Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Efisiensi Anggaran dalam Perspektif Akuntabilitas Publik (Studi Kasus di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Tipe A2 Bojonegoro) Alifia Ayu Fitriana; Muhammad Farid Ma’ruf; Galih Wahyu Pradana; Revienda Anita Fitrie
Publika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v14n1.p257-268

Abstract

Pertumbuhan ekonomi nasional dalam lima tahun terakhir menunjukkan tren yang fluktuatif dan turut dipengaruhi berbagai tantangan dalam pengelolaan keuangan negara. Maraknya penyalahgunaan anggaran, seperti praktik korupsi, berdampak pada inefisiensi tata kelola fiskal. Di sisi lain, pemerintah pada tahun 2025 menetapkan program prioritas nasional seperti Makan Bergizi Gratis yang memerlukan tambahan anggaran. Berbagai kondisi tersebut melatarbelakangi disahkannya kebijakan efisiensi anggaran berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025. Kebijakan ini berlaku di seluruh Kementerian/Lembaga, salah satunya pada instansi vertikal Direktorat Jenderal Perbendaharaan di bawah naungan Kementerian Keuangan yaitu Kantor Pelayanan Perbendaharan Negara (KPPN) Tipe A2 Bojonegoro. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan efisiensi anggaran dari sudut pandang akuntabilitas publik. Penelitian dilaksanakan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPPN Tipe A2 Bojonegoro telah memenuhi indikator efisiensi anggaran dari dimensi akuntabilitas publik dalam pengelolaan keuangan negara. Meskipun demikian, masih terdapat kendala pada penggunaan aplikasi Digipay terhadap para Satuan Kerja (Satker) sebagai pengguna layanannya.
Strategi Diskominfo dalam Pembatasan Berita Hoaks di Media Sosial Melaui Platfrom Klinik Hoaks Jatim Faizzatus Shofia Amalia -; Muhammad Farid Ma’ruf; Galih Wahyu Pradana; Deby Febriyan Eprilianto
Publika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur dalam mengatasi penyebaran hoaks melalui layanan Klinik Hoaks Jatim. Penyebaran hoaks di media sosial yang semakin masif menuntut pemerintah untuk menghadirkan layanan klarifikasi informasi yang efektif dan mudah diakses oleh masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan Klinik Hoaks Jatim meliputi analisa lingkungan, formulasi strategi, implementasi strategi, dan evaluasi strategi. Analisa lingkungan menunjukkan adanya kekuatan internal berupa peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan dukungan infrastruktur digital, serta peluang eksternal melalui kolaborasi dengan platform pemeriksa fakta. Namun demikian, terdapat kelemahan berupa keterbatasan sumber daya manusia dan ancaman berupa tingginya penyebaran hoaks serta rendahnya literasi digital masyarakat. Implementasi strategi dilakukan melalui pengoperasian platform digital, proses verifikasi informasi, serta penyebaran klarifikasi melalui berbagai kanal. Evaluasi dilakukan secara rutin melalui pelaporan kinerja dan pengembangan layanan berbasis teknologi. Meskipun menunjukkan perkembangan yang positif, layanan ini masih menghadapi kendala berupa kurangnya sosialisasi, keterbatasan akses informasi lokal, dan kecepatan pembaruan informasi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan strategi, khususnya dalam peningkatan literasi digital dan optimalisasi komunikasi publik.
eksistansi gaya kepemimpinan perempuan dalam pemerintahan (Khofifah sebagai gubernur jawa timur periode tahun 2019-2024) Muhammad Rafi Andriza; Luthfia Noor; Amelia Griska; Suriyanto Julis; Muhammad Farid Ma’ruf
Journal Peqguruang: Conference Series Vol 6, No 1 (2024): Peqguruang, Volume 6 Nomor 1 Mei 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v6i1.5070

Abstract

theory and equilibrium theory play a role in understanding gender differences and perceptions of female leaders. Gender stereotypes can influence how people view female leaders. However, by implementing effective leadership principles such as those used by Khofifah Indar Parawansa, women can successfully lead well and achieve positive results such as increasing investment value and reducing poverty. A participative leadership style can also facilitate effective collaboration and coordination between leaders and staff in decision making.teori nurture dan teori equilibrium memainkan peran dalam memahami perbedaan gender dan persepsi terhadap pemimpin perempuan. Stereotip gender dapat memengaruhi cara orang melihat pemimpin perempuan. Namun, dengan penerapan prinsip kepemimpinan yang efektif seperti yang dilakukan oleh Khofifah Indar Parawansa, perempuan dapat berhasil memimpin dengan baik dan mencapai hasil positif seperti peningkatan nilai investasi dan penurunan kemiskinan. Gaya kepemimpinan partisipatif juga dapat memfasilitasi kolaborasi dan koordinasi yang efektif antara pemimpin dan staf dalam pengambilan keputusan.