Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Utilizing Authentic Materials to Improve Listening and Speaking Skills: A Narrative Inquiry Faridah Fauziyah; Sri Sumarni
Indonesian Journal of Foreign Language Studies Vol. 1 No. 1 (2024): December
Publisher : Indonesian Postgraduate Foreign Language Education Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65576/indofes.v1i1.5

Abstract

Authentic materials could encourage English learners to improve their listening and speaking skills in a real-life context. This study aims to investigate how the researcher could improve her listening and speaking skills by utilizing authentic material. Self-reflection narrative inquiry is employed to show the process of self-studying the researcher’s listening and speaking skills throughout the years. The finding shows that authentic materials showed significant results in improving the researcher's speaking skills. This study suggested that adopting authentic materials such as video games, YouTube videos, and movies is effective in improving one’s listening and speaking skills, and when the knowledge is applied frequently. Further studies on authentic materials from different data sources are suggested.
Utilizing Authentic Materials to Improve Listening and Speaking Skills: A Narrative Inquiry Faridah Fauziyah; Sri Sumarni
Indonesian Journal of Foreign Language Studies Vol. 2 No. 1 (2025): June
Publisher : Indonesian Postgraduate Foreign Language Education Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65576/indofes.v2i1.14

Abstract

This study explores the role of authentic materials in enhancing the listening and speaking skills of English learners, focusing on the researcher’s own journey of language improvement. Authentic materials—such as video games, YouTube videos, and movies—offer real-life contextual exposure to language use, which is essential for developing practical communication skills in English. By employing a self-reflection narrative inquiry methodology, this study provides an introspective account of how the researcher engaged in self-directed learning over several years to improve listening and speaking proficiency. The findings of the study indicate that consistent interaction with authentic materials significantly contributed to the enhancement of the researcher’s speaking skills. These materials stimulated more natural language acquisition processes by exposing the learner to genuine conversational scenarios, varied accents, idiomatic expressions, and cultural nuances that are often absent in traditional textbooks. Additionally, regular application and practice of the language skills acquired through these resources reinforced learning and led to measurable progress.Based on these results, the study recommends that English learners and educators integrate diverse authentic materials into language learning curricula and self-study routines to foster more effective listening and speaking abilities. Furthermore, it encourages learners to maintain frequent and purposeful usage of these materials to maximize language retention and fluency. To build on these insights, the study also advocates for further empirical research involving a broader range of authentic material types and different learner populations, which could provide more generalized and comprehensive evidence on the efficacy of authentic resources in language education.
A Narrative Inquiry of a Non-native EFL Teacher’s Reflection on Reading and Writing Proficiency Lenni Novrianti Purba; Sri Sumarni
Indonesian Journal of Foreign Language Studies Vol. 3 No. 1 (2026): June
Publisher : Indonesian Postgraduate Foreign Language Education Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65576/indofes.v3i1.34

Abstract

Self-reflection implies a critical approach to evaluating one’s thoughts and acts of achieving something. This study aimed to explore the experiences of acquiring the English language throughout the years as a non-native EFL teacher focusing on reading and writing skills. This study employed a narrative inquiry design to report the experiences and reflections on how the EFL teacher has developed her reading and writing proficiency. The data were collected and analyzed by employing narrative analysis. The study showed how the authentic materials used by the EFL teacher during her learning and teaching experiences played a significant role. In addition, the study indicates the importance of reflecting on one’s experience in acquiring English as a foreign language to plan the proper techniques to be implemented in the class..
PELATIHAN PERANCANGAN PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BERBASIS MICROLEARNING BAGI GURU SMP KABUPATEN AGAM Ratna Dewanti; Ifan Iskandar; Siti Drivoka Sulistyaningrum; Sri Sumarni; Darmahusni Darmahusni
Abdi Pandawa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Abdi Pandawa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membantu guru Bahasa Inggris sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, untuk merancang pembelajaran Bahasa Inggris berbasis microlearning. Kegiatan ini dilakukan melalui pelatihan dan lokakarya, yang karena situasi pandemic Covid-19 dilaksanakan secara dalam jaringan (online) melalui zoom meeting. Kegiatan dilaksanakan dalam lima pertemuan mulai dari Agustus hingga Oktober 2022. Peserta kegiatan adalah 35 orang guru Bahasa Inggris yang tergabung dalam Musyawarah Guru mara pelajaran (MGMP) SMP Kabupaten Agam. Pemateri adalah lima orang dosen dari program studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Negeri Jakarta. Materi pelatihan mencakup konsep microlearning dan konsep lain yang terkait yakni literasi digital, self-directed learning; dan cara merancang pembelajaran berbasis microlearning untuk empat keterampilan berbahasa yakni menyimak, berbicara, membaca, dan menulis yang disesuaikan dengan tujuan pengajaran Bahasa Inggris di tingkat SMP. Kegiatan ini menghasilkan pemahaman yang lebih mendalam pada peserta pelatihan tentang konsep microlearning secara umum dan secara khusus untuk pembelajaran Bahasa Inggris serta cara merancang pembelajaran Bahasa Inggris berbasis microlearning.
PELATIHAN PENYUSUNAN OBYEK MATERI AJAR MIKRO BAHASA INGGRIS BAGI GURU SMP KABUPATEN AGAM SUMATERA BARAT Ratna Dewanti; Siti Drivoka Sulistyaningrum; Ifan Iskandar; Sri Sumarni; Rizdika Mardiana
Abdi Pandawa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Abdi Pandawa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/ap.v3i2.3802

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan lanjutan dari kegiatan tahun sebelumnya yang diadakan oleh Program magister Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Negeri Jakarta dalam upaya membantu guru-guru bahasa Inggris di wilayah Agam Barat dan Agam Timur, Sumatera Barat dalam mengembangkan pembelajaran berbasis microlearning. Kegiatan pendahulu yang diadakan pada tahun 2022 menghasilkan pemahaman guru akan pembelajaran mikro (microlearning) dan kemungkinan penerapan pembelajaran mikro di pelajaran Bahasa Inggris mereka. Sebagai tindak lanjut dari kegiatan itu, kegiatan kali ini bertujuan untuk membantu guru-guru tersebut mengembangkan pembelajaran mikro dan mendigitalkan obyek materi ajar mikro (MeMO). Mempertimbangkan jarak geografis yang relative jauh antara Jakarta ??? Agam, kegiatan dilakukan secara virtual menggunakan zoom meeting. Kegiatan dihadiri oleh dua puluh lima orang guru dari MGMP Agam Barat dan Agam Timur. Dibandingkan kegiatan sebelumnya, ada penurunan jumlah peserta dikarenakan kendala pekerjaan dan hambatan jaringan internet. Diskusi kelompok terpumpun ini dipimpin oleh lima orang dosen dan dibantu oleh delapan orang mahasiswa yang memiliki pengetahuan memadai akan pembelajaran mikro terutama untuk pembelajaran Bahasa Inggris berdasar Kurikulum Merdeka yang meliputi enam keterampilan ??? menyimak, berbicara, membaca, memirsa, menulis, dan mempresentasikan. Dikarenakan keterbatasan waktu guru untuk mengikuti sejumlah pelatihan, kegiatan ini dilengkapi dengan konsultasi dan bimbingan secara daring melalui Google Classroom. Dengan cara ini diharapkan guru dapat tetap mengembangkan kemampuan dan profesionalismenya di samping melakukan tugas utamanya, mengajar. Kegiatan ini menghasilkan saran dan harapan peserta untuk mendapatkan pelatihan secara tatap muka agar mereka dapat berkonsultasi terkait pengembangan obyek materi ajar mikro, mulai dari dekonstruksi capaian pembelajaran yang ada di kurikulum, memilih dan memilah obyek materi ajar mikro, hingga mendigitalkannya.
PENDAMPINGAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS DAN PENULISAN KARYA ILMIAH PEMBELAJARAN BERBASIS LITERASI DIGITAL BAGI GURU MADRASAH ISTIQLAL Sri Sumarni; Ratna Dewanti; Ifan Iskandar; Siti Drivoka Sulistyaningrum; Rizdika Mardiana
Abdi Pandawa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Abdi Pandawa: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/ap.v4i2.5082

Abstract

Penelitian Tindakan kelas merupakan jalur strategis untuk pengembangan profesionalisme yang diwajibkan bagi para guru di Indonesia, namun tidak semua guru percaya diri dalam melakukan penelitian ini karena berbagai alas an. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan memberikan pengetahuan dan pendampingan penelitian tindakan kelas dan penulisan karya ilmiah. Sasarannya adalah para guru bahasa, sains dan ilmu pengegtahuan sosial di Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah Istiqlal Jakarta. Kegiatan dilakukan dengan pelatihan dan lokakarya secara luring dan asinkronous, sejak bulan Maret sampai dengan September 2024. Kegiatan diawali dengan pemberian pengetahuan tentang penelitian tindakan kelas, dan penulisan karya ilmiah serta merefleksikan pembelajaran berbasih literasi digital yang telah dilakukan oleh para guru, diikuti dengan pendampingan dalam merancang penelitian, mulai dari menuliskanm judul, latar belakang dan masalah serta tujuan penelitian; mencari referensi dan menuliskan kajian pustaka; dilanjutkan dengan mempersiapkan langkah-langkah meneliti dan instrument penelitian. Berdasarakan keaktifan berpartisipasi dan produk lokakarya yang ditampilkan para peserta dapat disimpulkan bahwa pengabdian masyarakat ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para peserta dalam merancang penelitian tidakan kelas.