Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Peningkatan efisiensi produksi kelompok wanita tani melalui pendekatan Material Flow Cost Accounting (MFCA) di Desa Telukjambe, Karawang Novi Permata Indah; Yudi Helfi; I Putu Eka Wijaya; Asep Maulana; Kholida Atiyatul Maula; Elvi Khairunnisa; Madjidainun Rahma; Arif Fadilla
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.39716

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan efisiensi produksi Kelompok Wanita Tani (KWT) Ar Rama di Desa Telukjambe, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang melalui pendekatan Material Flow Cost Accounting (MFCA). MFCA digunakan sebagai kerangka analitis untuk mengidentifikasi pemborosan material, menghitung biaya produk positif dan negatif, serta mendasari tiga intervensi produksi utama: penerapan Good Manufacturing Practices (GMP), adopsi teknologi mesin, dan diversifikasi produk berbasis sumber daya lokal. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan langsung selama 14 minggu. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kebersihan produksi sebesar 75%; pengurangan limbah bonggol singkong sebesar 90%; dan diversifikasi produk baru berupa tepung tapioka, peyek, dan cheese stick dari pati singkong yang sebelumnya menjadi produk negatif MFCA (peningkatan 100%). Secara keseluruhan, efisiensi produksi KWT Ar Rama meningkat sebesar 88%. Kata kunci: material flow cost accounting; kelompok wanita tani; efisiensi produksi; GMP; diversifikasi produk. Abstract This community service activity aimed to improve the production efficiency of the Ar Rama Women Farmer Group (KWT) in Telukjambe Village, Karawang Regency through a Material Flow Cost Accounting (MFCA) approach. MFCA was employed as an analytical framework to identify material waste, calculate positive and negative product costs, and guide three main production interventions: Good Manufacturing Practices (GMP) implementation, production machinery adoption, and product diversification based on local resources. Implementation comprised socialization, training, and direct mentoring over 14 weeks. Results showed a 75% improvement in production hygiene; a 90% reduction in cassava stub waste; and new product diversification—tapioca flour, peyek crackers, and cheese sticks—from cassava starch previously classified as a negative product in MFCA (100% improvement). Overall, KWT Ar Rama’s production efficiency improved by 88%. Keywords: material flow cost accounting; women farmer group; production efficiency; gmp; product diversification.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penawaran Dan Permintaan Bahan Pokok Di Indonesia Nilam Cahya; Kholida Atiyatul Maula
TRANSEKONOMIKA: AKUNTANSI, BISNIS DAN KEUANGAN Vol. 1 No. 4 (2021): July 2021
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/transekonomika.v1i4.56

Abstract

Bahan-bahan pokok di Indonesia merupakan aset negara yang perlu dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia dan pemerintahan Indonesia agar mendukung nilai ekspor dan impor bahan-bahan pokok menjadi lebih baik. Mengingat bahan-bahan pokok yang ada di Indonesia sangatlah melimpah dimana kondisi negara kita memiliki cuaca yang cukup baik untuk melakukan aktivitas pertanian yang banyak menghasilkan tanaman-tanaman berbahan pokok konsumsi di berbagai negara. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui faktor-fakto apa saja yang mempengaruhi adanya permintaan dan penawaran mengenai bahan-bahan pokok yang ada di Indonesia. Ada berbagai faktor yang mempengaruhi penawaran dan permintaan bahan pokok di Indonesia yang meliputi aktivitas ekspor dan impor, masalah struktural, lingkungan bisnis, dan juga hal-hal yang terjadi di lapangan pada permintaan dan penawaran yang ada di Indonesia pada bahan-bahan pokok yang kaya dan banyak di Indonesia.
Analisis Manajemen Risiko Gagal Bayar pada Pembiayaan KPR dengan Akad Murabahah di Bank Syariah Indonesia KCP Karawang Kertabumi (Tahun 2022-2025) Ayu Nuriswal; Angga Sanita Putra; Kholida Atiyatul Maula; Nesti Hapsari; Madjidainun Rahma
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembiayaan KPR Griya dengan akad murabahah merupakan salah satu produk pembiayaan perumahan berbasis syariah yang memiliki risiko gagal bayar dari nasabah. Risiko tersebut dapat memengaruhi kualitas pembiayaan sehingga diperlukan penerapan manajemen risiko yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab gagal bayar, manajemen risiko yang diterapkan, serta upaya penanganan risiko gagal bayar pada pembiayaan KPR Griya di BSI KCP Karawang Kertabumi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gagal bayar dipengaruhi oleh penurunan pendapatan, kehilangan pekerjaan, kondisi usaha yang tidak stabil, serta kurangnya kemampuan nasabah dalam mengelola keuangan. Untuk meminimalkan risiko tersebut, bank menerapkan analisis pembiayaan berdasarkan prinsip 5C+1S, monitoring dan pengawasan pembiayaan secara berkala, serta melakukan penanganan melalui pemberian surat peringatan, restrukturisasi pembiayaan, penjadwalan kembali pembayaran, hingga pelelangan jaminan sebagai langkah terakhir. Penerapan manajemen risiko tersebut membantu bank dalam mengendalikan risiko gagal bayar dan menjaga kualitas pembiayaan KPR Griya.
Analisis Penerapan Akuntansi Cicil Emas Berdasarkan PSAK 102 di PT Bank Syariah Indonesia KCP Karawang Kertabumi Nadira Ayuni Azahra; Angga Sanita Putra; Nesti Hapsari; Kholida Atiyatul Maula; Madjidainun Rahma
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan akad yang digunakan dalam produk cicil emas di Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Pembantu Karawang Kertabumi, bagaimana penerapan akuntansi cicil emas di BSI KCP Karawang Kertabumi dan bagaimana kesesuain dengan PSAK 102 pada transaksi cicil emas di BSI KCP Karawang Kertabumi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif yang bersifat deskriptif analisis. Adapun analisis yang digunakan yaitu dengan mendeskripsikan apa yang diteliti melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa produk cicil emas di BSI KCP Karawang Kertabumi menerapkan akad murabahah berdasarkan pesanan yang diterapkan sesuai prinsip syariah. Selama proses akad berlangsung, pihak bank menjelaskan secara rinci seperti margin, uang muka, biaya administrasi, serta konsekuensi keterlambatan pembayaran. Selain itu, penerapan akuntansi cicil emas di BSI KCP Karawang Kertabumi telah sesuai dengan ketentuan PSAK 102 tentang akuntansi murabahah. Kesesuaian tersebut terlihat pada pengakuan aset murabahah, pencatatan piutang murabahah, pengakuan margin keuntungan, serta perlakuan akuntansi terhadap uang muka yang dilakukan sesuai dengan standar yang berlaku.
Efektivitas dan Kontribusi Pajak Hotel dan Restoran terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Karawang Jihan Rizka Ananda; Kholida Atiyatul Maula; Achmad Nawawi
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7292

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas dan kontribusi penerimaan pajak hotel dan pajak restoran terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Karawang selama periode 2021–2025. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan alat analisis rasio efektivitas dan rasio kontribusi. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata efektivitas penerimaan pajak hotel selama periode tersebut mencapai 105,31% dan tergolong efektif, meskipun sempat menurun menjadi 99,45% pada tahun 2024 akibat kenaikan target yang cukup tinggi. Penerimaan pajak restoran menunjukkan efektivitas yang lebih stabil dengan rata-rata 107,75% dan berada di atas 100% pada setiap tahun pengamatan, sehingga dikategorikan sangat efektif. Adapun kontribusi pajak hotel terhadap PAD hanya sebesar 1,11% secara rata-rata dan termasuk kategori rendah, sedangkan kontribusi pajak restoran mencapai 7,48% dengan kategori sedang dan jauh lebih dominan dibandingkan pajak hotel. Secara keseluruhan, kedua jenis pajak tersebut telah dipungut secara efektif namun belum memberikan kontribusi yang optimal terhadap PAD Kabupaten Karawang, sehingga diperlukan langkah intensifikasi dan ekstensifikasi, khususnya pada sektor perhotelan, guna memperkuat kemandirian fiskal daerah.
Analisis Inventory Turnover Terhadap Laba Bersih PT. Sumber Alfaria Trijaya Periode 2020 – 2024 Rachel Katrin Togatorop; Nesti Hapsari; Madjidainun Rahma; Angga Sanita Putra; Kholida Atiyatul Maula; Achmad Nawawi
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7311

Abstract

Penelitian ini mengambil objek penelitian suatu perusahaan retail yaitu PT. Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart). Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perusahaan ritel tersebut mengelola Inventory Turnover, yang mencakup beban pokok pendapatan dan persediaan, serta laba bersihnya dari tahun ke tahun. Periode yang dipilih adalah 2020-2024, mengingat pada rentang waktu tersebut perekonomian mengalami tekanan berat akibat pandemi COVID-19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Beban Pokok Pendapatan, Rata-rata Persediaan, Inventory Turnover, dan Laba Bersih PT. Sumber Alfaria Trijaya meningkat signifikan selama masa pandemi COVID-19, khususnya pada 2020, 2021, 2023, dan 2024. Namun, Inventory Turnover pada 2022 tercatat kurang baik akibat kenaikan drastis Beban Pokok Pendapatan yang tidak sebanding dengan Rata-rata Persediaan, sehingga turun 0,4% dari 2021. Di sisi lain, Laba Bersih tetap meningkat setiap tahun, menunjukkan bahwa penurunan Inventory Turnover tidak berdampak pada kinerja laba perusahaan. Hasil menunjukkan bahwa kinerja perusahaan mengalami fluktuasi selama masa pengamatan. Sebelum dan sesudah Covid-19, kinerja perusahaan mengalami peningkatan.
Analisis Tingkat Kesehatan pada PT Bank Tabungan Negara Tbk menggunakan Metode RBBR periode 2021-2025 Mutya Sekar Kinasih; Kholida Atiyatul Maula; Achmad Nawawi; Angga Sanita Putra; Nesti Hapsari
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesehatan PT Bank Tabungan Negara Tbk selama periode 2021-2025 menggunakan metode RBBR berdasarkan pendekatan RGEC yang mencakup aspek Risk Profile, Good Corporate Governance (GCG), Earnings, dan Capital. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif serta memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan laporan tahunan PT Bank Tabungan Negara Tbk periode 2021-2025. Penilaian dilakukan melalui analisis rasio Non-Performing Loan (NPL), Loan to Deposit Ratio (LDR), Return on Assets (ROA), Net Interest Margin (NIM), Capital Adequacy Ratio (CAR), serta hasil self-assessment GCG. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat kesehatan PT Bank Tabungan Negara Tbk secara keseluruhan berada pada kategori sehat sepanjang periode penelitian. Dari aspek Risk Profile, rasio NPL berada dalam kategori sehat dengan kecenderungan menurun, sedangkan rasio LDR termasuk kategori cukup sehat. Aspek GCG memperoleh predikat sehat berdasarkan hasil penilaian internal perusahaan. Pada aspek Earnings, rasio ROA menunjukkan kategori cukup sehat, sementara rasio NIM tetap berada pada kategori sehat meskipun mengalami penurunan pada tahun 2024. Sementara itu, aspek Capital mencerminkan kondisi sangat sehat karena rasio CAR secara konsisten berada di atas batas minimum yang ditetapkan regulator. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa PT Bank Tabungan Negara Tbk memiliki kemampuan yang baik dalam mengelola risiko, menerapkan tata kelola perusahaan yang efektif, menjaga stabilitas profitabilitas, serta mempertahankan kecukupan modal untuk mendukung keberlanjutan operasional perusahaan.
Analisis Pencatatan Persediaan Barang Pada Aplikasi SAKTI di Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Pakan Bekasi Mufidah Syahrani; Angga Sanita Putra; Nesti Hapsari; Kholida Atiyatul Maula; Achmad Nawawi
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7315

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Pakan (BPMSP) dengan fokus pada proses pendataan persediaan barang menggunakan aplikasi SAKTI. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendataan persediaan pada aplikasi SAKTI telah sesuai dengan prosedur yang berlaku sehingga mempermudah pencatatan dan pelaporan persediaan. Penggunaan aplikasi SAKTI juga meningkatkan efisiensi dan keteraturan dalam pengelolaan persediaan barang.
Analisis Peran Pegadaian terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Karawang Retno Anjani; Angga Sanita Putra; Arif Rakhman; Nesti Hapsari; Kholida Atiyatul Maula
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11568

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, serta penguatan perekonomian lokal. Meskipun demikian, sebagian besar UMKM masih menghadapi berbagai kendala, terutama keterbatasan akses terhadap sumber pembiayaan formal akibat persyaratan administrasi, agunan, dan proses pengajuan kredit yang relatif rumit. Kondisi tersebut mendorong sebagian pelaku usaha memanfaatkan sumber pembiayaan informal maupun ilegal yang berisiko tinggi terhadap keberlangsungan usaha. Dalam konteks tersebut, Pegadaian hadir sebagai salah satu lembaga keuangan yang menawarkan alternatif pembiayaan berbasis gadai dengan proses yang cepat, mudah, dan legal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pegadaian dalam mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta mengkaji dampak pembiayaan yang diberikan terhadap pertumbuhan usaha. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan naratif melalui wawancara semi-terstruktur terhadap pelaku UMKM yang memanfaatkan layanan pembiayaan Pegadaian. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi pengalaman, manfaat, dan perubahan yang dirasakan oleh informan setelah memperoleh pembiayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku UMKM menghadapi berbagai kendala operasional, seperti kekurangan modal kerja, fluktuasi penjualan, dan kesenjangan arus kas. Pembiayaan Pegadaian terbukti berperan sebagai solusi yang cepat, mudah diakses, dan memiliki kepastian hukum, sehingga mampu membantu menjaga kelangsungan usaha, mempertahankan ketersediaan persediaan, memenuhi kebutuhan modal kerja, serta meningkatkan pendapatan harian dan kapasitas usaha. Dengan demikian, Pegadaian memiliki kontribusi penting dalam memperkuat keberlanjutan dan pertumbuhan UMKM melalui penyediaan akses pembiayaan yang inklusif.
Analisis Efektivitas dan Kontribusi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Karawang Ardiana Zahrani Pratiwi; Angga Sanita Putra; Kholida Atiyatul Maula; Achmad Nawawi; Madjidainun Rahma
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Karawang selama periode 2021–2025. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis rasio efektivitas dan rasio kontribusi berdasarkan data sekunder yang diperoleh dari laporan realisasi anggaran pemerintah daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efektivitas penerimaan PBB-P2 berada pada kategori sangat efektif dengan rata-rata rasio sebesar 101,32%. Capaian tersebut mengindikasikan bahwa pemerintah daerah mampu merealisasikan penerimaan PBB-P2 sesuai bahkan melampaui target yang telah ditetapkan pada sebagian besar periode penelitian. Meskipun demikian, pada tahun 2025 terjadi penurunan efektivitas menjadi 90,84%, namun masih termasuk dalam kategori efektif. Dari sisi kontribusi terhadap PAD, PBB-P2 memiliki rata-rata kontribusi sebesar 25,94% dengan kategori sedang. Kontribusi tertinggi terjadi pada tahun 2024 sebesar 31,21% dengan kategori cukup baik, sedangkan kontribusi terendah terjadi pada tahun 2021 sebesar 18,27% dengan kategori sangat rendah. Fluktuasi kontribusi dipengaruhi oleh perubahan realisasi penerimaan PBB-P2, peningkatan target penerimaan setiap tahun, serta perkembangan sumber-sumber PAD lainnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun pengelolaan dan pemungutan PBB-P2 di Kabupaten Karawang telah berjalan sangat efektif, kontribusinya terhadap PAD masih perlu dioptimalkan. Upaya yang dapat dilakukan meliputi peningkatan kepatuhan dan kesadaran wajib pajak, optimalisasi pendataan objek pajak, pemanfaatan teknologi informasi dalam administrasi perpajakan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik guna mendukung peningkatan penerimaan PAD secara berkelanjutan.