Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pelatihan Perawatan Luka Dikubitus Bagi Penyandang Disabilitas Di Posyandu Disabilitas Satu Hati Rusminingsih, Esri; Elsera, Chori; Sawitri, Endang; Marwanti, Marwanti
WASATHON Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 02 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/wasathon.v3i02.1617

Abstract

Neurological deficits due to trauma, stroke and physical disability cause patients to be bedridden or use a wheelchair for a long time. Bed rest and/or fixed body positions for long periods increase the risk of decubitus ulcers. Prevention efforts can be carried out with optimal nutritional support, reducing friction, pressure, pulling, making regular position changes and decubitus wound care. Most people with disabilities at Posyandu Satu Hati have decubitus wounds in the buttocks area, and have received wound care sets, but have never been trained in decubitus wound care. The aim of the activity was to improve the knowledge and skills of cadres and people with disabilities in decubitus care at Posyandu Satu Hati Disability Center, Klaten. The targets of this activity were cadres, families and clients with disabilities who had decubitus ulcers at Posyandu Satu Hati, Wedi District, Klaten Regency with a total of 30 participants. Interventions included decubitus care training and technical demonstration of decubitus wound care. The activity was attended by 30 participants, with an average age of 46.7 ± 14.1 years, mostly male 53.3%, most participants came from clients with disabilities (53.3%). The mean level of knowledge before training was 61.50 ± 8.69, and the level of knowledge after training was 94.70 ± 4.33. There was a significant increase in the level of knowledge of participants about the prevention and care of decubitus after training (p=0.001). During the training, all participants were enthusiastic in participating in the activities, there was an increase in participants' knowledge in the prevention and care of decubitus wounds, 8 participants actively asked questions.
Asuhan Keperawatan Pada Ibu Post Sectio Caesarea dengan Indikasi Bayi Sungsang di RS Soeradji Tirtonegoro : Studi Kasus Santoso, Shifa Aliffiana; Permatasari, Devi; Elsera, Chori; Hamranani, Sri Sat Titi
MJS Medical Journal of Soeradji Vol 1 No 2 (2024): MJS (Desember)
Publisher : RSUP dr.Soeradji Tirtonegoro Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70605/qf4m8y61

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan sungsang merupakan kondisi letak janin memanjang dengan kepala berada di fundus uteri dan bokong berada di dasar rongga rahim. Prosedur Sectio Caesarea merupakan prosedur yang cepat dan mudah, namun memiliki bahaya komplikasi. Upaya perawatan umum yang dilakukan perawat di Ruang Melati 1 terhadap pasien pasca operasi Sectio Caesarea secara komprehensif untuk menjamin keselamatan dan kesehatan ibu dan bayi. Deskripsi Kasus :  Kedua pasien menjalani operasi Sectio Caesarea dan mengalami nyeri, kelelahan, serta kecemasan pasca persalinan. Kasus pertama melahirkan secara darurat setelah gagal melahirkan spontan dan mengalami perdarahan dan anemia, sedangkan kasus kedua menjalani operasi karena kontraksi palsu dan kesulitan menyusui karena mastitis. Kedua pasien menerima terapi obat, dan intervensi keperawatan fokus pada pencegahan perdarahan, infeksi, manajemen nyeri, serta edukasi. Evaluasi dilakukan selama 3 hari, menunjukkan perbaikan kondisi keduanya. Kesimpulan: Penelitian kasus asuhan keperawatan pada ibu post Sectio Caesarea di RS Soeradji Tirtonegoro Klaten mengidentifikasi masalah utama seperti nyeri, risiko infeksi, gangguan mobilitas, dan kecemasan. Diagnosa keperawatan meliputi nyeri akut, gangguan mobilitas, dan risiko infeksi, dengan tambahan masalah menyusui dan perdarahan pada beberapa kasus. Intervensi selama tiga hari, termasuk observasi, terapi, edukasi, dan kolaborasi dengan tenaga kesehatan, berhasil memperbaiki kondisi pasien, menurunkan nyeri, meningkatkan mobilitas, dan mengurangi kecemasan
Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Bahaya Anemia Nur Indranettasa, Anes; Elsera, Chori; Agustiningrum, Ratna; Sawitri, Endang
MJS Medical Journal of Soeradji Vol 1 No 2 (2024): MJS (Desember)
Publisher : RSUP dr.Soeradji Tirtonegoro Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70605/0m2fgv67

Abstract

Latar Belakang : Anemia pada ibu hamil sangat berisiko terhadap kehamilan dimana anemia dapat mengakibatkan bahaya pada saat hamil, melahirkan, nifas dan terhadap janin. Bahaya anemia pada kehamilan di Indonesia masih cukup tinggi. Data terakhir tahun 2022, menunjukkan bahwa prevalensi anemia pada ibu hamil adalah sebesar 86,2% dan prevalensi anemia pada ibu hamil di Kabupaten Klaten adalah sebesar 9,19%. Salah satu faktor yang mempengaruhi pada kehamilan yaitu pengetahuan ibu tentang bahaya anemia. Tujuan : Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil tentang bahaya anemia di RSU ‘Aisyiyah Klaten. Metode : Desain penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Cross sectional pada 93 responden dengan waktu 3 hari. Hasil : Berdasarkan hasil yang diperoleh, menunjukkan bahwa pengetahuan ibu hamil tentang bahaya anemia adalah baik yaitu sebanyak 58 responden (62,4%), Pengetahuan ibu cukup sebanyak 30 Responden (32,3%), sedangkan pengetahuan ibu kurang hanya 5 responden (5,4%). Kesimpulan : Pengetahuan ibu hamil tentang bahaya anemia di RSU ‘Aisyiyah Klaten dalam kategori baik.
ASI dan Status Gizi Elsera, Chori; Rusminingsih, Esri; Agustiningrum, Ratna; Agustina, Nur Wulan; Miyono, Dwi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Pertumbuhan dan perkembangan bayi dipengaruhioleh jumlah asupan nutrisi. Sumber nutrisi utama pada bayi usia 0-6bulan adalah ASI. Pada usia tersebut, bayi belum direkomendasikanuntuk mendapat makanan tambahan selain ASI, yang disebabkanoleh belum siap sistem pencernaan tubuh bayi. ASI adalah makananterbaik untuk bayi. Cakupan pemberian ASI di walayah kerjaPuskesmas Klaten Utara adalah 65% pada tahun 2016, dengan total323 bayi usia 0-6 bulan. Tujuan: Diketahui adakah hubunganpemberian ASI dengan status gizi bayi usia 0-6 bulan. Metode:Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik denganpendekatan cross sectional. Jumlah sampel pada penelitian inisejumlah 48 bayi usia 0-6 bulan. Teknik pengambilan sampel dengannonprobability yaitu cluster sampling. Analisa data menggunakanSpearman Rho. Hasil: Karakteristik responden yaitu rata-rata usia3,33 bulan, jenis kelamin bayi Sebagian besar adalah laki-lakidengan BB rata rata 4,52 kg. Pemberian ASI sebanyak 93,8% atausejumlah 45 responden dan status gizi bayi Sebagian besar baiksebanyak 89,6% (sejumlah 43 bayi). Menunjukkan bahwa adahubungan antara pemberian ASI dengan status gizi pada bayi usia 0-6 bulan.
FAKTOR PENYEBAB KEKURANGAN ENERGI KRONIK (KEK) PADA IBU HAMIL: STUDY LITERATURE Elsera, Chori; Murtana, Agus; Sawitri, Endang; Oktaviani, Uus Seila
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan gizi masih merupakan masalah yang menjadi perhatian di Negara berkembang termasuk Indonesia, KEK (Kekurangan Energi Kronik) merupakan suatu keadaan dimana status gizi kurang pada ibu hamil. Penyebab KEK belum diketahui secara pasti, namun penyebab utama dikarenakan karena kurangnya asupan energi dan protein dalam jangka yang cukup lama. KEK bisa mengakibatkan kekurangan gizi pada janin sehingga bayi lahir dengan BBLR, selain itu juga dapat mengakibatkan terjadinya perdarahan serta infeksi paska persalinan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan atau menganalisa faktor penyebab Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil dari penelitian sebelumnya. Metode Penelitian yang digunakan adalah study literatur dengan desain penelitian deskriptif. Sampel pada penelitian ini adalah 5 artikel yang mendiskripsikan faktor penyebab terjadinya KEK dengan subjek penelitian yaitu Ibu hamil dengan KEK. Hasil Penelitian, dari 2 Databased yang digunakan yaitu Pubmed dan Google Scholar diperoleh 101 artikel tentang factor penyebab KEK. Hasil Analisa menunjukkan factor yang berpengaruh terhadap terjadinya KEK adalah Pendapatan, Paritas dan Jumlah anggota keluarga (Anggraini, 2016); Pendapatan (Khadija, 2018); Pengetahuan, Penyakit infeksi dan ANC (Fitriyaningtyas, 2018); Dukungan masyarakat (Sulistyorini, 2018); Bekerja dan ANC (Gebre, 2018). Sedangkan Faktor yang tidak berpengaruh terhadap kejadian KEK antara lain: Demografi (Anggraini, 2016); Tingkat Pendidikan ibu (Khadija, 2018). Kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor penyebab terjadinya KEK antara lain: Pendapatan keluarga, Jumlah anggota keluarga, Pemeriksaan Kehamilan, Paritas, Pemberian makanan tambahan Pengetahuan tentang Gizi dan penyakit infeksi. Sedangkan factor yang tidak berpengaruh pada kejadian KEK ibu hamil antara lain: Faktor demografi dan tingkat Pendidikan ibu.
Children's Anxiety During The Covid-19 Pandemic: Literature Review Suyami, S; Elsera, Chori; Cahyaningrum, Sindi Febriyana
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Pendemi COVID-19 menimbulkan masalah kesehatan mental yang diperkirakan akan meningkat hari demi hari selama epidemi ini, meningkatnya stres dan kecemasan. COVID-19 tidak hanya menyerang terhadap kesehatan fisik namun juga menyerang kesehatan psikologis. Keadaan ini membuat individu merasa terganggu kesehatan psikologisnya seperti kecemasan terutama pada usia anak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecemasan pada anak dan faktor-faktor yang mempengaruhinya dari berbagai artikel. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah literature review, dengan menggunakan data based Google Scholar, Pubmed dan Proquest. Pencarian dilakukan dengan keyword reference berdasarkan PICO yang telah ditentukan yaitu menggunakan kata kunci: Anak, COVID-19, kecemasan, pada data based Google Scholar. Sedangkan pencarian artikel Internasional dengan data based Proquest menggunakan keyword: Children, Covid-19, Anxiety. Pencarian dalam data based Pubmed menggunakan keyword: (“Children” AND “Covid-19” AND “Anxiety”) Hasil: Dari data based Proquest ditemukan 3 artikel, Pubmed 4 artikel, dan Google Scholar 3 artikel jadi total 10 artikel yang direview, selama pandemi COVID-19 kecemasan pada anak lebih tinggi dari biasanya. Faktor-faktor yang mempengaruhinya yaitu faktor internal (usia), dan faktor eksternal lingkungan (orang tua yang masih muda dan kurang pendidikan,memiliki anggota atau teman yang terinfeksi COVID-19, orang tua yang memiliki kecemasan yang tinggi, lockdown, karantina, isolasi dan penutupan sekolah. Kesimpulan: Selama pandemi COVID-19 anak usia sekolah mengalami kecemasan yang dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal.
Mother’s Knowledge in Dealing with Menopause Elsera, Chori; Sawitri, Endang; Damayanti, Anissa
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Most women experience fear when approaching menopause. Menopause means the cessation of a woman's menstrual cycle, or the end of a woman's reproductive life. A woman thinks she is old when she doesn't have her period anymore. Women's ignorance about what happens before and after menopause can result in prolonged anxiety and stress. Especially in women who have an obsession with aspects of physical appearance, lack of reliance on spiritual aspects and minimal adaptive coping can lead to unexpected depression. Objective: The purpose of this study was to describe the mother's knowledge about menopause. Research Method: The research method used is descriptive quantitative with cross sectional approach. Sampling technique with total sampling (65 mothers). Data collection instrument in the form of a questonnaire to assess knowledge about menopause. Data where analyzed by univariate analysis test. Results: The result is that most of the mothers are housewives 70.8% aged around 40-50 years as much as 86.1%, most of them have high school education 56.9%. Mother's knowledge of menopause is 66.1% les.
Kualitas Tidur Ibu Post Sectio Caesarea dengan Metode ERACS Sari, Devi Permata; Elsera, Chori; Hamranani, Sri Sat Titi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ERACS atau disebut dengan Enhanced Recovery After Cesarean Surgery,merupakan prosedur operasi caesar dengan pendekatan khusus untuk mengoptimalkan kesehatan dan keamanan ibu dan bayi pada periode sebelum, selama, dan setelah menjalani operasi caesar. Pada pasien post partum dengan sectio caesarea metode ERACS memiliki berbagai macam dampak untuk pasien. Ketidaknyamanan secara fisik menyebabkan pasien mengalami gangguan pada kualitas tidur.. Penyebab kesulitan tidur diantaranya nyeri perineum, rasa tidak nyaman di kandung kemih, serta gangguan bayi sehingga dapat mempengaruhi daya ingat dan kemampuan psikomotor. Pola tidur akan kembali normal dalam 2-3 minggu setelah persalinan. Tujuan penelitian ini mengetahui gambaran kualitas tidur ibu post Sectiocaesarea dengan Metode ERACS Descriptive dengan pendekatan crosssectional. Populasi ibu post partum SC di sebanyak 33, dengan teknik total sampling didapatkan sampel 33 responden. Instrumen penelitian menggunakan Postpartum Sleep Quality Scale (PSQS) untuk mengukur kualitas tidur. Hasil penelitian menunjukkan rerata umur responden 30,34 tahun, pendidikan SMA, pekerjaan iburumah tangga, paritas primigravida dan frekuensi SC dengan rerata 1,18 kali. Hasil penelitian didapatkan bahwa kulitas tidur responden sebagaian besar baik.(66,7%).
GAMBARAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG PENDIDIKAN SEKS Puput Risti Kusumaningrum; Chori Elsera; Riskawati
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 18 No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v18i1.574

Abstract

Pendidikan seks untuk remaja membahas seputar gambaran biologi organ reproduksi, masalah hubungan, seksualitas, kesehatan reproduksi, dan penyakit menular seksual. Penyebab permasalahan remaja yang utama adalah kurangnya informasi yang benar terkait seks, begitupun pada siswa remaja di SMA N 3 Klaten belum mendapat sosialisasi terkait pendidikan seks. Maka dari itu perlu dilakukan penelitian tentang bagaimana gambaran pengetahuan remaja tentang pendidikan seks. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pengetahuan remaja tentang pendidikan seks. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Sampel yang digunakan sebanyak 200 responden. Teknik pengambilan sampel adalah metode non probability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Hasil penelitian ini menggambarkan jenis kelamin didominasi oleh perempuan sejumlah 128 responden (64%), usia 16 tahun sejumlah 141 responden (70.5%), pekerjaan orang tua buruh 73 responden (36.5%). Responden yang memiliki pengetahuan baik tentang pendidikan seks sejumlah 165 responden (82.5%), cukup sejumlah 30 responden (15%), dan kurang sejumlah 5 responden (2.5%). Kesimpulan penelitian tentang Gambaran Pengetahuan Remaja Tentang Pendidikan Seks adalah berpengetahuan baik yaitu 165 responden (82.5%).
Pengetahuan Ibu Hamil tentang Gizi Masa Kehamilan sebagai Upaya Pencegahan Stunting Chori Elsera; Soniya, Soniya; Marwanti, Marwanti; Permatasari, Devi; Hamranani, Sri Sat Titi
TRIAGE Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/triage.v10i2.912

Abstract

In recent years, stunting has still been a health problem that has been highlighted and received priority for immediate treatment. Various factors influence the increase in the incidence of stunting, starting from internal and external factors. Knowledge is one of the internal factors that can influence the increase in stunting incidents. This research was conducted with the aim of knowing the level of knowledge of pregnant women about nutrition during pregnancy in an effort to prevent stunting. This research method is quantitative with a cross sectional approach on a sample of 60 pregnant women using a simple random sampling technique. The results of this research are that the majority of pregnant women have insufficient knowledge (41.7%) about the nutrition of pregnant women in the context of preventing stunting. The conclusion of this research is that the majority of pregnant women have insufficient knowledge about the nutrition of pregnant women in efforts to prevent stunting