Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Manajemen Waktu Dengan Metode CPM (Critical Path Method) Pada Proyek Pembangunan Laboratorium SMKS Kema Perintis Wilar, Wingky P. R.; Malingkas, Grace Y.; Mangare, Jantje B.
TEKNO Vol. 23 No. 91 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i91.60792

Abstract

Dalam dunia konstruksi, manajemen waktu yang efektif merupakan elemen kunci dalam keberhasilan sebuah proyek, terutama pada proyek konstruksi gedung pendidikan yang sering menghadapi tantangan terkait waktu, biaya, dan sumber daya. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan pembangunan infrastruktur, pengelolaan waktu proyek menjadi faktor krusial dalam memastikan proyek selesai tepat waktu dan sesuai dengan perencanaan. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengoptimalkan waktu penyelesaian proyek adalah Critical Path Method (CPM). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lintasan kritis serta menghitung durasi total proyek Pembangunan Laboratorium SMKS Kema Perintis menggunakan metode Critical Path Method (CPM). Critical Path Method juga digunakan untuk menganalisis hubungan antar kegiatan proyek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data berupa time schedule/kurva S. Data tersebut dianalisis menggunakan metode CPM untuk memetakan jaringan kerja proyek dan menentukan aktivitas yang termasuk dalam jalur kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan yang termasuk dalam lintasan kritis pada proyek meliputi urutan A2 – A3 – B2 – B4 – D1 – D3 – D4 – E – I – J3 – H – M. Dengan penerapan metode CPM, durasi total pada proyek Pembangunan Laboratorium SMKS Kema Perintis adalah 147 hari. Kata kunci: manajemen waktu, Critical Path Method, proyek kontruksi, kurva S
Analisis Waktu Pada Proyek Rekonstruksi Jalan Lahendong (1) Dengan Precedence Diagram Method (PDM) Pontoh, Miyabi R.; Mangare, Jantje B.; Malingkas, Grace Y.
TEKNO Vol. 23 No. 91 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i91.60866

Abstract

Manajemen waktu merupakan salah satu aspek krusial dalam keberhasilan proyek konstruksi, termasuk proyek rekonstruksi jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis waktu pelaksanaan pada proyek rekonstruksi Jalan Lahendong (1) dengan menerapkan metode Precedence Diagram Method (PDM). Metode ini dipilih karena kemampuannya dalam memetakan hubungan ketergantungan antar aktivitas secara rinci, meliputi hubungan finish-to-start, start-to-start, finish-to-finish, dan start-to-finish. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder yang mencakup daftar aktivitas proyek, durasi masing-masing aktivitas, serta hubungan ketergantungan antar aktivitas. Data diperoleh dari dokumen proyek dan wawancara dengan pihak terkait. Analisis dilakukan untuk menyusun jadwal proyek, mengidentifikasi jalur kritis (critical path), serta menentukan aktivitas yang memiliki kelonggaran waktu (float). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode PDM memungkinkan penyusunan jadwal proyek yang lebih efisien dan akurat. Identifikasi jalur kritis membantu memastikan aktivitas-aktivitas penting dapat diselesaikan tepat waktu, sementara aktivitas dengan kelonggaran waktu dapat diatur untuk meminimalkan risiko keterlambatan secara keseluruhan. Rekomendasi yang dihasilkan dari penelitian ini dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi waktu dan mendukung keberhasilan pelaksanaan proyek rekonstruksi Jalan Lahendong (1). Penelitian ini diharapkan menjadi panduan bagi manajer proyek dalam merancang jadwal yang lebih terstruktur, efektif, dan sesuai dengan tujuan proyek, sehingga memberikan kontribusi nyata terhadap manajemen proyek konstruksi di masa mendatang. Kata kunci: manajemen waktu, rekonstruksi jalan, Precedence Diagram Method (PDM), jalur kritis, efisiensi proyek
Penjadwalan Waktu Proyek Pembangunan Puskesmas Kakaskasen, Tomohon Dengan Menggunakan Metode PERT (Program Evaluation and Review Technique) Langkun, Christy N. V.; Mangare, Jantje B.; Tjakra, Jermias
TEKNO Vol. 23 No. 91 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i91.60957

Abstract

Infrastruktur berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan proyek konstruksi bergantung pada perencanaan dan manajemen yang efektif untuk mencegah keterlambatan akibat koordinasi yang kurang, keterbatasan sumber daya, dan ketidakpastian. Metode Program Evaluation and Review Technique (PERT) membantu mengidentifikasi jalur kritis dan memperkirakan potensi keterlambatan, meskipun penerapannya menghadapi kendala seperti ketidakpastian estimasi waktu. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada proyek Pembangunan Puskesmas Kakaskasen, Tomohon, metode PERT berhasil mengidentifikasi jalur kritis yang terdiri dari berbagai aktivitas, seperti pekerjaan persiapan, pekerjaan bored pile, pekerjaan pile cap, pekerjaan sloof, pekerjaan kolom, pekerjaan balok, pekerjaan plat lantai, pekerjaan kolom lantai 2, pekerjaan ring balok, pekerjaan arsitektur lantai 1, pekerjaan arsitektur lantai 2, pekerjaan elektrikal dan plumbing, pekerjaan saluran, paving, dan kanstin, serta pekerjaan lainnya. Jalur kritis yang panjang menunjukkan tingkat sensitivitas proyek terhadap keterlambatan. Analisis PERT juga menunjukkan bahwa proyek memiliki deviasi standar sebesar 2,35, dan berdasarkan tabel distribusi normal, peluang penyelesaian proyek dalam 210 hari adalah 73,57%. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa metode PERT dapat digunakan secara efektif dalam perencanaan waktu proyek, namun diperlukan strategi tambahan untuk meningkatkan akurasi estimasi dan mitigasi risiko keterlambatan. Kata kunci: manajemen proyek, penjadwalan, program evaluation and review technique, jalur kritis, proyek konstruksi
Metode Pelaksanaan Pekerjaan Pelat Lantai, Kolom, Dan Balok Pada Lantai 6 Proyek Pembangunan NDC Resort Manado Rawung, Angela F.; Pratasis, Pingkan A. K.; Mangare, Jantje B.
TEKNO Vol. 23 No. 91 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i91.60996

Abstract

Proyek pembangunan Nusantara Dian Centre (NDC) Resort Manado memerlukan perencanaan dan pelaksanaan konstruksi yang cermat karena kompleksitas struktur dan perannya dalam mendukung beban keseluruhan bangunan. Penelitian ini membahas metode pelaksanaan pekerjaan pelat lantai, kolom, dan balok pada lantai 6, yang mencakup pekerjaan pembesian, pemasangan bekisting, pengecoran, pembongkaran bekisting, serta perawatan beton. Pekerjaan dilakukan menggunakan metode pabrikasi on-site dengan dukungan batching plant di lokasi proyek untuk meningkatkan efisiensi waktu. Hasilnya menunjukkan bahwa metode pelaksanaan yang diterapkan sesuai dengan standar dan prosedur konstruksi, dengan fokus pada ketepatan persiapan, pengukuran, dan pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Kata kunci: metode pelaksanaan, pelat lantai, kolom, balok, NDC Resort Manado
Analisis Rencana Anggaran Biaya Pada Proyek Pembangunan Gedung Rumah Kost Bertingkat Di Sario Manado Salam, Sofyan A.; Pratasis, Pingkan A. K.; Mangare, Jantje B.
TEKNO Vol. 23 No. 94 (2025): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v23i94.66400

Abstract

Perencanaan biaya merupakan salah satu aspek penting dalam keberhasilan pelaksanaan proyek konstruksi. Rencana Anggaran Biaya (RAB) berfungsi sebagai dasar pengendalian biaya agar proyek dapat diselesaikan sesuai dengan anggaran yang direncanakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta membandingkan RAB antara metode kontraktor dan metode Peraturan Menteri Pekerjaan Umum (Permen PU) Tahun 2025 pada proyek pembangunan gedung rumah kost bertingkat di Sario, Kota Manado. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan komparatif. Data yang digunakan berupa data sekunder, meliputi gambar rencana, volume pekerjaan, Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP), serta RAB yang disusun oleh kontraktor. Perhitungan RAB dilakukan dengan menggunakan metode Permen PU 2025 dan metode kontraktor, kemudian dilakukan analisis selisih biaya secara nominal maupun presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nilai total RAB antara metode Permen PU 2025 dan metode kontraktor. Perbedaan tersebut disebabkan oleh perbedaan koefisien analisis, harga satuan bahan dan upah, serta penerapan biaya overhead dan keuntungan. Analisis ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan RAB agar lebih akurat, efisien, dan sesuai dengan kondisi lapangan, serta dapat meminimalkan risiko terjadinya pembengkakan biaya pada pelaksanaan proyek konstruksi. Kata kunci: Rencana Anggaran Biaya, AHSP, Permen PU 2025, metode kontraktor, proyek konstruksi