Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Sewagati

Pembuatan Teknologi Tepat Guna Lampu Tenaga Surya di Dusun Badu, Desa Wanar, Kecamatan Pucuk, Lamongan Fitriyanah, Dwi Nur; Raditya, Murry; Aisyah, Putri Yeni; Radhy, Ahmad; Iswahyudi, Anggi Pradhita; Asrifatin, Syarifah Ambarani
Sewagati Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i2.802

Abstract

Dusun Badu terletak di Desa Wanar, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Penerangan jalan desa di Dusun Badu masih menggunakan listrik PLN dan jumlahnya sedikit. Kurangnya penerangan sepanjang jalan desa, dapat mengurangi produktivitas warga ketika di malam hari. Selain itu, pengetahuan warga terhadap teknologi tepat guna khususnya panel surya juga kurang. Berangkat dari keluhan mitra terhadap kurangnya pengetahuan warga terhadap panel surya, maka diperlukan pelatihan pembuatan teknologi tepat guna lampu tenaga surya supaya dapat mengembangkan lampu tenaga surya di Dusun Badu. Warga dibekali bagaimana cara pembuatan lampu tenaga surya sampai bagaimana cara menyimpan energi listrik keluaran dari panel surya ke baterai supaya dapat dipergunakan untuk menerangi jalan desa di malam hari. Terdapat 2 titik pemasangan lampu tenaga surya di Desa Wanar. Diharapkan dari kegiatan ini, masyarakat desa dapat meningkatkan produktivitasnya di malam hari dan dapat dijadikan desa binaan teknologi tepat guna yang tepat sasaran.
Sistem Monitoring dan Kontrol Otomatis Terintegrasi IoT pada Vertical Crab House untuk Meningkatkan Potensi Hidup Kepiting Bakau di PT. Crab Crab Aquatic Mujiyanti, Safira Firdaus; Raditya, Murry; Nugroho, Dwi Oktavianto Wahyu; Darwito, Purwadi Agus; Septyaningrum, Erna; Zein, Muhammad Ikhsanuddin; Lokeswara, Rajendra; Rishwanda, Muhammad Akmal; Darmawan, Tiffany Rachmania; Rohid, Abdul; Nanta, Tepy Lindia
Sewagati Vol 8 No 3 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i3.914

Abstract

Budidaya kepiting bakau dengan Vertical Crab House menjadi alternatif pembesaran kepiting dengan lahan terbatas untuk memenuhi permintaan di perkotaan. Namun masih banyak resiko kematian kepiting bakau disebabkan proses pengendalian kualitas air masih manual dalam mengendalikan kualitas air sirkulasi. Hal ini membutuhkan tenaga manusia dan waktu ekstra untuk memastikan kualitas air sirkulasi sesuai dengan kondisi lingkungan pertumbuhan kepiting bakau. Ditambah lagi metode Vertical Crab House tidak dapat mengidentifikasi kondisi kualitas air secara tepat, tidak dapat mengecek kondisi kualitas air secara real-time, dan tidak dapat mengecek kondisi temperatur, salinitas, amonia, dan pH secara simultan. Kondisi lingkungan yang tidak sesuai dengan parameter dan tidak termonitor membuat resiko kematian kepiting bakau masih sangat tinggi sehingga menyebabkan pembudidaya mengalami kerugian yang cukup besar. Permasalahan tersebut menjadi dasar terciptanya sistem otomatisasi pengendalian kualitas air untuk mengoptimalkan proses budidaya kepiting bakau dengan metode Vertical Crab House. Proses pengendalian kualitas air tersebut dilakukan dengan memasang sensor, kontroler, dan aktuator yang diintegrasikan sehingga proses pengendalian kualitas air dapat berjalan terus-menerus untuk memastikan air yang tersirkulasi sesuai dengan lingkungan yang optimal bagi pertumbuhan kepiting bakau. Selain itu, kualitas air sirkulasi pada budidaya dapat dipantau secara real-time melalui aplikasi smartphone.
Pembuatan Alat Monitoring Ph, Temperatur, Kelembaban, dan Pengeringan pada Proses Fermentasi Coklat Kakao Berbasis Android untuk Meningkatkan Nilai Jual Kakao PT. Perkebunan Nusantara, Sukogidri, Jember Pratama, I Putu Eka Widya; Umamah, Fyrdatul; Yemima, Hagai; Radhy, Ahmad; Mujiyanti, Safira Firdaus; Patrialova, Sevi Novendra; Raditya, Murry; Ashiddiqi, Muhammad Roy
Sewagati Vol 8 No 5 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i5.2199

Abstract

Proses fermentasi dan pengeringan merupakan faktor penting dalam pengolahan pasca panen biji kakao yang berpengaruh signifikan pada karakteristik akhir produk coklat berdasrkan standar mutu biji kakao SNI 2323-2008. Dengan adanya sistem monitoring fermentasi serta monitoring dan kontrol pengeringan, diharapkan dapat mengatasi masalah yang timbul selama proses fermentasi dan pengeringan yang berpotensi menurunkan kualitas biji kakao. Monitoring dilakukan dengan memenuhi parameter temperatur, Ph, dan kelembaban relative ruang. Tiga parameter tersebut bertujuan untuk memenuhi standar mutu biji kakao dengan temperetur ideal 30-45oC, memiliki Ph 4-4,5, dan kelembaban relatif ruang simpan 75%. Sementara, monitoring dan kontrol dilakukan pada parameter suhu pengeringan dengan suhu optimal berada pada maksimal 55oC. Berdasarkan hal tersebut perlu dilakukan monitoring pada proses fermentasi dan kontrol pengeringan kakao guna meningkatkan mutu biji kakao. Kinerja sistem monitoring pH menggunakan sensor pH SKU SEN0169 didapatkan nilai akurasi 97,98% dengan error 2,02%. Pada monitoring kelembaban menggunakan sensor SHT20 didapatkan nilai akurasi 99,78% dengan error 0,22%. Selain itu, monitoring temperatur menggunakan sensor thermocouple K type menghasilkan nilai akurasi 98,23% dengan error 1,77%. Sementara itu, pada proses pengeringan, sensor SHT20 sebagai sensor suhu ruang pengering didapatkan nilai akurasi 99,82% dengan error 0,2%. Sensor DS18B20 sebagai sensor biji kakao menghasilkan nilai akurasi 99,73% dengan error 0,3%.