metode eksperimental, dimulai dari merancang hingga pengujian. Hasil penelitian ini yaitu alat kalibrasi PFC telah berhasil dibuat dengan besaran arus dapat divariasikan hingga 6,5 Ampere, sudut fasa bervasiasi 9º hingga 90º sebanyak 6 langkah dan setiap langkah sebesar 10º.
Rancang Bangun Modul Penyulutan Inverter Satu Fasa Berbasis Unipolar MPWM (MULTIPLE PULSE WIDTH MODULATION) Maulidan Usyani; Nanang Mulyono; Dwi Septiyanto
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 15 No. 1 (2024): Prosiding 15th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v15i1.6193

Abstract

Energi listrik merupakan salah satu bagian kebutuhan pokok bagi kehidupan manusia sehari-hari. Pemanfaatan sumber energi terbarukan merupakan upaya untuk untuk dapat menciptakan pasokan listrik yang terus menerus. Namun energi listrik dari sumber terbaharukan biasanya berupa tegangan searah (DC), Sedangkan sebagian besar peralatan rumah tangga dan industri menggunakan tegangan bolak balik (AC). Oleh karena itu diperlukan suatu alat inverter yang dapat mengubah tegangan DC menjadi tegangan AC. Salah satu permasalahan yang dihadapi dengan inverter adalah ketersedian dari daya DC dan level THD. Tingkat THD dapat dipengaruhi oleh teknologi switching yang digunakan. Oleh karena itu, pada penelitian ini dirancang modul penyulutan inverter satu fasa berbasis Unipolar Multiple Pulse Width Modulation. Modul penyulutan yang dibuat terdiri dari beberapa modul yang dijadikan menjadi satu. Sinyal Kotak yang dibangkitkan oleh modul osilator lalu dibandingkan dengan sinyal carrier segitiga dan segitiga pembalik sehingga menghasilkan sinyal kotak yang terbentuk berdasarkan perpotongan amplitudo antara sinyal referensi dan sinyal carrier. Sinyal kotak 1 fasa yang dihasilkan oleh modul komparator lalu dipisahkan polaritas nya menjadi siklus positif dan negative, keluaran dari pemisah polaritas ini akan digunakan untuk penyulutan inverter satu fasa. Hasil yang didapat yaitu sinyal MPWM satu fasa dengan amplitudo pada saat ON atau pada polaritas positif sebesar 10.6V dan frekuensinya sebesar 500Hz, dan pada saat OFF atau polaritas negative dengan amplitudo sebesar 11V dan frekuensinya 500.4Hz.
Algoritma Kendali Elevator Group Menggunakan Metode Car Nearest Berbasis Raspberry Pico Mardhiyyah, Nafisah; Septiyanto, Dwi; Mulyono, Nanang
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 15 No. 1 (2024): Prosiding 15th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v15i1.6202

Abstract

Penggunaan lift group sangat penting terutama pada gedung-gedung tinggi dengan banyaknya jumlah permintaan. Tanpa kendali yang efektif, waktu tunggu dan kepadatan di dalam lift dapat meningkat yang menyebabkan ketidaknyamanan bagi pengguna. Oleh karena itu, perlu adanya kendali yang tepat pada lift. Pada penelitian ini, algoritma kendali diaplikasikan pada miniatur lift group yang terdiri dari dua kabin lift, lift A dan lift B. Masing-masing lift beroperasi pada lima lantai yang digerakkan oleh motor AC 3 fasa. Tujuan dari kendali lift group ini adalah untuk mengatur lift yang akan ditugaskan untuk memenuhi panggilan dan permintaan sehingga pergerakan lift lebih optimal, efisien, dan mengurangi waktu tunggu. Kendali yang dibuat menggunakan metode car nearest. Posisi lift, arah panggilan pendaratan, dan arah lift adalah tiga faktor utama yang digunakan dalam metode car nearest ini. FS merupakan suatu nilai numerik dengan mempertimbangan tiga faktor utama tadi. Lift dengan nilai FS tertinggi akan ditugaskan untuk memnuhi permintaan dan panggilan yang ada. Diharapkan dengan adanya kendali pada lift group ini dapat meningkatkan efisiensi dan mempersingkat waktu tunggu yang dihabiskan oleh pengguna. Hasil dari algoritma yang dijalankan adalah permintaan akan dipenuhi oleh lift dengan jarak terdekat dan searah dengan pergerakan permintaan dengan nilai FS tertinggi.
Rancang Bangun Modul Phase-Shifted Sinusoidal Pulse Width Modulation (SPWM) Tiga Tingkat Muhammad Wafi Fakhrul Aiman; Nanang Mulyono; Febi Ariefka Septian Putra
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 15 No. 1 (2024): Prosiding 15th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v15i1.6217

Abstract

Sumber energi yang terbarukan menjadi salah satu kebutuhan yang diperlukan oleh kehidupan manusia. Pasokan dari energi listrik terbarukan salah satunya berupa tegangan output arus searah (DC). Pada kehidupan sehari-hari maupun industri cenderung menggunakan arus bolak-balik (AC). Karena hal tersebut untuk mengubah tegangan DC menjadi tegangan AC dapat menggunakan perangkat elektronik inverter. Inverter dapat dibedakan menjadi dua jenis struktur yaitu inverter konvensional dan inverter modern. Pada kenyataanya inverter konvensional THD yang dihasilkan lebih besar dibandingkan inverter modern. Begitu juga dengan inverter modern efisiensi yang dihasilkan lebih tinggi dibanding inverter konvensional. Oleh karena itu permasalahan utama pada inverter yaitu nilai tegangan output THD yang relatif besar besarnya THD dapat dipengaruhi oleh Teknik switching yang digunakan. Oleh karena itu pada artikel ini akan merancang dan membuat modul penyulutan inverter multilevel yang menggunakan switching Phase-Shifted SPWM. Dengan hasil yang diharapkan mampu menghasilkan output gelombang Phase-Shifted Sinusoidal Pulse Width Modulation (SPWM) dengan keluaran gelombang pwm dengan frekuensi 62.85Hz-626Hz dan amplitudo 10V-14.8V.
Rancang Bangun Modul Level Shift Trapezium Pulse Width Modulation 3 Tingkat Giral Alsyahrial; Nanang Mulyono; Sofyan Muhammad Ilman
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 15 No. 1 (2024): Prosiding 15th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v15i1.6223

Abstract

Saat ini, pemanfaatan elektronika daya banyak diterapkan di berbagai industri di seluruh dunia, terutama sebagai perangkat utama dalam energi terbarukan. Salah satu perangkat elektronika daya yang sering digunakan adalah inverter. Di industri, inverter dapat berfungsi sebagai sumber tegangan AC dari pembangkit listrik yang berbasis DC. Dalam penelitian ini, akan dibuat modul penyulut multilevel inverter tiga fasa. Teknik switching yang digunakan adalah Level Shift Trapesium Pulse Width Modulation (TPWM). Modulasi lebar pulsa trapesium diperoleh dari modul osilator yaitu segitiga 360Hz sebagai sinyal carrier, dan sinusoidal 50Hz diolah menjadi sinyal trapesium sebagai sinyal reference. Sinyal reference dan carrier dibandingkan dan dipisah polaritasnya. Hasil yang didapat yaitu modul penyulut level shift trapezium pulse width modulation 3 tingkat dengan spesifikasi output Vpp rata rata yaitu 12V dan frekuensi di 50-552,7Hz.
Rancang Bangun Modul Penyulutan Penyearah Semi Terkendali Berbasis Pulse Amplitude Modulation Fathan, Alfi Muhammad; Mulyono, Nanang; Septiyanto, Dwi
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 15 No. 1 (2024): Prosiding 15th Industrial Research Workshop and National Seminar (IRWNS)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/irwns.v15i1.6314

Abstract

Sumber DC telah menjadi hal yang vital dalam berbagai perangkat elektronik modern. Rectifier (Penyearah) digunakan untuk mengubah sumber AC menjadi sumber DC. Salah satu topologi dari penyearah, yaitu penyearah semi terkendali yang menggunakan SCR, yang memungkinkan pengaturan output tegangan dan arus. Dalam aplikasi tegangan tinggi DC, proteksi terhadap lonjakan tegangan dan arus sangat penting untuk mencegah kerusakan pada komponen penyearah dan sistem yang terhubung. Transformator pulsa merupakan salah satu perangkat yang digunakan untuk mengisolasi sistem penyearah semi terkendali, namun biasanya bekerja pada frekuensi tinggi. Ada berbagai macam metode yang dapat digunakan untuk mengatasi hal tersebut, salah satunya yaitu PAM (Pulse Amplitude Modulation). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menghasilkan suatu modul penyulutan penyearah semi terkendali, dengan sudut penyalaan pulsanya dari 0° hingga 180°. Selain itu, untuk menyesuaikan frekuensi pulsa penyulut dengan transformator pulsa yang digunakan, maka pulsa yang dihasilkan akan termodulasi amplitudonya melalui switching PAM. Hasil yang didapat yaitu suatu modul penyulutan rectifier berbasis PAM yang dapat diatur sudut penyalaanya 0 º hingga 180º dengan nilai amplitudo sebelum modulasi 10,04 V, frekuensi 100 Hz dan error sebesar 0,04%. Pada proses modulasi amplitudo menghasilkan pulsa penyulutan dengan frekuensi 1,021 kHz dengan error sebesar 0,04% dan nilai amplitudo 4,8 V.
Desain dan implementasi modul praktikum SCADA untuk otomasi gedung berbasis Ethernet Ariefka Septian Putra, Febi; Mulyono, Nanang; Tohir, Toto; Septiyanto, Dwi; Muhammad Ilman, Sofyan
JITEL (Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Elektronika, dan Listrik Tenaga) Vol. 3 No. 3: September 2023
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/jitel.v3.i3.2023.221-234

Abstract

Bidang otomasi tercipta lebih dari tiga dasarwasa sebagai upaya untuk meningkatkan kemudahan dalam aspek pengoperasian suatu sistem yang kompleks di sektor industri, komersil dan lain sebagainya. Teknologi tersebut memiliki keuntungan seperti, mempermudah pengawasan, dan pengendalian sistem industri pada jarak yang cukup jauh. Pada penelitian ini penulis mengusulkan pengawasan jaringan sub-sub sistem otomasi gedung yang berupa simulator-simulator dan hasil pengawasannya beserta pengendaliannya dapat di pantau melalui HMI dengan media komunikasi ethernet sebagai perolehan dan pengiriman perintah.  Sistem tersebut akan melakukan pemantauan status operasi jaringan dari sub-sub sistem otomasi baik dalam keadaan normal maupun terdapat gangguan. Pengaturan parameter dari setiap perubahan kondisi dilakukan secara real-time dan data tersebut dapat dipantau oleh pusat kendali utama. Hasil penelitian menunjukkan sebuah konsul kendali beserta sub-sub sistem otomasi gedung yang berupa simulator telah terintegrasi dengan kendali pusat dan dapat bekerja dengan baik ketika terjadi gangguan, tampilan HMI pada pusat kendali utama dapat menerima informasi indikasi gangguan dari setiap sub-sub sistem simulator. Ketika gangguan terjadi pada sub sistem, maka lampu indikasi yang berada pada pusat kendali utama akan berwarna hijau, dan kondisi normal akan berwarna merah. Untuk respon penerimaan data dari setiap sub sistem menunjukkan waktu yang cukup cepat yaitu dibawah 3,5 detik.