Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : ALTRON

Aplikasi Sensor Sht11 Dan Soft Start Pada Alat Pengering Ikan Bage Otomatis Ari Kurniawan; Titi Andriani; Indra Darmawan; Desi Mauliyawati
Jurnal Altron Jurnal Elektronika, Sains & Sistem energi
Publisher : Program Studi Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/altron.v1i1.1707

Abstract

Telah dirancang Alat Pengering Otomatis Menggunakan Sensor SHT11 dan RTC, namun masih terjadi trip daya ketika pertama kali menghidupkan alat pengering, terutama pada pengguna listrik dengan kapasitas daya listrik yang rendah. Maka dirancang dirancang Aplikasi Sensor SHT11 dan Soft Start Pada Alat Pengering Ikan Bage Otomatis. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui cara mengatasi lonjakan arus yang menyebabkan trip daya pada proses starting alat pengering ikan bage otomatis. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen meliputi: identifikasi masalah, perancangan alat, pengujian alat, analisis dan kesimpulan. Seluruh komponen alat dirangkai menggunakan Arduino Uno. Alat diatur untuk mengontrol suhu dan durasi pengeringan yang telah ditentukan secara otomatis. Tujuan penambahan soft start adalah untuk mereduksi arus inrush yang menyebabkan trip daya pada saat menghidupkan alat. Hasil pada penelitian ini didapatkan bahwa dengan penambahan soft start mampu mengatasi trip daya.
Implementasi metode fuzzy logic pada rancang bangun bak sampah buka tutup otomatis berbasis raspberry pi pico oktavia safitri; Titi Andriani; Paris Ali Topan; Indra Darmawan
Jurnal Altron Jurnal Elektronika, Sains & Sistem energi
Publisher : Program Studi Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/altron.v2i01.1714

Abstract

Cleanliness is an important factor in everyday life, therefore cleanliness must be maintained to avoid disease and environmental pollution. Actually, there have been prevention efforts to prevent problems regarding waste, starting from providing open trash bins if not cleaned it will cause odors as well as closed garbage bins are still not effective because people who want to dispose of garbage have to open the lid manually, especially if the trash bin is dirty people will reluctant to take out the trash. Therefore, a modified trash bin was created to produce a smart trash can to attract people who want to dispose of garbage. This tool uses a Raspberry pi pico as a controller, a PIR sensor as a detector of the presence of objects around the trash can, a servo motor to move the lid of the trash can, a buzzer as an indicator to determine the condition of the trash can and a fuzzy method to make the right decision for the distance to be determined by the user. ultrasonic to make the buzzer turn on.
IMPLEMENTASI MIKROKONTROLER ESP32 PADA ALAT PENYINARAN SCREEN SABLON PCB OTOMATIS BERBASIS IOT : IMPLEMENTASI MIKROKONTROLER ESP32 PADA ALAT PENYINARAN SCREEN SABLON PCB OTOMATIS BERBASIS IOT Rafid Al Farisi; Paris Ali Topan; Titi Andriani; Muhammad Hidayatullah
Jurnal Altron Jurnal Elektronika, Sains & Sistem energi
Publisher : Program Studi Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/altron.v2i01.1741

Abstract

This study aims to find out how to manufacture and the effectiveness of using irradiation equipment screen IoT-based automatic screen printing using the ESP32 microcontroller. The first step in making a PCB is to iron the results of the circuit design on the PCB, which takes a long time. Therefore, a method for making PCBs with engineering is needed for screen printing to save time in the process of making paths on PCBs. In practice, technique screen This screen printing requires an irradiation process using light ultraviolet. Screen printing that has gone through the irradiation process will form a PCB path according to the desired pattern. Next, the pattern on screen printing can be directly used to form tracks on new PCBs by simply pouring ink on screen printing and rubbing over plain PCB. The PCB surface covered with screen printing ink will form a path on the PCB which is then ready for use. Based on the results of a comparison between making PCBs using the manual method with the method screen printing, the results obtained stated that the use of the method screen printing is very time and energy efficient in the process.
Pembuatan Alat Pengukur Arus Bernilai Micro Menggunakan Resistor Shunt Dan Modul Op-Amp AD620 Hastia Ningsih M. Nur; Paris Ali Topan; Titi Andriani; Ahmad Jaya
Jurnal Altron Jurnal Elektronika, Sains & Sistem energi
Publisher : Program Studi Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/altron.v2i01.1756

Abstract

Current measuring device is still on the unit ampere and milliampere not yet on the unit micro amperage. Therefore, made a measuring instrument that can measure small currents in micro amperage. The purpose of this study is to find out how to measure current using a resistor shunt and the AD620 module on the unit microampere. The method used is the experimental method which includes: the tool design stage, the testing stage, and the data collection stage. There are 2 tool design stages, namely the first stage is the design stage for testing the MCP4725 module and the AD620 module, the second is the current measurement design stage. Test results of current measurements by varying the resistor from 10 k?-100k? to obtain different current values. When it is installed with a 10 k? resistor, it gets a current value of 0.00103 µA and when it is installed with a 20 k? resistor, it gets a current value of 0.00093. It can be seen that the greater the resistance value, the smaller the required current value and vice versa.
PERBAIKAN TEGANGAN PENYULANG KARUMBU DENGAN METODE PECAH BEBAN PADA PT. PLN (PERSERO) ULP WOHA YASYFIN NUR MUHAMMAD; Indra Darmawan; Titi Andriani; Muhammad Hidayatullah
Jurnal Altron Jurnal Elektronika, Sains & Sistem energi
Publisher : Program Studi Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/altron.v2i02.2177

Abstract

The electrical energy that is distributed to customers is connected to the distribution network. Within the scope of the electricity distribution network, there are problems, namely the rating capacity that exceeds the feeder load and the length of the network on the feeder. This is dangerous because the load being served is too far away, and the excessive load will increase the current flowing through the conductor. so that it causes the voltage to drop to the customer, and if there is a feeder disturbance, it will expand the blackout area. Power loss is a problem that has always been faced by PT. PLN (Persero) and is unavoidable. This is also similar to the conditions that occurred at PT. PLN (Persero) ULP Woha, where the load on the Karumbu feeder is too heavy with a capacity of up to 91 amperes and a feeder length of 167 kMs. One of the solutions offered is the need to solve the feeder and plan for the construction of the Monta switch substation to reduce the load and length of the Karumbu feeder by simulating using ETAP 12.6.0 software. Based on the simulation results using the ETAP 12.6.0 software, the voltage at the end of the Karumbu feeder was obtained from 18.087 kV to 18.885 kV after solving the feeder load. The benefits that will be obtained later are reducing the burden on the Karumbu feeder and improving the voltage on the 20 kV and customer sides.
RANCANG BANGUN ALAT PENDETEKSI KEBOCORAN GAS LPG BERBASIS INTERNET OF THING (IoT) DENGAN PENUTUP KATUP OTOMATIS MENGGUNAKAN MOTOR SERVO Andry Shaputra; Titi Andriani; Ahmad Jaya; Nova Aryanto
Jurnal Altron Jurnal Elektronika, Sains & Sistem energi
Publisher : Program Studi Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/altron.v2i02.3107

Abstract

Kebocoran tabung gas LPG menjadi penyebab utama dalam kasus terjadinya kebakaran yang disebabkan rusaknya selang gas, tidak bagusnya dalam pemasangan regulator, serta tekanan yang kuat pada LPG yang mengandung unsur propana dan butana yang sangat mudah terbakar. Pada penelitian ini dirancang alat yang dapat mendeteksi ada kebocoran gas LPG menggunanakan sensor MQ-6. Oleh microcontroller Wemos ESP32, Informasi tentang terjadinya kebocoran gas LPG ini selanjutnya digunakan untuk mengendalikan motor servo dan buzzer. Jika terjadi kebocoran gas LPG, motor servo akan menarik katup regulator pada tabung gas LPG untuk membuka katup regulator. Pada saat yang bersamaan buzzer akan berbunyi 3 kali. Selain itu, mikrokontroler akan mengirim notifikasi ke perangkat smartphone. Hasil pengujian menunjukan bahwa alat pendekti kebocoran gas LPG yang dirancang dapat bekerja dengan baik.
RANCANG BANGUN ALAT PENGUSIR HAMA MONYET PADA LADANG JAGUNG Titi Andriani; Sarwan Hamid Hasibuan; i Darmawan; Muhammad h
Jurnal Altron Jurnal Elektronika, Sains & Sistem energi
Publisher : Program Studi Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/altron.v2i02.3169

Abstract

Banyak dari para petani di Kabupaten Sumbawa Nusa Tenggara Barat beralih dari menanam padi menjadi menanam jagung dikarenakan nilai jual jagung yang relatif tinggi. Namun terlepas dari melimpahnya hasil panen para petani selalu memiliki hambatan, kadang kala petani memperoleh hasil panen yang kurang maksimal dikarenakan beberapa faktor seperti hama perusak tanaman seperti ulat, serangga, tikus dan monyet. Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti membuat rancang bangun alat pengusir hama monyet pada ladang jagung dengan memanfaatkan panas matahari sebagai sumber energi listrik, sensor PIR sebagai pendeteksi pergerakan hama monyet, microcontroller arduino UNO sebagai pusat kendali, dan suara sirine sebagai output pengusir hama monyet sehingga meninggalkan ladang jagung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini kuantitatif jenis eksperimen. Hasil penelitian ini adalah ketika hama monyet melewati area deteksi sensor PIR dengan jangkauan 0 sampai 7 meter otomatis relay yang bertegangan 5 volt akan memicu sirine untuk berbunyi dengan tegangan operasional sebesar 6-15 volt.
SIMULASI PLTS HYBRID MENGGUNAKAN SYSTEM ADVISOR MODEL (SAM) DI KEDAI BOBA SUMBAWA BARAT Rifki wikra wardana; Muhammad Hidayatullah; Paris Ali t; Titi Andriani
Jurnal Altron Jurnal Elektronika, Sains & Sistem energi
Publisher : Program Studi Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/altron.v2i02.3208

Abstract

Kedai Boba merupakan usaha yang membutuhkan energi listrik yang cukup besar seperti lampu ruangan, lampu jalan, lampu hias, alat pres dan kulkas, sehingga mengeluarkan biaya pembayaran listrik yang besar. Untuk menganalisa biaya kelistrikan dilakukan penelitian di kedai boba dengan melakukan simulasi PLTS hybrid menggunakan Software SAM. Hasil simulasi menunjukan cuaca yang mendukung atau radiasi matahari pada lokasi tersebut cukup tinggi. Pada bulan September radiasi sinar matahari sangat tinggi hingga menghasilkan daya sebesar 190kWh dan paling rendah pada bulan Desember sebesar 132kWh. Kebutuhan daya pada kedai boba sekitar 2,38kWh/hari berdasarkan perhitungan pada beban setiap bulan di kedai boba sesuai data pada PT. PLN (Persero) ULP Taliwang. Apabila PLTS dengan panel surya berkapasitas 300Wp berjumlah 4 unit, baterai VRLA Gel 12V x 100AH berjumlah 4 unit dan disimulasikan sesuai dengan data cuaca pada lokasi kedai boba menghasilkan sekitar 1,933kWh per hari dalam satu tahun dan biaya pembangunan PLTS sebesar $4,592. Penerapan PLTS hybrid pada kedai boba akan sangat baik, dikarenakan sebagian besar dapat dibackup oleh PLTS dan hanya sebagian kecil memerlukan energi dari PLN sehingga biaya kelistrikan yang harus dikeluarkan hanya sebesar Rp.76.569,1 dalam 1 tahun.
Analysis of the Work Effectiveness of Automatic Bage Fish Dryer with the Addition of Dehumidifier, Exhaust Fan and Air Ventilation in the Electrical Laboratory of Sumbawa University of Technology Carli I. Ibrahim; Paris Ali Topan; Titi Andriani; Masyitah Aulia
Jurnal Altron Jurnal Elektronika, Sains & Sistem energi
Publisher : Program Studi Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/altron.v2i02.3239

Abstract

Alat pengering ikan bage otomatis yang pernah dirancang oleh Ari Kurniawan pada tahun 2022 memiliki beberapa kekurangan. Salah satunya pada suhu ruang pengeringan yang tidak stabil berdasarkan set point yang telah ditentukan yaitu pada suhu 60?C serta ruang pengeringan masih terlalu lembab akibatnya ikan tidak kering secara sempurna. Sehingga, pada penelitian ini peneliti memperbaiki masalah kestabilan suhu dan tingkat kelembaban tersebut dengan menambahkan Dehumidifier, Exhaust Fan, dan Ventilasi udara. Peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif eksperimen untuk mempermudah dalam proses penelitian. Hasil penelitian yang didapatkan setelah penambahan Dehumidifier, Exhaust Fan, dan Ventilasi udara memberikan kestabilan suhu pada alat pengering ikan bage otomatis sebesar 60?C dengan tingkat penurunan kelembaban terkecil sebesar 16%RH.
Sistem Kontrol Furnace Thermolyne FB131OM-33 Berbasis Proporsional Kontrol Syamsul Bahri; Paris Ali Topan; Muhammad h; Titi Andriani
Jurnal Altron Jurnal Elektronika, Sains & Sistem energi
Publisher : Program Studi Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/altron.v2i02.3249

Abstract

Laboratorium kimia Universitas Teknologi Sumbawa memiliki furnace Thermolyne FB 1310M-33 dengan kapasitas 1,3 liter. Namun furnace tersebut tidak dapat dioperasikan karena sistem kontrol yang rusak. Oleh karena itu, mahasiswa yang membutuhkan furnace sebagai alat dalam penelitiannya harus ditunda bahkan dibatalkan. Penelititan ini bertujuan untuk memperbaiki furnace Thermolyne FB1310M-33 dengan mengganti sistem kontrol dan menambahkan timer pada rancangannya. Perancangan sistem menggunakan Arduino Nano sebagai microcontoller, fungsi millis() sebagai timer, kawat nikelin sebagai elemen pemanas, solid state relay (SSR) sebagai saklar elektrik, liquid crystal display (LCD) untuk menampilkan data, dan push button sebagai human interface. Penelitian mengunakan metode kuantitatif eksperimen untuk merancang sistem kontrol yang baik dan sesuai dengan sistem kerja furnace. Penelitian ini berhasil memperbaiki furnace Thermolyne FB 1310M-33 dengan adanya sistem kontrol baru yang mengunakan sistem kontrol proporsional (P) serta adanya timer pada sistem kontrol baru. Untuk mencapai suhu maksimal 1000°C dibutuhkan waktu 25 menit. Suhu yang dihasilkan belum stabil dengan grafik yang masih berosilasi di sekitar setpoint. Sistem kontrol ini mampu mengontrol suhu dengan setpoint maksimal 1000°C. Sistem pewaktuan juga dapat diatur dengan waktu maksimal 999 menit.