Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Analisis Semiotik Pesan Dakwah dalam Film Pendek “Doa Suto” Pada Channel YouTube NU ONLINE Muhammad Faqih; Ida Afidah; Hendi Suhendi
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v3i1.6572

Abstract

Abstract. This research aims to find out what da'wah messages are contained in each scene of the Short Film "Doa Suto" which is divided into da'wah messages of Aqidah, Akhlak, and Sharia. This research is a qualitative descriptive research. Data collection techniques using observation and documentation. Using Charles Sanders Pierce's semiotic approach. The author is interested in using this semiotic theory to deepen the working pattern of the triangle meaning described in the Triadic and Trichonomic analysis to answer the problem formulation in the study. Peirce's semiotics uses the term representamen as the initial sign form, then object as the sign reference, and interpretant as the meaning. The object of research is the short film Doa Suto. This research then produces several da'wah messages which include Aqidah, Akhlak, and Sharia. Aqidah messages include saying Alhamdulillah as an expression of gratitude, believing in the book of Allah, and surrendering to Allah and asking Him for guidance. Then in the Sharia message, among them are working hard in making a living, and listening to lectures which are included in the obligation to study. Then in the message of da'wah Akhlak including good behavior towards parents and attitudes about caring for fellow Muslim brothers and giving advice to him. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja pesan-pesan dakwah yang terdapat dalam setiap scene Film Pendek “Doa Suto” yang terbagi dalam pesan dakwah Aqidah, Akhlak, dan Syariah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Pierce. Penulis tertarik menggunakan teori semiotika ini untuk memperdalam pola kerja dari triangle meaning yang dijabarkan dalam analisis Triadik dan Trikonomi untuk menjawab rumusan masalah dalam penelitian. Semiotika Peirce menggunakan istilah representamen sebagai bentuk tanda awal, kemudian objek sebagai acuan tanda, dan interpretant sebagai pemaknaan. Objek penelitian adalah Film Pendek Doa Suto. Penelitian ini kemudian menghasilkan beberapa pesan dakwah yang meliputi Aqidah, Akhlak, dan Syariah. Pesan Aqidah yang diantaranya adalah mengucapkan Alhamdulillah sebagai ucap rasa Syukur, beriman kepada kitab Allah, dan sikap berserah diri kepada Allah dan meminta petunjuk kepada-Nya. Kemudian dalam pesan Syariah diantranya adalah bekerja keras dalam mencari nafkah, dan mendengarkan ceramah yang termasuk dalam kewajiban menuntut ilmu. Kemudian dalam pesan dakwah Akhlak diantaranya adalah perilaku baik kepada orang tua dan sikap tentang peduli terhadap sesama saudara muslim dan memberikan nasihat kepadanya.
Promoting Gender Equality and Empowerment: A Quranic and Hadith Perspective on Women's Roles in Islam Ida Afidah
Diroyah : Jurnal Studi Ilmu Hadis Vol 7, No 2 (2023): Diroyah: Jurnal Studi Ilmu Hadis
Publisher : Prodi Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/diroyah.v7i2.25177

Abstract

The Quran and the Hadith or prophetic traditions have defined the goal of Syariah as the manifestation of fairness and goodness. The Quran is a legal resource containing universal values guiding human life. Both women and men are essential beings. However, cultural, political, and interpretive power often make Islam seem unfriendly and discriminatory towards women. This study examines and analyses women's existence from an Islamic perspective. Specifically, this study will discuss women's existence in the discourse of gender equality, women's role in the domestic sphere, women's role in the public sphere, and the discourse on the future of women involving Islamic perspectives. The research method used is a literature review, specifically a study of Quranic and Hadith perspectives on gender roles and equality in Islam. The author systematically reviewed relevant literature, including Quranic verses, Hadith texts, and scholarly interpretations of these sources. The study's findings show that numerous verses in the Qur'an and Hadiths emphasize the equal status of men and women in the eyes of God and the need for justice and fairness in all aspects of life, including gender relations, women's role in the domestic sphere, and women's role in the public sphere. Women's participation in domestic and public life is essential for the country's development and progress towards a better future, particularly in Indonesia. Therefore, it is crucial to continue exploring and analyzing the different perspectives on women's roles in Islam, including in the domestic and public spheres, to promote gender equality and empowerment. This can be achieved through the development of more progressive fiqh that considers the evolving needs and roles of women in society.
Analisis Semiotika Roland Barthes Pesan Dakwah dalam Film Merindu Cahaya De Amstel Nurulita Danty Intan Pratiwi; Ida Afidah
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 2, No.2, Desember 2022, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.vi.1320

Abstract

Abstract. In this era, da'wah has experienced many innovations in its delivery so that it can be accepted by anyone without being limited by distance and time. Film is one of the mass communication media that is currently favored by all ages. This media is considered capable of being an alternative to preaching to the general public. This is what finally made the production house Unlimited Production launch a religious film entitled «Merindu Cahaya de Anstel» in early January 2022. Several scenes in this film need to be interpreted clearly so that there are no misunderstandings, so this research is entitled a semiotic analysis of the da'wah messages contained in this film using Roland Barthes' semiotic theory. This study aims to find out the da'wah messages contained in this film, namely the values ​​of aqidah, morals, and sharia. The type of research used is Library Research with a qualitative descriptive method approach. Faith in angels like; not alone with those who are not mahramnya. Moral preaching messages such as; pray, pray, help each other, forgive each other, give alms, say hello to fellow Muslims, and serve parents. Sharia da'wah messages such as; wear the headscarf for Muslim women, and do not come into contact with the opposite sex who are not their mahram. Abstrak. Di zaman ini, dakwah telah mengalami banyak inovasi dalam penyampaiannya supaya mampu diterima oleh siapapun tidak terbatas jarak dan waktu. Film merupakan salah satu media komunikasi massa yang saat ini digemari oleh segala kalangan usia. Media ini dinilai mampu menjadi alternative berdakwah kepada khalayak ramai. Hal inilah yang akhirnya membuat rumah produksi Unlimited Production meluncurkan film religi yang berjudul «Merindu Cahaya de Anstel» pada awal Januari 2022. Beberapa adegan dalam film ini perlu dimaknai dengan jelas agar tidak terjadi kesalahpahaman, sehingga penelitian ini mengambil judul analisis semiotika pesan dakwah yang terkandung dalam film ini dengan menggunakan teori semiotika Roland Barthes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pesan dakwah yang terkandung dalam film ini yaitu nilai aqidah, akhlak, dan syariah. Jenis penelitian yang digunakan adalah Library Research dengan pendekatan kualitatif metode deskriptif. Iman kepada malaikat seperti; tidak berduaan dengan yang bukan mahramnya. Pesan dakwah akhlak seperti; shalat, doa, tolong menolong, saling memaafkan, shadaqah, mengucapkan salam kepada sesama muslim, dan berbakti kepada orang tua. Pesan dakwah syariah seperti; mengenakan jilbab bagi wanita muslim, dan tidak bersentuhan dengan lawan jenis yang bukan mahramnya.
SPIRITUALITAS MASYARAKAT PERKOTAAN THE SPIRITUALITY OF URBAN SOCIETY Afidah, Ida
HIKMAH : Jurnal Dakwah Dan Sosial Volume 1, No.1, Maret 2021
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/hikmah.v1i1.2522

Abstract

Masyarakat perkotaan sering diidentikan sebagai masyarakat modern, dikarenakan cara berfikir dan berteknologinya yang modern . Modernitas melekat pada corak masyarakat perkotaan, yang secara sosiologis cenderung bersifat individualistis, matrealistik, rasionalistik, formalistic sehingga sikap sikap tersebut mempengaruhi cara keberagamaan msyarakatnya, diakibatkan dari dampak negative modernitas yang melingkupi jiwa manusia dan terbuai di dalamnya. Kondisi ini tidak selamanya memberikan kenyamanan, jiwa mereka mengalami kehampaan, keterasingan (split personality). Untuk mengetahui latar belakang dan orientasi model spiritual masyarakat perkotaan yang sedang fenomenal, maka penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi agama, dengan hasil bahwa hal itu terjadi karena mereka tidak bisa mengimbangi pengaruh modernitas dengan nilai nilai dan pemahaman keagamaannya.Dalam otak manusia terdapat ranah yang disebut Zohar (spiritual intelligence) sebagai God Spot, yang menyebabkan manusia akan selalu mencari sesuatu yang bisa memenuhi kehampaan dalam hidunya. Terjadilah gelombang spiritualitas masyarakat perkotaan dengan lahirnya kajian-kajian, majelis dzikir, tablig akbar, dan acara acara yang berdimensi spiritual. Masyarakat modern saat ini berusaha kembali kepada fitrahnya yakni visi ke-Ilahian yang selama ini terbelenggu topeng manis modernitas. Spiritualitas sebagai penghayatan batiniah kepada Tuhan melalui jalan- jalan tertentu akan mengantarkan masyarakat modern kembali kepada nilai nilai religius. Kebutuhan spiritual adalah kebutuhan untuk mempertahankan dan mengembalikan keyakinan dan memenuhi kewajiaban agama. Sedangkan bagi masyarakat yang bisa mengimbangi pengaruh modernitas mentalnya lebih siap, sehingga pengaruhnya tidak begitu besar, mereka memiliki keseimbangan dalam hidupnya dengan tetap mendalami agama. Dapat disimpulkan bahwa spiritualisme dalam perkembangannya mengalami dinamisasi yang beragam, termasuk pada sisi implemantasi ajaran. Kerinduan pada spiritualisme tampaknya melanda beberapa masyarakat modern. Salah satu fenomena spiritualitasnya dengan berkembangnya majelis-majelis keagamaan (majelis Dzikir) terutama dikalangan kaum kota yang terdidik secara modern. Bahkan keberadaanya bukan sekedar ritual tetapi kekuatan spiritual yang mampu membangkitkan kesadaran (berorientasi pada tasawuf), dengan melahirkan model tasawuf baru yaitu Urban Sufisme.
TANTANTANGAN DAKWAH MELAUI PODCAST SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF DI ERA SOCIETY 5.0 Muhammad Adnan Firdaus; Afidah, Ida
HIKMAH : Jurnal Dakwah Dan Sosial Volume 4, No.1, Maret 2024
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/hikmah.v4i1.3325

Abstract

Da'wah activities must adapt to the conditions of society. It is important to plan different methods so that da'wah can work optimally. The presence of a podcast is one of the best opportunities for preaching in this modern era. The purpose of this article is to explore the possibility of podcast media as a choice of da'wah media for da'wah material in modern times. The method used is descriptive qualitative with library research. The results of this study indicate that podcasts are starting to be in demand and have become the choice of some groups, including da'wah broadcasts. Podcasts were chosen because they are practical, effective, can be listened to at any time, and can even be done by cooperating with several other online media platforms. Podcasts are a way to continue da'wah outside of the usual da'wah activities. Kegiatan dakwah harus menyesuaikan dengan kondisi masyarakat. Penting untuk merencanakan metode yang berbeda agar dakwah dapat bekerja secara optimal. Kehadiran Podcast merupakan salah satu peluang terbaik untuk berdakwah di zaman modern ini. Tujuan artikel ini adalah untuk mengeksplorasi kemungkinan media Podcast sebagai pilihan media dakwah untuk materi dakwah di zaman modern. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan penelitian kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Podcast mulai diminati dan menjadi pilihan sebagian kalangan termasuk siaran dakwah. Podcast dipilih karena praktis, efektif, dapat didengarkan kapan saja, bahkan dapat dilakukan dengan bekerja sama dengan beberapa platform media online lainnya. Podcast adalah cara untuk melanjutkan dakwah di luar kegiatan dakwah yang biasa dilakukan.
Metode Dakwah Lembang Berdzikir di Mesjid Besar Lembang Wina Widiastuti; Ida Afidah
Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam Volume 4, No. 1, Juli 2024, Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam (JRKPI)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrkpi.v4i1.3940

Abstract

Abstract. Da'wah is the actualization of faith which is manifested in human activities which can influence the values of Islamic teachings, da'wah activities are a noble activity in which every Muslim can do good and evil in accordance with the guidance and teachings of Allah subhanallahu wa ta'ala, Carrying out da'wah activities certainly requires methods so that the da'wah can run more effectively and reach the target of the da'wah. In this context, the problem of this research arises, namely what programs are being implemented by Lembang Berdhikr to determine the method of preaching at the Lembang Grand Mosque, West Bandung Regency. This research uses a qualitative descriptive analysis approach. Where the data obtained is through several book reference sources, observation, interviews and data analysis. By collecting data through interviews, direct observation in the field, and being directly involved in several Lembang Berdhikr activities. From the research results that the author obtained in the Lembang Berdhikr da'wah activities of Bil Lisan and Bil Hal related to the da'wah methods used include the Al-Hikmah method and the Al-Maw'izhah Al Hasanah method. This can be seen from the response of the congregation who took part in the Lembang Berdhikr institution's activity program. Abstrak. Dakwah merupakan aktualisasi keimanan yang mana dimanifestasikan kedalam kegiatan manusia yang dapat berpengaruh pada nilai-nilai ajaran Islam, kegiatan dakwah merupakan suatu aktivitas mulia yang dimana setiap muslim dapat melakukan amar ma’ruf nahi munkar sesuai dengan tuntunan dan ajaran Allah subhanallahu wa ta'ala, menjalankan aktivitas dakwah tentunya memerlukan metode agar jalannya dakwah dapat berjalan lebih efektif dan sampai kepada sasaran dakwah. Dalam konteks ini timbul permasalahan penelitian ini adalah apa saja program yang dijalankan Lembang Berdzikir untuk menentukan metode dakwah di Mesjid Besar Lembang Kabupaten Bandung Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif analisis. Dimana data yang didapatkan adalah melalui beberapa sumber referensi buku, observasi, wawancara dan analisis data. Dengan mengumpulkan data melalui wawancara, observasi langsung ke lapangan, dan terlibat langsung dengan beberapa kegiatan Lembang Berdzikir. Dari hasil penelitian yang penulis peroleh dalam kegiatan Lembang Berdzikir dakwah Bil Lisan dan Bil Hal terkait metode dakwah yang digunakan meliputi metode Al-Hikmah dan metode Al-Maw’izhah Al Hasanah. Hal ini terlihat dari tanggapan jama’ah yang mengikuti program kegiatan lembaga Lembang Berdzikir.
Strategi Dakwah Bil Lisan Ustadz Abiazkakia di Media Sosial Tiktok Muhammad Farhan Al Fairuz Holak; Ida Afidah; Asep Ahmad Siddiq
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v4i1.11121

Abstract

Abstract . Social media has become an effective tool in communicating nowadays. Messages conveyed via social media are received very quickly and have a wide reach. Tiktok is one of the social media that is currently in demand. This platform provides music video features that attract a large audience. Da'wah through Tiktok with an interesting video concept and a message that is easy to accept is important so that the audience is interested and doesn't get bored. Ustadz Abiazkakia via the account @abiazkakiaa is one of the preachers on Tiktok. Through this account, Ustadz Abiazkakia preaches in a unique and interesting way for Tiktok users. The aim of this research is the da'wah strategy used by Ustadz Abiazkakia in the Tiktok media. This research uses a qualitative approach with a descriptive research type, with Al-Bayanuni's theory of preaching strategies which includes sentimental strategies, rational strategies and sensory strategies. The data collection methods used were observation, interviews and documentation. The research results show that (1) Ustadz Abiazkakia's da'wah program is da'wah content and live streaming. The da'wah program is presented using language that is easy for the public to understand, carrying a light theme. (2) the da'wah strategy used by Ustadz Abiazkakia, namely verbal da'wah which includes sentimental strategies, rational strategies and sensory strategies. Abstrak. Media sosial menjadi alat yang efektif dalam berkomunikasi di zaman sekarang. Pesan yang disampaikan melalui media sosial sangat cepat diterima dan memiliki jangkaun yang luas. Tiktok merupakan salah satu media sosial yang diminati saat ini. Platform ini menyediakan fitur video musik yang menarik banyak khalayak. Dakwah melalui Tiktok dengan konsep video yang menarik dan pesan yang mudah diterima menjadi hal yang penting agar penonton tertarik dan tidak bosan. Ustadz Abiazkakia melalui akun @abiazkakiaa merupakan salah satu pelaku dakwah di Tiktok. Melalui akun tersebut Ustadz Abiazkakia melakukan dakwah dengan cara yang unik dan menarik bagi para pengguna Tiktok. Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana strategi dakwah yang digunakan oleh Ustadz Abiazkakia di media Tiktok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, dengan teori strategi dakwah Al-Bayanuni yang mencakup strategi sentimental, strategi rasional dan strategi inderawi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) program dakwah yang dimiliki Ustadz Abiazkakia yaitu konten dakwah dan live streaming. dalam program dakwah yang disajikan menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh khalayak, membawa tema yang ringan. (2) strategi dakwah yang digunakan Ustadz Abiazkakia yaitu dakwah bil lisan yang mencakup strategi sentimental, strategi rasional dan strategi inderawi.
Analisis Pesan Dakwah Koh Dennis Lim Tentang Judi di Media Sosial Instagram Sabila Nur Aryani; Afidah, Ida; N. Sausan M. Sholeh
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v4i1.11461

Abstract

Abstract. This research is entitled "Analysis of Koh Dennis Lim's Da'wah Message on Gambling on Instagram Social Media". This research delves deeper into the analysis of Koh Dennis Lim's content about Gambling on his Instagram. The method used is Content Analysis, a qualitative data collection method. This research focused on the reasons Koh Dennis Lim mentioned about gambling on his Instagram, how Koh Dennis Lim preached on his Instagram, and the content of Koh Dennis Lim's messages about gambling on his Instagram. In this study there are three da'wah messages about gambling that focus more on how to quit gambling addiction. The results of this study are divided into three aspects, namely a descriptive analysis approach that explains in detail how to quit gambling addiction, an explanatory analysis approach that explains how to preach Koh Dennis from the aspects of video editing, captions, and voice intonation, and a predictive analysis approach reviewed from the Youtube podcast visited by Koh Dennis Lim discussing gambling. Abstrak. Penelitian ini berjudul tentang “Analisis Pesan Dakwah Koh Dennis Lim tentang Judi di Media Sosial Instagram“. Penelitian ini menggali lebih dalam analisis konten Koh Dennis Lim tentang Judi di Instagram miliknya. Metode yang digunakan adalah Analisis Konten metode pengumpulan data yang bersifat kualitatif. Penelitian ini difokuskan kepada alasan Koh Dennis Lim menyinggung tentang judi di Instagram miliknya, cara berdakwah Koh Dennis Lim di Instagram miliknya, dan isi pesan Koh Dennis Lim tentang judi di Instagram miliknya. Dalam penelitian ini terdapat tiga pesan dakwah tentang judi yang lebih memfokuskan cara berhenti dari kecanduan judi. Hasil penelitian ini dibagi menjadi tiga aspek yaitu pendekatan analisis deskriptif yang menjelaskan secara rinci cara berhenti dari kecanduan judi, pendekatan analisis ekplanatif yang menjelaskan cara berdakwah Koh Dennis dari aspek video editing, caption, dan intonasi suara, dan pendekatan analisis prediktif yang ditinjau dari podcast Youtube yang didatangi Koh Dennis Lim membahas tentang judi.
Analisis Konten Aqidah Akun Tiktok Husain Basyaiban Tania Muflihatun Nisa; Ida Afidah
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v4i1.11632

Abstract

Abstract. TikTok application is a social media application that makes it easy for users to share short videos with several features including filters, music and questions and answers as supporting features. The Tiktok application is known as entertainment, but nowadays various content ideas are found. One of them is Da'wah content. The Tiktok @kadamsidik00 account mostly contains content that contains da'wah or motivational messages. This study aims to determine the aqidah content and analyze the aqidah content on the @kadamsidik00 account. In this qualitative research, the author uses the content analysis method. The results of this study indicate that the video content contained in Husain Basyaiban's account contains aqidah messages that have an important role in the process of shaping human character, which behaves according to Islamic teachings, and upholds Islamic values. including related to shirk, qada and qadar, the law of disbelieving someone, the law of believing in rain charmers, and others. the content tries to provide positive impressions and invites followers to live in accordance with Islamic teachings. Abstract. Aplikasi tiktok yaitu aplikasi media sosial yang memudahkan penggunanya untuk berbagi video pendek dengan adanya beberapa fitur diantaranya adalah filter, musik dan tanya jawab sebagai fitur pendukung. Aplikasi Tiktok dikenal sebagai hiburan, namun saat ini macam ide konten ditemukan. Salah satunya adalah konten Dakwah. Pada akun Tiktok @kadamsidik00 sebagian besar berisi konten yang mengandung pesan dakwah atau motivasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konten aqidah serta analisis konten aqidah pada akun @kadamsidik00. Dalam penelitian ini kualitatif, penulis menggunakan metode analisis isi (Content Analysis). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa video konten yang terdapat di dalam akun Husain Basyaiban terdapat pesan aqidah yang memiliki peranan penting dalam proses membentuk karakter manusia, yang berprilaku sesuai ajaran agama Islam, serta menjunjung tinggi nilai Islam. diantaranya terkait syirik, qada dan qadar, hukum mengkafirkan seseorang, hukum mempercayai pawang hujan, dan lain–lain. konten tersebut berusaha memberikan tayangan positif dan mengajak followers agar hidup berprilaku sesuai dengan ajaran Islam.
Manajemen Dakwah Masjid Trans Studio Bandung dalam Mengakomodasi Jamaah Difabel Hasya Aulia Adilah; Ida Afidah; Chairiawaty
Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsibc.v4i2.13187

Abstract

Abstract. As the center of Islamic da’wah, mosques must have adequate services and facilities for disabled worshipers. Every Muslim, regardless of their physical condition, has the right to benefit from da’wah activities. This research is entitled “Da’wah Management of Trans Studio Bandung Mosque in Accommodating Disabled Worshipers”. This study aims to determine the da’wah program followed by disabled worshipers, da’wah management in accommodating disabled worshipers, and the obstacles faced in carrying out da’wah management for disabled worshipers at the Trans Studio Bandung (TSB) Mosque. This type of research is qualitative, with a descriptive-analytical method, and uses George R. Terry’s (1958) management function theory. The results showed that the management of da’wah of the TSB Mosque in accommodating disabled worshipers in terms of da’wah programs and the fulfillment of disabled facilities consisted of a process of planning, organizing, actuating, and controlling. However, the da’wah management has not been implemented optimally, especially in the fulfillment of disability-friendly facilities. The main obstacles faced are limited physical facilities, a long approval process, and service difficulties. Abstrak. Sebagai pusat dakwah Islam, masjid harus memiliki layanan dan fasilitas yang memadai bagi jamaah difabel. Setiap Muslim, tanpa memandang kondisi fisiknya, memiliki hak untuk mendapatkan manfaat dari kegiatan dakwah. Penelitian ini berjudul “Manajemen Dakwah Masjid Trans Studio Bandung dalam Mengakomodasi Jamaah Difabel”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program dakwah yang diikuti jamaah difabel, manajemen dakwah dalam mengakomodasi jamaah difabel, serta kendala yang dihadapi dalam melaksanakan manajemen dakwah untuk jamaah difabel di Masjid Trans Studio Bandung (TSB). Jenis penelitian ini adalah kualitatif, dengan metode deskriptif-analisis, serta menggunakan teori fungsi manajemen George R. Terry (1958). Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen dakwah Masjid TSB dalam mengakomodasi jamaah difabel dari segi program dakwah dan pemenuhan fasilitas difabel terdiri dari proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan. Akan tetapi manajemen dakwah tersebut belum dilaksanakan secara optimal terutama dalam pemenuhan fasilitas ramah difabel. Kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan fasilitas fisik, proses persetujuan yang panjang, dan kesulitan pelayanan.