Rizky Amalia
Faculty Of Law Universitas Airlangga, Jalan Dharmawangsa Dalam Selatan, Surabaya, Indonesia,

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Representasi Kepemimpinan Transformasional Tokoh Genta dalam Perjalanan Pendakian Gunung Semeru pada Film 5 cm Muhammad Kelvin Akbar Al Majid; Navelsa Angraeni; Amaliyah Ria Triwastuti; Erindah Dimisyqiyani; Rizky Amalia; Gagas Gayuh Aji
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 1 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i1.5552

Abstract

Kepemimpinan tidak hanya tentang memimpin orang lain, tetapi juga tentang kemampuan untukmemotivasi, menginspirasi dan memberikan visi yang dapat mempengaruhi tindakan kolektif. Seorangpemimpin harus mampu membangun semangat tim, menanamkan kepercayaan dan memperhatikankebutuhan orang lain untuk mencapai tujuan bersama. Tujuan studi ini adalah menganalisis bagaimanakepemimpinan transformasional tercermin dalam film 5 cm. Studi ini menggunakan metode kualitatif,dengan film sebagai objek pengamatan, dijelaskan melalui perilaku dan dialog karakter dalam adeganadegankunci. Proses observasi menggabungkan tinjauan literatur dan analisis adegan langsung untukmengidentifikasi dimensi kepemimpinan transformasional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwakarakter utama berhasil menunjukkan kepemimpinan transformasional dengan memotivasi danmenginspirasi teman-temannya selama perjalanan mereka mendaki Gunung Semeru. Ia memberikandorongan, membangun solidaritas dan memperkuat optimisme ketika kelompok menghadapi tantanganfisik dan mental. Kepemimpinan ini menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional juga dapatmuncul dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya dalam organisasi formal. Leadership is not only about leading others, but also about the ability to motivate, inspire, and provide avision that can influence collective action. A leader must be able to build team spirit, instill trust, and payattention to the needs of others to achieve common goals. The purpose of this study is to analyze howtransformational leadership is portrayed in the film 5 cm. This study used a qualitative method, with thefilm as the object of observation, explained through the behavior and dialogue of characters in key scenes.The observation process used literature review and direct scene analysis to identify the dimensions oftransformational leadership. The results of this study indicate that the main character successfullydemonstrated transformational leadership by motivating and inspiring his friends during their journey upMount Semeru. He provided encouragement, built solidarity, and strengthened optimism when the groupfaced physical and mental challenges. This leadership demonstrates that transformational leadership canalso emerge in everyday life, not only in formal organizations.
Representasi Gaya Kepemimpinan Transformasional B.J Habibie Dalam Film Rudy Habibie (2016) Nawal Aqilah; Navelsa Angraeni; Erindah Dimisyqiyani; Rizky Amalia; Gagas Gayuh Aji; Amaliyah Amaliyah
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 1 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i1.5556

Abstract

Kepemimpinan tidak hanya memainkan peran yang penting dalam meningkatkan kinerja organisasitetapi juga berperan penting dalam menghadapi berbagai tantangan organisasi yang semakinkompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi representasi kepemimpinan transformasionalyang digambarkan oleh B.J. Habibie dalam film "Rudy Habibie" (2016). Dengan menggunakanmetode kualitatif deskriptif, penelitian ini menggunakan teknik observasi dan studi pustaka secaramendalam tentang bagaimana kepemimpinan transformasional mempengaruhi dinamikaorganisasinya. Observasi dilakukan melalui pemutaran film berulang kali dan studi pustaka di lakukandengan peninjauan literatur tentang kepemimpinan transformasional. Hasil penelitian menunjukkanbahwa Rudy Habibie digambarkan sebagai pemimpin yang berintegritas, intelektualisme, inovatif,serta memiliki visi dan misi yang jelas dan mampu menginspirasi serta memotivasi anggota timnya.Pada awalnya, Rudy mendapat banyak penolakan dari anggota timnya dalam menerapkan prinsipkepemimpinannya dan ide-idenya yang inovatif. Namun, Rudy berhasil menanamkan rasa percayadiri dan keyakinan kepada anggota timnya, yang memungkinkan mereka mencapai tujuan organisasiyang lebih besar. Film ini memberikan pemahaman dan wawasan kepada penonton tentang praktiknilai-nilai kepemimpinan transformasional yang dapat diterapkan dalam konteks kepemimpinan diorganisasi masa kini. Leadership not only plays a crucial role in improving organizational performance but also plays acrucial role in addressing increasingly complex organizational challenges. This study aims to explorethe representation of transformational leadership portrayed by B.J. Habibie in the film "RudyHabibie" (2016). Using a descriptive qualitative method, this study employed observation techniquesand in-depth literature review on how transformational leadership influences organizationaldynamics. Observations were conducted through repeated screenings of the film and literature review,including a literature review on transformational leadership. The results show that Rudy Habibie isportrayed as a leader with integrity, intellectualism, and innovation, possessing a clear vision andmission, capable of inspiring and motivating his team members. Initially, Rudy faced considerableresistance from his team members in implementing his leadership principles and innovative ideas.However, Rudy succeeded in instilling confidence and belief in his team members, enabling them toachieve larger organizational goals. This film provides the audience with an understanding andinsight into the practice of transformational leadership values that can be applied in the contextof leadership in today's organizations.
Kepemimpinan Visioner Sebagai Penguat Kerja Sama Tim Dalam Mewujudkan Tujuan Kolektif Pada Film 5 Cm Hasna Sima Ayudya; Amaliyah Amaliyah; Erindah Dimisyqiyani; Rizky Amalia; Indri Mustika Dewi
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 1 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i1.5560

Abstract

Kepemimpinan merupakan kemampuan seseorang dalam mempengaruhi orang lain agar mau bekerja samauntuk mencapai tujuan tertentu. Seorang pemimpin tidak hanya mengarahkan, tetapi juga harus mampumemberikan motivasi, inspirasi, serta menjaga komitmen tim. Penelitian ini bertujuan untuk menafsirkantokoh Genta dalam film 5 cm yang menggambarkan kepemimpinan visioner dan perannya dalammemperkuat kerja sama tim ketika menghadapi tantangan mendaki Gunung Semeru. Penelitian inimenggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif naratif. Pendekatan ini didasarkan padakajian pustaka dari beberapa jurnal yang relevan, serta pengumpulan data melalui adegan dan dialog dalamfilm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Genta memperlihatkan gaya kepemimpinan visioner denganmenghadirkan visi besar, memberi motivasi, menjaga kohesi tim, serta mengarahkan anggota agar tetapberkomitmen pada tujuan bersama. Namun, keberhasilan mencapai puncak Mahameru bukan hanya karenaperan pemimpin, melainkan juga buah dari kerja sama tim yang kuat melalui solidaritas, dukunganemosional, dan komitmen kolektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi kepemimpinan visionerdan kerja sama tim menjadi kunci utama dalam pencapaian tujuan besar. Temuan ini sejalan dengan tujuanpembangunan berkelanjutan (SDGs) poin 16 yang menekankan pentingnya perdamaian, keadilan, sertapenguatan institusi melalui kepemimpinan yang adil dan kolaborasi yang solid. Leadership is the ability of an individual to influence others to work together in order to achieve commongoals. A leader is not only responsible for giving direction but also for providing motivation, inspiration, andmaintaining team commitment. This study aims to interpret the character Genta in the film 5 cm, whichillustrates visionary leadership and its role in strengthening teamwork during the challenge of climbingMount Semeru. The research applies a qualitative method with a descriptive narrative approach. Thisapproach is based on a literature review from several relevant journals, as well as data collection throughscenes and dialogues in the film. The findings show that Genta demonstrates a visionary leadership style bypresenting a clear vision, motivating, maintaining team cohesion, and directing members to remaincommitted to collective goals. However, the success in reaching the peak of Mahameru is not solely due toleadership but also the result of strong teamwork built through solidarity, emotional support, and collectivecommitment. This study concludes that the integration of visionary leadership and teamwork is the key toachieving major goals. These findings are also in line with Sustainable Development Goal (SDG) 16, whichemphasizes the importance of peace, justice, and strong institutions supported by fair leadership and solidcollaboration.
Implementasi Gaya Kepemimpinan Transformasional : Studi Kasus Lam pada Film Alif Lam Mim Gema Cahaya Inovasi; Hanifah Az Zahra Hasoloan; Amaliyah Ria Triwastuti; Erindah Dimisyqiyani; Rizky Amalia
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 1 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i1.5646

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi gaya kepemimpinan transformasional melalui tokohLam dalam film Alif Lam Mim. Berangkat dari kebutuhan akan kepemimpinan yang adaptif,berbasis integritas, dan berorientasi pada perubahan di era ketidakpastian, penelitian ini bertujuanuntuk menunjukkan bagaimana empat dimensi kepemimpinan transformasional-pengaruh yangdiidealkan, motivasi yang menginspirasi, stimulasi intelektual, dan pertimbangan yangdiindividualisasikan-direpresentasikan secara kontekstual dalam narasi film tersebut. Metode yangdigunakan adalah kualitatif dengan observasi film: peneliti menonton film berulang kali, mencatatdialog, ekspresi, bahasa tubuh, dan dinamika hubungan antar karakter, kemudian memilih danmengkategorikan adegan-adegan tersebut ke dalam empat dimensi. Validitas dipertahankanmelalui triangulasi dengan literatur yang relevan dan pengamatan berulang. This study analyzes the implementation of transformational leadership style through thecharacter Lam in the film Alif Lam Mim. Departing from the need for adaptive, integritybased,and change-oriented leadership in an era of uncertainty, this study aims to showhow the four dimensions of transformational leadership—idealized influence, inspirationalmotivation, intellectual stimulation, and individualized consideration—are representedcontextually in the film's narrative. The method used is qualitative with film observation:the researcher watched the film repeatedly, noted the dialogue, expressions, bodylanguage, and the dynamics of the relationships between the characters, then selected andcategorized the scenes into the four dimensions. Validity was maintained throughtriangulation with relevant literature and repeated observations.
Representasi Kepemimpinan Otoriter dan Transaksional Mark Zuckerberg dalam Film The Social Network (2010) Muhammad Fadhila Rasyid As Syafi’i; Navelsa Anggraeni; Amaliyah Ria Triwastuti; Erindah Dimisyqiyani; Rizky Amalia; Gagas Gayuh Aji
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 1 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i1.5659

Abstract

Kepemimpinan adalah faktor kunci dalam kesuksesan organisasi, terutama di dunia bisnis yang dinamis,seperti dalam organisasi teknologi. Artikel ini menganalisis gaya kepemimpinan Mark Zuckerberg dalamfilm The Social Network (2010), dengan fokus pada gaya kepemimpinan otoriter dan transaksional. Tujuanpenelitian ini adalah untuk memahami bagaimana kedua gaya kepemimpinan tersebut berkontribusi padakesuksesan Facebook, serta tantangan yang ditimbulkan terhadap keadilan dan tata kelola organisasi melaluiperspektif Sustainable Development Goals (SDGs) 16 tentang penguatan institusi dan pengambilankeputusan yang inklusif, menyoroti pentingnya kepemimpinan yang adil dan adaptif. Penelitian inimenggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menganalisis adegan-adegan kunci dalam film.Hasilnya menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan otoriter dan transaksional Zuckerberg mempercepatpencapaian tujuan jangka pendek tetapi merusak hubungan tim, kreativitas, dan kepercayaan jangka panjang.Dampak dari gaya kepemimpinan ini menunjukkan bahwa meskipun efektif untuk hasil cepat, gaya ini dapatmenghambat keberlanjutan organisasi. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak gayakepemimpinan lainnya di startup teknologi dan hubungan jangka panjang dalam tim. Leadership is a key factor in the success of organizations, particularly in dynamic business environmentssuch as technology organizations. This article analyzes the leadership style of Mark Zuckerberg in the filmThe Social Network (2010), focusing on authoritarian and transactional leadership styles. The aim of thisstudy is to understand how these two leadership styles contributed to the success of Facebook, as well as thechallenges they posed to fairness and organizational governance through the lens of SustainableDevelopment Goal (SDG) 16, which emphasizes strengthening institutions and inclusive decision-making,highlighting the importance of fair and adaptive leadership. This research employs a descriptive qualitativeapproach by analyzing key scenes in the film. The findings reveal that Zuckerberg's authoritarian andtransactional leadership styles accelerate short-term goal achievement but damage team relationships,creativity, and long-term trust. The impact of these leadership styles demonstrates that, although effective forquick results, they can hinder the long-term sustainability of the organization. Further research could explorethe impact of other leadership styles in technology startups and long-term team dynamics. the margins ofyour paper to the margins of this template, namely by looking at the page setup of the template that we haveprovided without any footer or header.