Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pemanfaatan Limbah Botol Plastik sebagai Media Tanam Sayuran dengan Metode Irigasi Kapiler Anika, Nova; Harmiansyah, Harmiansyah; Kusmali, Muh; Gumaran, Setyadi; Utami, Nia Saputri; Nurfani, Eka; Pertiwi, Novalia
TeknoKreatif: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): TEKNOKREATIF : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Volume 5 No 1
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M), Institut Teknologi Sumatera, Lampung, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35472/teknokreatif.v5i1.1734

Abstract

Pengelolaan sampah yang baik dan benar merupakan salah satu kunci dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup. Semua pihak, pemerintah maupun masyarakat harus berperan aktif dalam mengurangi produksi sampah dan mengelola sampah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Tingkat pendidikan yang relatif rendah serta tidak tersedianya sarana dan prasarana yang memadai dalam pengelolaan sampah menimbulkan degradasi lingkungan. Pelatihan atau transfer ilmu pengetahuan kepada masyarakat sangat diperlukan untuk meningkatkan kepedulian dan wawasan lingkungan. Pengelolaan sampah harus dimulai dari lingkungan terkecil yaitu rumah tangga. Oleh sebab itu, pelatihan pemilahan sampah organik, anorganik, B3 dan pemanfaatan limbah botol plastik sebagai media tanam sayuran dengan metode irigasi kapiler dilaksanakan untuk menambah pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan sampah. Mitra kegiatan pengabdian masyarakat adalah warga Desa Banjaran, Kecamatan Padang Cermin Kabupaten pesawaran, Lampung dengan peserta pelatihan umumnya adalah ibu rumah tangga dan petani. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan sampah dan pemanfaatan limbah botol plastik sebagai media tanam sayuran dengan metode irigasi kapiler. Hal ini dibuktikan dengan hasil pre-test dan post-test yang dilaksanakan. Selain itu, warga juga menunjukkan inisiatif dan antusiasme yang baik selama mengikuti pelatihan yang menunjukkan bahwa masyarakat sangat terbuka, kooperatif dan menyambut baik kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan.
Characterization of Biobriquette from A Mixture of Rubber Seed Shell Charcoal with Sugar Cane Bagasse Using Variations of Adhesive Types Harmiansyah; Renaldi, Rifki; Mufidah, Zunanik; Anika, Nova
METAL: Jurnal Sistem Mekanik dan Termal Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Sistem Mekanik dan Termal (METAL)
Publisher : Department of Mechanical Engineering, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/metal.9.2.63-77.2025

Abstract

The use of energy, especially fossil fuels in the world, is increasing along with the increasing human population and increasing industrial development in various countries that use conventional energy. The way to reduce the use of conventional energy is to use renewable energy, one example of renewable energy is biobriquettes. Biobriquettes are solid fuels derived from the remaining organic matter that has undergone a compression process with a certain compressive force. The purpose of this study is to analyze the characteristics and determine the optimum parameters of biobriquettes from rubber seed shell charcoal and bagasse with variations in adhesives (tapioca flour, sago flour and molasses). The ratio of charcoal to adhesive mixture is 90:10, 85:15, 80:20. The stages of research on making biobriquettes include raw material preparation, carbonization, printing and product analysis. The results of the study showed that there were 2 characteristic parameters that met the standard values in all adhesive variations, namely moisture content and ash content, except for molasses adhesive variations with a ratio of 80:20 and the optimum parameters obtained in biobriquettes mixed with rubber seed shell charcoal and taboo pulp using tapioca adhesive with a ratio of 90:10 with a moisture content value of 4.53%, ash content 4.78%, flying substance content 31.33%, carbon content 59.36%, calorific value 4422 cal/g, combustion rate 0.097 g/min, and drop test 30.9%.
Water Productivity of Mustard Green (Brassica juncea L.) Under Drip Irrigation Systems and Organic Matter Addition Nova Anika; Siti Mutmainah; Muhammad Kusmali; Harmiansyah Harmiansyah; David Septian Sumanto Marpaung; Ridwan Ridwan
Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Vol. 14 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : The University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtep-l.v14i2.677-684

Abstract

Drip irrigation technique, in combination with the utilization of organic matter like as biochar and cocopeat, can increase water productivity by tailoring irrigation water to plant demands. This study was to investigate how organic matter can improve water productivity in mustard green production utilizing a drip irrigation technique. The greenhouse pot experiment analyzes the effect of adding varying quantities of biochar and cocopeat to mustard greens' growth medium using a drip irrigation technique. The findings indicate that adding organic matter reduced the quantity of water needed for irrigation. The soil and biochar combination treatment at a 1:1 ratio resulted in the highest water productivity for mustard green, whereas the control treatment produced the least. Mustard green grows optimally in a soil + biochar (1:1) growing medium, yielding the most water productivity at 16.8 g/L. Biochar can boost biomass yield by twice as much as the control treatment. Furthermore, biochar can increase mustard green water productivity by more than 300% when compared to mustard green, which relies solely on soil for planting medium. Further study is needed to investigate the effects of biochar features on water holding capacity, field capacity, and wilting point in different soil types to improve irrigation efficiency. Keywords: Drip irrigation, Irrigation efficiency, Organic matters, Water productivity.
IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN STEAM MELALUI PERAKITAN ROBOT LINE FOLLOWER DI SMPN 3 NATAR Nia Saputri Utami; Suratun Nafisah; Afit Miranto; Khansa Salsabila Suhaimi; Nova Anika
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.36136

Abstract

Perkembangan teknologi robotika dari waktu ke waktu sangat mengagumkan. Produk teknologi robotika tersedia semakin banyak dan bervariasi mulai dari robot yang paling sederhana sampai dengan yang paling canggih sehingga robot dapat sesuai untuk memenuhi berbagai kebutuhan manusia. Melihat dari besarnya dampak teknologi robotika di masa mendatang, maka sangat diperlukan pengenalan teknologi ini kepada para siswa sekolah agar dapat menjadi inventor di bidang teknologi robotika agar Indonesia mampu menghasilkan teknologi yang bersaing dengan negara-negara maju. Pengenalan teknologi robot di sekolah dapat dilakukan dengan metode pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) yang menggabungkan lima bidang ilmu yaitu sains, teknologi, teknik, seni dan matematika. Metode ini dapat mendorong siswa untuk lebih berperan aktif, berpikir kritis, berkomunikasi, dan bekerja sama dalam menyelesaikan suatu permasalahan. SMPN (Sekolah Menengah Pertama Negeri) 3 Natar belum memiliki materi pelajaran atau media pembelajaran ataupun ekstrakurikuler yang terkait dengan bidang ilmu robotika. Hal ini dikarenakan masih kurangnya pemahaman dan pengetahuan insan akademis yang terkait dengan bidang teknologi robotika tersebut. Oleh karena itu, melalui kegiatan PkM (Pengabdian kepada Masyarakat) ini, diharapakan dapat memberikan wawasan dan pemahaman mengenai teknologi robotika khususnya robot line follower yang dapat dijadikan sebagai permainan menarik selama proses pembelajaran. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan bahwa pemahaman para siswa mengenai robot line follower meningkat setelah melewati proses pembelajaran berbasis metode STEAM. Para siswa ikut aktif berpartisipasi baik dalam bentuk diskusi maupun saat praktik langsung. Kegiatan pembelajaran yang dikemas menarik dengan memasukkan unsur permainan membuat para siswa antusias, beresemangat, dan senang mengikuti kegiatan.