Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Monitoring Denyut Jantung Dan Kadar Oksigen Darah Pada Pasien Lansia Rawat Jalan Akbar Sanjaya Purba; Jaka Prayudha; Badrul Anwar
Jurnal Sistem Komputer Triguna Dharma (JURSIK TGD) Vol. 5 No. 2 (2026): JURSIK TGD EDISI MARET
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursik.v5i2.9805

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan metode Photoplethysmography (PPG) pada sensor MAX30100 yang diintegrasikan dengan mikrokontroler ESP32 dan platform blynk untuk pemantauan detak jantung dan kadar oksigen darah secara real-time. Sensor MAX30100 memanfaatkan cahaya merah dan inframerah untuk mendeteksi perubahan volume darah, yang kemudian diproses oleh ESP32 dan dikirim ke aplikasi blynk untuk visualisasi data. Studi ini mengevaluasi tingkat akurasi dan keandalan sensor dalam berbagai kondisi lingkungan dan aktivitas fisik, serta membahas tantangan teknis yang dihadapi dalam integrasi perangkat keras dan perangkat lunak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini dapat memberikan pemantauan kesehatan yang efektif dan portabel dengan biaya yang lebih rendah dibandingkan perangkat medis komersial. Namun, akurasi pengukuran dapat terpengaruh oleh faktor eksternal seperti gerakan dan pencahayaan, yang memerlukan metode kalibrasi dan optimasi lebih lanjut.
Multisensor System Pada Monitoring Kualitas Udara Berbasis Internet Of Things Pada Ruang Kelas Muhammad Iqbal; Jaka Prayudha; Ahmad Calam
Jurnal Sistem Komputer Triguna Dharma (JURSIK TGD) Vol. 5 No. 1 (2026): JURSIK TGD EDISI JANUARI
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursik.v5i1.10427

Abstract

Lingkungan yang sehat sangat berpengaruh terhadap kesehatan fisik makhluk hidup, dan kualitas udara yang baik menjadi salah satu faktor utama. Udara dalam ruangan dapat tercemar oleh zat berbahaya seperti karbon monoksida, debu, dan mikroorganisme. Jika kadarnya melebihi batas normal, kontaminasi ini dapat menyebabkan masalah kesehatan serius, termasuk Sick Building Syndrome (SBS), yang terjadi akibat polutan dalam ruangan melalui mekanisme imunologi, infeksi, toksin, dan iritasi. Penggunaan AC yang tidak terawat dengan baik juga dapat menurunkan kualitas udara serta kelembaban, meningkatkan risiko gangguan kesehatan seperti iritasi kulit dan mata. Polusi partikulat PM10, terutama yang berada di kategori berbahaya dengan indeks di atas 300, memberikan dampak signifikan terhadap kesehatan. Oleh karena itu, pemantauan kualitas udara dalam ruangan secara teratur sangat diperlukan untuk mencegah polusi dari debu, gas, dan mikroorganisme. Penelitian ini menghasilkan alat monitoring udara dalam ruangan yang terintegrasi secara real-time menggunakan sensor DHT11 dan optic SHARP GP2Y1010AU0F sebagai input. Penyajian informasi dilakukan secara terstruktur agar mudah dipahami berbagai pihak, dengan penyediaan data yang dapat diunduh dalam format CSV dan Excel. Implementasi sistem ini menggunakan NodeMCU ESP8266 sebagai pusat pemrosesan data, sementara web dan buzzer berfungsi sebagai output, memudahkan pengelola dalam memantau kualitas udara di dalam ruangan.