Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : eProceedings of Management

Analisis Penerapan Prinsip Personal Branding Oleh Praktisi Hubungan Masyarakat Agung Laksamana Di Dalam Instagram Jonathans, William Octovianes; Purnama, Hadi; Ekaputri, Sarah Derma
eProceedings of Management Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini ingin melihat pentingnya personal branding bagi praktisi hubungan masyarakat, khususnya Agung Laksamana dan melihat bagaimana penerapan prinsip-prinsip personal branding di dalam akun Instagramnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis isi dan observasi serta dokumentasi sebagai metode pengumpulan datanya. Teknik keabsahan data penelitian ini menggunakan triangulasi metode dan teori. Hasil dari penelitian ini adalah Agung Laksamana sudah baik dalam menerapkan kunci-kunci dan hukum-hukum personal branding yang ada, ditunjukkan dengan unggahan yang konsisten yang menekankan berbagai identitas dirinya. Prinsip-prinsip personal branding yang dipenuhi Agung Laksamana tersebut juga beririsan dengan motif-motif manajemen kesan dan pengungkapan diri yang juga secara efektif dilakukannya. Saran penelitian ini adalah diharapkan bagi peneliti yang ingin membahas tentang personal branding agar bisa menggunakan teori pendukung agar bisa melakukan analisis yang lebih dalam. Selain itu diharapkan tokoh publik yang ingin melakukan personal branding dengan baik, agar bisa menerapkan prinsip-prinsip personal branding yang ada supaya bisa mendapatkan hasil yang efektif.Kata Kunci - Manajemen Kesan, Personal Branding, Safe Disclosure
Penerapan Strategi Branding PT. Telkom Indonesia Dalam Bisnis Internasional Melalui Employer Branding Alamsyah, Puti Alifa Layynasha; Setiawati, Sri Dewi; Ekaputri, Sarah Derma
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telkom Indonesia menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk daftar World's Best Employers 2021 dan2022 versi Forbes. Persaingan secara global dalam bisnis internasional menghadirkan tantangan baru bagi perusahaandiberbagai negara agar tampil menjadi unggulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategibranding PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dalam bisnis internasional melalui employer branding berdasarkan teorikoorientasi organisasi dan konsep strategi employer branding. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatifdengan metode studi kasus untuk mengetahui strategi, proses, program dan media implementasi employer branding.Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada unitHuman Capital Communication & Employer Branding Telkom Indonesia dan observasi terhadap media sosial sertadokumentasi sebagai pelengkap untuk menjelaskan program employer branding. Hasil penelitian menunjukkan bahwastrategi branding Telkom Indonesia dalam bisnis internasional itu melalui employer branding dengan strandarinternasional. Employer branding dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan talent terbaik yang akan ditempatkandipusat-pusat pertumbuhan bisnis internasional sehingga bisa memberikan kontribusi maksimal terhadap performadan eksistensi perusahaan dalam bisnis internasional serta berpengaruh pada pencapaian perusahaan. Prosesmembangun employer branding PT Telkom Indonesia memiliki 4 tahapan, yang pertama adalah 4 pilar aktivasi employer branding yaitu people development, inklusivitas, CSR dan employer image, selanjutnya EVP, internal daneksternal branding.Kata Kunci-employer branding, bisnis internasional, employee value proposition, internal branding, eksternalbranding
Analisis Framing Lampung Geh Dalam Berita Banjir Lampung Periode Februari Sampai Maret 2024 Dalam Membentuk Opini Publik Terkait Pemkot Lampung Rafi, Muhammad; Ekaputri, Sarah Derma
eProceedings of Management Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini penulis akan melihat bagaimana Lampung Geh selaku media lokal populer di Lampung membentuk opini publik pada Pemerintah Provinsi Lampung. Penulis ingin mengetahui bagaimana framing yang dilakukan Lampung Geh dalam membentuk pembentukan opini publik tentang Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam pemberitaan banjir Lampung Tahun 2024. Pada penelitian, penulis ini menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan paradigma kritis. Paradigma ini digunakan dalam penelitian ini untuk mengungkap kebenaran yang tersembunyi terkait framing yang sistematis dalam membentuk opini publik Pemerintah Kota Bandar Lampung. Lampung Geh memperlihatkan pola yang konsisten dalam setiap beritanya dengan penggunaan kata dan sudut pandang warga yang terdampak dalam penulisan beritanya. Penulis melihat bahwa pemberitaan yang positif tidak memiliki dampak yang positif juga terhadap Pemerintah Kota Bandar Lampung. Proses framing ini tidak hanya mempengaruhi opini publik melainkan bagaimana Pemerintah merespon masalah tersebut. Media Lampung Geh menggunakan framing yang efektif. Melalui stategi pemilihan kata, sudut pandang, dan narasi yang sistemaris. Lampung geh berhasil membentuk opini publik terhadap Pemerintah Kota Bandar Lampung. Pemberitaan Lampung Geh tidak hanya sekedar melaporkan peristiwa, tetapi secara aktif membentuk tekanan kepada pemerintah dan mendorong respon pemerintah. Lampung Geh terus mempertahankan peran kritis dalam meberitakan isu-isu publik.
Analisis Isi Konten Makeover @Rucas.Official dalam Membangun Brand Personality Maulani, Salsabila Putri; Ekaputri, Sarah Derma
eProceedings of Management Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas isi konten makeover @rucas.official dalam membangun brand pesonality di platform Tiktok. Permasalahan yang diangkat adalah Rucas menggunakan pendekatan konten yang unik dan emosional yang berhasil membedakan diri di tengah persaingan industri fesyen Indonesia yang ketat (Red Ocean). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji struktur alur cerita dalam konten Rucas serta mengkaji bagaimana nilai-nilai sosial diangkat sebagai bagian dari pesan merek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi dan paradigma konstruktivisme. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi pada satu konten utama yang paling populer dengan jumlah tayangan mencapai 66,9 juta kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten Rucas dibangun dengan struktur naratif yang kuat melalui: premis, konflik emosional, intervensi, transformasi fisik, transformasi psikologis, dan resolusi. Narasi tersebut tidak hanya menggambarkan perubahan visual, tetapi juga menyampaikan pesan pemberdayaan dan peningkatan kepercayaan diri. Nilai-nilai sosial yang diangkat memperkuat brand personality Rucas sebagai merek yang tulus (sincerity), semangat (excitement), dan tangguh (ruggedness). Sehingga menjadikan konten makeover sebagai praktik komunikasi yang berdampak sekaligus strategi branding yang efektif. Kata Kunci : Brand Personality, Konten Makeover, Nilai Sosial, TikTok.
Ko-Kreasi Identitas Merek Ud.Djaya Coffee Bersama Komunitas Djayavespa Rifwan, Muhammad Rifadhiya; Ekaputri, Sarah Derma
eProceedings of Management Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana brand identity dari UD.Djaya Coffee dikonstruksikan melalui proses co-creation dengan komunitas Djayavespa. Dalam menghadapi kompetisi yang semakin ketat di industri kedai kopi Kota Bogor, UD.Djaya Coffee tidak hanya mengandalkan produk dan tempat, namun juga membangun identitas merek yang kuat melalui kolaborasi dengan komunitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivisme dan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses co-creation tidak hanya menghasilkan identitas visual atau narasi brand, tetapi membentuk hubungan emosional dan nilai-nilai bersama antara brand dan komunitas. Proses ini berjalan melalui enam tahapan utama yang mencerminkan keterlibatan aktif komunitas sebagai co-creator identitas brand. Temuan ini menunjukkan bahwa identitas brand yang kuat dapat terbentuk secara partisipatif dan berkelanjutan melalui hubungan otentik antara brand dan komunitas pendukungnya. Kata Kunci: Brand Identity, Co-creation, Komunitas, Coffee Shop
Strategi Manajemen Isu Public Relations Trans Tv Dalam Menangani Teguran Kpi Pada Program Brownis Alvando, Rivanka Febriansyah; Ekaputri, Sarah Derma; Aziz, Rifqi Abdul
eProceedings of Management Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Brownis yang ditayangkan oleh Trans TV kerap menerima teguran dari KPI akibat pelanggaran terhadap Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS), sehingga memunculkan isu yang berdampak pada citra dan reputasi lembaga penyiaran. Situasi ini menuntut peran strategis public relations dalam mengelola isu melalui penerapan strategi manajemen isu yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi manajemen isu yang diterapkan public relations Trans TV dalam menangani teguran KPI pada program Brownis. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi kasus melalui teknik pengumpulan data wawancara, dokumentasi, dan observasi. Penelitian ini mengacu pada Model 7 Steps Issue Management oleh Regester & Larkin (2008) dengan 7 sub-analisis, Monitoring, Identification, Prioritization, Analysis, Strategi Decision, Implementation, Evaluation. . Hasil penelitian menunjukan bahwa PR Trans TV menerapkan strategi manajemen isu secara sistematis dan terstruktur, dimulai dari pemantauan tayangan langsung dan media sosial, identifikasi isu melalui forum lintas divisi, hingga penentuan prioritas berdasarkan urgensi dan dampak reputasional. Analisis dilakukan dengan metode SWOT dan pemetaan sentimen publik untuk merancang strategi komunikasi yang tepat. Respons terhadap isu dilakukan secara simultan melalui pendekatan proaktif dan reaktif, disertai evaluasi berkelanjutan melalui survei pemirsa, rating, serta penguatan sistem screening konten. Temuan ini mencerminkan bahwa Trans TV telah mengadopsi manajemen isu berbasis nilai, data, dan partisipasi publik sebagai upaya menjaga reputasi dan kepatuhan terhadap regulasi penyiaran nasional. Kata Kunci : Brownis, KPI, Manajamen Isu, Public Relations, Trans TV
Wacana Komunikasi Krisis Kasus OverClaim Brand Azarine Dan Daviena Di Media Sosial Tiktok Uritani, Anry Dannya Fahrozi; Ekaputri, Sarah Derma
eProceedings of Management Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas wacana yang muncul di media sosial TikTok sebagai respons terhadap krisis overclaim kandungan produk oleh dua brand lokal skincare, Azarine dan Daviena. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk wacana yang berkembang serta bagaimana wacana tersebut berhubungan satu sama lain dalam membentuk opini publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Discourse Network Analysis (DNA) untuk memetakan struktur dan keterkaitan antarwacana. Data diperoleh melalui observasi serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Azarine dan Daviena memiliki strategi komunikasi krisis yang berbeda, di mana Azarine cenderung menggunakan strategi rebuild melalui permintaan maaf, sementara Daviena menerapkan strategi deny dengan menyerang pihak pengkritik. Perbedaan pendekatan ini berdampak pada persepsi publik terhadap brand trust, loyalitas, kualitas yang dirasakan, dan risiko yang dirasakan. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan komunikasi krisis di era digital sangat bergantung pada respons awal brand terhadap krisis dan kemampuan membangun narasi yang meyakinkan publik di media sosial. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengelolaan krisis brand di ranah digital. Kata Kunci : brand trust, Discourse Network Analysis, komunikasi krisis, overclaim, TikTok,