Elli Kusumawati
Universitas Lambung Mangkurat

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

ANALISIS KESALAHAN PENERJEMAHAN TEKS BAHASA INGGRIS-BAHASA INDONESIA PADA MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA SEMESTER VI TAHUN 2016/2017 Elli Kusumawati
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v5i1.3826

Abstract

Penerjemahan merupakan proses pengalihan pesan penulisan bahasa sumber ke dalam bahasa sasaran. Kesalahan penerjemahan teks bahasa inggris seringkali dijumpai dalam hasil terjemahan mahasiswa Pendidikan matematika FKIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Dalam kurikulum Pendidikan Matematika FKIP ULM terdapat dua mata kuliah yang mendukung atau memberi bekal untuk mahasiswa dalam berbahasa inggris. Pada mata kuliah ini mahasiswa belajar kosakata matematika dan pembelajaran, membuat rencana pembelajaran matematika SMP dalam bahasa inggris dan menerapkannya dalam simulasi pembelajaran di kelas. Selain itu mahasiswa juga menerjemahkan teks berbahasa Inggris berupa buku teks matematika maupun artikel pembelajaran matematika. Mengingat pentingnya kemampuan mahasiswa dalam menerjemahkan teks artikel berbahasa inggris maka perlu penelitian untuk mengetahui analisa kesalahan penerjemahan sehingga dapat mengetahui kemampuan menerjemahkan teks pada mahasiswa.  Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini menjelaskan analisis kesalahan penerjemahan teks bahasa inggris yang dilakukan oleh mahasiswa.  Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa matematika yang mengikuti mata kuliah bahasa inggris matematika tahun ajaran 2016/2017 kelas B yang berjumlah 41 orang. Sedangkan sampel yang digunakan dalam penelitian ini merupakan sampel total. Artikel ini menggambarkan kesalahan siswa dalam menerjemahkan kosakata matematika dan pembelajaran pada artikel berbahasa Inggris.Kata Kunci: analisis, kesalahan, terrjemahan
Pembelajaran Matematika Melalui Strategi React untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMK Elli Kusumawati; Novia Dwi Rizki
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v2i2.621

Abstract

Matematika merupakan mata pelajaran wajib untuk diajarkan di sekolah. Hingga saat ini matematika masih dianggap sebagai mata pelajaran yang menakutkan bagi siswa. Hal ini dialami oleh siswa SMK Negeri 4 Banjarmasin terutama jika siswa menemui masalah matematika dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa masih cenderung lemah. Untuk mengatasinya, diperlukan strategi pembelajaran matematika yang mengarahkan siswa pada kemampuan pemecahan masalah matematis. Oleh karena itu, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui aktivitas siswa selama proses pembelajaran strategi REACT, mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang belajar dengan menggunakan strategi REACT, dan mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang belajar menggunakan strategi REACT dibandingkan siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuasi dengan populasi seluruh siswa kelas X SMK Negeri 4 Banjarmasin yang berjumlah 10 kelas. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan random sampling, sehingga diperoleh kelas X Busana 2 sebagai kelas eksperimen yang pembelajarannya menggunakan strategi REACT dan kelas X Busana 1 sebagai kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, dokumentasi dan observasi. Teknik analisis yang digunakan adalah statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian ini adalah aktivitas siswa selama proses pembelajaran strategi REACT berada pada kualifikasi cukup baik hingga sangat baik, kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang belajar menggunakan strategi REACT berada pada kualifikasi baik, dan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang belajar menggunakan strategi REACT lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional. Kata kunci: pemecahan masalah matematis, strategi REACT.
IDENTIFIKASI KESULITAN MENYELESAIKAN SOAL FUNGSI KOMPOSISI PESERTA DIDIK KELAS X KEUANGAN SMK NEGERI DI BANJARMASIN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Elli Kusumawati; Fitria Aulia
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v5i2.4639

Abstract

Menentukan komposisi fungsi adalah bagian kompetensi dasar yang wajib dipunyai siswa. Dalam menyelesaikan soal materi fungsi komposisi beberapa siswa masih ada yang kesulitan ketika menentukan fungsi komposisi. Berdasarkan hasil Praktik Pengajaran di Sekolah, diperoleh informasi peserta didik kesulitan dalam mem­be­rikan alasan sehingga diperoleh indikasi bahwa peserta didik belum mampu dalam menganalisis soal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesulitan peserta didik ketika mengerjakan soal dimateri fungsi komposisi dilihat pada langkah penyelesaian. Metode yang digunakan ialah metode deskriptif dengan populasi selu­ruh anak didik SMK Negeri kelas X Keuangan di Banjarmasin tahun pelajaran 2016/ 2017. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel total dan sampel acak. Cara pengumpulan data memakai tes dan analisis data memakai persentase. Hasil pe­ne­litian menunjukkan bahwa untuk menyelesaikan soal komposisi dua fungsi (g o f)(x) dan (f o g)(x) peserta didik mengalami kesulitan dalam mensubsti­tusikan fungsi. Menentukan fungsi jika komposisi fungsi dan fungsi lain diketahui peser­ta didik mengalami kesulitan ketika melakukan permisalan kemudian pensub­stitusian. Menyelesaikan soal komposisi tiga fungsi peserta didik mengalami kesuli­tan menuliskan rumus komposisi tiga fungsi (f o g o h)(x). Menyele­saikan soal yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari (soal cerita) menggunakan fungsi kom­posisi peserta didik mengalami kesulitan dalam menentukan rumus komposisi dua fungsi yang digunakan. Kata kunci: Identifikasi Kesulitan, Fungsi Komposisi
ANALISIS KESALAHAN MAHASISWA PGSD DALAM MEMECAHKAN MASALAH GEOMETRI DITINJAU DARI PRIOR KNOWLEDGE Subanji Subanji; Elli Kusumawati; Indah Setyo Wardhani
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v11i2.17141

Abstract

Penelitian ini mengkaji kesalahan mahasiswa dalam memecahkan masalah geometri melalui penelusuran prior knowledge. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus tipe instrumental melibatkan 185 mahasiswa PGSD Universitas Trunojoyo Madura. Subjek menyelesaikan instrumen pelacak prior knowledge dan dilanjutkan pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 71 (38,37%) gagal menyelesaikan masalah segitiga dan 124 (67,02%) subjek gagal menyelesaikan masalah jajar genjang. Kesalahan menyelesaikan masalah tersebut dikarenakan kesalahan memahami prior knowledge. Kesalahan pemecahan masalah dapat dikelompokkan menjadi empat bentuk yaitu: (1) kesalahan representasi; (2) kesalahan menggambar garis tinggi, (3) kesalahan dalam menggunakan teorema phytagoras, dan (4) kesalahan memahami konteks berbeda. Sebaran kesalahan prior knowledge: 87,75% kesalahan memahami aksioma, definisi dan representasi dalam geometri sebesar; dan 26,49% kesalahan representasi gambar.   Kata kunci: Prior Knowladge, Pemecahan Masalah, Geometri Abstract: This study examines students' mistakes in solving geometric problems through searching prior knowledge. This research is an instrumental type case study involving 185 PGSD students at Trunojoyo University, Madura. The subject completed the prior knowledge tracking instrument and continued problem solving. The results showed that 71 (38.37%) failed to solve the triangle problem and 124 (67.02%) subjects failed to solve the parallelogram problem. Errors in solving these problems are due to errors in understanding prior knowledge. Problem solving errors can be grouped into four forms, namely: (1) misrepresentation; (2) mistakes in drawing heights, (3) mistakes in using the Pythagorean theorem, and (4) mistakes in understanding different contexts. Prior knowledge error distribution: 87.75% error in understanding the axioms, definitions and representations in geometry by; and 26.49% image representation error. Keywords: Prior Knowladge, Problem Solving, Geometry.
PENGEMBANGAN HANDOUT GEOMETRI EUCLID UNTUK MENUMBUHKAN KOMUNIKASI MATEMATIS MAHASISWA BERBASIS PROYEK Alfiani Athma Putri Rosyadi; Baiduri Baiduri; Arif Hidayatul Khusna; Elli Kusumawati
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v13i1.21614

Abstract

Abstrak: Komunikasi matematis merupakan keterampilan yang sangat penting bagi mahasiswa matematika. Namun, banyak mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam mengkomunikasikan ide-ide matematis mereka secara efektif. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa salah satu faktor yang menyebabkan kesulitan ini adalah kurangnya pengalaman dalam menerapkan konsep-konsep matematika dalam konteks yang nyata. Geometri Euclid, sebagai salah satu cabang matematika yang fundamental, seringkali diajarkan secara abstrak dan kurang menarik bagi mahasiswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan HandOut geometri Euclid yang berbasis proyek dengan harapan dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis mahasiswa. Metode yang digunakan adalah Research and Development dengan menggunakan model ADDIE. Instrumen yang digunakan adalah tes dan wawancara. Subjek pada penelitian ini adalah mahasiswa semester tiga jurusan pendidikan matematika Universitas Muhammadiyah Malang. Pengembangan HandOut geometri Euclid untuk menumbuhkan komunikasi matematis mahasiswa berbasis proyek dilakukan melalui tahapan analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Secara umum, hasil pengembangan HandOut ini memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Hasil yang diperoleh yaitu kejelasan penyampaian, kelengkapan penyelesaian, dan interpretasi hasil mendapatkan hasil baik. Sedangkan untuk penggunaan model dan representasi ide pada kategori cukup. Posisi penelitian  ini berada dalam tren pengembangan bahan ajar matematika yang inovatif, khususnya HandOut, yang tidak hanya menyajikan materi tetapi juga dirancang untuk meningkatkan komunikasi matematis mahasiswa.  Kata kunci: HandOut, komunikasi matematis, geometri Euclid, berbasis proyek Abstract: Mathematical communication is an essential skill for mathematics students. However, many students still experience difficulties in communicating their mathematical ideas effectively. Previous research has shown that one of the factors causing this difficulty is the lack of experience in applying mathematical concepts in a real context. Euclid geometry, one of the fundamental branches of mathematics, is often taught abstractly and less appealing to students. Therefore, this study aims to develop a project-based Euclid geometry HandOut to improve students' mathematical communication skills. The method used is Research and Development using the ADDIE model. The instruments used are tests and interviews. The subjects in this study were third-semester students majoring in mathematics education at Muhammadiyah University of Malang. The development of Euclid geometry HandOuts to foster project-based student mathematical communication through the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The results of developing this HandOut meet the validity, practicality, and effectiveness criteria. The results obtained are clarity of delivery, completeness of completion, and interpretation of results, which get good results for using models and representing ideas in the sufficient category. The position of this research is in the trend of developing innovative mathematics teaching materials, especially HandOuts, which not only present material but are also designed to improve students' mathematical communication.  Keywords: HandOut, mathematical communication, Euclid geometry, project-based