Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Buku Pop Up untuk Pembelajaran Karya Sastra Bahasa Jerman di Kelas XI SMA Negeri 1 Tarik Sidoarjo Rosyidiana Nurhayati; Lilis Afifah
Journal DaFIna - Journal Deutsch als Fremdsprache in Indonesien Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Journal DaFIna - Journal Deutsch als Fremdsprache in Indonesien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.662 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah dikembangkannya media buku pop up yang dapat mempermudah siswa dalam mempelajari dan memahami materi karya sastra. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dari Sugiyono yang dimodifikasi oleh pengembang. Prosedur pengembangan dilakukan dalam tujuh tahap, yaitu (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, (6) uji coba pemakaian, dan (7) revisi produk. Media ini telah melalui proses validasi yang dilakukan oleh ahli materi dan ahli media. Media ini juga telah diujicobakan kepada 15 siswa kelas XI IPS Lintas Minat bahasa Jerman di SMAN 1 Tarik. Data dikumpulkan dengan angket skala likert dan dianalisis secara deskriptif persentase. Berdasarkan data yang diperoleh, media buku pop up mendapat penilaian sebesar 96.25% dari ahli materi, 89,6% dari ahli media, dan 84,9% dari subjek uji coba. Rata-rata persentase dari data keseluruhan yang diperoleh adalah 91.75%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa buku pop up telah layak digunakan sebagai media pembelajaran karya sastra bahasa Jerman di kelas XI.Kata Kunci: pengembangan, media buku pop up, pembelajaran karya sastra bahasa Jerman
Penerapan Media Pembelajaran Game Matematika Berbasis Hots dengan Metode Digital Game Based Learning (DGBL) di Sekolah Dasar Hayu Ika Anggraini; Nurhayati Nurhayati; Shirly Rizki Kusumaningrum
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 11 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.454 KB) | DOI: 10.36418/japendi.v2i11.356

Abstract

Latar Belakang: Dampak kurangnya semangat belajar siswa dalam pelajaran Matematika mengakibatkan terhambatnya keterampilan berhitung dan bernalar. Hambatan tersebut tentunya mempengaruhi proses belajar siswa. Siswa yang tidak memiliki semangat belajar akan mengalami penurunan kemampuan hasil belajar. Untuk mengatasi hal tersebut dibutuhkan pendekatan pembelajaran yang mampu membangkitkan semangat belajar siswa. Penggunaan game digital dipandang sebagai salah satu media pembelajaran yang sesuai dengan pembelajaran Matematika. Tujuan: Untuk mendeskripsikan penggunaan game digital untuk meningkatkan penguasaan keterampilan dalam berhitung dan bernalar. Metode penelitian yang digunakan literature review dengan telaah kepustakaan dari buku dan artikel, selanjutnya dianalisis dengan metode kualitatif deskriptif untuk menyelesaikan masalah. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian literature review.  Literature review merupakan metode penelitian dengan tujuan mengumpulkan dan memperoleh inti dari penelitian sebelumnya kemudian dianalisis. Hasil: Hasil analisis literature review bahwa penggunaan game digital berbasis komputer maupun android efektif dalam pembelajaran keterampilan berhitung Matematika dan juga memberikan pengaruh positif terhadap penguasaan kemampuan berpikir tinggi siswa. Game digital yang dinilai interaktif memberikan dampak positif ini nyatanya dapat memotivasi individu atau siswa dalam belajar serta membuat suasana menyenangkan dalam proses pembelajaran. Kesimpulan: Berdasarkan analisis ketiga artikel dapat disimpulkan bahwa game edukasi menggunakan metode Game Based Learning yang berbasis Higher-Order Thinking Skills memadukan antara konsep belajar dan bermain dengan melalui beberapa fase yang harus dilakukan sehingga terciptanya prototype game edukasi. Fase-fase tersebut yaitu analisis desain, pengembangan jaminan kualitas kemudian implementasi dan evaluasi. Game edukasi yang berbasis Higher-Order Thinking Skills tersebut dapat membantu meningkatkan siswa dalam keterampilan berpikir kritis.